Friday, January 18, 2008

Kesulitan Menerima Yesus Karena Terlibat Permainan Ramal Tangan dan Horoskop (Kesaksian dokter Rebecca Brown)

Jane adalah seorang perawat berusia 35 tahun yang tinggal di kota kelahiranku. Aku telah bekerja bersamanya selama kurang lebih 10 tahun ketika aku masih menjadi perawat juga. Aku bertemu kembali dengannya secara kebetulan. Beberapa waktu yang lalu. Dia terkejut melihat perubahanku, dan sebagai hasilnya aku bisa duduk bersamanya di suatu siang dan menceritakan apa yang telah Tuhan kerjakan dalam hidupku; lalu Jane berkata,”Engkau tahu, 5 tahun lalu aku juga memiliki 2 orang teman yang menyerahkan hidup bagi Kristus, dan mereka berubah secara dramatis dari kehidupan yang tak puas dan tak bahagia menjadi sukacita dan penuh kedamaian. Aku juga telah sering berpikir bahwa aku ingin melakukan hal yang sama, namun aku tidak bisa. Jadi, aku tidak memikirkannya lagi.”

“Mengapa engkau tidak mau menyerahkan hidupmu kepada Kristus?” tanyaku.

“Memang, aku bisa melihat keuntungannya, namun aku tidak bisa melakukannya. Buktinya, aku menjadi begitu cemas dan gelisah ketika kita berbicara tentang hal itu; kukira lebih baik kita berhenti sekarang, aku tidak ingin bicara tentang hal itu lagi.”

Dulu, aku tentu akan menghentikan pembicaraan sampai disitu juga, namun puji Tuhan, terima kasih atas latihan yang diberikanNya. Aku dengan mudah mengenali semua gejalanya, jadi aku tetap bertahan.

“Biarkan aku bertanya satu pertanyaan lagi. Apakah ketika engkau mencoba berpikir tentang Yesus, sepertinya engkau menabrak dinding kosong dan sangat sukar bagimu untuk melanjutkan berpikir tentang itu sehingga engkau menyerah?”

“Ya, seperti itu, bagaimana engkau tahu?”

“Aku telah belajar di sekolah latihan milik Tuhan. Katakan kepadaku, kegiatan okultisme apakah yang pernah kau ikuti?” Dia amat terkejut.

“Bagaimana engkau tahu tentang hal itu?? Aku tidak terlibat terlalu jauh, tapi memang aku telah mengunjungi seorang peramal rajah tangan, 8 tahun yang lalu, untuk iseng-iseng aja. Kemudian aku pergi ke peramal telapak tangan dan peramal lainnya beberapa kali, dan baru-baru ini juga, aku melihat keberuntunganku melalui horoskop. Tetapi tidak ada yang serius kok.”

“Jane, keterlibatanmu yang singkat dengan okultisme itu telah cukup untuk membuatmu terikat oleh setan, sehingga engkau tidak bisa menerima Yesus. Namun aku mempunyai kabar baik untukmu. Yesus telah datang untuk membebaskan orang-orang yang tertawan. Dan karena aku adalah milikNya, maka Dia pun telah memberikan kuasa dan otoritas kepadaku untuk mengalahkan iblis dan antek-anteknya. Sekarang, engkau setan yang setan yang telah mengikat dan membutakan Jane, aku ikat engkau sekarang ini juga di dalam nama Yesus, engkau tidak bisa lagi menguasai hidupnya!”

Jane nampak terkejut, seakan-akan dia menganggapku hilang ingatan. Namun aku segera mengubah pembicaraanku dan berbicara soal hal yang lain selama 10 menit. Kemudian aku bertanya:

“Jane, tadi aku telah bertanya kepadamu tentang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatmu. Engkau tahu bahwa itulah yang engkau butuhkan. Nah, bagaimanakah jika engkau berdoa bersamaku sekarang?”

Dia melihatku dengan heran, kemudian kelegaan membanjiri wajahnya. Dia berkata,”Engkau tahu, aku akan senang berdoa denganmu sekarang. Aku dapat menerima Yesus. Aku tidak tahu, mengapa aku tidak bisa melakukannya tadi.”

Kami berdua berlutut bersama, dan seorang tawanan lagi sudah dibebaskan dari kerajaan iblis dan memasuki Kerajaan Allah.

19 comments:

Anonymous said...

bodoh bgt kalo lu mengartiin suatu kalimat dengan harafiah..
gua lahir dengan keKristenan
Gua hidup dengan keKristenan
dan juga berharap mati dengan keKristenan

Anonymous said...

Bagaimana mungkin kita menyembah Tuhan, memohon pertolongan Tuhan dengan "Tuhan" yg tidak mampu menolong dirinya sendiri. simple khan logig nya gak ada.

Anonymous said...

yesus mati menebus dosa umat manusia (katanya), yesus mati karena dikhianati seseorang, bagaimana status orang yg mengkhianati yesus tersebut : pendosa? ato tidak? mohon dijawab donk.... krn saya sangat awam dlm urusan begini.

Anonymous said...

Hi..
Kalau Tuhan bisa di pelajari secara "logic" berarti Dia bukan Tuhan. mengerti kan maksudnya ?
Dia Tuhan...tak terbatas dengan pikiran dan logika kita sebagai manusia. Manusia itu terbatas tapi Tuhan tdk terbatas.

Anonymous said...

Welcome to www.indonesia.faithfreedom.org

Anonymous said...

Welcome to www.indonesia.faithfreedom.org

Anonymous said...

Welcome to www.indonesia.faithfreedom.org

CerItA aKU daN KaMU said...

untk anonymous said....
sya mw jwab prtanyaan..
1.Yesus mati menebus dosa umat manusia (katanya), yesus mati karena dikhianati seseorang, bagaimana status orang yg mengkhianati yesus tersebut : pendosa? ato tidak?...
Yesus mati bkan krna penghianatan.... tpi dmi kslamatan manusia... dan status org yg mngkianati Yesus... Ketika s'org mw brtobat dn kmbali ke dalam YESUS... statusnya bkan lgi pndosa tetapi anak ALLAH... Mngapa saia brbicra bgini krna saia sdah mnerima YESUS... dan saia yakin kselamatan sjati ada di tanganNYA

Anonymous said...

untuk nambah aja ne dari CerItA aKU daN Kamu...

yang menghianati itupun klu misalnya dia bertobat dia juga akan di selamatkan cuman sayangnya dia orang yang berpikiran pendek sehingga dia bunuh diri.. nah lho...itu artinya dia g mau terima keselamatan itu kan,,,coba klu dia bertobat??pasti diselamatkan

Anonymous said...

Alquran ada untuk orang yang berserah diri total kpd Allah.

Jadi jelas didalam ayat-ayatnya supaya pembaca berpikir dng akal dan pendiriannya.

Contoh surat AN NAJM :38,
(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak AKAN memikul dosa orang lain

Coba kita renungkan kalau seandainya ada manusia yang suci dikirim Allah, berarti Allah mengirim orang yang suci tersebut dengan tujuan AKAN mengampuni dosa orang lain dong !"

Semua terserah renungan masing-masing deh.

Coba aja lihat ulasan dialamat:

http://dosamanusia.blogspot.com/

barney said...

adakah yesus orang yang sama dengan ALLAH ?????jika sama kenapa ALLAH berfirman dalam 10 pesan iaitu hanya aku tuhan ...adakah manusia pernah melihat muka ALLAH..

Jempol said...

Apa anda percaya Yesus sebagai Tuhan?

Bagaimana dengan Krishna atau manusia lainnya yang di klaim jelmaan Tuhan itu, apa kalian juga percaya?

Ingat saudara!!! Manusia yang di klaim jelmaan Tuhan itu bukan hanya Yesus seorang, tapi ada ratusan orang. Bagaimana kalian bisa tahu kalau hanya Yesus saja yang benar-benar jelmaan Tuhan? Apa di prjanjian Lama ada ciri-ciri husus untuk jelmaan Tuhan yang benar?

Kalau saudara percaya 100% Tuhan itu menjelma siapa saja dan kapan saja, maka seharusnya saudara tidak menolak manusia-manusia selain Yesus...

Nah mulai sekarang, ayo buktikan kalau saudara memang percaya Tuhan itu menjelma siapa saja dan kapan saja....

Kalau saudara tidak menerima Krishna atau lainnya, maka berarti Iman saudara dusta 100%..

Anonymous said...

Saudara Jempol, silahkan baca & mengerti Al'Quran & hadist2 yg ada, dan silahkan tarik kesimpulan sendiri mengenai Yesus. Semuanya ada di situ. (tanpa ada Krisna dll).

Kewajiban manusia beriman kepada Nabi Muhammad, SAW said...

Jangan mengambil rujukan semuanya dari alkitab karena sebahagian isi alkitab sudah tercemar dengan tulisan tangan manusia. Sesungguhnya Allah mengutus Nabi Muhammad karena ajaran-ajaran Nabi terdahulu sudah banyak yang dirusak orang dan belum adanya nabi yang diutus secara universal untuk seluruh umat manusia didunia. Kitab suci terdahulu sebelum Nabi Muhammad sudah bercampur dengan tulisan tangan manusia sebagaimana Firman Allah dalam Al-Qur'an sbb. : “Sungguh celakalah orang-orang yang menulis al-kitab dengan tangan mereka, lalu mereka katakan: “Ini adalah dari Allah.” (mereka lakukan itu) untuk mencari keuntungan sedikit. Sungguh celakalah mereka karena aktivitas mereka menulis kitab-kitab (yang mereka katakan dari Allah itu), dan sungguh celakalah mereka akibat tindakan mereka.” (QS Al-Baqarah : 79)
Jadi Nabi Muhammad diutus oleh Allah untuk meluruskan ajaran-ajaran nabi terdahulu yang kitabnya sudah bercampur dengan tulisan tangan manusia.
Yang namanya Tuhan pasti Maha Kuasa atas segala sesuatunya termasuk menciptakan manusia tanpa ayah. Allah berfirman dalam Al-Qur'an yang maksudnya bahwa perumpamaan penciptaan Nabi Isa Almasih (Yesus) seperti perumpamaan penciptaan Nabi Adam. Allah berkuasa menciptakan manusia tanpa ayah dan tanpa ibu seperti Nabi Adam, tentu Allah berkuasa pula menciptakan manusia tanpa ayah seperti Nabi Isa. Bahkan Allah berkuasa pula menciptakan manusia tanpa ibu seperti Nabi Syits (anak bungsu Nabi Adam yang diciptakan Allah dari benih Nabi Adam saja tanpa dilahirkan oleh Siti Hawa / Eva).
Pakailah akal yang diberikan oleh Allah kepadamu karena Allah akan marah kepada orang yang tidak mau menggunakan akal dan fikirannya. Takutlah kamu akan azab Allah berupa api neraka di akhirat kelak.
Sesungguhnya Allah akan mengharamkan surga bagi orang-orang yang mempersekutukannya dengan sesuatu.

Anonymous said...

untuk umat kristiani tlong jwb pertanyaan ini:
1)kenapa yesus dipanggil tuhan??sejak kpn dia di agkat jadi tuhan?alasan apa dia di agkat jadi tuhan?sewaktu di lahirkan dia kan bukan tuhan, swaktu remaja dia juga bkan tuhan, bahkan saat dia menyebarkan agama pun dia bukan tuhan, tp lucunya setelah beberapa puluh tahun dia mati disiksa(versi kristen)barulah dia menjadi tuhan , sebagai perumpamaan kalau kita menanam bi2t jati pasti besarnya juga akan menjadi pohon jati tidak mungkin akan jadi pohon aren.
contoh kongkrit dari injil markus pasal 12 ayat 28-29 dimana orang saduki datang menghadap yesus dan bersoal jawab mereka bertanya hukum manakah yang paling utama?? jawab yesus dengarlah hai orang israel bahwasanya tuhan allah *kita *(berarti yg ditanya dan yg bertanya kan sama2 bukan tuhan alias manusia)tuhan itu *esa*(berarti yesus mengakui allah itu tunggal dan tidak mempunyai anak)kasihilah tuhan allah mu dengan segenap hatimu,dengan segenap kekuatanmu,dengan segenap akal budimu dan hukum yg ke 2 adalah kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri. tidak ada hukum yg lebih baik lebih utama dari hukum itu(yaitu allah itu esa/tunggal dan mengasihi sesama manusia) kata yesus sehingga disahut oleh orang saduki tadi sungguh tepat sekali perkataanmu itu *guru*(berarti bukan tuhan, kalu dia itu guru berarti g beda dengan kepercayaan orang islam bahwa beliau juga seorang nabi allah seperti halnya nabi muhammad saw)

Anonymous said...

Injil yang diwahyukan Allah kepada Yesus tidak lagi dipertahankan kemurniannya dari serbuan ajaran penyembah berhala. Para penulis injil bukannya menulis ajaran Tauhid yang diajarkan Yesus tetapi ajaran baru yang mengawinkan ajaran Yesus dengan ajaran penyembah berhala disesuaikan dengan keinginan para penyembah berhala di kerajaan Romawi. Hal ini dikemukakan dengan jelas oleh Max I Dimont, professor sejarah Yahudi di amerika Serikat, Kanada, Afrika Selatan, Brazilia dan Finlandia dalam bukunya Jews, God and History, 1962, hal 147:
 
" The accounts o f the history o f Christianity in the Pauline Epistles and the Gospels, especially the latter relate to the trial o f Christ, become under-standable now that we realize they were written not for the Jews but for the pagans"
(Cerita tentang sejarah Kristen dalam Surat-Surat Paulus dan Injil-injil (dalam Alkitab), terutama (Injil-injil) yang menulis tentang penyaliban Yesus, menjadi jelas dan kita sadari sekarang bahwa (Surat-Surat Paulus dan Injil-injil) tersebut bukan ditulis untuk umat Yahudi (umatnya Yesus), tetapi unutk penyembah berhala).
 
Ajaran Yesus yang bercampur baur dengan ajaran penyembah berhala yang ditulis oleh para penulis Injil dari kerajaan Romawi, menjadi lebih parah ketika para penyalin Injil mendapat restu Gereja untuk merubah, menambah dan mengurangi atau menciptakan ayat-ayat baru dan memasukkannya kedalam Alkitab seakan-akan ayat asli atau ucapan Yesus. James H. Charlesworth dalam bukunya Jesus and the Dead Sea Scrolls, 1992, hal 150 menjelaskan:
" It is certain that Jesus’ authentic words were altered signi f icantly in the f orty years that separated his cruci f ixion f rom the composi tion o f the first Gospel"
(Jelas bahwa kata-kata yang diucapkan Yesus telah banyak dirubah selama 40 tahun yang memisahkan antara penyaliban dan penulisan Injil yang pertama (Injil Markus)
Pernyataan serupa juga datang dari Robert W. funk dan Roy W. hoover dalam buku mereka The Five Gospels:
"Word borrowed f rom the f und o f common lore or the Greek scriptures are o f ten put on the lips o f Jesus.. the evangelists f requently attributed their own statement to Jesus"
(Kata-kata yang diambil dari cerita rakyat atau naskah Yunani sering disuapkan kepada Yesus untuk diucapkan… Para penginjil sering mengaku bahwa ucapan yang mereka ciptakan adalah ucapan Yesus)
Selanjutnya mereka menambahkan:
"And handmade manuscript have almost always been ‘corrected’ here and there, o f ten b y more than one hand"
(Dan naskah yang ditulis tangan hampir selalu ‘dikoreksi’ (dirubah) disana sini, kebanyakan oleh lebih dari satu orang).
Perbuatan ini sangat dicela oleh Allah SWT yang tercermin dalam Al-Qur'an surat al-Baqarah 2:79:
"Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan". (al-Baqarah 2:79)

Anonymous said...

This website was... how do you say it? Relevant!! Finally I've found something which helped me. Cheers!

Also visit my page: how to get your ex girlfriend back

Anonymous said...

Nice weblog right here! Also your site a lot up fast! What host are you using?
Can I am getting your associate link for your host?
I wish my website loaded up as fast as yours lol

Feel free to visit my web site - how to get your ex girlfriend back

Asmuri's Blog Merangin said...

sebenarnya agama itu tujuan untuk kebaikan bukan menjelekkan ajaran agama lain atau mengklim agama kita yg benar..untuk apa agama jika tidak bisa membawa kadamaian pada diri sendiri maupun orang lain..beda islam dan kristen cuma 1.yaiutu orang kristen tuhannya yesus atau isa (dlm islam) sedangkan tuhan Islam adalah Alloh ( tuhannya Yesus ( isa ) itu aja bedanya.cuma orang islam tidak mau menyembah muhmmad seperti kristen bertuhankan yesus( isa almasih).Tuhan yg benar Allah seperti yang di sembah oleh Yesus ,Ibrahim,daud,dan muhammad. tinggal anda mau bertuhankan yesus,atau muhammad atau langsung menyembah tuhan mereka yaitu allah. agama manapun pusat inti yng di sembah tetap allah walaupun dengan nama sang yang widi ,allah,atau.cuma cara untuk sampai ke tuhan itu dengan cara yang berbeda itu agama.Kristen untk iman pada tuhannya dengan panduan bibel islam dengna panduan Alqur'an hindu dengan weda..cara berbeda tujuan sama allah.yang maha tinggi.(salam pencinta kedamaian )