Wednesday, June 6, 2007

Kebenaran Sejati - Muslim jadi Kristen (Hamran Amrie)

Saya mengaku percaya akan kebenaran Alkitab dan Yesus Kristus Anak Allah, Tuhan dan Juruselamat umat manusia, adalah melalui (atau disebabkan) Al--Quran.
Sungguh ajaib! Tetapi memang demikianlah sebenarnya.

Saya mendapatkan kebenaran ajaran Kristen ini, sama sekali bukanlah disebabkan kepandaian atau kecerdasan mempelajari Alkitab terlebih dahulu. Juga tidak disebabkan penerangan para pendeta atau Penginjil manapun. Hal ini dapat dimaklumi, karena saya sendiri tadinya adalah seorang Muslim, anggota/pengurus Muhammadiyah, mubaligh Islam. Dalam tahun 1947 saya adalah salah seorang pelopor/Ketua Kongres Ummat Islam se- Kalimantan di Amuntai, bersama-sama dengan saudara K.H. Idham Chalid. Dalam tahun 1950-51, adalah sebagai Imam Tentera Pusroh Islam Angkatan Darat di Banjarmasin dengan pangkat Letnan-ll. Juga sebagai penulis Muslim dalam pelbagai majalah Islam antara lain: Mingguan Adil di Solo, Mingguan-Risalah Jihad di Jakarta, Mingguan Anti Komunis di Bandung, dan lain-lain. Lebih dari itu, saya adalah juga salah seorang Anti Kristen yang agresif sejak tahun 1936 di Muara Teweh (Barito); hingga tahun 1962 termasuk salah seorang bersimpati untuk mendirikan Negara Islam di Indonesia, yang sekaligus bermakna Anti Kristen. Karena itu tidak lah mungkin sama sekali bagi saya untuk dapat memahami isi Alkitab itu secara baik dan wajar.

Alkitab, memang sudah saya miliki sejak tahun 1936, Saya membaca Alkitab bukanlah untuk mencari kebenarannya, melainkan hanya untuk mencari ayat-ayat yang dapat menunjang pendirian saya sebagai seorang Muslim yang Anti Kristen, untuk menyerang iman Kristen itu sendiri.
Sampai berumur 40 tahun, saya adalah penghujat Jesus Kristus. Saya tidak percaya bahkan menolak ke-Ilahi-an Jesus Kristus itu sebagai Anak Allah, Tuhan dan Juruselamat. Pelbagai cara yang sudah saya lakukan untuk menghinakan menolak kebenaran Jesus Kristus.

Tetapi begitu besar Kasih Allah, pada suatu saat saya dicari, dijemput dan diselamatkan.
Dalam tahun 1962, dikala saya sedang menyusun sesuatu naskah khotbah, saya membaca ayat Quran s.AI
Maidah 68, yang berbunyi: "Qul ya ahlal kitabi lastum'ala sya-in hatta tuqiemut taurata wa! injil wa ma unzila alaikum min rabbikum.''
artinya: "Katakanlah! hai Alhi Kitab. Kamu tidak pada agama yang sebenarnya, kecuali apabila kamu turuti Taurat dan Injil, dan apa-apa yang diturunkan kepadamu dari pada Tuhanmu''.

Ayat ini, bukanlah untuk pertama kali itu saya baca, melainkan sudah ratusan kali. Tetapi pada kali terakhir itu, Allah telah membisikan dalam roh-jiwa saya, bahwa yang dimaksudkan "Taurat dan Injil" dalam ayat Quran itu adalah Taurat-lnjil yang ada terdapat dalam Alkitab atau Bijbel sekarang ini.
Pikiran saya sejak dahulu mengatakan, bahwa Taurat dan Injil yang dimaksudkan oleh Al-Quran itu secara phisik sudah tidak ada lagi, dan isinya sekarang telah diintisarikan dalam Al-Quran. Sedang Taurat Injil yang ada dalam Alkitab sekarang ini, adalah yang palsu isinya sudah diorak-arik oleh tangan manusia, dikurangi dan ditambah dan lain-lain.

Roh jiwa saya selalu mengatakan bahwa Taurat Injil itu adalah yang terdapat dalam Alkitab sekarang benar adanya.
Pikiran/otak saya selalu mengatakan: tidak yang ada sekarang adalah Taurat--Injil palsu.
Roh jiwa saya mengatakan: bahwa Taurat-Injil yang dimaksudkan itu adalah yang terdapat dalam Alkitab sekarang .
Pendapat pikiran/otak saya sekarang bertolak belakang dengan kata hati rohjiwa saya. Karenanya saya menjadi ragu, bimbang, mana yang benar.
Untuk mendapatkan ketentraman, maka masalah ini saya bawa dalam sembahyang tahjud (sembahyang tengah malam) dengan doa istiharah, yaitu suatu doa kepada Allah memohon agar diberi petunjuk tanda-tanda kebenaran, supaya Allah pilihkan buat saya mana yang benar satu diantara dua macam pendapat ini.

Saya berdoa demikian:
"Ya Allah, khalik langit dan bumi; Allah-nya orang-orang Islam, Allah-nya orang-orang Kristen, Allah-nya orang-orang Budha, Allah-nya bulan bintang, Allahnya lembah dan gunung-gunung, Allah semesta alam, tunjukkan tanda-tanda kebenaran Tuhan yang disebutkan dalam Quran ini mengenai Taurat dan Injil itu. Apakah yang dimaksud itu memang Taurat dan Injil yang sudah tidak ada, yang sudah disarikan dalam Al-Quran. Jika memang demikian, saya mohon agar Tuhan teguhkan hatiku untuk tidak mempelajari Alkitab itu. Tetapi kalau sekiranya yang dimaksudkan "Taurat Injil" dalam Quran itu, adalah memang kebenarannya itu ada di dalam Alkitab (Bible) sekarang ini, saya mohon kiranya Tuhan bukakan hatiku untuk lebih bergairah membaca mempelajari Alkitab itu secara jujur dan baik."

Saya tidak meminta pilihkan kepada siapa-siapapun, tidak kepada pendeta, juga tidak kepada alim-ulama Islam juga tidak kepada kawan-kawan saya yang cerdas pandai, tetapi saya minta dipilihkan oleh Allah Yang Maha Tahu dan Maha Benar itu saja, agar dalam hal ini saya mendapatkan satu pilihan yang benar-benar ''meyakinkan kebenarannya'', menurut kehendak Allah itu sendiri.

Saya berdoa dengan sepenuh hati, benar-benar menggantung harap atas petunjuk Allah saja untuk memilihkan bagi saya suatu kebenaran beragama.

Kenapa sampai begitu terarah saya memusatkan pengharapan ini kepada Allah. Hal ini dapat dimengerti bahwa setiap orang beragama mempunyai keyakinan akan adanya kehidupan sesudah kematian dunia fana ini. Dalam kehidupan di alam baqa itu nanti, hanya ada dua tempat kita berada, yaitu didalam penghukuman dukacita api neraka, atau didalam sorga bersama Allah. Saya tidak dapat meremehkan kehidupan ini. Kalau kita membeli mas seberat 10 gram saja yang bernilai harganya hanya beberapa puluh ribu saja, kita sudah memerlukan pemeriksaan dan pengujian yang begitu teliti, agar jangan tertipu dan jangan ada penyesalan dibelakang hari, apapun pula mengenai jiwa rohani kita yang akan datang, perlu kita berprihatin memikirkannya, memeriksa dan menguji kebenarannya beragama yang sesuai dengan kehendak Allah pemilik kehidupan sorga itu saja, agar kita tidak berpenyesalan sepanjang masa karena kecerobohan kita sendiri. Saya tahu dan meyakini, bahwa pemilik sorga dan neraka itu adalah Allah sendiri. Dan justru
itulah, saya tidak meminta pilihkan, tidak meminta nasehat pertimbangan manusia, baik seorang pendeta-Krisen, maupun seorang Ulama Islam karena mereka itu semuanya adalah manusia, yang pasti tidak tahu persis tentang akan kebenaran yang sesuai dengan kehendak Allah itu. Saya datang kepada Allah pemilik kebenaran, pemilik sorga itu sendiri, meminta menggantung harap, agar A!lah itu sendiri memberikan petunjuk kebenaran dalam hal ini.

Puji Tuhan, semua pengharapan dan doa saya ini terjawab dengan baik.
Pertanda bahwa kebenaran itu diberikan dengan segala kenyataan yang sama sekali tidak meragukan lagi. Patut dicatat, bahwa ayat-ayat Quran selain dari Quran s.Almaidah 68 itu, masih banyak ayat-ayat lain yang berkesan kepada saya waktu itu antara lain juga;
Quran s.As Sajadah 23:
''Wa Laqad ataina Musa 'Ikitaaba fala takun fimiryatim min liqaa-ih ..''
(Dan sesungguhnya telah kami berikan kepada Musa Alkitab (Taurat), maka janganlah kamu (Muhammad) ragu-ragu menerimanya) .
Quran s. Al Maidah 46:
''Wa qaffainaa 'ala assyarihim bi 'Isa 'bni Maryama mushaddi qallima baina yadaihi minat Taurati wa atai naahul Injila fieha hudan wa nurun, wa mushaddi qallima baina yadaihi minat Tauraati wa hudan wamau' 'izhatan lilmuttaqien.''
(artinya: Dan kami iringkan jejak mereka (nabi terdahulu) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil yang ber-isikan petunjuk dan cahaya, dan membenarkan kitab yang terdahulu yaitu Taurat, dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa).
Quran s.AI Maidah 47:
Wal yachkum ahlal Injili bimaa anzala 'llahu fichi wa manllam yachkum bimaa anzala'llahu fa ulaa ika humul faasikuna.''
(artinya: Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya. Barang- siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.
Quran s.AI Baqarah 62:
'Inna'lladzina aamanu wal ladzina haduu wan naasharaa wa shaabi iena min aamana billahi walyaumil akhl~i wa 'amila shalichan falahum ajruhum 'indrarabbihim wa lakhaufun 'alaihim wa la hum yachzanun, ''
(artinya: Sesungguhnya orang-orang yang percaya, orang-orang Yahudi, Nasrani dan Sabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman/percaya kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, dan tidak pula mereka berduka-cita).

Dan masih banyak lagi ayat-ayat Quran yang memenunjukkan bahwa Alkitab, yaitu Taurat dan Injil itu adalah membawa kepada jalan kebenaran sesuai dengan kehendak Allah.
Ayat-ayat Quran inilah yang menggugah pikiran saya untuk menyelidiki lebih jauh akan kebenaran isi Alkitab ini sebagaimana saya katakan terdahulu, bahwa Allah telah membisikan dalam roh-jiwa saya akan kebenaran Alkitab itu.

Pada keesokan harinya, sesudah saya berdoa Istiharah dalam sembahyang tahjud itu, saya merasa ada perubahan yang sangat nyata sekali. Waktu itu saya sudah memandang Alkitab itu sebagai sahabat, tidaklah lagi sebagai musuh. Pada pagi itu saya mengambil Alkitab untuk dibaca dengan maksud mengetahui dengan pasti isi kebenarannya dengan baik dan jujur.
Dengan mengucapkan "Bismillahir rahmanir rahim", atas nama Allah Yang Pemurah Lagi Penyayang, saya
buka Alkitab itu.
Ayat yang hendak saya baca dikala itu adalah Kitab Ulangan 18:15. Kenapa ayat ini yang menjadi perhatian saya untuk dibaca pada pertama kali itu? Karena ayat inilah yang sering bahkan selalu saya jadikan palu godam untuk memukul iman orang-orang Kristen, baik ia seorang pendeta, maupun penginjil, dengan maksud agar mereka mengakui dan percaya akan kehadiran Muhammad sebagai nabi yang dinubuatkan oleh Alkitab
antara lain dalam ayat Ulangan 18: 15 ini.
Dalam huruf yang sama, dalam kalimat yang sama, dalam bahasa yang sama, juga dalam Alkitab yang sama, namun pengertiannya telah berubah dari pengertian saya yang sebelumnya.

Benar-benar saya menginsyafi sekarang, bahwa Alkitab tertutup rapat, sulit dimengerti oleh orang yang tidak percaya tetapi sebaliknya ia menjadi terang dan mudah dimengerti bagi mereka yang percaya, yang didalam hatinya dipenuhi oleh Rohulkudus.

Bunyi kitab Ulangan 18 : 15 itu lengkapnya demikian:
"Seorang nabi dari tengan-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagi-mu, oleh Tuhan Allahmu, dialah yang harus kamu dengarkan".
Dulu ayat ini saya artikan merupakan petunjuk adanya nubuat kenabian Muhammad. Karena dalam kalimat: "seorang nabi sama seperti aku (Musa)" itu, merupakan penunjukan kepada identitas kenabian Muhammad itu, karena:

- Musa dilahirkan dengan beribu-bapa;Muhammadpun dilahirkan sama dengan Musa, yaitu beribu-bapa. Tidak sama dengan Isa Almasih, yang hanya dilahirkan oleh seorang ibu, tetapi tanpa bapa. Musa diwaktu besar -- dewasa -- nya kawin, Muhammadpun juga waktu dewasanya kawin, sama dengan Musa. Tidak sama dengan Isa Almasih, yang sama sekali tidak pernah kawin.
Musa dikaruniakan anak; Muhammadpun juga dikaruniakan anak sama dengan Musa. Tetapi Isa Almasih tidak pernah mempunyai anak, kawinpun tidak pernah.
Musa, diwaktu tuanya mati dan dikuburkan, begitupun Muhammad waktu tuanya mati dan dikuburkan. Tetapi Isa Almasih tidak pernah mati, melainkan naik ke sorga, tidak dikuburkan.
Jadi nyatalah bahwa nats Ulangan 18 : 15 itu menunjukkan kebenarannya kehadiran Muhammad sebagai nabi yang sudah dinubuatkan oleh Musa, dan sama sekali bukan untuk kehadirannya Isa Almasih atau Jesus Kristus sebagai nabi. Kehadirannya Jesus Kristus menurut kepercayaan Kristen adalah sebagai Anak Allah.

Tetapi pada hari itu, waktu saya membaca ayat itu dengan perlahan-lahan serta dalam kesungguhan hati untuk dimengerti, apa maksudnya yang sebenarnya. Waktu saya sampai kepada kalimat " ......................................
sama seperti aku Musa)." Rohulkudus membisikkan didalam hati (roh) saya dengan mengatakan, bahwa kalau yang hendak kamu samakan itu adalah Muhammad dan Musa itu sama-sama dilahirkan dengan beribu-bapa, bahkan seluruh dunia ini manusia itu dilahirkan dengan beribu-bapa. Bukan itu yang dimaksudkan sama disini. Jadi ciri demikian ini sama sekali tidak dapat dijadikan ciri dari kebenarannya nubuat itu.
Begitupun juga, kalau Muhammad dianggap sama dengan Musa, disebabkan waktu dewasanya ia kawin seperti Musa, banyak orang didunia ini melakukan kawin-mawin. Jadi cara inipun sama sekali tidak dapat dijadikan ciri dari kebenaran nubuat itu bagi kehadiran Muhammad sebagai nabi yang dinubuatkan.
Kalau Muhammad dianggap sama dengan Musa, karena dikarunia anak sebagaimana juga Musa, inipun tidak mungkin dijadikan ciri yang menentukan kebenaran nubuat itu, karena banyak orang didunia ini yang dikaruniai anak beranak.
Kalau Muhammad pada akhir hayatnya mati dan dikuburka dianggap sama halnya dengan Musa mati dan dikuburkan dianggap ciri kebenaran nubuat itu. Inipun juga tidak dapat diterima untuk dijadikan alasan kesamaan itu, karena semua orang didunia ini memang mati dan dikuburkan. Mati dan dikuburkan inipun,sama sekali bukanlah merupakan ciri yang khas.

Nubuat Musa itu memang menunjuk kepada kehadirannya Jesus Kristus, karena itu carilah kesamaan-kesamaan Musa dengan Jesus Kristus itu dalam hal-hal yang khas--Unik--luar biasa.

Memang banyak hal kesamaan Jesus dengan Musa, di dalam hal-hal yang unik dan khusus yang tidak sama dengan kebanyakan orang lain, misalnya:

* Gara-gara Musa lahir, Firaun mengamuk, anak laki-laki berumur 2 tahun kebawah dibunuh. Sama halnya dengan gara-gara Jesus lahir, Herodes mengamuk anak laki-laki yang berumur dua tahun kebawah juga dibunuh. Diseluruh dunia, hanya dua pribadi ini yang benar-benar sama peristiwanya.
* Musa dimasa kanak-kanaknya itu berada diluar dari tanah tumpah darahnya sendiri, yaitu berada di Mesir . Begitupun juga ada kesamaannya dengan Jesus, bahwa dimasa kanak-kanaknya Jesus juga berada dalam pelarian di tanah Mesir diluar dari tanah tumpah darahnya sendiri . Tidak semua kanak-kanak mesti menyingkir ke Mesir masa kanak-kanaknya.
* Musa sewaktu menjalankan karirnya sebagai nabi utusan Allah mendapat Kuasa Allah yang dikenal dengan sebutan, mukjizat, begitupun juga dengan Jesus dalam karirnya sebagai Firman yang Hidup, mendapat Kuasa Allah berupa mukjizat penyembuhan dan menghidupkan orang mati.
* Musa membebaskan bangsa Israel dari belenggu perbudakannya bangsa Mesir, dan Jesuspun membebaskan bangsa Israel dari belenggu perbudakan dosa.

Maka dengan adanya banyak bukti-bukti yang menunjukkan adanya kesamaan-kesamaan yang unik ini, dapatlah saya menyimpulkannya dengan keyakinan bahwa nubuat yang tersebut dalam Ulangan 18 :15 itu, bukanlah untuk menunjuk kepada kehadirannya Muhammad sebagai nabi yang dinubuatkan, tetapi adalah untuk menunjuk kepada kehadirannya Jesus Kristus sebagai Juruselamat, Firman yang Hidup.
Meskipun sudah demikian besar kasih Allah, memberikan suatu tanda kebenaran Alkitab sebagai Kitab Ilahi itu, namun saya tidaklah lantas segera menjadi seorang Kristen.

Kenapa! ! !
Karena masih ada hal-hal yang belum dapat saya menerima beberapa ajaran Kristen yang menyangkut hal keiman-an terutama saya tidak dapat mengatakan bahwa Jesus itu Anak Allah. Karena saya sedari kanak-kanak sudah diajar dan kemudian saya sendiri sudah mengajar, bahwa "Allah itu tidak beranak, dan tidak diperanakkan" (................Iam yalid wa lam yulad ..)
Juga saya tidak menyebut Jesus itu Tuhan. Karena saya sudah diajar, kemudian saya juga sudah mengajarkan,bahwa "Tidak ada Tuhan kecuali Allah" (La ilaha illallah).
Saya juga belum dapat memahami makna Allah Tritunggal itu. Karena saya sudah diajar dan juga sudah mengajar, bahwa "Kafirlah orang yang mengatakan bahwa sesungguhnya Allah.itu yang ketiga dari yang tiga". (Laqad kafaral ladzina qalu innallaha syalisyu syalaasyaht).

Juga saya tidak dapat menerima suatu pendapat bahwa Jesus itu memang mati di kayu salib. Kalau Jesus itu atau Isa Almasih itu seorang nabi pesuruh kekasih Allah, apapun pula oleh orang-orang Kristen dikatakan "Anak Allah", begitu mudah dan leluasa orang-orang Yahudi melakukan penganiayaan dan menyalibnya hingga mati, kenapa Allah tidak membelanya, malah membiarkan kekasihnya atau Anak-Nya itu mati digantung orang dikayu salib. Kalau saya melihat anak saya sendiri dianiaya orang, bahkan mau digantung atau disalib itu, pastilah orang yang menganiaya yang mau menyalibkan itu, akan saya tubruk habis-habisan untuk membela anak saya itu, apapun juga yang akan terjadi. Apakah memang Allah itu serdiri sudah tidak berwibawa terhadap orang-orang Yahudi. Peristiwa ini waktu itu benar-benar saya tidak atau belum dapat menerimanya.

Untuk mendapatkan penjelasan ini, memang saya sudah datang kepada beberapa pendeta atau para penginjil untuk mendapatkan penjelasan, kenapa Jesus disebut Anak Allah, kenapa Jesus disebut Tuhan. Apa makha pengertiannya Allah Tritunggal itu. Kenapa Jesus Anak Allah itu mati disalib oleh orang-orang Yahudi. Juga masalah dogma Dosa Warisan yang saya anggap hukum Allah yang tidak adil.

Pada umumnya pendeta-pendeta ini memang memberikan jawaban dan keterangan mengenai masalah ini, cukup benar, tetapi bagi saya waktu itu belum dapat menerimanya keterangan-keterangan yang diungkapkan waktu itu secara memuaskan. Hal ini disebabkan perbedaan latar belakang yang berbeda, yang begitu jauh, yang belum pernah ditelaah dimana sebenarnya letak perbedaan itu,dan mencarikan kesamaan pengertian didalam hal yang berbeda itu. Mencari titik temu kesalah fahaman pengertian yang berbeda ini perlulah ditelaah.

Hal ini dapat saya misalkan, bahwa kalau saya waktu itu adalah dimisalkan sebuah Radio penerimanya, dan pendeta yang dimisalkan Zender pengirimnya. Meskipun kedua-duanya dalam keadaan baik, tetapi karena berbeda gelombang penerima dan pengirimnya, maka pesawat penerimanya tidak dapat menangkap suara siaran penyiarnya.

Apa yang diuraikan oleh pendeta dan penginjil itu hanyalah terdengar masuk kuping kiri keluar kuping kanan karena saya tidak dapat memahami persis apa yang pendeta uraikan itu. Begitupun apa yang saya maksudkan, pendeta itu sendiri tidak dapat menangkap secara persis apa yang saya maksudkan, hingga penjelasannya diluar dari yang saya harapkan. Sekali lagi saya jelaskan, bahwa hal ini bukanlah disebabkan uraian pendeta itu salah, bukan tidak benar, melainkan karena berbeda cara berpikir dan cara penguraiannya, menyebabkan saling tidak mengerti maksud masing-masing.

Tetapi saya sama sekali tidak berputus asa.
Saya tetap berkeyakinan, bahwa kalau untuk pertama kalinya Allah sudah menolong saya, memilihkan kebenaran bagi saya, tentulah Allah akan tetap bukakan jalan bagi saya, pastilah Allah akan memberikan Roh.
kebenaranNya kepada saya untuk mengerti sepenuhnya apa yang menjadi batu sandungan saya itu. Karena itu saya selalu berdoa:

"Tuhan, tolonglah kiranya agar Tuhan sendiri mengungkapkan kebenaran apa yang dimaksudkan perkataan "Anak Allah" dan sebutan ''Tuhan'' bagi Jesus Kristus. Begitupun juga saya mohonkan agar Tuhan mengungkapkan makna pengertian Allah Tritunggal dan Rahasia Salib bagi Jesus Kristus itu. Kalau Tuhan sudah berikan pertanda bahwa Alkitab itu adalah benar Kitab Ilahi, maka pastilah semua yang menjadi batu sandungan saya ini akan Tuhan ungkapkan pengertiannya melalui Alkitab, sebagai Firman Allah yang tidak pernah berubah dari dahulu hingga sekarang, bahkan selama-lamanya, sampai pada kesudahan alam."

Memang !!!
Untuk kesekian kalinya Tuhan menolong saya dengan roh kebenaranNya yaitu Rohulkudus yang bekerja di dalam hati saya.
Bagaimana pertolongan Allah mengungkapkan semua batu sandungan saya itu, baiklah pada kesempatan ini akan saya jelaskan seluruhnya sebagai berikut:

1. JESUS DISEBUT ANAK ALLAH

Dalam Injil Yohannes 1: 1 dan 14 dikatakan demikian:
"Pada mulanya adalah Firman: Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah". (ayat-1 ) "Firman itu telah menjadi manu- sia dan diam diantara kita dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih, karunia dan kebenaran. (ayat :14).
Dalam nats ayat ini terungkaplah bahwa makna Jesus itu disebut "Anak Allah". ialah dari hal Firman Allah yang telah menjadi daging dalam kelahiran Jesus Kristus. Dengan lain perkataan juga Jesus dikatakan "Firman yang Hidup 'sebagaimana disebutkan da!am 1 Yohanes 1
Jadi jelaslah bahwa Jesus disebut Anak Allah, bukanlah bermakna Allah beranak secara biologis sebagaimana sering diartikan orang, bahkan sayapun berpendapat demikian pada mulanya, meiainkan Firman Allah itu telah dinyatakan didalam kelahiran Jesus orang Nazaret atau Almasih Isa Ibnu Maryam.

Pengertian nats Alkitab disaksikan kebenarannya oleh Muhammad sendiri yang mengatakan:
"Isa faa innahu Rohullah wa Kalimatuhu'- (Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya). (Hadits Anas bin Malik--Mutiara Hadits halaman 353).
Quran s.An Nisaa 171 mengatakan:
"Innamal Masihu 'Isa bnu Maryam~ Rasululahi wa Kalimatuhu alqahaa ila Maryama wa Rohu, minhu..-'
(Sesungguhnya Almasih Isa ibnu Maryam itu, adalah utusan Allah dan Firman-Nya yang ditumpahkanNya kepada Maryam dan Roh daripadaNya)-
Mengenai kata ''Kalimat" atau Firman Allah yang menjadi jasad Jesus ini, Drs. Hasbullah Bakry dalam bukunya yang berjudul-"Nabi Isa dalam Al-Quran enz" halaman 109 mengatakan:
"Nabl Isa disebut sebagai Kalimah Allah (Firman Yang Hidup--pen), disebabkan dia adalah penjelmaan dari pada Firman Allah yang ditujukan kepada Maryam untuk mengandung Nabi Isa".
Karena itu sekarang saya sama sekali tidak akan ragu lagi untuk mengatakan bahwa Jesus itu "Anak Allah", yaitu merupakan Firman Yang Hidup.
Kalau dahulunya saya menyangkal menyebut Jesus itu "Anak Allah", adalah disebabkan mengartikan "Anak" disini secara biologis, secara kemanusiawian.

Nats Al-Quran s.Al Ikhlas yang mengatakan: " ..................Dialah Allah Yang Esa ...tidak beranak dan tidak diperanakkan .." yang sering dikemukakan oleh para mubaligh Islam dikala itu, sebagai dalil untuk menolak bahwa Allah itu mempunyai anak sebagaimana halnya iman Kristen dengan penyebutan ''Yesus Anak Allah''.Sebenarnya ajaran Kristen sendiri dapat menerima sepenuhnya mengaminkan sepenuhnya ayat Quran ini, karena ajaran Kristen sendiri sama sekali tidak pernah mengatakan bahwa "Allah itu punya anak" dalam pengertian secara biologis, yang oleh Quran itu disebut dengan Istilah "walad".

Adapun Jesus disebut "Anak Allah" adalah dalam pengertian mutasyabihat, yaitu Firman Allah yang Hidup didalam Jesus Kristus,- bukan dalam pengertian "walad", melainkan dalam pengertisn "ibn".
Dalam masalah ini saya ingin meyakinkan, bahwa tidak ada satu ayatpun dari Al-Quran secara tegas menolak ajaran Alkitab diatas mengenai sebutan "Anak Allah" bagi Jesus Kristus. Yang Al Quran tolak adalah jika Jesus dianggap Anak Allah dalam pengertian walad, yaitu anak secara seksuil biologis kemanusiawian.

2. JESUS DISEBUT "TUHAN"

Kenapa Jesus disebut "Tuhan". Sebagaimana sudah saya jelaskan terdahulu, bahwa saya sama sekali tidak sanggup mengatakan "Jesus itu Tuhan", atau mengatakan "Tuhan Jesus". Karena sedari kecil saya diajar dan kemudian saya mengajar bahwa"La ilaha illallah'- (tidak ada Tuhan kecuali Allah).
Apakah Jesus disebut Tuhan, karena Dia dilahirkan tidak berbapa? Tidak! Karena Adam juga dilahirkan tidak berbapa bahkan tidak beribu, Adam tidak pernah disebut "Tuhan".
Atau, apakah karena Jesus berbuat mukjizat? Inipun juga tidak. Karena Musa pun juga banyak berbuat mukjizat, Musa tidak pernah disebut Tuhan.
Apakah disebabkan Jesus dapat menyembuhkan penyakit kusta dan menghidupkan orang mati. Inipun juga tidak. Karena Elisapun dapat menyembuhkan orang penyakit kusta ddn menghidupkan orang mati, Elisa tidak disebut Tuhan.
Atau apakah Jesus disebut Tuhan, karena Dia mikraj naik ke sorga, Eliapun mikraj naik kesorga, Elia tidak disebut Tuhan.

Kalau begitu, apa sebabnya Jesus itu disebut Tuhan.
Jesus disebut Tuhan, natsnya dapat saudara hayati sebagaimana yang telah saya uraikan terdahulu, yaitu terdapat dalam Injil Yohanes 1 :1 dan 14, bahwa Firman atau Allah itu telah menjadi manusia dalam kelahiran Jesus Kristus. Karena itulah dalam 1 Yohanes 1:1 dikatakan juga, bahwa: Jesus adalah "Firman yang Hidup".

Dalam kata lain sering dipergunakan istilah "Allah telah menjelma jadi manusia".
Kata "menjelma" atau kata dunia apa saja, yang dikaitkan dengan "Allah", tidak boleh diterjemahkan atau diartikan secara arti kamus atau arti dunia.
Misalnya: "Allah ada", Manusia juga ada. Kata "ada" yang dikaitkan dengan Allah, berbeda makna pengertiannya dengan kata "ada" yang dikaitkan dengan manusia.
Ada bagi Allah, berbeda struktur-nya denyan ada bagi manusia. Ada bagi Allah, adalah karena ada dengan sendirinya, zat wajibal wujud, tetapi ada bagi manusia adalah karena diadakan--diciptakan.
Begitupun juga halnya dengan kata "menjelma" bagi Allah, tidak boleh diterjemahkan--diartikan--secara kamus bahasa dunia.

Menurut kamus bahasa dunia, kalau kucing menjelma jadi gajah, bermakna kucingnya hilang, yang ada hanya gajah. Kalau batu menjelma menjadi emas, maka batu sudah tidak ada, yang ada hanyalah emas.
Semuanya ini adalah pengertian "menjelma" menurut kamus bahasa dunia yang berlaku. Tetapi kata"menjelma" yang dikaitkan dengan Allah, tidaklah demikian pengertiannya. Menjelma yang dikaitkan kepada Allah tidak membawa perubahan, karena Allah itu tidak berubah (Malaekhi 3: 6). Allah menjelma jadi manusia, tidaklah bermakna Allah sudah tidak ada, yang ada hanyalah manusia. Pendapat demikian memang tidak benar. Ingat! Allah itu tidak berubah. Allah menjelma jadi manusia, maka A!lah tetap ada, dan manusiapun juga ada. Jadi kata "menjelma" kita pergunakan hanyalah merupakan kata analogi, kata yang diserupakan saja, yang diandaikan saja, namun tetap tidak diartikan secara karnus bahasa dunia, bahasa sehari-hari.
Allah menjelma jadi manusia, bermakna Allah telah menyatakan dirinya,; menyatakan wujudnya, mewahyukan karyanya dan lain-lain dalam pribadi manusia yang nampak itu, dalam hal ini didalam Jesus Kristus. Hal ini dapat kita hayati apa yang diucapkan Jesus.

"bahwa Bapa didalam Aku dan Aku didalam Bapa". (Yoh. 10: 38b)
"Aku dan Bapa adalah satu" (Yoh. 10:30)
"Barang siapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa". (Yoharies 14: 9b).
Rasul Paulus mengatakan :
"Sebab dalam Dialah (Jesus, penl, berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allah-an." (Kolose
2:9).
Nats kedua yang menyatakan bahwa Jesus itu ''Tuhan'', dapat kita baca dalam Matius 28:18, Jesus berka-
ta: "KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.''
Rasul Paulus mengatakan:
"Dialah (Jesus, pen), kepala semua pemerintah dan penguasa." (Kolose 2:10).

Makna perkataan atau istilah "Tuhan", dalam bahasa aslinya Yunani adalah: Kyrios. Bahasa Ibrani: Yehova. Bahasa Inggeris Lord, Bahasa Arab, Rabb, yang kesemuanya itu bermakna ''penguasa''

Allahu Rabbul 'alamin, artinya: Allah Penguasa (Tuhan) semesta alam. " ...innallaha ja'ala Yasu'a hadza'lladzi shalabtumuhu antum Rabba wa Masichan".....sesungguhnya Allah telah menjadikan Jesus yang kamu salibkan itu Tuhan dan Kristus". (A'malul-Rasuli--Kis. 2:36). Disini jelas ada perbedaan antara istilah ''ALLAH'' dan istilah "TUHAN". Allah dan Tuhan memang satu. Tidak ada sesuatu apapun yang disebut Tuhan, kecuali hanya Allah. Namun kedua macam sebutan itu berbeda.

ALLAH, dalam bahasa Ibrani dikatakan E'loah atau El'ohim bahasa Grika: Theo. Bahasa Inggris: God, Bahasa Arab: Allah.
Merupakan wujud pribadi atau Oknum alkhalik, pencipta semesta alam.
TUHAN dalambahasalbrani : Yahova bahasa Grika dikatakan Kyrios. Bahasa Inggeris; Lord. Bahasa Arab: Rabb. Bahasa Indonesia: Tuhan. Bermakna : Penguasa merupakan fungsionil Allah, kewibawaan Allah.

Ke-Tuhan-an Allah, atau kewibawaan Allah, dalam Kristologi ada tiga, yaitu: 1) Mencipta, (2) Berfirman, dan (3). Membimbing, memberi taufik dan hidayaht. Ke-Tuhan-an Allah berfirman, dan ke-Tuhan-En Allah membimbing ada di dalam Jesus Kristus pribadi. Dan itu- lah sebabr ya Jesus dikatakan "Firman yang Hidup" dan "Juruselamat".

Jesus sebagai Firman yang Hidup melaksanakan keTuhan-an Allah berfirman dan penyelamat, dan itulah pula sebabnya Jesus dijadikan "Tuhan' oleh Allah.(Kis. 2:36, Kolose 2 :10). Alkitab mengatakan: " ..dilimpahkan kuasa seluruhnya baik yang dibumi maupun yang disorga kepada Jesus." (bacalah lengkapnya Matius 28:1Cool!
Tuhan Jesus, bermakna bahwa Jesus penguasa, yang berkuasa menyelamatkan dengan sempurna, Jesus Juruselamat kita semua, Firman yang Hidup.
Jesus memperingatkan:
"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Yohanes 14:6).

Patut dicatat, bahwa yang menjadi batu sandungan saya tidak dapat menyebut Jesus itu Tuhan, adalah karena saya sudah diajar dan mengajar, bahwa: "La ilaha illallah" (Tidak ada Tuhan, kecuali Allah).
Terjemahan ini kurang tepat. Tepatnya terjemahan makna: "La ilaha illallah" itu, ialah: 'Tidak ada ilah kecuali Allah". Jika demikian, maka sama sekali tidak bertentangan dengan Alkitab. Karena dalam Keluaran 20: 3 dikatakan demikian: Jangan ada padamu Allah (ilah) lain dihadapanKu". Karena itu dapat saya tegaskan bahwa ke Tuhan-an Jesus itu tersimpul dalam kesaksian Muhammad yang
mengatakan 'Isa faa innahu Rohullah wa Kalimatuhu': (Jesus itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya).

3. TAUHID KRISTIANI

Tauhid Kristiani, istilah ini memang terasa asing kedengarannya, karena memang jarang dipergunakan dalam istilah-istilah Theologia Kristen.
Tauhid Kristiani, bermakna ajaran Kristen untuk mengenal pengertian ke-Esa-an Allah Tritunggal.
Ke-Maha-Esa-an Allah Tritunggal yang menjadi iman Kristen ini sering diperdebatkan orang, yang pada umumnya masih kurang difahami oleh saudara-saudara kita yang berlatar belakang pendidikan Islam.

Allah Yang Maha-Esa
----------------------------
Setiap orang Muslim, berkeyakinan akan adanya Allah Yang Maha Esa, yang dikenal dalam Ilmu Tauhid Islam adalah merupakan masalah yang tidak mungkin dapat dirobah, apapun pula untuk dihapuskan.
Sementara itu, dalam kepercayaan Agama Kristen, juga mempunyai keyakinan yang sama. Ucapan orang-orang Kristen selalu mengatakan adanya ke-Tuhanan Yang Maha-Esa, atau Allah Yang Maha Esa.

Timbul pertanyaan, apakah pandangan Islam dan Kristen mengenai pengertian Ke-Maha-Esa-an Allah ini memang sama?
Ya, memang sama. Dalam ajaran Agama Islam, ke-Esa-an Allah ini dijelaskan dalam Quran antara lain Q.S. Al Ikhlas 1, Qs.AI Baqarah 163, QS. Almaidah 73 b, dan lain-lain.

Sementara itu juga dalam Alkitab diuraikan tentang ke Maha-Esa-an Allah ini, antara lain:
Yesaya 45:5 Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain, kecuali Aku tidak ada Allah".
Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Jesus Kristus yang telah Engkau utus".
1 Kor 8:4b.........dan tidak ada Allah lain dari pada Allah Yang Esa". 1 Kor 8:6 ".......bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari padaNya berasal segala sesuatu yang untuk Dia kita hidup........"

Melihat kepada kenyataan nats Alkitab ini, maka saya sarma sekaii tidak bimbang lagi, bahwa pendirian saya atau keyakinan saya sendiri dahulu sebagai Muslim, dan sekarang ini sebagai seorang Kristen, sama sekali tidak membawa perubahan-perubahan sedikitpun tentang Tauhid ke-Esa-an Allah itu . Dengan lain perkataan, bahwa meskipun saya dewasa ini menyatakan diri pribadi saya sebagai orang Kristen, namun tidaklah berarti telah meninggalkan ajaran Tauhid atau menolak kebenaran keMaha-Esaan Allah itu, malah saya merasakan lebih memurnikan
Jadi dapat saya yakinkan bahwa tidaklah benar duga-dugaan orang bahwa agama Kristen itu adalah memperkosa ajaran Tauhid, menolak ke-Maha Esa-an Allah. Malah saya dapat meyakinkan, bahwa ajaran Kristen itu, sunguh-sungguh memurnikan pengajaran Tauhid keMaha-Esa-an Allah. Tauhid Kristiani sungguh murni dan terunggul.
Masalah ini dapat kita uji. Dan silahkan memperhatikan uraian Masalah syirk dibawah ini.

Masalah Syirik
-------------------
Dalam ajaran Islam, masalah syirk adalah merupakan hal yang perlu diperhatikan dengan seksama, agar pengakuan ke Maha Esa-an Allah itu tidak bercacat. Demikian pun juga dalam ajaran Kristiani Masalah ini perlu diperhatikan.
Syirk, dalam ajaran Islam adalah merupakan dosa yang tidak terampunkan. Sebab itulah mengenai masalah Syirk ini sangat menjadi perhatian saya yang sungguh dalam usaha perbandingan agama ini, selalu saya telaah dengan seksama, apakah dalam ajaran Kristen itu sendiri terdapat unsur syirk ini.-

Mula pertama saya menemukan satu nats Alkitab yang berbunyi: "Jangan ada padamu Allah (ilah) lain dihadapanKu. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun ..Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya." (Keluaran 20:3-5)
Dalam Surat 1 Yohanes 5:21 memperingatkan "Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala."
Mengenai masalah berhala ini haruslah ditetapkan bagaimana sesuatu benda itu disebut "berhala" Sebab bukan setiap patung dikatakan berhala, Semua benda-benda itu akan menjadi berhala atau sudah diberhalakan, jika terhadapnya orang melakukan sesuatu ibadah, bersujud serta menggantungkan harap berdoa kepadanya.
Termasuk syirk-lah juga hukumnya, yang mempercayai adanya ilmu-ilmu ghaib dukun-dukun peramal nasib, penenung-penenung dengan pelbagai cara/sarana mantera dengan alat-alat kemenyan dan pedupaan sebagai sarana pemanggil atau pengantar roh-roh orang mati.
Alkitab dengan tegas sekali memperingatkan, agar kita jangan melibatkan diri, melainkan hendaklah menjauhinya dari ilmu pedukunan ini, seperti yang tersurat dalam Kitab Ulangan 18: 10-13 yang bunyinya demikian:

"Diantaramu janganlah didapati seorangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir, seorang pemantera ataupun seorang yang be tanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang mati. Sebab setiap orang yang melakukan hal-hal ini adahh kekejian bagi Tuhan, dan oleh karens kekejian inilah Tuhan Allahmu menghalau mereka dari hadapanmu. Haruslah engkau hidup dengan tidak tercela dihadapan Tuhan Allahmu". (Ulangan 18:10-13)

Mengenai masalah syirk ini dapat saya simpu!kan, bahwa:
1. Agama Kristen mutlak mengakui bahwa Allah itu Esa. Hanya kepada Allah yang Esa itulah saja setiap orang wajib menyembah dan berbakti. Berbuat lain daripada itu adalah dosa yang berat.(Baca: Lukas 4:8, Matius 4:10, Ulangan 6:13, Yosua 24:14-15, dan lain-lain.
2. Dalam merealisasi ke-Esa-an Allah ini, ajaran Tauhid Kristiani, tidak membenarkan adanya ilah-ilah lain dihadirat Allah berupa apapun juga, seperti patung- patung ukiran dalam segala bentuk, berhala-berhala berupa bangunan atau batu-batu buatan manusia atau pun alamiyah, meskipun dengan sebutan ka'bah baitullah sekalipun, baik berwarna putih, merah ataupun hitam, tidaklah dibenarkan untuk bersembah sujud di hadapan atau di bawahnya sebagai suatu ibadah kebaktian. (Bacalah: Keluaran 20:3-5).
3. Seorang Kristen yang baik menurut Alkitab, ia akan menjauhkan diri dari berbuat atau mempercayai ramalan-ramalan atau mantera-mantera para dukun, jimat-jimat, meskipun terbuat dari Kitab Suci apa saja, pembakaran dupa dan kemenyan sebagai pemanggil dan penolak roh-roh yang mati dan lain-lain. Ia haruslah bebas dari ketakutan pengaruh tahyul, roh-roh kegelapan. (Bacalah: Ulangan 18:10-13).
4. Seorang Kristen Alkitabiyah tidak usah takut, bahkan tidak akan khawatir dengan pengaruhnya roh-roh jahat atau sesuatu yang dapat ditafsirkan sebagai kekuatann-kekuatan ghaib, kuasa gelap. Dalam banyak hal Alkitab telah menyatakan bahwa kuasa Kristus me- nundukan semua daya roh-roh jahat dan takluk kepadanya maka sudah seharusnya juga roh-roh jahat itu takluk kepada orang-orang Kristen pengikut Kristus (Bacalah: Yohanes 14: 12, Markus 16:17, dan lain-lain) .
5. Orang-orang Kristen tidak akan memandang benda-benda tertentu, misalnya batu cincin, keris, jimat dan lain-lain sejenisnya seolah-olah memiliki ke-ampuhan ghaib istimewa. Keampuhan istimewa bagi ajaran Kristen hanyalah Roh Allah:yaitu Rohulkudus (Baca: Roma 14:17-18 dan lain-lain.).
6. Baik ketakutan, rasa-gelisah, rasa kuatir, maupun keperluan-keperluan hidup lainnya, bagi setiap orang Kristen, adalah suatu hal yang yang perlu dibawa kehadirat Allah dengan doa, karena hanyalah Dia saja yang dapat memahami keperluan-keperluan kita yang sebenarnya dan dapat memenuhi Doa kita. (Maz. 5:3, Mat 6:25-34; Mat 7:7-Cool.

Bukan kepada kubur-kubur keramat, bahkan juga tidak kepada kubur-kubur para nabi sekalipun.
Akhirnya dengan sadar, dapatlah saya meyakini dan percayalah, bahwa inilah Tauhid Kristiani..Tauhid yang terunggul dan termurni.

4. ALLAH TRITUNGGAL MAHA ESA

Sebelum saya menerima pertobatan dalam Jesus Kristus memang masalah doktrin Tritunggal ini menjadi sandungan. Bahkan menjadi sandungan banyak orang. Halnya adalah hanya disebabkan salah mengerti memahami ajaran iman Kristiani ini.
Ajaran dan kebenarannya pengertian "Allah Tritunggal" itu telah saya ketemukan, yang sama sekali tidaklah memperkosa makna Tauhid ke-Esa-an Allah itu sendiri.

Quran s.AI Maidah 73 yang mengatakan: "Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan bahwasanya Allah yang ketiga, dari tiga."(teks aslinya: Laqad kafaral ladzina qaalu innal laha syalisyu syalaasyht ..........." Juga Quran s.An Nissa 171c mengatakan:
"Janganlah kamu katakan Allah itu Tiga" (wa la taqulu syalasyht).

Ayat-ayat Quran ini sering dikemukakan oleh saudara-saudara kita yang beragama Islam, termasuk saya sendiri waktu dulu, sebagai dalil untuk menolak faham Tritunggal yang dianut oleh iman orang-orang Kristen.
Ayat-ayat Quran ini jelas menolak faham Tritheisme (ke-Tiga Allah-an) dan bukanlah menolak faham-Allah Tritunggal (Trinitas) ajaran imannya orang-orang Kristen.
Bagi orang Kristen ayat Quran ini sangat dihargai karena ajaran Kristen juga menentang setiap faham dalam bentuk Polytheisme dalam mana termasuk faham Tritheisme ini, yaitu faham ke-rlga Allah-an. Disamping itu, ajaran Kristen juga menentang faham-faham Atheisme Pantheisme.
Alkitab telah menggariskan kepercayaan kepada Allah itu demikian: "Shema Israel! Dengarlah olehmu hai Israel; sesunggunnya Tuhan, Allah kita. Tuhan itu Esa adanya." Ulangan 6:4

Dalam Kitab Yesaya 45:5 dikatakan: "Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain. Kecuali Aku tidak ada Allah."
Dalam Injil Yohanes 17:3 dikatakan: "Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenai Engkau satu-satunya Allah yang Benar, dan mengenal Jesus Kristus yang telah Engkau utus."
Tidak ada kemungkinan barang sedikitpun, bahwa pengakuan Allah Tritunggal itu, berlawanan dengan keMaha Esa-an Allah Yang Maha Esa itu, bukanlah berarti Tiga Allah bersatu dalam satu kesatuan, sebagaimana sering ditafsirkan orang.

Rumus Allah Tritunggal sering dituliskan orang dengan angka: 1 = 3, 3 = 1, bermakna sebagai berikut:
1 = 3, yaitu SATU zat Allah, didalam TIGA Qudrat Kuasa Allah, (Tiga Qudrat Kuasa Allah itu, ialah: (1 ) Mencipta, (2) Berfirman, dan (3) Bertindak, (Menolong, membimbing, memberi taufik, dan hidayah). Mencipta, dengan kata lain disebut ''Bapa''. Berfirman, dengan kata lain disebut "Anak". Membimbing, dengan kata lain disebut "Rohulkudus".
3= 1, yaitu TIGA oknum Ilahi (Bapa, Anak dan Rohulkudus), adalah SATU wujud zat Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.

Uraian lebih lanjut yang dimaksudkan Allah Tritunggal itu dapat dijelaskan lagi sebagai berikut:
(1) ALLAH alkhalik, dengan kata lain disebut "Bapa" adalah sebagai pencipta semesta alam, (sebanding dengan kata sifat "Qadirun = Berkuasa" dalam ajaran Islam).
(2) FIRMAN, dengan Kata lain disebut "Anak" yang telah jadi jasad manusia dalam kelahiran Jesus, sebagai Firman yang hidup, untuk menyampaikan hukum-hukum Allah, kehendak-kehendak Allah, menyatakan janji-janji Allah, dan lain-lain kepada umat manusia, berbicara dalam bahasa manusia. (Sebanding dengan sifat "Muridun = Berkehendak" dalam ajaran llmu Tauhid Islam).
(3) ROH ALLAH, dengan kata lain disebut "Rohulkudus", yang memberi Taufik dan Hidayaht (pertolongan dan bimbingan Roh Kebenaran) kepada umat yang percaya dan bertakwa kepadaNya. (Sebanding dengan sifat : "Hawun = Hidup" dalam ajaran Islam).

Ketiga unsur diatas ini (Bapa, Anak/Firman dan Rohulkudus) digambarkan masing-masing sebagai oknum (sebanding dengan istilah "Sifat" dalam ajaran Islam) adalah Esa dalam wujud zat Allah, yang tidak terpisahkan satu sama lainnya, sama kuasanya sama kekalnya tidak ada yang terdahulu atau terkemudian diantara satu dengan yang lain.
Bapa, Anak/Firman dan Rohulkudus, dapat diucapkan dalam sepatah kata, yaitu: "ALLAH". Dalam Alkitab berbahasa Arab dikatakan: "Bismil Ulbi wal ibni wal Ruhulqudusi (Dengan nama Bapa dan Anak dan Rohulkudus). Aba, Ibni, Rohulkudusi = Allah. Dalam bahasa Arab dapat dibaca ringkas: "Bismillah'. Kata Bismillah ini mengandung unsur ke-Tri- tunggal-an iman Kristiani.

Dengan susunan kalimat bentuk lain masih dapat dijelaskan lagi sebagai berikut:
1. ALLAH disebut"Bapa", adalah dalam aktivitasNya sebagai alkhalik, pencipta semesta alam, Maha Kuasa. (Qadirun = Berkuasa).
2. ALLAH itu juga, disebut "Anak" atau dengan kata lain disebut "Firman" (Yoh. 1:14), atau "Firman yang Hidup" (1 Yoh. 1:1), adalah dalam aktivitasNya sebagai pemberi amaran/perintah menetapkan huku, menyatakan kehendak, menyatakan janji-janji Allah kepada umat manusia. Anak atau Firman ini telah menjadi daging dalam rupa manusia, yaitu kelahirannya Jesus Kristus (muridun= berkehendak).
3. ALLAH yang itu juga, bukan Allah yang lain lagi, dikatakan "Rohulkudus" atau Roh kebenaran, adalah dalam aktivitasnya sebagai pemberi Taufik dan Hidayaht, memimpin rohani orang-orang Kristen membawa kepada kebenaran, hidup yang kekal (Hayyun = Hidup).

Sebab itu dengan penyebutan "Allah Bapa" atau "Allah Anak", ataupun "Allah Rohulkudus", tidaklah sama sekali menunjuk kepada makna jumlah banyaknya tiga Allah, meskipun terjadi tiga kali disebut nama Allah, namun Allah itu adalah tetap hanya Esa, tidak lebih.

Penyebutan yang berbeda, hanyalah sekedar menunjukkan adanya perbedaan aktivitas, yaitu:
a. disebut "Bapa" atau "Allah Bapa" adalah sebagai alkhalik, pencipta semesta alam, yang Maha Kuasa (Qadirun) .
b. disebut "Anak" atau "Allah Anak" adalah sebagai Firman yang hidup, berbicara kepada manusia dalam bahasa manusia (Muridun).
c. disebut "Rohulkudus" adalah sebagai pemberi Taufik dan Hidayaht, pembimbing rohani umat manusia yang percaya, hidup dalam Roh Kebenaran (Hayyun).

Jadi jelaslah kiranya, bahwa ke-Maha-Esa-an Allah Tritunggal didalam iman Kristen, sama sekali tidaklah berarti memperkosa ajaran Tauhid, dan tidaklah juga diartikan sebagai satu kesatuan yang terdiri dari beberapa Allah atau beberapa Tuhan, seperti sering disalah tafsirkan orang.
Al-Quran sama sekali tidak menentang atau menolak akan pengertian Allah Tritunggal iman Kristen ini. Yang ditolak oleh Quran seperti yang disebut dalam Qs. Al-Maidah 73 itu, ataupun Qs. An Nisaa 171, adalah faham ke-Tiga Allahan atau Tritheisme. Ajaran Kristenpun menolak faham Tritheisme atau ke-Tiga Allah-an ini.
Sebab itu yakinlah bahwa tidak ada satu ayatpun Quran menentang "Allah Tritunggal" iman Kristen ini.

5. KEMATIAN DAN KEBANGKITAN JESUS KRISTUS

Quran surat.An Nisa 157 mengatakan:
"-dan karena ucapan mereka: 'Sesungguhnya kami telah membunuh Almasih Isa anak Maryam seorang Rasul Allah, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, melainkan orang yang diserupakan dengan dia. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih faham tentang (pembunuhan) Isa itu benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu."

Nats Quran ini, dipergunakan pada umumnya oleh para mubaligh Islam termasuk saya sendiri waktu dulu dalam kedudukan saya sebagai seorang mubaligh Islam untuk menolak kebenarannya Jesus Kristus itu mati di kayu salib.
Saya waktu itu berpendapat, bahwa tidak mungkin seorang kekasih Allah yang menjadi rasul-Nya itu, Allah sendiri- 'tidak memberikan perlindungan barang sedikitpun, malah membiarkan Isa Almasih (Jesus Kristus) itu mati diatas kayu salib. Apapun pula seperti yang dikatakan orang-orang Kristen itu, bahwa Jesus itu adalah Anak Allah, tidak mungkin kalau Allah Bapa, tidak memberikan perlindungan barang sedikitpun.

Setelah saya meyakini bahwa Alkitab itu ditunjang kebenarannya oleh Al-Quran sebagaimana saya-telah diilhami dengan ayatnya Qs. Al Maidah 68 dan lain-lain itu, maka masalah "Kematian Jesus dikayu salib" ini, perlu saya tinjau kembali, diselidiki secara jujur, baik dari apa yang ditulis dalam Quran itu, maupun apa yang diwartakan dalam Alkitab,

Maka akhirnya dapatlah saya menarik suatu kesimpulan yang meyakinkan sebagai berikut:
1. Menurut Quran tersebut, ternyatalah bahwa memang telah terjadi peristiwa "seseorang telah disalib dan mati' tetapi tidak dipastikan siapa yang mati itu.
Quran menyangkal bahwa yang mati itu adalah Isa Almasih, atau Jesus Kristus. Ada yang mengatakan bahwa yang disalib dan mati itu, adalah Yahuza atau Yudas.
2. Menurut Quran itu juga dikatakan bahwa ada orang-orang memang mengatakan dengan yakin. bahwa sesungguhnya mereka telah "membunuh Jesus" itu.
Sekarang saya harus mencari keterangan yang meyakinkan, siapakah sebenarnya yang disalib dan mati itu, Jesus atau orang lain.

Untuk mendapatkan keterangan ini, kita haruslah mencari bukti suatu dokumentasi sejarah yang objektip. Hal ini adalah Alkitab, merupakan dokumentasi yang terbuka yang dapat menjadi bahan informasi.

Cerita mengenai kematian Jesus di kayu salib itu, terdapat dalam empat Injil yang masing-masing ditulis oleh Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Kesaksian dari 4 penulis Injil ini adalah merupakan kesaksian mata yang mereka lihat dan alami sendiri. Kalau kita berpijak kepada ketentuan hukum bahwa kesaksian 2 atau 3 orang yang melihat sendiri dalam sesuatu peristiwa, sudah cukup bahwa sesuatunya itu diteguhkan sebagai hal yang benar secara hukum. (Ulangan 17: 6--7). Sebab itu kesaksian dari 4 penulis Injil ini yang mereka masing-masing melihat sendiri tentang benarnya terjadi itu peristiwa Jesus disalib dan mati, adalah merupakan kesaksian yang benar dan syah serta meyakinkan kebenarannya dapat dipercaya, dibandingkan dengan kesaksian Al-Quran atau Muhammad yang ditulis sesudah enam abad kemudian dengan hanya merupakan dugaan-dugaan yang tidak meyakinkan, karena memang tidak menyaksikan sendiri.

Kesaksian yang lain dapat juga ditambahkan, bahwa waktu Jesus dinyatakan mati oleh kepala pasukan, maka Yusuf Arimatea datang kepada Pontius Pilatus untuk meminta mayat tersebut untuk dikuburkan. Permintaan itu dikabulkan (Markus 15:41-46). Seandainya yang diturunkan dari Salib itu bukan Jesus, pastilah Yusuf Arimatea menolaknya atau memberikan keterangan ketidak benarannya itu.

Bukti lain lagi, adalah orang-orang Yahudi meminta kepada Pontius agar kuburan Jesus dijaga. Permintaan inipun dikabulkan. Seandainya yang dikuburkan itu bukan Jesus, tidaklah mungkin orang-orang Yahudi itu menjagai kuburanNya-itu. Hal ini terjadi, karena Jesus pernah mengatakan bahwa pada hari ketiga Ia akan bangkit hidup kembali diantara orang mati.

Bukti lain lagi, bahwa jika sekiranya yang disalib itu bukan Jesus, tidaklah mungkin Ia dapat mengeluarkan kata-kata yang penuh kasih sebagai aslinya tabiat Jesus, misalnya: "Bapa ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat dan kalimat: "Sudah Genap" (Tetelestai). Ini semua membuktikan bahwa yang mati tersalib itu tidaklah lain daripada Jesus Kristus sendiri.

Dengan demikian, maka sampailah saya kepada kesimpulan yang meyakinkan bahwa "yang disalib dan mati" seperti yang diwartakan dalam Quran s. An Nisaa 157, tidaklah diragukan lagi, ialah Jesus-sendiri, bukan orang lain, bukan Jahuza, juga bukan Yudas. Karena kesaksian mata dari 4 penulis Injil itu adalah cukup meyakinkan, syah dan benar.

Kebangkitan Jesus diantara orang mati
-----------------------------------------------
Mengenai peristiwa kebangkitan Jesus dari kemati- an-Nya, Al Quran tidak pernah menyangkal.

Menurut Qur'an, Muhammad menerima wahyu tentang ucapan Jesus demikian:
"Selamatlah diriku ketika dilahirkan dan ketika mati dan ketika berbangkit kembali hidup." Q.s. Maryam 33). Teks aslinya. 'Wassalamu'ala yauma walidtu wayauma amutu wa yauma ub'asyu hayya."
Dengan kata "ub'asyu hawa" (bangkit hidup kembali) adalah merupakan kehidupan yang real—nyata sesudah mengalami kematian (amutu) yang real nyata --pula.

Dengan nats ini dapatlah meyakinkan saya, bahwa Jesus memang telah mengalami kematian yang real --nyata--meskipun kematiannya disangkal di kayu salib dan bangkit hidup kembali, (ub'asyu hawa).
Jesus hidup kembali pada hari ketiga diantara orang mati secara real--nyata--kebangkitan badani yang sudah dipermuliakan (Filipi 3:21), yang dapat dilihat dan dijamah.
Kematian Jesus sama sekali tidak ada artinya, jika tidak berkelanjutan dengan Kebangkitan Hidup Kembali diantara orang mati.

Sekiranya Jesus yang disalibkan itu mati dan terus mati memang adalah akan merupakan satu pukulan yang hebat bagi iman Kristen, karena Tuhan-nya telah mati. Dan pastilah agama Kristen tidak akan dapat berdiri teguh sampai saat ini, karena memang sudah tidak ada harapan apa yang dapat diharapkan bagi keselamatan para pengikutnya di alam sorgawi.
Kalau Jesus itu mati dan terus mati, dan sekarangpun ada kuburannya untuk apa iman orang Kristen berTuhan-kan orang mati. Untuk apa orang Kristen dibaptiskan atas nama orang mati. Untuk apa orang Kristen meminta syafaat kepada orang mati. Dan malah tidak masuk akal, kalau sekarang orang-orang Kristen, menjadikan orang mati menjadi juruselamatnya, sedangkan simati sendiri tidak selamat, dia didalam kubur.

Tetapi karena kasih Allah, bahwa Jesus disalibkan bukan mati untuk mati, melainkan mati untuk hidup kembali, dan memang hidup selama-lamanya kekal hingga pada kesudahan alam.

Kebangkitan Jesus, Hidup kembali diantara orang mati, bukanlah dalam khayalan, tetapi memang dalam kenyataan yang dapat dilihat dan disaksikan oleh banyak orang.
Kematian dan kebangkitan Jesus, adalah merupakan inti dari kesaksian iman Gereja sedunia. Kita sekarang memiliki iman yang penuh pengharapan. Kita mempunyai Juruselamat yang hidup selama-lamanya hingga pada kesudahan alam. Kita memiliki iman yang berdasarkan kasih. Kita sudah menjadi waris penerima janji-janji Allah bersama-sama dengan Kristus. Menderita bersama, juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. (Roma 8 : 17).

Karena itu yakinlah, bahwa kita sebagai pengikut Kristus akan dibangkitkan dari segala jenis kematian:
= Kita akan dibangkitkan dari kematian bahagia rumah tangga.
= Kita akan dibangkitkan dari kematian rezeki nafkah hidup dari hari ke hari.
= Kita akan dibangkitkan dari kematian hati yang lemah dan rusuh.
= Kita akan dibangkitkan dari kematian iman yang sudah suam.
= Kita akan dibangkitkan dari kematian kasih.
= Kita akan dibangkitkan dari kematian segala rupa hal ihwal yang mencekam jiwa, dari segala kekuatiran, dari segala penderitaan hidup, segala penderitaan sakit penyakit, dan lain-lain.

Makna Salib Kristus bagi kita.
-------------------------------------
Rasul Petrus menuliskan ilhamnya sebagai berikut:

"Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung. Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukul karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia Allah. Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu, dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejakNya. Ia tidak berbuat dosa, dan tidak ada tipu dalam mulutNya. Ketika la dicaci-maki. Ia tidak membalas dengan mencacimaki; ketika ia menderita. Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkan kepada Dia yang menghakimi dengan adil. Ia sendiri telah memikul dosa kita didalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala pemelihara jiwamu." (1 Petrus 2: 12 - 25).
Salib yang dihubungkan dengan pribadi Jesus, adalah merupakan puncak kesengsaraan-Nya.

Mati di kayu salib, bukanlah hal yang diidamidamkan, meskipun hal itu sesuai dengan takdir rencana Allah. Karena masalah sengsara Jesus ini sudah dinubuatkan dalam Kitab Nabi Yesaya 53:1-12. Dan Jesus sendiri telah menginsyafi bahwa nubuat itu akan tergenapi diatas pribadinya sebagai Hamba Allah yang dimaksudkan oleh nubuatan itu.
Itulah sebabnya Jesus mengatakan disaat menghadapi saat sengsara ini, kepada seseorang yang menyertai Jesus yang bersikap untuk mengadakan perlawanan, Ia berkata: "Masukkan pedang itu kembali kedalam sarungnya, sebab barang siapa menggunakan pedang akan binasa oleh pedang. Atau kau sangka bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapaku supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku? Jika begitu, bagaimana akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan bahwa harus terjadi demikian?" (Matius 26:52-54).

Jesus dihukum salib oleh penguasa--Imam--Yahudi, bukanlah disebabkan Dia melakukan sesuatu Kejahatan berbuat dosa melanggar Hukum Taurat. Dia dihukum oleh penguasa-penguasa imam Yahudi, karena pengajaranNya menyelamatkan umat manusia dari kuasa dosa, juga karena Ia menyungguhkan (claim) diri-Nya Anak Allah, Mesias, Tuhan Juruselamat.

Dari keterangan diatas maka dapatlah disimpulkan bahwa lambang salib, adalah mengingatkan kepada kita setiap penganut Kristen, bahwa Jesus menderita dan telah menjadi korban mati sengsara- di kayu salib, karena da'wah-Nya untuk menyelamatkan kita semua dari penguasa dosa, agar kita mendapatkan hak hidup yang kekal di alam sorgawi.

Jesus naik ke sorga (mikraj)
----------------------------------
Kenaikan Jesus ke sorga (mikraj) disaksikan oleh kesebelas murid-muridNya diluar kota dekat Betani. (Lukas 24: 50) Mengenai peristiwa kenaikan Jesus ke sorga (mikraj) ini tidak ada sanggahan Quran, malah ditunjang dengan adanya ayat Quran s.Ali Imran 55 yang antara lain mengatakan:
'Idz qalallahu ya 'Isa inni mutawaffika wa rafi'uka..''
(Ingatlah ketika Allah berfirman: Ya Isa bahwasanya Aku mewafatkan engkau, dan mengangkat engkau kepadaku ......)

Dalam peristiwa kenaikan Jesus ke sorga ini ada dua masalah yang perlu kita catat:
1. Amanat Jesus kepada murid-muridNya, bahwa juga kepada kita sekalian yang menjadi pengikut-pengikut Kristus dewasa ini, yaitu :
a. Pergilah ke segenap penjuru dunia ini, beritakan Injil Keselamatan, menjadikan semua orang jadi murid
Jesus;
b. Membaptiskan mereka atas nama Allah Tritunggal: Bapa dan Anak dan Rohulkudus.
c. Mengajar mereka dengan apa yang diajarkan Jesus, yaitu Kristus khususnya, dan Alkitab pada umumnya.
2. Janji Jesus, akan momberikan Kuasa Rohulkudus kepada murid-muridNya, yang juga berarti kepada kita sekalian yang menjadi murid-muridNya atau pengikut-pengikut Kristus dewasa ini, untuk bersaksi bagi ke kebenaran Jesus Anak Allah, firman Yang Hidup, dan menyertai kita sekalian untuk selama-lamanYa, hingga pada kesudahan alam.

Kedatangan Jesus untuk kedua kalinya.
------------------------------------------------
Kedatangan Jesus untuk yang kedua kali menjadi hakim yang adil, menghakimi yang hidup dan yang mati diberitakan dalam Kisah para Rasul 1: 11 dan Wahyu 20: 11-15.
Kedatangan Jesus pada akhir zaman ini untuk menjadi hakim yang adil itu, pun menjadi kepercayaan bagi umat Islam pada umumnya, karena dalam beberapa hadits Bukhari dan Muslim, masalah ini ada diberitakan. Antara lain dapat dicatat sebagai berikut:

1. Hadits Bukhari dari Abu Hurairah, Jilid ll, hal 256:
"Kaifa antum idzalabna Manyama fikum wa imaamukum min kum." (Bagaiana halmu, apabila Ibnu Maryam turun jadi imam daripada kamu.).
2. Hadits dari Musnad Imam Ahmad ibd. Hambal,jilid 11--halaman 411 :
'Yu syiku min 'asya minkum an balqa 'Isa Ibna Maryama imama mahdiya wa hakama 'adlan." (Dari padamu akan bertemu dengan Isa ibnu Maryam sebagai imam Mahdi dan Hakim yang adil).
3. Nabi Muhammad sendiri pernah bersumpah untuk meyakinkan bahwa Isa Almasih ibnu Maryam akan datang kembali untuk menjadi Hakim yang Adil.

Muhammad berkata:
"Wallaha liyunzilna ibna Maryama hakuman 'adlan." (Demi Allah, sesungguhnya akan turun (datang) putra Maryam selaku hakim yang adil). (Hadits Muslim jilid I - Halaman 76)

Syarahan Hadits ini adalah mengkhabarkan kedatangannya Isa Almasih untuk kedua kalinya kelak (akhir zaman). Perkataan ''hakuman'' (menjadi hakim), mengisyaratkan bahwa kedatangannya Isa Almasih Jesus Kristus) yang kedua kali itu, tidaklah selaku Nabi membawa risalah atau syariat agama, dengan Quran ataupun Alkitab (Taurat-lnjil), yang berlaku sekarang, tetapi hanyalah ia turun menjadi Hakim antara segala hakim-hakim umat ini, dengan kitab baru, yang dinamakan "Kitab al-Hayat" (Wahyu 20:11-15).

Nats dari Hadits shahih Bukhari-Muslim diatas, dapat dibanding dengan Alkitab, Roma 2 :16 yang berbunyi demikian:
"Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia oleh Kristus Jesus," (Roma 2 :16).
Karena itu tidak ada alasan yang memberatkan bagi saya untuk ragu-ragu menerima Jesus sebagai Tuhan dan Juruselamatku pribadi, begitupun untuk me-nantikan kedatangan Jesus Kristus yang kedua kali, sebagai Hakim yang adil.

Keselarnatan menjadi Pengikut Kristus, Quran telah bersaksi sebagai berikut:
"Idz qala'llahu ya 'Isa inni mutawaffika, wa raafi uka ilayya wa muthahhiiruka minal ladzina kafaruu wa yaa 'ilul ladzinat taba'uka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil giaamaht ...............':
(Ingatlah ketika Allah berkata: "Ya Isa bahwasanya Aku mewafatkan engkau, mengangkat engkau kepadaKu, membersihkan engkau daripada orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikut engkau diatas daripada mereka yang tidak percaya hingga hari kiamat."
Jelas, bahwa Quran tersebut bersaksi, bahwa pengikut-pengikut Kristus terjamin keselamatannya, dalam hal ini adalah Hidup Kekal di alam sorgawi, sebagaimana dikatakan oleh Jesus sendiri:

"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataanKu dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup." (Johanes 5:24).
Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Johanes 14:6).

6. KEBENARAN ALKITAB

Sebagaimana diuraikan pada awal kesaksian ini, bahwa mula pertama yang merangsang saya untuk menyelidiki kebenaran Alkitab (Bible) itu adalah disebabkan oleh salah satu ayat Quran, yaitu s. Almaidah 68 yang mengatakan bahwa Alkitab (Taurat dan Injil itu) adalah merupakan Kitab yang benar bagi orang yang beragama dalam kebenaran menurut kehendak Allah.
Ada beberapa ayat dalam Quran yang sering dipergunakan oleh para Mubaligh Islam dan termasuk juga oleh saya sendiri tempo dulu dalam kedudukan saya sebagai seorang mubaligh Islam, yang ditafsirkan sebagai bukti bahwa'Alkitab (Taurat dan Injil) itu telah dipalsukan, dirubah disana-sini oleh tangan kotor-jahil manusia.

Secara teliti sekarang saya ingin mengerti yang sebenarnya makna ayat-ayat Quran tersebut secara wajar, sebagaimana juga halnya saya ingin mengerti isi Alkitab yang sewajarnya.
Dengan penuh rasa kejujuran, saya coba memeriksa kembali sampai di mana kebenarannya yang dimaksudkan oleh ayat-ayat (nats) Quran itu. Akhirnya dapatlah saya memberikan suatu kesimpulan sebagai berikut:

1. Quran s. Al Baqarah 75.
"Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka merobahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui."
Pada umumnya orang-orang Muslim mengatakan tafsirannya bahwa yang dimaksud "segolongan dari mereka" (friqun minhum) itu, adalah ahli-kitab (Yahudi/Nasrani) yang telah mengubah firman Allah itu, dalam hal ini mereka artikan merubah teks Taurat dan Injil (Alkitab-Bible).
Dalam penyelidikan saya, pengertiannya ayat Quran s. Baqarah 75 ini tidaklah demikian. Yang dimaksudkan "segolongan dari mereka" itu, ialah orang-orang Islam itu sendiri yang berasal dari penganut agama Yahudi/Nasrani, kemudian mereka (segolongan ini) kembali menolak. Islam setelah mereka mengetahui apa sebenarnya ajaran Muhammad itu. Oleh Quran, mereka dituduh merubah makna--penafsirannya--Quran itu sendiri, jadi bukanlah Al-kitab (Taurat/lnjil).
Hal ini jelas dapat difahami akan pengertian ayat tersebut yang mengatakan: "..apakah kamu (maksudnya: Muhammad), Masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu". "Kamu" atau "kepadamu" disini, jelas dimaksudkan adalah Muhammad. Tetapi kemudian mereka (orang-orang Yahudi/Nasrani) yang tadinya sudah mengaku percaya akan kenabian Muhammad ini, mereka menolak/keluar dari Islam, lalu mereka dituduh merubah pengertian--pendengaran--ayat firman Allah (dalam hal ini adalah Quran itu sendiri) yang selanjutnya juga mereka dituduh orang-orang bodoh, pembual, buta huruf dan sebagainya.
Yang jelas, bahwa ayat Quran ini sama sekali tidak ditujukan kepada ahli kitab (Yahudi/Nasrani) dan juga tidak mengatakan Alkitab (Taurat-lnjil) itu yang telah dirubah-rubah, melainkan malah Quran itu sendiri.

2. Quran s. Al Baqarah 106.
"Apa saja ayat yang kami nasokh-kan (hapuskan) atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya....".
Perkataan "ayat'' yang dimansokh-kan (dihapuskan) dalam nats Quran s. Al Baqarah ini, juga pada umumnya mereka artikan "Alkitab/Taurat-lnjil".
Tetapi dari beberapa buku tafsir/terjemahan Quran hampir sepakat mengatakan bahwa makna "ayat yang yang dimansokh-kan/dihapuskan" disini pengertiannya adalah bahwa ada beberapa ayat Quran itu sendiri yang telah di hapus hukumnya. Bahkan menurut buku At Tadjdid fil Islam mengatakan bahwa sedikitnya 5 sampai 500 ayat-ayat dalam Quran itu telah mansokh.
Ada juga yang berpendapat bahwa- makna "ayat yang dimansokh-kan" itu, adalah mengenai ke-mukjizat-an Muhammad artinya bahwa Muhammad sebagai nabi dan rasul menerima wahyu Allah sudah tidak mendapat kuasa Allah bermukjizat sebagaimana halnya para nabi-nabi sebelumnya, seperti Musa dan Isa Almasih.
Jadi jelaslah pula bahwa maksud nats Quran s. Al Baqarah 106 inipun tidaklah pula kena-mengena untuk menjadi dalil menolak kebenaran kehadirannya Alkitab sebagai Kitab Ilahi yang menjadi dasar kebenaran bagi setiap orang untuk beragama yang benar.

3. Quran s. Al Maidah 13.
"......karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merubah perkataan (firman) Allah dari tempatnya dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka, kecuali sedikit diantara mereka yang tidak ber-khianat''
Perkataan "mereka" dalam Quran s. Al-Maidah 13 ini biasanya mereka sengaja tambahkan dalam tanda kurung: (Ahli Kitab) atau (Yahudi/Nasrani) dan hapuskan sedangkan makna kalimat: "Mereka suka.merubah perkataan (firman) Allah dari tempatnya ...." mereka artikan Alkitab atau Taurat/lnjil itu sudah ditukar-tukar dan dihapuskan /dirubah kebenarannya.

Padahal yang sebenarnya, ayat inipun sama halnya dengan Quran s. Al Baqarah 75 adalah juga ditujukan kepada orang-orang Islam pengikut Muhammad sendiri dimana hidup-nya Muhammad itu sendiri, yang tadinya memang berasal dari penganut agama Yahudi/Nasrani, berbalik kembali pada agamanya semula (menolak Islam). Oleh Quran, mereka dituduh ber-khianat merubah-rubah firman Allah, dalam hal ini adalah Quran itu sendiri. Mereka menolak kebenaran Islam, sesudah mereka mengetahui ajaran Muhammad yang sebenarnya. Hal ini dapat dibaca dari seluruh hubungan ayat Quran ini mulai ayat 7 s/d 13.
Jadi jelaslah pula, bahwa ayat Quran s. Al Maidah 13 ini pun tidaklah dapat dijadikan dalil untuk menolak kebenaran Alkitab.

Masih banyak nats-nats Al-Quran yang senada dengan contoh di atas yang tadinya diartikan sebagai menolak kebenaran Alkitab itu, saya coba memahaminya secara jujur maka dapatlah saya meyakinkan, bahwa tidak ada satu ayatpun dalam Quran yang secara tegas mengatakan bahwa Alkitab (Taurat dan Injil) itu telah dipalsukan, dirubah dan lain-lain dari kebenaran aslinya.
Pada akhirnya dapatlah saya menyimpulkan, bahwa apa yang Quran katakan dalam surat Al Maidah 68, s. Al Baqarah 62, Qus. As Sajadah 23, dan lain-lain yang telah saya kemukakan terdahulu dalam ke-saksian ini, memang benar dan meyakinkan bahwa Alkitab (Taurat-lnjil) itu adalah merupakan kebenaran bagi setiap orang yang mau ber-agama dalam kebenaran sesuai dengan kehendak Allah.

7. BERGUMUL DENGAN PENGARUH LINGKUNGAN

Meskipun saya sudah begitu mantap dan yakin akan kebenaran ini, dan siap sedia untuk menerima Tuhan Jesus, sebagai Juruselamat pribadi-ku, namun saya belum juga dibaptiskan secara wajarnya, karena adanya pengaruh lingkungan yang merupakan batu sandungan. Rasa takut dan khawatir menghantui.

Pengalaman saya dewasa ini menunjukkan bahwa memang banyak orang yang pernah menyatakan ke- inginannya untuk menerima Tuhan Jesus sebagai Juruselamat pribadi mereka, namun mereka sering terbentur kepada pengaruh lingkungannya, mungkin karena segan atau takut dengan orang tuanya, kadangkala juga takut dengan majikannya kalau-kalau ia nantinya diberhentikan. Ada juga yang terbentur kepada hubungan bakal isteri yang belum mau menerima Jesus bersama-sama, dan lain-lain masih banyak macam ragamnya batu sandungan yang menyebabkan seseorang tersandung menerima Jesus bertahta didalam hatinya.

Pengaruh lingkungan,yang menakutkan dan mengkhawatirkan ini, memang sudah di aba-abakan oleh Jesus sendiri, sebagaimana diutarakannya dalam Injil Matius 10:34-36. Penderitaan yang mungkin akan diterima oleh setiap orang yang ingin menjadi pengikut Kristus, misalnya akan dibenci oleh ibu bapa; akan terputusnya hubungan keluarga, bahkan sampai kepada terancamnya jiwa sendiri. Tetapi bagi mereka yang berbulat hati tanpa ragu menerima Jesus bertakhta dihatinya, kekhawatiran demikian sarna sekali tidak perlu ada. Setiap kekhawatiran itu pasti akan teratasi oleh pertolongan Tuhan sendiri. Pengaruh lingkungan demikian, memang saya alami sendiri. Namun Tuhan, selalu membuka jalan.

Dalam tahun 1962 hingga 1964 itu, saya masih saja melakukan ibadah kembar, yaitu bersembahyang secara Islam dan ke Mesjid setiap hari Jumat, juga pergi ke Gereja setiap hari Minggu, dan hari Sabtu ke Gereja Advent.
Kepergian saya ke Gereja waktu itu, belumlah merupakan suatu keyakinan, tetapi lebih banyak hanya merupakan penyelidikan kebenaran. Karena saya sering membaca uraian-uraian pihak non-Kristen yang mengatakan bahwa di Gereja itu adalah ibadah menyembah berhala, seperti patung-patung dan lain-lain. Karena itu saya pergi ke semua Gereja yang ada disekitar Jakarta ini berganti-ganti setiap minggu, bahkan sering saya lakukan dalam satu hari Minggu itu saya kunjungi dua atau tiga Gereja untuk membuktikan apa benar ada penyembahan berhala berupa: patung-patung atau benda-benda lainnya.

Akhirnya dapatlah saya berkesimpulan dan membuktikan bahwa sangkaan saya itu sama sekali tidak benar. Karena setiap Gereja yang saya kunjungi, sama sekali tidak pernah ada penyembahan demikian.
Maka sejak tahun 1964, memang roh-jiwa saya telah dipenuhi oleh Roh panggilan Tuhan, yaitu Roh Kebenaran atau Rohulkudus. Karenanya pada saat itu dengan begitu mantap saya sudah dapat menerima Jesus sebagai Juruselamat pribadi saya. Namun masih ada kelemahannya, yaitu saya belum berani menyatakan diri pribadi saya secara terbuka. Saya masih merahasiakan ke Kristenan saya. Saya sudah pergi ke Gereja GKI. Kwitang untuk yang pertama kalinya meminta supaya saya dibaptiskan secara rahasia, karena saya tidak ingin diketahui oleh keluarga, antara lain oleh isteri saya sendiri.

Saya tidak tahu persis siapa petugas Gereja waktu itu. Namun permintaan saya yang istimewa ini ditolak dengan alasan bahwa tidak ada pembaptisan secara rahasia.
Beberapa minggu kemudian, dengan maksud yang sama saya pergi juga menemui pendeta J. Sapulete, Gereja Bethel Jatinegara. Saya segera akan dapat dibaptiskan, asalkan saja saya membawa 2 atau 3 orang saksi tetangga orang-orang seiman Kristen, yang akan dapat mengawas dan memimpin agar saya dapat hidup benar-benar secara Kristen. Syarat ini tentu saja tidak dapat saya terima, karena saya masih belum dapat menyatakan dari saya sebagai seorang Kristen secara terbuka. Hal ini adalah disebabkan pengaruh lingkungan, terutama sekali keluarga rumah tangga sendiri, yang tadinya saya kirakan akan menimbulkan reaksi penentangan atau pemutusan keluarga dan lain-lain. Saya takut membicarakan ke-Kristen-an ini kepada isteri saya, karena saya menduga akan menimbulkan kericuhan rumah tangga.
Saya takut mengajak isteri saya pergi ke Gereja, sebab kalau-kalau saya dibalasnya mengajak saya ke Penghulu untuk bercerai. Saya takut jika dihadapkan kepada perceraian itu. Karena itulah saya ingin menerima Jesus Kristus ini hanya secara diam-diam saja.

Namun jiwa saya memang sudah tidak berubah lagi. Saya tidak ragu menerima Jesus Kristus.
Saya tidaklah lagi beribadah secara kembar, melainkan sudah manunggal hanya ke Gereja saja. Tetapi saya masih ada rasa takut dan khawatir reaksi keluarga. Saya sudah tidak tahu pasti bagaimana caranya, untuk mengatasi kesulitan ini. Juga saya tidak pernah datang kepada siapapun juga untuk meminta nasehat atau pandangan dalam hal ini. Pergumulan saya waktu itu benar-benar terasa sekali beratnya.

Tetapi Tuhan untuk- kesekian kalinya membuka jalan menolong memecahkan pergurmulan saya ini. Kalau tadinya saya menduga bahwa kalau saya berbicara dengan isteri saya untuk berpindah agama dari Islam ke Kristen ini, pastilah akan menimbulkan reaksi tantangan, maka Tuhan malah melalui isteri saya itu sendiri pintu kebenaran ini dibukakan.
Kepada isteri saya diberikan suatu penglihatan kedamaian melalui terangnya dan indahnya pohon natal yang pada waktu itu sedang berkelap-kelip di banyak rumah keluarga Kristen. Terlintas di dalam hatinya betapa indahnya kehidupan didalam keluarga Kristen yang ia dapat rasakan kedamaian dalam lagu-lagu Natal yang syahdu dan terang cemerlang natal yang menggambarkan kehidupan cerah setiap keluarga Kristen.
Untuk menyatakan rasa hatinya itu, isteri saya beserta seorang anak saya yang perempuan datang kepada saya, menyatakan keinginannya untuk menjadi seorang Kristen dalam keluarga Kristen.Kesempatan ini, tentu saja tidak akan saya abaikan.
Karena itu besok paginya tepat hari Natal, saya datang menemui Bapak Pdt. J. Sapulete untuk kedua kalinya, dengan menyatakan bahwa kami sekeluarga ingin dibaptiskan untuk menerima Tuhan Jesus. Permintaan saya sekali ini, benar-benar berjalan dengan lancar dan kami sekeluarga dibaptiskan pada tanggal 26 Desember 1969 oleh Bapak Pdt. J. Sapulete, di Gereja Bethel Jemaat GPIB. Koinonia Jatinegara, yaitu saya beserta isteri dengan 7 anak. Seorang anak lagi menyusul seminggu kemudian. Rupanya anak saya yang laki-laki inipun sebenarnya juga sudah sering ke Gereja, tetapi secara sembunyi-sembunyi pula takut diketahui oleh ayahnya. Dan saya ke Gereja takut diketahui oleh anak-anak dan isteri saya. Jadi kami ke Gereja saling umpet-umpetan rupanya.
Puji Tuhan, karena akhirnya memang seluruhnya menjadi pengikut Kristus, menerima dan menempatkan Jesus Kristus bertahta dihati kami masing-masing.

Berkat yang berkelimpahan.
----------------------------------
Sesudah saya dan keluarga dibaptiskan 26 Desember 1969, suasana rumah tangga kami terasa sekali perubahannya yang menggembirakan dan penuh sukacita. Banyak berkah yang kami terima dan rasakan berupa perubahan-perubahan hidup dan kehidupan.

Rasul Paulus mengatakan:
"Jadi siapa yang ada didalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Korintus 5:17 ).
Apabila seseorang menerima Jesus Kristus sebagai Juruseiamatnya, maka Allah membuat suatu perubahan dalam hidupnya. Sifat Kristus dimasukkan kedalam dirinya. Alkitab berkata: "Kamu ada bagian didalam sifat llahi". Sifat yang baru ini menghasilkan kesukaan yang baru, keinginan yang baru, ketidak sukaan yang baru, kasih yang baru. Hal-hal yang dulu seseorang sayangi, sekarang ia benci, dan hal-hal yang dulu ia benci, sekarang ia sayangi. Kehidupannya telah berubah. Perubahan ini nampak juga pada kehidupan secara lahiriah bagi seseorang, dan akan diperlihatkan kepada orang-orang sekitarnya. Seluruh pandangannya akan di'ubah, dan hal ini akan membawa perubahan dalam kata-kata dan apa yang diucapkan dan dibicarakannya. Sungguh ajaib !

Perubahan-perubahan ini memang saya alami dan rasakan seluruhnya dalam hidup dan kehidupan kami sekeluarga dalam waktu sangat singkat sekali. Tabeat pemarah menjadi hilang dan berangsur ganti dengan kasih. Kehidupan rohani dapat kami rasakan kelegaan dan rasa damai bahagia. Perasaan bimbang dan ragu sudah tidak ada lagi. Jiwa kami sungguh-sungguh merasa mantap dan penuh dengan kesuka-citaan. Begitupun kehidupan jasmani kami mengalami perubahan yang sangat nyata berupa berkat-berkat kelimpahan.

Pengalaman ini membuktikan kebenaran janji janji Allah yang disampaikan oleh Jesus Kristus.
"Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepadaKu dan minum. Barangsiapa yang percaya kepadaKu, seperti yang dikatakan oleh kitab Suci: "Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." (Yohanes 7:37-3Cool
Jesus berkata:
"Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.'' (Yohanes 10:10b).

Tetapi perubahan hidup rumah tangga kami yang begitu nyata dan cepat inipun menjadi fitnah. Tetangga-tetangga kami bahkan keluarga kami sendiri mengira, kami mendapat bantuan dari Gereja sebagai imbalan kami menjadi Kristen. Sering orang sampaikan ketelinga kami pameo orang yang mengatakan: "Kalau ingin kaya mendadak, turuti sikap Pak Ambrie tuh, jadi orang Kristen, nanti akan menerima sokongan Gereja jutaan rupiah" dan lain-lain.
Hal ini mereka sangka bahwa perubahan hidup kami yang berkelimpahan itu adalah semata-mata dikarenakan pemberian Gereja, sebagai imbalan karena menjadi seorang Kristen. Tidak! Sama sekali tidak! Satu senpun kami tidak pernah menerima bantuan dari Gereja ataupun dari seseorang pribadi sebagai imbalan pembujukan untuk menerima Kristus, baik berupa uang, maupun berupa materi lainnya atau janji-janji pekerjaaan dan lain-lain. Benar-benar perubahan hidup kami yang berkelimpahan waktu itu, adalah semata-mata karena berkat kemurahan Tuhan, yang memang sudah dijanjikan bahwa kepada yang percaya akan diberikan segala kelimpahan.

177 comments:

Anonymous said...

HALELUYAH !!! JESUS IS THE TRUTH !!!

Anonymous said...

Hmmmmm, aQ kok ga percaya dengan cerita itu ya? Kesannya seperti dibuat-buat.
:-)

Ayat2nya dipotong-potong. Ditafsirkan sesuai kepentingan golongan yang berkepentingan.

Aq berdoa mudah2an kamu semua mendapatkan petunjuk yang benar.

Wahai kawan2ku, kenalilah dirimu maka kamu akan mengenal Allah-mu. Gunakan logikamu karena kamu semua memiliki akal.

Semua petunjuk-Nya sudah lengkap, baik dalam Injilmu maupun Qur'an mu.

Jangan gunakan egomu maka kamu akan menemukan Dia.

Tidak perlu ada permusuhan. Karena semua hanya kesalahpahaman dan ego yang dipertahankan.

Hanya saja ada "rantai yang hilang" dan kamu semua belum bisa menghubungkannya.

Pecahkan kode-Nya dan kamu semua akan mengerti dengan mengucap "Oooo begitu toh".

Dan setelah kamu mengetahui, maka kamu akan menyesal dengan pikiran negatif yang pernah ada. Yaitu dengan saling bermusuhan dan saling menuduh.

Mudah2an kamu semua bisa memecahkan kode-Nya.

Selamat memecahkan kode-Nya.

toocool said...

Sekali lagi, orang Kristen menunjukkan kebodohan dan kedustaan mereka.

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mu`jizat) kepada `Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul-Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh? (QS. Al-Baqarah: 87)

Adakah dalam ayat di atas dikatakan bahwa ‘Isa putera Allah? ‘Isa putera Maryam telah diselamatkan dari penyaliban. Penyaliban adalah rencana dan keinginan Yahudi untuk membunuh ‘Isa putera Maryam seperti mana mereka telah membunuh banyak nabi dan rasul sebelumnya.

dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, `Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) `Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah `Isa. (QS. An-Nisa: 157)

Allah menjelaskan bahwa ‘Isa tidak disalib. Walaupun orang Kristen ngotot untuk mendukung perkataan orang Yahudi yang berakta, “Para pendahulu kami telah membunuh ‘Isa, tuhan yang disembah orang Kristen saat ini.” Tetapi Allah menyangkal pernyataan Yahudi dan Nashoro dalam hal ini dengan berkata, “Kami telah menyelamatkan ‘Isa putera Maryam.”

Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan. (QS. Al-Baqarah: 79)

Dalam ayat di atas, Allah menyangkal Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) sebagai firman Allah. Sungguh mereka telah mengubah Taurat dan Injil.

Bacalah artikel-artikel kami yang menanggapi doktrin Kristen, insya Allah, semua klaim mereka telah kami bantah.

Musa dan Muhammad menyembah Tuhan yang sama. Yahweh atau Yaa Huwa (Wahai Dia) adalah panggilan untuk Allah. Sebagian dari ummat Islam juga masih ada yang berdzikir dengan kalimat “Yaa Huwa”. Dzikir seperti ini banyak teriwayatkan diantaranya pada tafsir Arrazi, Tafsir Bahrul Muhiith, Faidhul Qadir, Tafsir Annaisaburiy, bahwa kalimat ini dipakai oleh para ulama salaf untuk lebih khusyu memanggil nama Allah swt, yg berarti “Wahai Dia”. Mereka beranggapan bahwa ucapan : “Wahai Dia” tak pernah digunakan untuk memanggil sesama makhluk, karena ucapan “Yaa” (wahai) pastilah berhadapan dg orang yg diajak bicara : “Anta/anti/antum/antunna” (kata ganti orang kedua) tak mungkin kalimat Yaa berpadu dengan kata ganti orang ketiga, maka lafadh ini tidak terucap terkecuali untuk menafikan seluruh segalanya selain Allah swt. Lafazh YAA HUWA telah digunakan untuk memanggil Allah sejak zaman Taurat, bahkan mungkin lebih purba lagi dari zaman itu. Ada yang beranggapan bahwa Asma Allah (Ellohim) terlalu kudus untuk diucapkan, maka mereka menggunakan kata panggil “Yaa Huwa” sebagai gantinya, karena kata panggil ini, sebagaimana keterangan di atas, tidak pernah digunakan untuk memanggil sesama makhluq. Wallahu a’lam.

Anonymous said...

naudzzubillah mindhalik..summa naudzubillah..

sangat setuju sekali dengan previous comment, sepertinya ayat2 al-quran itu hanya ditelaah untuk mencari pembenaran saja.
you should be more depth and wise while implement what you just read.
berucaplah astaghfirullah.. bukan suatu kebanggan jika kita muslim sudah mengkhianati Allah swt.. as we see now..ternyata jabatan di organisasi muslim bukan menjadi tolak ukur kemimanan seseorang..
kita semua tetap harus rendah hati dalam menilai iman kita..
astaghfirullah..

DC TALK said...
This comment has been removed by the author.
Anonymous said...

Shalom,
Kasih Karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Yesus Kristus (Iesou Christou) Tuhan Juruselamat kita menyertai engkau. Saya sangat terharu dan sangat diberkati oleh kesaksian Bpk. Amran Amrie yang oleh karena anugerah Allah dan perbuatan Allah telah menjadi orang Kristen pengikut Tuhan Yesus Kristus. Iman saya sangat diperdalam dari kesaksiannya dan pehamaman teologis saya mengenai Kristologi bertambah banyak. Kiranya kesaksian Bapak Amran Amrie ini memperlengkapi orang kudus (umat Allah) untuk bertumbuh dalam iman. Tuhan Yesus memberkati. (Ev. Ir. Orlando Ginting)

kun said...

orang sok tau itu membahayakan.......
boleh tidak setuju asal........
buat TOOCOOL...:.....
JaNGAN MENGHINA ORANG KRISTEN KAMU TAU APA TTG KRISTEN!!!!!!!!!

Anonymous said...

Bagi Kami umat Kristen,nabi Muhammmad itu adalah nabi palsu,anti Kristus dan bukan orang yg diberkati yg banyak digembor-gemborkan orang Islam atau ditafsirkan nabi yg akan datang yg dinubuatkan oleh nabi Musa.Alkitab umat Kristen tidak pernah mengenal yg namanya "Muhammad". Tetapi Al-Quran mengakui Taurat dan Injil-nya umat Kristen. Ambil dan comot-comot ayat-ayat dari Taurat, dan dari Injil umat Kristen. Dan yg paling malangnya pengikut Muhammad mengklaim Alitab umat Kristen yang sudah dipalsukan. Mari dong kita akui dan kita lihat sejarah. Jangan bersilat kata dan memfitnah. Iblis (musuh Allah) adalah kerjanya pemfitnah.Karena dia tidak pernah hidup dalam kebenaran. Iblis adalah pembunuh manusia sejak dulu kala.Iblis adalah bapak pendusta (pembohong).Gitu ...lho

Anonymous said...

wah ya mbok jangan dibanding2kan gitu, intinya semua agama menuju ke jalan kebaikkan, mana yang paling cocok dan mau diyakini kembali ke pribadi masing2, ga bisa dipaksakan. orang indonesia mesti bersatu dalam keanekaragaman.

salam

Anonymous said...

waduh2, kalo umat2 kristen bersikap seperti ini (ngotot2an bahwa agamanya yang paling benar), bisa2 muncul Forum Pembela Kristen (FPI versi kristen), terus perang deh sama FP.Islam yang udah ada.. Lalu bunuh2an atas nama membela agama masing2.. kalo udah gitu lupa deh sama ajaran Kristus yang disebut "CINTA KASIH".. ironis yah.. Klo Yesus melihat kejadian ini bisa2 Dia nangis daaa-rah rah rah rah rah..
kasian deh Yesus nya.. T_T"

Anonymous said...

Lama2 ngomong ama orang kristen (sebagian, bukan semua org kristen) seperti ngomong sama orang FPI, Gus Dur yang ahli ngomong aja ampe mumet geleng2 kepala kalo debat ama FPI..

sebagian umat kristen selaluuu aja menganggap kepercayaannya paling benar dan yang agama lain salah, masa SEMUA ORANG DI MUKA BUMI HARUS MENJADI UMAT KRISTEN??

yaa sama kasusnya sama FPI, menganggap diri sendiri paling bener.. Saya yakin anda gak suka sama FPI, makanya jangan jadi seperti mereka DONK..
Saran saya buat semua agama yang ngotot2an agamanya paling bener, ya sebaiknya jangan tinggal di Indonesia dah kalo udah nggak menghormati kebebasan beragama..

Jadi umat beragama yang damai aja deh
jangan memancing permusuhan antar agama (artikel2 spt ini kn termasuk memancing permusuhan)
Semua agama itu baik bro
gada yang perlu dipaksa2iiiiiiiiiiiin
cape ngomongnyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
masuk kuping kanan keluar kuping kiri..
gusdur aja yg muslim bisa menghargai agama lain koq..
gus.. gus.. kasian bgt nasibmu..

Anonymous said...

gw setuju..

ga ada bagusnya kalo memperdebatkan hal sensitif kaya gini..

semua agama berpusat ama moral dan kebaikan..

percuma dong ngomongin surga, tapi masih ngehakimin dan mencela agama laen..

gak dewasa, mending forumnya ditutup aja..

kalo boleh jahat, gak ada yang tau soal kebenaran absolut,, jadi baekan damai aja.. salam2an, makan bareng, ketawa2 bareng.. gak pusing..

saya percaya Tuhan dan masing2 agama punya cara sendiri untuk dapetin jalannya.. jangan jadi provokator dan bikin semrawut,,

piss ah..

Anonymous said...

woowww...! seru juga nich! Bro.. sebagian umat kristen memiliki pandangan seperti itu dan fanatik terhadap keyakinan yg dianutnya,...saya pikir itu sah-sah saja sepanjang dia tidak melakukan anarkis dalam berdakwa dan memaksakan kehendak kepada orang lain. setiap penganut agama pasti memiliki kefanatikan terhadap kebenararan agama yg dianutnya kecuali dia menganut paham universalisme, liberalisme dan pluralisme. Saya baca alkitab umat kristen mengajarkan bahwa jalan menuju sorga itu hanya melalui Tuhan Yesus. Jadi saya kira tidak ada yang salah...bro.. Toleransi agama ada karena negara kita negara Pancasila, tetapi toleransi iman kan tidak ada bro...? bukan begitu broo..?

Anonymous said...

Ingat saudara-saudaraku Kaum Muslimin,

Allah SWT berfirman:

“Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir tidak menyukai. Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al Qur’an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.” (QS. At Taubah: 32-33)

Anonymous said...

Bung,...saya mau kasih komentar...yach..! Dan ada tambahan dan revisi sedikit....Okey..!

“KRISTEN DAN ISLAM MEMANG BERBEDA
SERATUS DELAPAN PULUH DERAJAT”


“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia(Yesus Kristus), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kis 4:12)

Melalui studi perbandingan agama dan doktrin yang akan saya jelaskan, kamu akan dapat melihat perbedaannya dan pertanyaanmu akan terjawab.

Versi Menurut Kitab Suci Kristen
(Alkitab/ Holy Bible)
Versi Menurut Kitab Suci Islam
( Al-Quran)
1. Alkitab umat Kristen terdiri dari Perjanjian Lama & Baru atau biasa disebut Taurat dan Injil. Kitab Taurat diterima oleh Musa dari Tuhan Allah Israel yang membebaskan mereka dari perbudakan Firaun di tanah Mesir. Dan kitab Injil oleh Tuhan Yesus Kristus yang akan melepaskan & menyelamatkan umat-Nya dari dosa, iblis dan maut, murka dan hukuman Allah.

2. Dalam penerapannya menurut Taurat Musa, yang berhak melaksanakan upacara kurban adalah keturunan Imam Besar Musa, Harun atau suku Lewi (Suku Israel) yang akan memiliki jabatan Imam yang akan mempersembahkannya di rumah Tuhan (Bait Allah).Dan Tuhan Yesus datang untuk menggenapi Hukum Taurat Musa sebagai Penebus dosa dan Juruselamat dunia yang telah dinubuatkan oleh para nabi(Bdk. Kej 3:15, Ul 18:15, Yes 53) dan memberikan kepada umat-Nya (Bdk. 1 Pet 2: 7-10) suatu Perjanjian Baru (umat Kristen),yaitu umat pilihan Allah,orang Israel yang baru secara rohani dari segala bangsa, bahasa, suku dan kaum di seluruh dunia yang dimateraikan oleh darah-Nya.

3. Dalam kitab Injil Umat Kristen, Yesus yang adalah Anak Allah,lahir dari anak dara Maria yang dikandung oleh Roh Kudus, menderita, disalibkan, mati, dikuburkan, turun kedalam kerajaan maut dan dibangkitkan,naik ke sorga dan duduk disebelah kanan Allah Bapa Yang Maha Kuasa. Dan Yesus dalam Alkitab memproklamasikan diri-Nya satu-satunya jalan kepada Allah Bapa pencipta langit & bumi.

4. Dalam Alkitab umat Kristen, Roh Kudus adalah Allah dan Tuhan sendiri dalam pribadi-Nya yang ke tiga yaitu Roh Allah dan bukan malaikat.

5. Menurut Akitab umat Kristen dan ajarannya, keselamatan, hidup yang kekal dan kebahagiaan yang kekal adalah anugerah Allah dan perbuatan Allah di dalam dan oleh Tuhan Yesus Kristus (Bdk Yoh 3:16,Titus3:4-7,Yoh 15:15 Eff 2:8-9). 1. Al-Quran adalah kitab suci agama Islam, dan Rasul mereka adalah Muhammad yang menerima wahyu dari Allah SWT melalui seorang malaikat bernama malaikat Jibril. Walaupun di dalam Al-Quran ada kitab-kitab yang menceritakan nabi Musa dan Isa Al-Masih, tetapi versi ceritanya sangat berbeda dengan yang terdapat pada kitab Taurat dan kitab Injil umat Kristen.

2. Al-Quran dalam penerapannya, memiliki Hari Raya Kurban yang mempersembahkan kurban hewan kepada Allah sebagai ibadah dan untuk mengingat hamba-Nya Ibrahim yang mempersembahkan Ismail kepada Allah sebagai wujud ketaatannya. Yang melaksanakan upacara kurban adalah dari semua suku yang ada di dunia yang beragama Islam, asal mereka telah memiliki ilmu-ilmu agama dan menuruti peraturan agama Islam.

3. Menurut Al-Quran Nabi Isa Almasih anak Maryam tidak dibunuh, melainkan langsung naik ke sisi Allah ( Kajian seorang teolog Islam dalam dialog interaktif begelar Prof, yaitu Dr.Alwi Syihab di TV Indosiar ). Dan Nabi Muhammad tidak menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

4. Menurut Al-Quran, Al-Quds atau Ruhul Qudus adalah malaikat Jibril dan bukan oknum Allah. (QS. Al Baqarah 2:97) dan (An Nahl 16:102)
5. Menurut Al-Quran dan umat muslim keselamatan dan hidup yang kekal diperoleh dari amal saleh, pahala, puasa dan perbuatan baik untuk memperbanyak pahala.


Mohammedens (Moslem=Islam)

Ajaran Islam di bawa oleh seorang manusia yang bernama Nabi Muhammad dan ajaran ini ada sekitar tahun 632 Masehi (Nabi Muhammad lahir tahun 570 Masehi dan meninggal tahun 632 ).Sementara Al-Quran baru ada setelah 120 tahun Muhammad meninggal. Dimana Injil dan gereja telah ada pada waktu itu (Bdk.Konsili Kartago oleh Bapak-Bapak Gereja tahun 390 Masehi dimana dalam Konsili tersebut telah ditetapkan kanonisasi Alkitab 37 Bab Perjanjian Lama, dan 29 Bab Perjanjian Baru). Nabi Muhammad menerima wahyu dari Allah SWT, melalui perantaraan seorang malaikat yang bernama malaikat Jibril. Dan Nabi Muhammad dan pengikutnya menyebarkan agama Islam sebagai agama Al-Alamin yang artinya agama rahmat sekalian alam. Dengan kitab sucinya Al-Quran, agama Islam pengikut Nabi Muhammad mewartakan jalan Allah. Keselamatan adalah dicapai dengan amal saleh, puasa dan perbuatan baik untuk memperbanyak pahala. Walaupun dalam Al-Quran ada kitab Injil, Taurat (Torah), Zabur(Mazmur), tetapi isinya sangat berbeda dengan apa yang ada di dalam Alkitab umat Kristen. Bagi umat Kristen keselamatan dan hidup yang kekal adalah anugerah Allah dan perbuatan Allah di dalam dan oleh Tuhan Yesus Kristus (Bdk. Yoh 3:16,Titus 3:4-7,Yoh 15:16, Eff 2:8-9).
Dari perbandingan kepercayaan diatas antara Islam dan Kristen, Alkitab dan Al-Quran, maka jelaslah kepada kita bahwa Islam dan Kristen tidak sama, berbeda 180 derajat. Penulis kitabnya beda, isinya kitabnya beda dan Allahnya juga beda. Allah dalam Alkitab adalah Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah Israel, Tuhan Allah Raja Semesta Alam yang menciptakan langit dan bumi yang memuliakan Yesus hamba-Nya menjadi Tuhan dan Kristus (Bdk Kis 3:13-14). Sedangkan Allah di dalam Al-Quran adalah Allah SWT yaitu roh anti-Kristus, Lusifer, Setan, Naga(lambang kuasa jahat), yaitu Iblis dan malaikat-malaikatnya (Bdk. 1 Yoh 4:3,Why 12:9).


CATATAN :

Dear, all….Kristen tidak membodohi dirinya. Alkitab memiliki bukti lebih 100,000 manuskrip asli sebelum abad ke-II sampai jaman abad ke –VIII.. Tersimpan di museum London, Mesir, Jerusalem, Israel dan Roma. Arkeologi International dan UNESCO telah mengakui keberadaan Alkitab dan sangat akurasi. Sekarang mana manuskrip ALQUR'AN? ada dimana?... kalian cek ada dimana. ALQUR"AN tidak memiliki manuskrip sejak Muhammad lahir 570 M di Mekka sampai meninggal 632 M di Medina. Tidak ada manuskrip asli. Kalau orang-orang muslim mengatakan disimpan pada Lip to Lip (bibir ke bibir) tidak masuk akal. Secara logika tidak masuk akal. Orang-orang Arab terkenal suka berbohong. Begitu juga Nabi Muhammad dan pengikutnya adalah pembohong. Orang-orang yang menulis AL’QURAN 120 tahun setelah Muhammad meninggal inilah yang ngawur dan sesat karena mereka tidak dibimbing oleh Roh Allah (Roh Kudus) tetapi oleh roh-roh dunia ini! ALQUR'AN dibentuk 120 tahun setelah Muhammad meninggal. Apa ini bisa akurat untuk sejarah biografi Muhammad….???!

Tuhan Yesus mengatakan : „ Jikalau engkau mengetahui kebenaran, maka kebenaran itu akan memerdekakan kamu“

Soli Deo Gloria
Tuhan Yesus memberkati.

Anonymous said...

HALELUYA.. YESUS ADALAH RAJA PARA RAJA, SUMBER KESELAMATAN DAN KEHIDUPAN YANG SEJATI !!
SEMUA LUTUT PASTI AKAN MENEKUK DAN SEMUA LIDAH PASTI AKAN MENGAKU BAHWA YESUS ADALAH TUHAN DAN RAJA SEMESTA ALAM, ANAK ALLAH YANG MAHA TINGGI, YANG DUDUK DI TAKHTA DI SAMPING ALLAH BAPA !!!

Anonymous said...

Menurut saya kok memang ada yang janggal di dalam cerita tersebut.
Simbah (kakek) HAMRAN AMRI yang sekarang usianya sekitar 95 tahun ini menulis melalui internet dan direlease pada 06 Juni 2007. Kakek reyot Harman ini dengan gaya tutur yang seolah-olah masih sangat muda dengan ceritanya nampak sangat yakin dapat mempengaruhi khalayak.
Bagi yang imannya cethek-cethek saja alias dangkal, adalah sangat mungkin untuk terjerumus dengan dongen menjelang tidur tersebut.
Sebenarnya masih banyak yang akan ku sampaikan kepada khalayak untuk sekedar memahami kakek reyot yang satu ini. Sorry tergesa2. Selamat merenungi.

Anonymous said...

Voice Of Truth…..
Nabi Muhammad sekarang berada di neraka zahanam (tempat penderitaan dan penyiksaan oleh api dan oleh iblis bapak pendusta yang datang hanya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan). Kematiannya dijemput oleh malaikat-malaikat maut, karena Nabi Muhammad adalah “pemimpin okultisme dan penyembahan berhala”, anti-Kristus, nabi palsu. Nabi Muhammad tidak percaya bahwa Yesus Kristus telah datang menjadi manusia, disalibkan, mati dan dibangkitkan oleh Allah Yang Maha Kekal, Maha Mengetahui, Maha Adil, Maha Kuasa dan Maha Suci ( sebagaimana yang disangkal di dalam Al-Quran).Pada kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, yaitu hari kiamat, hari penghakiman, setiap orang yang namanya tidak tercantum dalam kitab kehidupan Anak Domba Allah sejak dunia ini dijadikan, anti Kristus, nabi-nabi palsu,orang-orang yang tidak percaya, iblis dan malaikat-malaikatnya, neraka zahanam, kerajaan maut,dunia orang mati, akan dilemparkan kedalam lautan api yang menyala-nyala oleh api dan belerang. Disanalah kematian yang kedua, kematian yang kekal selama-lamanya (terpisah dengan Allah selamanya).

Bagi kamu saudara-i yang membaca dan mengunjungi blog dan web site ini, bagi kamu masih ada waktu yaitu sekarang ini…dan hari ini ! Hari inilah waktu penyelamatan-mu itu..! Jangan keraskan hatimu ! Yaitu anugerah Allah dan kemurahan Allah menghampirimu saat ini! Dengarkanlah berita anugerah ini : “ Bahwa didalam Injilah nyata kebenaran Allah. Hukum Taurat tidak dapat membenarkan kita…..! Bertobatlah....berilah dirimu dibaptis (di dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus) untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus! Engkau dan seisi rumahmu akan diselamatkan. Dan bacalah Alkitab yang adalah Firman Allah Yang Hidup ( Logos dalam bentuk tulisan) yang diinspirasikan oleh Roh Kudus dan bergabunglah dengan gereja Kristen, persekutuan orang kudus, persekutuan orang percaya yang melaluinya kamu dapat bertumbuh dalam iman dalam pengenalan akan Allah dan Tuhan Yesus Kristus Juruselamat kita..”!

TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau..
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberikan engkau kasih karunia..
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberikan engkau damai sejahtera..

Amin.

Soli Deo Gloria
Tuhan Yesus memberkati

Anonymous said...

Gini aja deh mbah Hamran sopo iku....??!! kalo' saya liat dari jawaban-jawaban anda atas comment ttg tulisan si mbah ko' kaya'nya makin janggal ya... katanya anda sudah mengenal agama yang sempurna yang penuh kasih sayang tapi di kasih komentar kaya' gitu ko' langsung nyolot ??? kaya' kakek-kakek kebakaran jenggot hehehehehe
Evaluasi aja lagi deh pernyataannya, edit lagi semua Oce ?!! Inget ke' umur dah tua ga' usah ngejelekin orang lain dah bau tanah gitu ko' yo masih sempet-sempetnya ngejelekin agama lain, ga' ada kerjaan lain apa ? Emang di agamamu itu ga' diajarin toh kalo' sesama manusia ga' boleh ngejelekin orang lain ?? katanya penuh kasih sayang ??? tapi ko' kaya' geto ????
Nyanyi yuuk...!!! "Jagalah hati, jangan kau bohongi jagalah hati lentera hidup ini..."

ibnu.abdullah said...

Saya ingin bertanya, karena jujur saya penasaran:

1. Jesus sbg anak Tuhan, mengapa Tuhan hanya memiliki anak 1 saja, dan laki-laki? Apakah supaya tidak ada perebutan kekuasaan?

2. Bagaimana Tuhan mendatangi/mencampuri Bunda Maria sehingga Bunda Maria hamil? Apakah seperti manusia, suami mendatangi istrinya?

3. Bagaimana dengan adam yang diciptakan tanpa ayah dan tanpa ibu? Bukankah secara akal adam lebih hebat dibanding jesus?

4. Bagaimana membagi waktu/worship kepada Tuhan yang tiga, jika mereka semua menghendaki untuk diibadahi pada waktu yang sama?

5. Jika Jesus dikatakan sebagai penebus dosa, lantas mengapa Jesus yang dihukum padahal Adam yang berbuat? Jika seorang ayah mencuri apakah adil jika anaknya dihukum?

6. Bagaimana status umat manusia sebelum kedatangan jesus? Apakah semuanya masuk kedalam neraka?

7. Mengapa di bible tidak ada kata "Aku adalah Tuhan"?

Mohon dijawab, karena ini adalah pertanyaan yang sehat, banyak orang yang menginginkan jawaban dari pihak anda.

Terima kasih!

Anonymous said...

Dear..Pak Ibnu Abdullah..yang saya kasihi…di dalam Kristus…
Dear..my beloved brother and siter in our Lord Jesus Christ…
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan bapak tentang “Doktirn Allah Tritunggal”. Tetapi saya menganjurkan supaya bapak dapat puas dan tidak penasaran lagi..bapak dapat… membeli buku dengan judul “Allah Tritunggal”..seri pembinaan iman kristen oleh : Pdt. DR. Stepehen Tong (Lembaga Reformed Injili Indonesia). Di dalam buku tesebut bapak akan membaca dan mendapat keterangan yang lebih jelas….lagi. Dan mengenai keselamatan/sorga dan neraka sebelum Kristus datang dan sesudah Kristus datang…bapak dapat membacanya di blog ini “BUDHA MASUK KRISTEN” dalam tanya jawab.(Dialog Interaktif)…oce….mas…oce…mbak… !

“PERNYATAAN KRISTUS SENDIRI BAHWA DIA ADALAH ALLAH DAN TUHAN”

Di dalam kitab Wahyu yang diberikan oleh-Nya sendiri..Kristus sudah menyatakan bahwa Dia mempunyai sifat Ilahi. Sebenarnya..mengenai hal ini saja kita memerlukan uraian yang panjang lebar. Namun, salah satu yang paling penting tercantum di dalam Yohanes 8:56-59..sebagaimana kita baca dan uraikan :

“Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita." Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: "Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?"Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah”.(Yohanes 8: 56-59)

Didalam ayat ini terjadi suatu diskusi Kristologis yang sangat penting antara Kristus.., yang berinkarnasi menjadi manusia..,dengan mereka yang menganggap diri mengenal Alkitab. Di dalam percakapan itu..Yesus mengatakan..”Nenek moyangmu..pernah bertemu dengan Aku dan ia bersukacita..” Sama halnya jika ada seorang di Indonesia.., misalnya..berkata : “Pada waktu saya bertemu dengan Gajah Mada dan Hayam Wuruk…kami bersama-sama makan di restoran…”. Orang yang berkata demikian tentu akan dianggap gila oleh orang-orang yang mendengarnya. Menurut logika manusia..bagaimana orang yang umurnya belum mencapai lima puluh tahun..dapat mengatakan bahwa Dia sudah hidup sebelum Abraham…? Namun Yesus tetap menjawab dengan tegas.., dengan kalimat yang palin agung yang pernah keluar dari mulu manusia…,” Sesungguhnya Aku berkata kepadamu..sebelum Abraham ada..,Aku sudah ada”. Kalimat ucapan Yesus itu di dalam bahasa aslinya (Yunani) sangan jelas. Di dalam salah satu terjemahan bahasa Inggris dikatakan…, “ Verily, verily.., I say unto you..”Before Abraham was..,I am..” (King James Version). Sebelum Abraham ada (Before Abraham was-past tense), Aku sudah ada ( I am-present tense). Maksudnya : “ Saya ada sekarang…,tetapi keberadaan Saya sekarang ini mendahului keberadaan Abraham. Abraham adalah suatu eksistensi yang pernah terjadi di dalam sejarah, tetapi keberadaan Abraham adalah keberadaan yang bisa lewat…dan memang sudah lewat. Namun.., keberadaan-Ku adalah keberadaan sebelum Abraham, dan sesudah keberadaan Abraham lewat dan sampai sekarang keberadaan-Ku tetap ada..”. Ini suatu kesinambungan yang menunjukkan keberadaan yang trnasenden…yang tidak digeser oleh waktu dan yang melampaui proses waktu. Ini adalah suatu “ousia” yang hanya pada Allah. Jadi apa artinya ucapan Yesus ini..? Jawab: “Aku adalah Allah..sudahkah kamu mengerti dengan jelas..bahwa Aku adalah ..Allah?” Karena mereka tidak bisa mengasosiasikan Allah berdaging (inkarnasi)..maka mereka tidak bisa mengerti bahwa yang sedang berkata mengucapkan kalimat seperti itu adalah Allah yang keberadaan-Nya melampaui..keberadaan Abraham.

Selain itu, konsep “I am” hanya ada pada diri Allah dan tidak mungkin ada di luar diri Allah. Hanya Allah yang pernah memperkenalkan diri-Nya dengan : “AKU ADALAH AKU” (Ibrani : Eheyeh..asher Eheyeh.., Inggris..: “ I AM THAT I AM”..(Keluaran 3:14). Maksudnya…” Aku adalah yang berada pada..diri-Ku sendiri, dan “Aku adalah Yang Ada Dari Kekal Sampai Kekal” Artinya Allah yang hidup dan benar, yang kekal dan yang keberadaan-Nya bergantung pada diri-Nya sendiri…” ( The self dependent God,..The self existent God). Allah adalah Allah yang berada pada diri-Nya sendiri, dan yang bergantung pada diri-Nya sendiri. Ini adalah ousia Allah, dan ini dimiliki oleh..Kristus.

Orang Israel sangat peka mendengar dan menangkap istilah I AM.., sebab mereka tahu jelas bahwa itu adalah suatu pernyataan diri Allah.. Selai Allah tidak ada pribadi lain yang boleh mengatakan I AM THAt I AM…, karena ini berarti : “ Aku adalah Yang Ada itu sendiri. Aku berada pada diri-Ku sendiri, sehingga semua keberadaan bersumber dari keberadaan-Ku yang berada pada diri-Ku sendiri ini” Dengan demikian Dia adalah Pencipta, Sumber dari segala sesuatu yang berada, Dia bisa menciptakan dari tidak ada menajdi ada, karena Dia ada dari kekal sampai kekal. Dan Allah yang berada pada diri sendiri, bergantung pada diri sendiri, dan yang bereksistensi dari kekal sampai kekal. Dan Allah yang berada pada diri sendiri, bergantung pada diri sendiri, dan yang bereksistensi dari kekal sampai kekal pada diri-Nya sendiri itu adalah Allah yang benar. Kristus adalah Allah ; bagi Allah, apa sulitnya melihat Abraham?

Pada waktu Tuhan Yesus berbicara dengan orang-orang Saduki (yang tidak percaya akan kebangkitan orang mati), Dia berkata…, “ Allah adalah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub. Allah bukanlah Allah orang mati. Allah adalah Allah orang hidup.” (Matius 22-23-32). Ini berarti : Ketiga nenek moyang mereka akan menerima kuasa kebangkitan dan hidup di hadapan Allah, sehingga Allah disebut Allah orang hidup. Ini sejajar dengan perkataan Yesus mengenai diri-Nya sendiri, I AM (AKU adalah ADA). Ini menunjukkan ousia, esensi, atau sifat dasar Allah itu sendiri. Semua ungkapan Yesus mengenai diri-Nya itu dianggap melawan pikiran (anti rasio) atau tidak logis, bertentangan dengan segala epistemologi manusia. Maka tidak, para pendengar-Nya itu melempari Yesus dengan batu. Mereka tidak sadar..,bahwa pada waktu itu mereka edang menolak suatu pengumuman yang paling penting dan agung di sepanjang sejarah manusia…

Dan mengenai mengapa harus Kristus yang menanggung hukuman…? Itu sudah dinyatakan Allah dari Injil kudus. Mula –mula , Allah sendiri telah menyataknnya di taman Firdaus..kepada Adam dan Hawa..( Bdk . Kej 3:15). Kemudian kepada bapa leluhur (Abraham) dan para nabi ( Bdk. Kej 22:18, Kis 10:43)…
Untuk lebih jelasnya..bapak..mas…dan mbak..dapat juga membaca buku “ Pengajaran Agama Kristen…Katekismus Heidelberg..oleh Zakharias Ursinus & Caspar Olevianus.. diterbitkan oleh PT. BPK GUNUNG MULIA

Salam semua…
GBU

Anonymous said...

Syalom..
Puji Tuhan

Anonymous said...

Di Kristen :Perbuatan baik seperti kain kotor dihadapan Allah ? Astagfirullah!
Di Islam :Perbuatan baikmu, biar segede atom, Allah akan peduli. Yang dia lihat adalah usahamu.... kpd dirimu sendiri, kpd sesama, binatang, alam, dsb. Bukannya dihina boy! Katanya mau kayak manusia? koq kita mau buat baik dibilang kain kotor ! Ga bagus ah! Dah kayak pedagang duren aja. Duren..duren.. beli saya punya lebih baik, yg disebelah duren busuk punya.

Mengenai negara Amerika yang menginvasi Irak, Iran dan sebagainya kami sebagai gereja hanya berdoa saja dan tidak dapat mencampurinya.
Jadi gereja dan negara dipisahkan.
Jwb : Inget sejarah gereja waktu hukum mati orang yang menuntut ilmu dan belajar baca?
Inget crusade? Pembantaian Yahudi dan muslim atas ijin Paus.
Inget inquisition? Pembantaian ala Nazi terhadap native american atas ijin Paus
Inget Iraq, Palestina ? Lihat propaganda pendeta spt J. Hagee, Pat Robertson, dll. di TV.

Dulu kalau lagi ada problem...saya koq kepikiran : "nih! gara2 Adam/Hawa gw jadi susah!
Ato liat orang cacat lahir... ada orang kaya.... orang miskin... , nih! gara2 Adam & Hawa lagii. Kita jd susah!
Koq Yesus Kristus kerjanya setengah - setengah ya. Kenapa kita gak dibalikin kesurga lagi?, hanya dia sendirian yg naik kesurga? KATANYA KITA SUDAH DITEBUS ?
Tebus apanya? Gw masih dibumi, orang2 masih susah, miskin, sakit, bencana? Lagian bukan gw yg salah...kenapa gw dihukum, tuhan keji amat sih? PENDENDAM got it?
Islam bilang manusia ditaruh dibumi ini untuk diuji bukan dihukum.
Kasian deh tuhannya kamu, maen kucing kucingan ya... udah tau kita bodoh eh koq tuhan suruh kita mikir susah2 dengan cara melempar Adam kebumi, supaya nanti bisa kirim diri sendiri buat nebus kita? {menurut saya tuh misi yg gagal} Atau ngirim anak? atau roh? Yang mana yang bener? Dan menurut ajaran siapa? Karena Yesus ga bilang begitu dan di ajaran Yahudi ga ada yg namanya ajaran trinity keq....incarnasi keq? Belajar dari Paulus ya? Ngaku aja lo ! Tapi... sama! gw juga dulu ga bisa liat, baru ssdh baca Mitrah...

Tau ga? Ternyata Paulus itu tadinya pemeluk Mitrah, anak tuhan lahir tgl25 December, dari virgin mother, punya 12 murid, ada Easter (matahari dari timur) yg dirayaain pake telor paskah, bunny rabit lambang musim semi, Lahir digua, sampe sekarang masih ada tuh guanya di St Peter Vatican Basement.
Buletan dikepala diambil dari Mitrah anaknya matahari. Mitrah mati untuk menebus dosa lalu bangkit kembali pada hari ke 3....dst.
Cocokan? tinggal diganti aja namanya sama Yesus jadi deh Kristen.


(2) FIRMAN, dengan Kata lain disebut "Anak" yang telah jadi jasad manusia dalam kelahiran Jesus, sebagai Firman yang hidup, untuk menyampaikan hukum-hukum Allah, kehendak-kehendak Allah, menyatakan janji-janji Allah, dan lain-lain kepada umat manusia, berbicara dalam bahasa manusia.
Jwb : Klo minta2 tolong waktu disalib...disebut pingin seperti manusia, itu mah... bukan mengajar manusia. Bikin bingung gw dah pasti ! Katanya hebat sudah lahir ajaib, tapi kenapa kalo lagi susah jerit2 minta tolong sih? Gw juga bisa jerit2 minta tolong. Dan pasti gua jerit2 kayak gitu kalo gw digebukin orang... apalagi kalo disalib kayak gitu.

Dan Yesus dalam Alkitab memproklamasikan diri-Nya satu-satunya jalan kepada Allah Bapa pencipta langit & bumi. Jalan menuju sorga itu hanya melalui Tuhan Yesus.
Jwb : Mitrah juga bilang begituu

Ah, enaknya pindah ke islam.... ga usah salahin Adam/Hawa lagi, hidupku....untuk menunjukkan cintaku kepdNya. Kalau bikin salah, ya minta ampun karena aku tahu Allah itu maha pengampun, bukan PENDENDAM. RidhaNya yg saya cari, amin.

Anonymous said...

Tuhan Yesus berkata : "Barang siapa yang menolak Aku..sudah ada hakimnya pada akhir jaman..yaitu Firman yang kukatakan.... Barang siapa yang menolak Aku..dia juga menolak Bapa yang mengutus..Aku.. "SEBAB BAPA DI DALAM AKU DAN AKU DI DALAM BAPA"...

Soli Deo Gloria in Kristos..

Anonymous said...

Yesus? rocker 'kali wekekkek

172955jsts said...

Walah diskusi yang bermutu...MAKAN itu agama akalian....mendiking kalau mau kita kumpulin beras baju bekas dll kasihkan ke orang Miskin yang ada di Pristina, Kosovo, Papua, palestina dan masih banyak lagi yang meana mereka saat ini sedang lapar...mending debatnya dicancel dulu lah...Diskusi Agama dimanapun selalu aja bikin orang orang macam Habib Rizieq senang dan akhirnya dia jual kerusuhan dan dapat uang sementara orang orang Islam dan Kristen yang ada di palestina tambah menderita gara gara kalian berdebat melulu...aksi kongkrit dong...bagaiamana nich orang miskin yang gak bisa makan...siapa yang mau nolong...kalau masih mau berdebat ayo tak undangkan Syafii Maarif, Uskup Pandoyo dan Pdt Elga...kalian nanti bakal terdiam dan malu sendiri....he...he...Mau Jesus kek...Mau Muhammad kek mau apalah...kalau orang Miskin tetap gak bisa makan ya kalian kalian ini juga salah...mendiking kita lawan KAPITALISME GLOBAL BRO...sambil tetap di dunia maya...AKSI atau DISKUSI...Piye bro...dengan kalian pernah nyumbang pakaian bekas atau sedikit uang ke Bosnia, ke Kosovo atau ke Papua disana banyak yang butuh makan....

Anonymous said...

Betul bro,.
Hari Gini masih debat soal agama. piye toohh..

setiap hari ribuan orang pindah agama. dari kristen ke islam ato dari islam ke kristen.

Tapi itu smua gk ngaruh di kehidupan sehari hari.

masyarakat tetep miskin.
hidup di bawah kolom jembatan jakarta yg tiap saat penuh ancaman terusir dari pemerintah yg semena2.
apa yg bisa dilakukan untuk semua ini kalo you you semua ini punya hati??

mending dech gk usah debat. klo mo pindah agama pindah aja...

Anonymous said...

Holy Bible : "Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya dan semua itu akan ditambahkan kepadamu..

GBU...all

Anonymous said...

Saya muslim tapi saya plg ga suka org muslim yang menjelek2an agama lain begitu jg sebaliknya..

buat orang muslim : ingat di Al-quran ada kata " untukmu agamamu dan untukku agamaku "
jadi ga usah nyampurin urusan agama org lain kan di al - quran jg di bilang kalau kita di ciptakan berbangsa-bangsa, ber suku-suku agar dapat saling mengenal!!
jadi yaudah lah ga usah saling menjelek2an agama,, di kitab suci kita tidak ada ajaran untuk menjelekkan agama lain,,
Ga usah menghina agama lain, yang penting jalanin aja agama kita dengan baik.. jangan sampe iman belum bener udah menjelekkan agama lain.. Kan malu sama Allah SWT..
Membela islam ada cara yang lebih mulia..
dengan cara tunjukkan bahwa kita memang agama yang mulia,, yang diajarkan berbuat baik pada siapapun, agama apapun (nabi Muhammad SAW aja nglakuin itu knapa kita ga?) OK?!

Buat yang beragama kristen :
saya tidak tahu isi kitab anda tapi saya yakin disana ada ajaran tentang saling menghargai sesama manusia..
jadi marilah kita saling menghargai,,

Anonymous said...

Bang One...Tukul...gw kasih comment..neh...kok...getto??

Wong..kalau umat Kristen mengatakan Yesus Kristus itu Tuhan...kok kamu pula yang sewot. Alkitab umat Kristen dan Kekristenan lebih dulu ada..dan setelah 300 tahun kemudian...baru Islam...Muhammmad...dan Al-Quran lahir. Kalian lucu...bukankah cerita-cerita di Al-quran seperti : Isa putra Mariam..,Nabi Adam, Nabi Daud..,Nabi Musa,...Nabi Yunus adalah cerita yang diambil dari Alkitab umat Kristen..??? Dan mengapa kalian bilang pula kitab suci kami umat Kristen yang palsu dan sudah diselewengkan...? Apakah kelian ingin mengkafirkan..umat Kristen...? Pasir dimata orang lain kamu lihat..tetapi gajah dimatamu tidak kamu lihat..(Apakah ini bukan suatu kemunafikan...?) Munafik itu : "MUKA NABI PIKIRAN KOTOR" He...He...Kewk...kwekkk...ha..ha..

Anonymous said...

yang nulis artikel itu siapa ya?kita diskusi keagamaan yuk! dalam rangka mencari kebenaran, oke!mana seh agama yang bener Islam or kristen or yang lain?! my mail: ilham_fis@yahoo.com/ phone: 08561036596.

Anonymous said...

Tidak ada gunanya berdebat tentang ajaran agama. Inti dari hal ini adalah hidayah, jika Allah memberi hidayahNya maka siapa yang bisa menolak. Dalam QS. Al Kafiruun sudah sangat jelas "Untukmu agamamu dan untukku agamaku". Ajaran akidah agama tidak perlu diperdebatkan, justru perkara muamalah (keumatan) yang lebih penting, seperti kemiskinan, kebodohan dsb. Sekali lagi, "Lakum dinukum waliyadin (untukmu agamamu dan untukku agamaku)"

Anonymous said...

SABDA BAHAGIA...
5:1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.
5:2 Maka Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
5:3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
5:4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
5:5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
5:10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
5:12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
5:13 "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
5:15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Anonymous said...

Bro..jikalau bro mau sharing, dialog dan bertanya tentang Iman Kristen..,,bro bisa juga hubungi alamat e-mail saya : cprm.reformed@yahoo.com

Anonymous said...

wah hebat juga ni ajarannya si kristen kita bisa berbuat apa saja karean sudah ada penebus dosanya, tapi pikir-pikir kalau dosanya sudah ada yang nebus setiap orang tidak takut berbuat dosa dan tentunya akan menjadi pemicu kehancuran dibumi.mungkin ini sudah tanda-tanda kiamat..... wallahu alam

Anonymous said...

Bro..ya itulah uniknya iman Kristen. Keselamatn yang kekal, dan hidup yang kekal adalah anugerah Allah dan perbuatan Allah di dalam dan oleh Tuhan Yesus Kristus. Bukan karena dia baik, suci, saleh maka dia bisa ke sorga. Tetapi semua hanya oleh.kasih karunia dan rahmat Allah. Orang Kristen adalah umat yang dipanggil untuk hidup dalam pembaharuan oleh anugerah Allah terus menerus. Kalau masalah dosa kita lihat saja umat Islam..mentri agama saja korupsi. Sudah dibikinpun hukum syariah.. masih banyak juga yg berzinah, maling,membunuh apalagi berdusta..bukan begitu..bro

GBU

Anonymous said...

Agama adalah usaha manusia mencari kebenaran & keselamatan, tetapi Yesus Kristus adalah karya terbesar Allah Bapa untuk menyelamatkan manusia.

Karena manusia telah kehilangan kemuliaannya dihadapan Allah oleh karena dosa, tetapi karena Anugrah dan kasih karuniaNya, manusia telah diselamatkan dengan pengorbanan Kristus yang mati di kayu salib dan Dia bangkit pada hari ke-3. Dia telah naik ke sorga menyiapkan tempat bagi orang-orang yang percaya dan menerimaNya sebagai juru selamat, seperti yang telah dinubuatkan dalam Alkitab Perjanjian Lama & Injil

Menurut saya, yang membedakan Kristen dengan Agama Lain bukanlah soal kebaikan dan berbuat baik, tetapi iman yang mengakui Yesus Kristus Sebagai Tuhan dan Juruselamat umatnya

Yesus telah menjamin keselamatan umatNya. Karena Dia berada di sorga bersama Bapa. Apakah umat agama lain mendapat jaminan dari nabinya?

Dan saya percaya, apabila kita menerima dan beriman bahwa Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat kita, hidup kita akan dipulihkan oleh kuasa Roh Kudus.

Terlepas dari benar atau tidaknya kesaksian diatas.. 1 hal yang saya imani adalah Pemulihan pasti terjadi dalam setiap hidup siapa saja yang tidak mengeraskan hati untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamatnya.

JBU

Anonymous said...

Yes..Siapa di bawah kolong langit ini yang pernah mengatakan Aku jalan ke sorga ?? Tuhan Yesus berkata : Hari ini juga kamu akan bersamaKu di Firdaus!. Nabi Muhammad? Dia saja minta didoakan sama pengikutnya supaya selamat. Dia sendiri tidak bisa menjamin dirinya bisa masuk sorga. Malah dia berkata semoga" amal ibadah ku diterima di sisi Allah SWT". Sidarta Gautama..?? Apalagi dia. Dia saja ingin mencapai moksa(nirwana) dengan usahanya melalui bertapa di India. Hanya Tuhan Yesus bro di bawah kolong langit ini. Jalan lurus itu ada pada Tuhan Yesus Kristus bro. Dan wahyunya ada di alkitab umat Kristen ( Holy Bible)

Anonymous said...

eitttss..
koq bro bawa2 nama guruku, Siddharta Gotama..
emangnya bro udah mendalami tentang Buddhism??
udah merasa paham dengan konsep Buddhism???

_/\_

Anonymous said...

Bro..surga itu pasti..dan neraka itu juga pasti. Jalan keselamatan dan hidup yang kekal hanya ada pada Yesus Kristus Tuhannya umat Kristen. Jadi kami memberitakan kabar baik kepada kamu semua yang belum percaya. Bahwa Allah yang menciptakan manusia, dunia, bumi, alam semesta dan segala isinya telah menganugerahkan keselamatan di dalam Kristus. Tuhan Yesus Tuhan Kehidupan telah membuat kita berdamai dengan Allah oleh Injil(kematian dan kebangkitan Kristus). Hanya melalui Kristus kita dapat kembali kepada Allah Sang Pencipta. Karena ketidak taatan nenek moyang kita Adam dan Hawa kita terpisah dengan Allah. Dan hanya Tuhan Yesus Kristus yang dapat membawa kita kembali kepada Allah."Berbahagialah mereka yang Allahnya ialah TUHAN dan suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri..sebab Allah bangsa-bangsa ialah berhala-berhala..Didalam Kristus kita dapat berhubungan kembali dengan Allah Sang Pencipta dan kita memanggil dan menyapa Dia sebagai Bapa kita.

Anonymous said...

repost!

wew.. anda koq bagaikan katak dalam tempurung y..
dibutakan iman sendiri..
ironis..

Anonymous said...

Bro..yang buta dan melek itu anda atau saya ya..??? he.he..he.. Tuhan Yesus berkata : " orang buta menuntun orang buta kedua duanya jatuh kedalam lobang".

Tuhan Yesus juga berkata: " Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku". Jelaskan bro..kebenaran absolute itu hanya ada pada Allah sumber segala sesuatu, karena Allah menciptakan yang tidak ada menjadi Ada. Dan itu ada pada Kristus Yesus Tuhan.

cprm.reformed

Anonymous said...

wekekek
anda bilang kebenaran hanya ada di agama anda?
bro paham gak ma konsep, setidakny 5 agama di indo??

ndak paham tapi ngotot agama sendiri yg paling bener
itu yg sy maksud dengan dibutakan iman bro..

peace!

Anonymous said...

semua yang kasih komentar disini pada sinting.....kecuali sya

Anonymous said...

Shalom..Kasih Allah di dalam Kristus menyertai kita semua.. Bro…saya mau kasih komentar neh…okey..

Dalam Keluaran 6, istilah “El Sadday” muncul bersamaan dengan penyingkapan nama Allah yang khusus dan satu-satunya yang pernah Allah singkapkan (dalam Perjanjian Lama), yaitu Yahweh (YHWH). Meskipun ini juga bahasa antropomorphisme, tetapi ini secara khusus dipakai oleh Allah untuk menamai diri-Nya. Ia berfirman bahwa YHWH adalah nama-Nya selama-lamanya (Bdk. Kel 3:15). Maksudnya tentu bukan secara harafiah lalu selama-lamanya orang percaya hanya boleh memanggil Allah dengan nama tersebut (karena realitanya anak-anak Tuhan dalam Perjanjian Lama juga tidak selalu memanggil Allah dengan nama tersebut. Bahkan mereka menterjemahkan dengan kata Yunani “Kyrios atau Adonai” atau Lord/ Tuhan atau terjemahan Latin “Dominus”). Jadi, jikalau Allah menyingkapkan YHWH sebagai nama-Nya, maksudnya adalah :
1. Ia ingin dikenal oleh umat-Nya sebagai Allah (Elohim) dari Abraham, Ishak, dan Yakub yang nama-Nya YHWH (tentragramaton atau empat konsonan yaitu Yod, He, Wau, dan He). Yaitu Allah “ El Sadday” yang mampu memberikan jaminan pemenuhan segala yang dijanjikan. Untuk ini dengan tepat, Martin Buber menterjemahkan “ ehyeh asher ehyeh/ I am that I am” dengan terjemahan “ I will be atau “ I am the causes to be” artinya “ Aku adalah Allah yang setia pada janji-Nya yang selalu sedang berkarya untuk membebaskan umat-Nya”.
2. Ia ingin dikenal secara pribadi dan unik oleh umat-Nya. Bukan sebagai Elohim atau sebutan Allah yang “umum” yang bangsa-bangsa kafirpun pakai. Ia memang Allah karena hanya ada satu Allah atau El/Elohim (Ul 6:4, Mark 12:32, 1 Tim 2:5, Yak 2:19) sehingga umat-Nya boleh memanggil Dia dengan sebutan “Allah” juga. Tetapi Ia ingin supaya umat-Nya menyadari bahwa Ia adalah “ Allah YHWH” atau Elohim YHWH atau YHWH Elohim. Artinya Ia adalah Allah Elohim yang “ YHWH” yaitu yang setia dengan perjanjian (covenant) sehingga terus-menerus sedang berkarya untuk membebaskan umat-Nya dari belenggu dosa. Nama yang menunjuk pada karya Allah yang menemukan pemenuhannya dalam “ Yesus Kristus”, yaitu “ Nama diatas segala nama “.
Dalam Perjanjian Lama YHWH masih dibedakan dari Adonai karena karya keselamatan belum disempurnakan di dalam Dia (Kristus). Ini nampak dengan jelas dalam perbedaan pemakaian kata Tuhan untuk YHWH dan Tuhan untuk Adonai. Nabi Yesaya, misalnya, menyaksikan perjumpaannya dengan Tuhan/Adonai/Lord (hanya satu huruf besar) dalam Yesaya 6 dan bukan Tuhan/LORD/YHWH (semua huruf besar) seperti yang dijumpai oleh Musa ( Kel 3). Baru kemudian, setelah Tuhan Yesus Kristus menyelesaikan secara sempurna karya penebusan-Nya, Ia diberi Nama diatas segala nama, dan semua lidah akan mengaku bahwa Yesus adalah TUHAN/ YHWH yaitu kemuliaan Allah, kemuliaan Bapa (FIL 2:9-10). Diluar Kristus, Bapa tak pernah dapat dipermuliakan.

Soli Deo Gloria in Kristos
cprm.reformed
GBU

Endy Firmanto said...

Bro gw pengen ngasi komentar, tp gw malez ngetik ulang...

klik aja disini

Anonymous said...

Bro..saya mau kasih coment…neh..

Jadi istilah Anak Allah adalah istilah yang dipakai untuk menjelaskan tentang adanya hubungan kekal yang tak terpisahkan (eternal relation) antara Yesus ( Firman Allah) dengan Allah sendiri. Sehingga tindakan yang keluar dari Allah dapat disebut sebagai “ yang diperanakkan oleh Allah”. Dalam pengertian inilah Yesus Kristus disebut sebagai Anak Allah, karena Ia adalah tindakan yang keluar dari atau yang dipernakkan oleh Allah.
Firman Allah adalah Allah yang bertindak. Tidak pernah ada Allah tanpa tindakan. Sejarah menyaksikan betapa Allah degan berbagai cara telah bertindak untuk menyatakan diri-Nya. Dengan Firman, Allah menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya, dan dengan Firman Ia melakukan perbuatan-perbuatan ajaib, bahkan dengan Firman Ia menyingkapkan kehendak-Nya melalui nabi-nabi-Nya. Dan pada akhirnya, Firman tersebut berinkarnasi menjadi manusia Yesus Kristus. Inkarnasi Firman inilah yang disebut sebagai Sang Anak Tunggal Allah (Ibrani 1:1-2). Jadi, “Anak Allah” adalah sebutan antropomorphistik yang diberikan Allah supaya manusia dalam keterbatasannya dapat mengenal Dia yaitu inkarnasi Firman yang hadir dalam wujud manusia Yesus Kristus.

Regards,
cprm.reformed

smart said...

Temen2 islam and budhist jangan pada sewot gitu dong.... .ya biar ajalah orang kristen mau ngomong apa,wong yang dibahas juga, Alkitabnya sendiri koq,dan lagian blog inikan untuk kalangan sendiri.Jadi kalo mau bergabung diblok ini siapkan hati seluas mungkin dan berjiwa besarlah untuk membaca kebenaran2 menurut iman kristen.Ya kalo ngak suka no comment aja. Gitu aja koq repot, cape' deh

AZIZAH said...

ADA JALAN DISANGKA LURUS TETAPI UJUNGNYA MENUJU MAUT/KEBINASAAN. YESUS KRISTUS DATANG KEDUNIA BUKAN SEBAGAI PENUNJUK JALAN DIMANA/BAGAIMANA CARANYA BISA SAMPAI KEPADA JALAN KEBENERAN ITU/SHIRATTOL MUSTAQIN, TETAPI DIA SENDIRILAH JALAN KEBENARAN ITU. TIDAK SEORANG NABI, IMAM, RAJA MANAPUN DIBAWAH KOLONG LANGIT INI BERANI BERKATA AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN KEHIDUPAN, TIDAK SEORANGPUN SAMPAI KEPADA BAPA KALAU TIDAK MELALUI AKU.YOH 6:14

Anonymous said...

KECUALI TUHAN YESUS KRISTUS.GITU

Endy Firmanto said...

Anda sadar ngk dengan bikin blog sprt ini anda tidak membuat nama Tuhan dimuliakan. namun sebaliknya akan direndahkan dan dilecehkan.
Tidak adakah cara yng lebih baik ketimbang merendahkan agama lain.
Saya orang kristen. Tp saya tidak suka merendahkan keyakinan agama lain.
Bisakah qt memuliakan nama Tuhan dengan merendahkan keyakinan orang lain?
secara tidak sadar tindakan anda membuat keyakinan anda dipandang rendah juga oleh kepercayaan lain.

tidakkah sebaiknya qt cari persamaannya aja, apa yang baik pada masing2 keyakinan itu.
klo mw cari perbedaan ngak usah jauh2 d dlm Gereja saja banyak sekali perbedaan2.

Tidakkah lebih baik mengupayakan kerukunan demi terwujudnya perdamaian.

"Cerdiklah seperti ular dan tuluslah seperti Merpati"

GB All 4ever!!

Anonymous said...

Shalom..Kasih di dalam Kristus menyertai kita..amin

Kalau..umat Kristen mengklaim bahwa Allah Tritunggal adalah satu-satunya Allah yang hidup. Dan kalau umat Kristen mengklaim bahwa Inkarnasi adalah " JALAN KESELAMATAN YANG DIPILIH ALLAH" sesuai dengan hakekat-Nya dan diluar Inkarnasi " FIRMAN MENJADI DAGING" tidak ada keselamatan,..maka klaim ini bukanlah suatu bentuk arogansi rohani tetapi manifestasi dari iman yang semata-mata lahir dari apa yang Alkitab saksikan. Umat Kristen sendiri sangat menyadari bahwa akal budi mereka tidak mempunyai andil sedikitpun juga dalam rahasia Injil (1 Kor 2:9 ). Alkitablah yang menyaksikan, dan umat Kristen tidak mempunyai pemilihan lain kecuali "MENERIMA DAN MEMPERCAYAINYA"...

Regards,
cprm.reformed

Endy Firmanto said...
This comment has been removed by the author.
Endy Firmanto said...

Iman tidak berhenti pada tahap MENERIMA DAN PERCAYA. Iman itu terus tumbuh dan terus berkembang.
Setiap orang mempunyai perkembangan spiritual yang berbeda2.
Dan kita tidak bisa memaksakan hal itu.
Tuhan punya 1001 macam cara dan jalan mendewasakan iman seseorang.
Dan kita tidak bisa memotong/memaksakan tahapan2 itu agar sama seperti tahapan2 yang kita lalui.
Jalan Tuhan adalah misteri!

"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir" (pengkotbah 3:11)

Coba anda klo anda mw baca Kitab Pengkotbah dari awal hingga akhir!
Apa kesimpulan anda tentang maksud Si Penulis dan bagaimana ia menyimpulkan tentang apa itu "kehidupan"?

Anonymous said...

Salam sejahtera..Kasih karunia Allah di dalam Kristus menyertai kita semua...amin

Memang iman kristen yang sejati menempatkan perbuatan baik dalam konteks hubungan interaktif yang dinamis antara orang yg beriman dengan Allah yang hidup. Oleh sebab itu ditengah pengakuan adanya nilai relatif dalam setiap perbuatan baik"anisch" (termasuk perbuatan yang dinilai manusia sebagai perbuatan yang "sangat baik"), iman Kristen yang sejati juga mengakui adanya nilai intrinsik dari setiap perbuatan baik yang lahir dari hubungan interaktif dinamis antara orang percaya dengan Allah yang hidup. Dalam konteks pemahaman inilah, manifestasi perbuatan dalam setiap fase iman mempunyai maknanya yang tersendiri.Makna yang sama dengan prinsip dasar yang diberikan oleh iman Kristen (content) bahwa Allah memberi talenta (kesempatan dan tanggung-jawab) yang berbeda-beda pada setiap orang sesuai dengan fase kesanggupannya (Mat 25:15). Kepada yang dipercayakan banyak akan dituntut banyak (Luk 12:48), karena setiap mengandung tuntutan manifestasi perbuatan baik yang berbeda-beda. Bagi mereka yang dengan setia sudah mengerjakan yang dipercayakan padanya, terbukalah kesempatan untuk masuk dalam fase iman yang lebih tinggi dimana kehormatan untuk mendapat kepercayaan mengerjakan perkara yang lebih besar diberikan kepadanya (Mat 25:23). Sebaliknya, mereka yang tidak menghargai dan memendam talentanya adalah sama dengan mereka yang tidak mempunyai apa-apa sehingga kesempatan untuk memberiu nilai kekal atas perbuatan baiknyapun hilang (Mat 25:29).Iman Kristen tidak menyangkali keterikatan manifestasi iman dengan struktur fase kematangan pribadi seseorang. Iman kristen mengakui bahwa iman dalam fase terendahpun tidak selalu lebih kecil dan lebih rendah dari iman dalam fase tertinggi. Setiap fase mempunyai kematangan dan pertanggungjawaban imannya sendiri-sendiri. Allah tidak pernah menuntut pertanggung-jawaban lebih dari kekuatan orang pada fasenya (1 Kor 10:13). Bahkan orang percaya mengakui adanya rahasia dan cara kerja Allah yang luar biasa dibalik realita empiris struktur kehidupan manusia..

Regards,
cprm.reformed

Anonymous said...

Shalom..Kasih karunia Allah di dalam Kristus menyertai kita semua..Amin
Bro and sis…gw ingin kasih comment..neh..

Nurcholish Madjid (Islam, Doktrin dan Peradaban, Jakarta : Paramadina,1992) juga mengatakan bahwa yang disebut Al-Islam adalah “sikap pasrah sepenuhnya kepada Allah, yang merupakan sikap keagamaan sejati,dan karena itu, siapapun yang bersikap demikian, meskipun diluar Islam, akan memperoleh keselamatan”. Suatu pengakuan yang dijiwai spirit toleransi beragama yang begitu baik, yang juga tersirat dalam keputusan Konsili Vatikan II yang mengakui bahwa keselamatan juga terdapat dalam ajaran lain selain Katolik Roma. Spirit yang intinya sama, yaitu “ Ketulusan batin dan kehidupan dalam kebenaran” sebagai tanda dari kehadiran Allah dalam hidup manusia.
Memang prinsip “agama-agama humanisme” ini paling menyentuh dan paling cocok dengan jiwa, perasaan, dan pikiran agamaniah manusia, sehingga begitu cepat dapat diterima oleh hampir setiap pimpinan agama di dunia. Tidak heran jikalau dengan prinsip ini, banyak pemimpin Kristenpun diam-diam menganggap Mother Theresa, Sidharta Gautama, Mahatma Gandhi (moralis India) setara dengan (bukan hanya lebih populer dari) Yesus Kristus.Akar..dari semuanya ini adalah spirit “AGAMA HUMANISME” yang telah merasuk dalam jiwa manusia jaman ini. “ IMAN YANG SEJATI” semakin lama semakin tidak dikenal lagi, karena intinya telah diganti dengan dengan “KEBAIKAN-KEBAIKAN MANUSIAWI”, dengan realita kehadiran hati yang tulus, batin yang mengasihi sesama tanpa pamrin, dan perbuatan baik yang betul-betul membangun keutuhan hidup ini. Apakah praduga “SPIRIT AGAMA HUMANISME” ini merupakan kebenaran…??. Saya percaya bahwa kebenaran spirit agama humanisme bukanlah kebenaran iman yang sejati.Ada salah mengerti yang sangat serius yang membutuhkan penjelasan…
Puji Tuhan !…Saya bersyukur bahwa iman Kristen tidak terjerat oleh spirit agama humanisme ini.Kristus berulang kali menegaskan bahwa Ia datang bukan untuk “orang benar” tetapi untuk “orang berdosa yang sadar akan dosanya” ( Mat 9:13, Luk 23:40-43). Tidak ada seorangpun yang benar di hadapan Allah..karena semua manusia sudah berdosa dan telah kehilangan kemulian Allah..dan upah dosa adalah maut (Roma 3:23). Sehingga tidak ada seorangpun yang tidak membutuhkan penebusan darah Kristus..dan pengampunan dosa sebagai “JALAN KESELAMATAN ALLAH”……”YANG DISEDIAKAN UNTUK MANUSIA” ( Yoh 14:6, Yoh 3:16). “ IMAN” bukanlah perbuatan (Eff 2:8). Oleh sebab itu iman disebut anugerah…, karena mereka yang bisa beriman kepada “JALAN KESELAMATAN YANG ALLAH SEDIAKAN” adalah mereka yang sudah menerima anugerah tersebut ( Roma 3:22-24). Tanpa anugerah, tak mungkin manusia mau dan bisa beriman pada Tuhan Yesus sebagai jalan keselamatan Allah, karena logika manusia tersebut tidak cocok dengan jiwa agamaniah manusia. Tak mungkin manusia percaya, bahwa kegagalan yang mereka upayakan untuk mencapai keselamatan (UPAYA YANG MEMANG MUSTAHIL) telah dikerjakan oleh Kristus bagi mereka yang percaya (Roma 8:3). Hanya Yesus Kristus saja dibawah kolong langit ini yang pernah berkata : “AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP,..TIDAK ADA SEORANGPUN YANG SAMPAI KEPADA BAPA KECUALI MELALUI AKU” ( Yoh 14:6). “Iman”..sekali lagi “Iman”..bukan perbuatan. “IMAN YANG SEJATI” adalah syarat satu-satunya yang memungkinkan lahirnya “SUATU PERBUATAN YANG DIPERKENAN ALLAH”, yaitu keselamatan yang sejati ( Roma 10:8b-9). Iman kepada Jalan Keselamatan yang disediakan ALLAH, yaitu YESUS KRISTUS, adalah titik awal perbuatan “baik” yang diperkenan Allah, yaitu perbuatan baik yang mempunyai nilai-nilai kekekalan. Karena perbuatan baik yang bagaimanapun mulianya, DILUAR IMAN YANG SEJATI ( Kasih Allah dalam Kristus, atau kasih Agaphe) hanyalah gong dan genta yang gemerincingan, yang cuma mengherankan perasaan manusia untuk sementara saja tetapi tidak mempunyai nilai-nilai kekekalan pada dirinya sendiri ( 1 Kor 13:3 )

Regards,

cprm.reformed
Christian Protestant Reformed Ministry

Anonymous said...

Yesus Kristus menebus dosa kepada siapa, ya?
Kepada Manusiakah? Bukan.
Kepada Ibliskah? Bukan juga.
Kepada Tuhankah ? Juga bukan karena Beliau katanya Tuhan sendiri.

Lalu kepada siapa??

Anonymous said...

Benar, propitiation/karya penebusan Kristus yang meniadakan murka Allah, cukup untuk seluruh dunia (1 Yoh 2:1-2)..tetapi anugerah kasih karunia-Nya hanya berlaku bagi orang-orang percaya. Hanya bagi merekalah darah Kristus dicurahkan untuk menebus dan menutupi/menyucikan dosa-dosa/expiation dan redemption( 1 Yoh 4:10 ). Dan hanya bagi merekalah kasih karunia Allah dinyatakan secara istimewa (Roma 5:20-21)

Regards,
cprm.reformed

Anonymous said...

:)

Favian R Laftiyanto said...

Setelah membaca pendapat-pendapat di atas, sudah saatnya kita mengucapkan...

Aku bersaksi :
Tidak ada Tuhan selain Allah, dan

Aku bersaksi :
Muhammad SAW adalah Rasul Allah

truth said...

Memang benar TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH

TETAPI.......

MUHAMMAD BUKANLAH RASUL ALLAH

Bagaimana mungkin MUHAMMAD disebut Rasul AllaH, sedang Muhammad sendiri meniduri bocah (Aisyah namanya) yang berusia 6 thn dan menidurinya saat bocah itu 9 tahun.Pakai alasan melindungi segala. Emangnya tidak bisa mengangkat AISYAH sebagai anak?

O.....Rupanya Muhammad itu PHEDOPHILIA.

Pantasan Kyai Syeih Puji,yang membagi zakat 1,3 milyar mencontohi Muhammad dengan menikahi bocah 12 thn bahkan tambah lagi yaitu bocah berumur 9 tahun dan 7 tahun.

Apakah ajaran Muhammad itu patut diikuti?

Pikirkan sendiri....

smart said...

Ha.ha..kwek..kwek...Pantas aja pengikutnya rame-rame nikah sirih demi melegalkan zinah ! Wong rasulnya aja tukang "kawin". Muhammad juga bilang nanti di sorga dia kawin lagi dengan para bidadari sebagaimana Al- Quran sendiri katakan...Coba baca Al-Quran pasti ada. Baru tahukan...???

Smart said...

Nih dia…Hadist esek2 nya yang melegalkan Pasar Sex Bebas. The Sex Market of Heaven (Islamic brothel).SURGA ISLAMI = PASAR SEX BEBAS.


Allah telah mengatur bagi muslim-muslim yang saleh acara seks non-stop yang tidak akan terganggu di surga islam karena mereka hanya akan sibuk selama bermilyar-milyar tahun jika diberi seks dan minuman anggur yang tidak terbatas (masing2 lelaki mendapat jatah 72 perawan). Inilah hadiah dari Allah yang maha pengasih buat mukmin yang membunuh dan meyiksa musuh Allah.

Dalam hadist-hadist, Nabi Muhammad memberi pengikut-nya pilihan terakhir akan pasar seks terbuka di surga di mana akan ada batas jumlah partner seksnya. Wanita-wanita akan dipajang seperti di pasar buah.

Hadith: Al hadiths, Vol. 4, Page-172, No.34: Hozrot Ali (r.a) meriwayatkan bahwa Rasul Allah berkata,
“Di surga ada satu pasar terbuka di mana tidak ada pembelian ataupun
penjualan, tetapi ada lelaki dan perempuan. Jika seorang lelaki menginginkan seorang perempuan cantik, seketika itu dia bisa menyetubuhinya sesuai nafsunya.”

Di pasar seks terbuka di surga ini, mudah sekali dibayang-kan kegiatan macam apa yang terjadi di sana. Misalkan suatu hari, satu orang Muslim yang saleh, yang solat lima kali sehari dan sudah naik haji ke Mekkah, masuk ke surga Islam. Dia memutuskan untuk mengunjungi pasar terkenal ini, dan ketika tiba di sana dia melihat kakek buyutnya, kakeknya, ayahnya, anaknya, pamannya dan juga saudara-saudara-nya lelaki semuanya juga sedang mengunjungi rumah bordil Islam yang juga disebut sebagai pasar seks surga (Gang Dolly di Surabaya, tidak ada apa2nya!). Mereka semua terangsang melihat bidadari-bidadari cantik berdada montok, bermata jeli dan berkulit putih. Kakek buyutnya lalu menyuruh semua
keturunannya ikut menikmati kenikmatan rasanya para bidadari. Maka mulai dari kakek buyut, kakek, ayah, anak, paman, keponakan, saudara-saudara, mereka semua mulai berpesta orgy (pesta sex massal) bersetubuh di depan satu sama lainnya. Dapatkah anda membayangkan ini semua? …allahuakbar!!!


Gambaran tentang Bidadari (Houri):
Quran (78:33); Houris adalah perempuan yang selalu muda, bermata jeli dan berdada montok.

MISHKAT, (volume three Says on pages 83-97): Jika seorang bidadari memandang ke bumi dari tempat tinggalnya di langit, semua jarak di antaranya akan dipenuhi cahaya dan bau harum. Wajah seorang bidadari lebih cemerlang daripada cermin, dan seseorang bisa melihat bayangannya sendiri di pipi bidadari. Sumsum tulang keringnya dapat dilihat mata.

TIRMZI, volume two (p 35-40): Bidadari adalah wanita muda tercantik dengan badan tembus pandang. Sumsum tulang-tulangnya kelihatan sebagaimana garis-garis dalam mutiara dan batu mirah. Dia terlihat bagaikan anggur merah di gelas putih. Dia berwarna putih dan bebas dari cacat fisik biasa perempuan seperti menstruasi, menopause, kencing dan berak, hamil dan kekotoran-kekotoran lainnya. Bidadari adalah seorang gadis berusia muda, berpayudara besar (montok) yang bulat menantang, dan tidak berayun-ayun. Bidadari-bidadari tinggal di dalam istana dengan sekelilingnya yang megah.


Di bawah ini ada hal-hal yang lebih menakjubkan lagi yang akan menunggu muslim mukmin di surga islam menurut buku dari Imam Ghazzali yang berjudul Ihya Uloom Ed-Din. Buku ini dianggap paling penting setelah Qur’an oleh orang Islam Sunni.

Volume 4, Halaman-4.430
“Menurut Nabi Muhammad (SW) bidadari-bidadari di surga adalah wanita-wanita murni – bebas dari menstruasi, kencing, berak, batuk dan anak-anak. Bidadari-bidadari ini akan menyanyi di surga tentang kemurnian Ilahi dan memuja – kamilah bidadari-bidadari tercantik dan kami disediakan untuk suami-suami terhormat. Muhammad berkata bahwa penghuni surga akan mempunyai kekuatan seksual 70 lelaki. Dia berkata, “Seorang penghuni surga akan punya 500 bidadari, 4,000 wanita lajang dan 8,000 janda. Setiap dari mereka akan terus memeluk dia sepanjang hidupnya di dunia.”

P-4.431
Muhammad berkata, “Jika penghuni surga ingin punya anak lelaki, akan dia dapatkan. Masa tinggalnya dalam rahim, disapih dan masa mudanya akan berlalu pada saat yang sama.” Muhammad berkata, “Penghuni surga tidak berjenggot dan tidak berbulu. Mereka berwarna putih dan mata mereka digambar dengan khol. Mereka akan jadi pemuda berusia 33 tahun. Mereka akan setinggi 60 cubits dan selebar 7 cubits.”

Kesimpulan:
Jelas sudah dari Quran dan Hadist sahih bahwa surga Islam penuh nafsu birahi dan ketamakan duniawi, yang di-rancang sendiri oleh si Muhammad untuk memancing Arab Beduin untuk mengikuti dia dalam perampokan, pem-bunuhan dan pemerkosaan Arab-arab pemuja berhala dan orang lainnya yang menolak untuk percaya agama Allahnya yang aneh itu. Muhammad adalah seorang yang cerdas, terkejam dan terlicik di antara umat manusia. Dia sangat tahu bagaimana caranya mewujudkan mimpi narcisistik-nya, dia perlu membangkitkan gairah kaum Bedouin yang buta huruf dan pengembara Arab yang miskin untuk bersatu dan bertarung melawan musuhnya kaum pemuja berhala dan Yahudi.

Dia sangat mengerti apa yang akan menjadi hal/barang paling menarik bagi Arab-arab itu. Dia tahu orang Arab pada dasarnya adalah seks maniak dan pencinta anggur, yang memang begitu menurut sejarah. Di lingkungan padang pasir Arab, air adalah salah satu komoditas paling berharga yang tidak akan dapat ditolak orang Arab yang mana pun. Gambaran kenikmatan surgawi yang dengan pintarnya diciptakan Muhammad (yang dia contek dari agama lainnya seperti Zoroastrian dan Hindu) tidak melupakan hal-hal paling penting dan menarik untuk menarik kaum Bedouin Arab. Bahkan kenyataannya, Arab-arab Bedouin pengembara
yang miskin dan buta huruf itu menjadi terpesona oleh gambaran surga penuh nafsu birahi yang dipenuhi oleh bidadari, anggur minuman, makanan dan kemewahan hidup.

Tenaga pendorong terpenting dibalik kegilaan mereka adalah rampasan perang: persetubuhan dengan gadis-gadis muda pemuja berhala yang mereka taklukkan,
anggur dan barang-barang duniawi lainnya yang tidak dapat mereka mimpikan seumur hidup. Karena itu menjadi tentara-tentara yang tidak takut mati dan mau segera mati untuk mencapai surga yang tak terbayangkan itu di akhirat nanti. Inilah kunci utama kemenangan demi kemenangan Muhammad atas Arab pemuja berhala. Tidak diragukan lagi, Muhammad menggunakan taktiknya yang paling licik untuk menciptakan hukuman yang paling berbahaya dan kejam di neraka Islam-nya yang
aneh, yang menyebabkan pemuja berhala Arab panik dan menyerah. Rasa takut akan api neraka dan kerakusan tak terhingga akan kenikmatan nafsu birahi surgawi adalah hal terpenting yang menyebabkan pemuja berhala Arab menjadi jinak terhadap rencana Muhammad untuk mem-bangun Islam. Bahkan sampai sekarang, rasa takut yang sama terhadap api neraka dan kerakusan yang sama akan surga bernafsu birahi masih merupakan hal terpenting yang menyebabkan hampir 1 milyar orang bukan hanya tertaklukan, tetapi bahkan kehilangan rasa kemanusiaan dalam bentuk
apapun.

cprm.reformed said...

Tuhan Yesus berkata : " Disorga tidak ada kawin mengawinkan..Tubuh kita akan dirubah oleh karya Roh Kudus dan diberikan tubuh yang baru, tubuh kemuliaan,tubuh kebangkitan, tubuh sorgawi seperti tubuh Tuhan Yesus yang tidak dapat mati lagi, busuk, sakit, cacat, lemah..seperti tubuh malaikat-malaikat suci yang tidak terdiri dari "DARAH DAN DAGING"..lagi . Jadi Kalau ada wahyu yang mengatakan bahwa di sorga ada kawin mengawinkan (kawin dengan bidadari)..itu sudah pasti " SORGA PALSU " !

Regards,
cprm.reformed

Anonymous said...

Buat Pa Hamran jadilah Kristen Yang Taat tapi saya hanya bertanya pada Bpk yang terhormat ANDA kan dulu mantan ISLAM tentunya ANDA DISUNAT kan, maka TOLONG anda BACA dan cari ayat dalam perjanjian lama BAHWA YESUS KRISTUS disunat dan FIRMANNYA apabila umatku tidak disunat maka ia berdosa, selanjutnya anda Buka Kitab Perjanjian Baru yang ditulis oleh RASUL PAULUS bahwa Umat kristen tidak boleh disunat, bila disunat maka harus dihukum. RENUNGKAN PA HAMRAN MANA YANG ANDA PEGANG PERINTAH TUHAN atau PERINTAH RASUL PAULUS, Tidak usah anda katakan kitab perjanjian lama tidak berlaku lagi. TAPI YANG DIINGAT DIDALAMNYA MERUPAKAN FIRMAN TUHAN YANG KUDUS secara logika masa Tuhan mengingkari apa yang telah dikatakannya. MAKA DENGAN INI SAYA SIMPULKAN BAHWA apabila PA HAMRAN PEGANG FIRMAN TUHAN maka BAPAK MENGINGKARI PERINTAH RASUL PAULUS, TAPI BILA Mengakui perkataan PAULus MAka BApak Telah mengikari PERINTAH TUHAN YESUS. SILAKAN BAPAK RENUNGKAN, hal ini lah yang mambuat saya tidak bisa menerima FIRMAN TUHAN YESUS karena apabila saya menerima FIRman TUHAN YESUS saya akan melanggar perintah RASUL PAULUS hanya karena saya disunat. Salom

cprm.reformed said...

Shalom kasih karunia Allah di dalam Kristus menyertai kita semua..Amin, mas dan mbak saya mau kasih koment neh tentang baptisan dan sunat menurut iman Kristen…


“TEOLOGIA BAPTISAN MENURUT IMAN KRISTEN”


“ Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,”(Matius 28 : 19)





1. Pendahuluan

Baptisan adalah merupakan salah satu ajaran Gereja yang paling prinsipil. Dalam confessi (yakni rumusan ajaran kepercayaan atau doktrin) gereja- gereja protestan Calvinis dan Lutheran (GBKP, HKBP, GPIB, GKPS,dsb) ditegaskan adanya 3 ciri khas “Gereja yang benar” antara lain :
1. Apabila dilaksanakan pemberitaan Firman Tuhan yang murni dan benar.
2. Apabila berlangsung pelayanan Sakramen yaitu, Baptisan Kudus dan Perjamuan Kudus.
3. Apabila masih dijalankan Hukum Siasat Gereja yang didasarkan atas kasih Kristus untuk melindungi kemurnian kehidupan warga gereja serta menjaga pemberitaan Firman yang benar.
Karena baptisan merupakan ajaran dan dogma Gereja yang sangat prinsipil, maka wajib diketahui, dipahami, dimengerti dan dihormati oleh setiap orang percaya.Dogma dirumuskan berdasarkan kepercayaan, keyakinan dan imannya terhadap penyataan Allah sebagaimana tertulis dalam Alkitab. Warga jemaat harus sedemikian yakin dan percaya akan sakralitas baptisan yang dia terima. Baptisan berkekuatann rohani untuk empat hal, antara lain : (1) Pengampunan ; (2) Kelahiran kembali ; (3) Kelepasan dari kematian dan cengkraman(ikatan) iblis; (4) Keselamatan kekal.
Dewasa ini merajalela ajaran baru yang mengatakan bahwa baptisan bayi (anak-anak) yang dilaksanakan di dalam gereja-gereja Protestan tidak syah (valid) dan tidak Alkitabiah. Mereka mengajarkan bahwa baptisan yang syah (valid) dan menurut Alkitab adalah ketika seorang telah menjadi dewasa dan harus “diselamkan” ke dalam sungai, kolam, danau, bak air, dll.Oleh karena itu, kita perlu memberi penjelasan yang bersifat teologis dan alkitabiah tentang arti, makna, hakekat dan kedudukan baptisan yang dilaksanakan oleh gereja-gereja Protestan sebagai institusi (lembaga Kristus). Tujuannya untuk meneguhkan iman semua warga gereja tentang nilai dan berkat yang dia terima melalui baptisan, dan dengan demikian tak seorangpun dari mereka jatuh kepada tipuan dan rayuan sesat yang meminta mereka menerima kembali baptisan berulang-ulang, hanya oleh karena ketidaktahuannya tentang makna baptisan ini.
Sekarang kita telah selesai membahas tentang ketiga bagian utama pengajaran Kristen yang umum yaitu : Kesepuluh Firman Allah, Pengakuan Iman Rasuli, dan Doa Bapa Kami (Lihat Bab 10,11 dan 12).Sebagai tambahan, kita masih harus berbicara tentang kedua sakramen yang Kristus tetapkan. Paling tidak secara singkat, orang Kristen hendaknya menerima petunjuk umum mengenai hal-hal ini. Sebab tanpa kedua sakramen ini, tak seorang pun dapat menjadi orang Kristen (Baptisan Kudus dan Perjamuan Kudus). Sakramen adalah tanda dan meterai yang kudus serta kasatmata, yang telah ditetapkan oleh Allah. Melalui penerimaan sakramen, diterangkan-Nya dan dimeteraikan-Nya kepada kita secara lebih jelas lagi janji Injil, yaitu bahwa Dia menganugerahkan kepada kita pengampunan semua dosa dan hidup yang kekal, hanya berdasarkan rahmat, karena kurban Kristus yang satu- satunya, yang telah terjadi di kayu salib. Pertama-tama kita akan memperhatikan Baptisan, yang melaluinya kita menjadi umat Kristen. Supaya dapat dimengerti dengan benar,kita akan membahasnya secara terinci dan hanya memperhatikan apa-apa yang harus diketahui. Biarlah para ahli yang menjelaskan bagaimana Baptisan itu harus didukung dan dipertahankan terhadap bidat-bidat dan ajaran sesat.

2. Etimologi Baptisan

Kata Baptisan berasal dari kata Yunani, yaitu bapto, atau baptizo yang memiliki arti membersihkan atau membenamkan atau mencelupkan yang artinya :
1. to dip : mandi, masuk ke dalam air,mencedok air
2. immerce : membenamkan, mencelupkan
3. to cleance or purify by washing = membersihkan atau memurnikan melalui pembasuhan
Dari makna kata baptisan tersebut jelaslah kepada kita bahwa pembersihan adalah makna yang penting dari sakramen baptisan. Alkitab menggunakan istilah “baptis” baik secara literal maupun secara figuratif. Sebagaimana yang dinyatakan dalam makna kiasan (metafora) di dalam Kis 1:5, dimana dinyatakan kelimpahan dari anugerah yaitu Roh Kudus. Dan juga di dalam Luk 12:50, dimana makna baptisan disini menyatakan penderitaan Kristus dalam kematian-Nya.
Sebaliknya di dalam Perjanjian Baru, pada pihak lain akar kata dari asal mula kata baptisan (etimologi baptisan) diambil kata baptizo, tidak menuntut selam, misalnya pembaptisan Roh juga digambarkan sebagai “pencurahan” ( Kis 2:33, bdk. Yes 36:25,26). Dalam istilah gerejawi, bagaimanapun juga, ketika istilah baptis, baptisan digunakan tanpa kata yang bersyarat, adalah bermaksud menunjuk kepada sakrament pembersihan yang mana olehnya jiwa disucikan dari dosa dan pada saat yang sama air tersebut dicurahkan (dituangkan) kepada tubuh. Banyak istilah lain dari baptisan telah digunakan sebagai deskripsi sinonim untuk baptisan baik di dalam Alkitab dan umat Kristen mula-mula seperti permandian kelahiran kembali, pencerahan, tanda materai dari Allah, air Allah untuk hidup yang kekal, sakramen Trinitas, dan sebagainya. Di dalam bahasa Inggris, istilah Kristen adalah biasa digunakan untuk baptis. Maksudnya kata Kristen menunjuk hanya kepada akibat dari baptisan, yaitu menjadikan seseorang menjadi umat Kristen.

3. Defenisi Baptisan

Katekismus gereja Roma (Ad parochos, De bapt.,2,2,5) mendefenisikan baptisan sebagai berikut : “ Baptisan adalah sakramen kelahiran kembali oleh air di dalam firman.”(per aquam in verbo). St. Thomas Aquinas memberikan istilah ini : “Baptisan adalah penyucian luar daripada tubuh, yang diselenggarakan dengan ketentuan firman”.
Secara umum para teolog kemudian membedakan defenisi sakramen ini secara formal yaitu antara fisik dan metafisik.Oleh para teolog sebelumnya, mereka mengerti formula sakramen ini mengungkapkan tindakan penyucian dan upacara doa Tritunggal. Kemudian oleh para teolog defenisi baptisan adalah : “ Sakramen kelahiran kembali” , atau pernyataan Kristus yang mana kita lahir kembali kepada kehidupan rohani. Istilah “regenerasi” atau kelahiran kembali membedakan baptisan dari setiap sakramen lainnya, karena meskipun penebusan dosa memperbaharui manusia secara rohani (spiritual), agaknya ini lebih dimaksudkan kepada suatu kesadaran membawa kembali dari kematian daripada suatu kelahiran kembali secara jasmani (rebirth).
Baptisan menjadikan kita sebagai orang Kristen; dan itu diartikan bahwa kita sudah dilahirkan dari air dan Roh Kudus kepada hidup oleh anugerah. Sedangkan baptisan disisi lain ditentukan untuk memberikan anugerah kepada manusia suatu hidup rohani yang mula-mula, untuk mengubah mereka dari status seteru (musuh) Allah, menjadi status pengangkatan sebagai anak-anak Allah. Pengertian baptisan menurut katekismus Roma, adalah kombinasi dari pengertian phisik dan metaphisik. Sakramen “kelahiran kembali” (regenerasi) adalah esensi metaphisik dari sakramen, sedangkan esensi phisiknya diungkapkan oleh bagian kedua dari defenisi baptisan yaitu pencucian dengan air (unsurnya) disertai dengan doa Trinitas Kudus (formulanya). Dengan demikian baptisan adalah : “ peristiwa sakral (suci) yang mana kita dilahirkan kembali dari air dan Roh yaitu kita menerima suatu kehidupan baru dan rohani dan menerima martabat pengangkatan sebagai anak-anak Allah dan ahli waris kerajaan sorga”. Tuhan Yesus Kristus telah menetapkan permandian lahiriah (baptisan Kudus) ini disertai janji yaitu : sebagaimana tubuh kita pasti dibasuh secara lahiriah oleh air, yang biasa dipakai untuk menghilangkan kotoran tubuh, sepasti itu pula kita telah dibasuh dengan “darah dan Roh-Nya “ dari kecemaran jiwa kita, yaitu mendapat pengampunan semua dosa kita dari Allah, berdasarkan rahmat, karena darah Kristus yang telah ditumpahkan-Nya bagi kita pada kayu salib, dan pembaruan oleh Roh Kudus serta pengudusan oleh-Nya menjadi anggota tubuh Kristus (Bdk Kis 2:38, Mat 28:19, 1 Pet 3:21, Rm 6:3-4).

4. Formula dan Unsur Baptisan

4.1 Formula Baptisan

Formula satu-satunya dan diharuskan dari baptisan yang valid (syah) adalah : “ Aku membaptismu(atau orang ini dibaptis) dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.” Ini adalah formula baptisan yang diberikan oleh Kristus kepada murid-murid-Nya( Mat 28 : 19). Di dalam pelayanan sakramen baptisan kudus tentunya penting menggunakan kata “baptis”, jikalau tidak upacara baptisan tersebut tidak valid (syah). Hal ini adalah yang tetap dilakukan oleh gereja-gereja baik Latin dan Yunani untuk membuat pemakaian kata baptis sebagai bentuk formula baptisan. St. Ambrose (De Myst, IV) menyatakan : “Kalau seorang telah dibaptis tidak di dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dia tidak akan mendapat pengampunan dari dosa-dosanya.” St. Cyprian, menolak validitas dari baptisan yang diberikan hanya dalam nama Kristus saja, dimana ia menegaskan bahwa pemberian nama dari seluruh Pribadi Allah Tritunggal diperintahkan oleh Tuhan. ( in plena et adunata Trinitate ). Dan bapak-bapak gereja percaya bahwa para rasul membaptis orang percaya dengan formula nama Allah Tritunggal (Bapa dan Anak dan Roh Kudus) karena itu diperintahkan langsung oleh Tuhan Yesus Kristus sebagai kepala gereja sebelum Dia terangkat kesorga (Mat 28 :19, Mark 16 : 16-20). Pernyataan yang sama banyak dinyatakan oleh penulis-penulis primitif, seperti St.Jerome (IV,in Matt), Origen (de Princ., i,ii), St.Athanasius (Or.iv,Contr.Ar), St.Augustine (De Bapt.,vi,25).


4.2 Unsur Baptisan

Dalam sakramen baptisan unsur alami yang digunakan adalah air yang benar. Beberapa dari bapak-bapak gereja mula-mula, seperti Tertullian (De Bapt.,i) dan St. Augustine menyebutkan “adalah bidat-bidat yang menolak air secara keseluruhan sebagai unsur pokok dari baptisan”. Alkitab adalah begitu positif di dalam pernyataannya yaitu menggunakan air alami dan benar untuk baptisan. St. Augustine secara positif menyatakan bahwa tidak ada baptisan tanpa air (Tr.XV in Joan). Tidakkah kita melihat apa yang dikatakan Kristus begitu jelas dalam injil Yoh 3:5 ?
Unsur alamiah dalam baptisan adalah air. Para teolog mengatakan kepada kita secara konsekuen bahwa biasanya orang akan menyatakan bahwa air adalah unsur yang sah (valid) untuk baptisan, apakah air dari air laut, air minum, air sumur,air sungai, jernih atau keruh, segar atau asin, panas atau dingin. Air yang diperoleh dari es yang mencair adalah valid (sah).


4.3 Baptisan Mengganti Sunat

Apa yang diwujudkan pada Perjanjian Lama oleh tanda sunat, pada masa kini diwujudkan oleh tanda baptisan. Ada kesejajaran. Baptisan pun merupakan tanda perjanjian, tanda materai janji Allah akan pengampunan dosa. Sunat adalah tanda bahwa orang selalu terikat dengan Allah (“ Aku akan menjadi Allahmu”). Demikianlah halnya dengan baptisan (Mat 28:19). Dengan kata lain, menjadi manusia Allah Tritunggal, karena terikat dengan Bapa, Anak dan Roh Kudus.
Dalam Kejadian 17 menunjukkan bahwa sunat pertama-tama mewujudkan tanda rohani. Kedua, mempunyai arti kebangsaan. Bahwa sunat bersifat kebangsaan, yang mencirikan keanggotaan bangsa Israel, tidak dapat disangkal. Umat Israel pemilik sunat tersebut disamakan dengan bangsa Israel (PL). Dalam Kej 17 : 10,11,13,14 sunat disamakan dengan perjanjian yang dibuat oleh Abraham (Bnd Kis 7:8). Artinya, sunat menandai gerakan yang penuh kasih karunia dari Allah menuju manusia. Selanjutnya Perjanjian Lama berbicara tentang sunat sebagai “ materai”( Rm 4:11) atas pemberian kebenaran Allah. Karena itu sunat menjadi tanda kasih karunia dimana Allah memilih dan menandai orang-orang milik-Nya. Abraham adalah pokok zaitun yang asli yang ditanam TUHAN YAHWE. Sebagai bapak orang beriman, Abraham dipilih Allah dan memberikan “tanda perjanjian” dengan keturunannya yaitu “sunat”. Keturunan Abraham adalah bangsa Israel, umat pilihan Allah. Perjanjian sunat bekerja atas dasar kesatuan rohani antar anggota rumah tangga dan kepalanya( Bdk.Kel 38:8, Im 10:14, Im 12:2-6,Ul 13:6). Yang artinya atas dasar kesatuan rohani antar anggota rumah tangga dan kepalanya ini, maka seisi rumah baik laki-laki maupun perempuan menjadi anggota dari perjanjian tersebut dan menjadi umat Israel yaitu umat pilihan Allah, keturunan Abraham (Bil 18:19). “ Perjanjian itu diadakan antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun” (Kej 17:7). Allah memisahkan bangsa Israel umat pilihan-Nya dari bangsa lain supaya anak laki-laki Israel tidak mengambil wanita kafir menjadi istrinya dan juga anak perempuan Israel haruslah kawin dengan seorang dari salah satu kaum yang termasuk suku ayahnya yaitu suku Israel (Bdk.Bil 36:8). Dalam perjanjian sunat, hanya anak laki-laki keturunan Abraham yang disunat yang akan menjadi kepala dalam rumah tangganya sebagai milik pusaka TUHAN. Sunat Israel adalah pertanda kedudukan di hadirat Allah, dan “bahwa kasih karunia Allah mendahului perbuatan manusia”. Dalam masa Perjanjian Lama, pergaulan dengan Allah dan pengampunan dosa serta hidup yang kekal hanya bisa diwujudkan oleh orang yang “bukan hanya bersunat, tetapi juga mengikuti jejak iman Abraham, bapa leluhur kita, pada masa ia sebelum disunat”( Bdk. Rom 4:12, Yoh 4:1-26, Yoh 8:56). Perjanjian Allah dengan Abraham tidak dihentikan, tetapi tanda perjanjian itu yakni sunat,yang diberikan Allah dalam Kejadian 17 ,itulah yang dihentikan.
Dalam suratnya kepada jemaat di Galatia, Paulus melawan kaum penyesat,bidat-bidat (Bdk. Gal 2:4,8 16-21). Mereka menuntut sunat bagi orang Kristen. Bukan dalam pengertian arti sunat, melainkan tanda lahiriah yang mereka alami, yakni sunat (Bdk. Rm 2:28,29). Apa yang diwujudkan pada Perjanjian Lama oleh tanda sunat,pada masa kini diwujudkan oleh tanda baptisan sebagai materai dari kebenaran berdasarkan Iman. Ada kesejajaran. Baptisan pun tanda perjanjian, tanda materai janji Allah akan pengampunan dosa. Jika kita memperhatikan cara Paulus membandingkan sunat dan baptisan, maka jelas bahwa bagi orang Kristen, baptisan telah ditetapkan untuk menggantikan sunat.( Bdk. Rm 6:1-14, Kolose 2 : 12,12 ). Dalam baptisan baik baptisan bayi (anak-anak) orang percaya maupun baptisan dewasa (orang kafir yang bertobat dan percaya oleh penginjilan) jelaslah terlihat bahwa :” Bukan kita yang yang memilih Tuhan, melainkan Tuhanlah yang memilih kita“(Bdk.Yoh 15:16). Dalam karya pelepasan-Nya, Allah senantiasa berjalan di depan manusia. Sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita, Ia telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus ( Eff 2:1-10). Dibawah ini saya akan mencatumkan perbandingan antara sunat dan baptisan sbb:

Perjanjian Lama :
• Sebelum Kristus
• Sunat
• Sifat sementara : Hukum Taurat
• Hamba-hamba Taurat
• Belum akil balig
• Terbatas pada Israel
• Posisi khusus untuk tanah Kanaan

Perjanjian Baru :
• Sesudah kelahiran Kristus
• Baptisan
• Sifat tak sementara : Injil yang kekal (kelepasan)
• Anak-anak Allah (Bapa)
• Akil balig, dewasa
• Baik “Yahudi dan Yunani”
• Gereja tersebar di seluruh dunia

4.4 Makna Baptisan Yesus
Banyak pertanyaan muncul di sekitar baptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis. Bila baptisan dimaksudkan sebagai lambang pencucian dosa, apakah itu berarti Yesus juga berdosa? Apakah baptisan Yesus itu melambangkan pertobatan dia dari dosa-dosanya? Kalau ia pun berdosa, bagaimana ia bisa menjadi "penebus dosa" manusia? Para teolog menyimpulkan bahwa baptisan Yesus mempunyai makna yang lain. Baptisan ini dimaksudkan untuk memasukkan Yesus kedalam maut( kematian ) dan untuk menerima dan melaksanakan tugas dan kehendak Allah (Bdk Mat 3 :14-15, Luk 12:50, Ibr 2:9). Tetapi kita orang Kristen dibaptis sebagai tanda dan jaminan yang pasti dari Allah (materai penegasan Allah) bahwa kita telah turut mati dalam kematian Kristus dan telah turut bangkit dalam kebangkitan Kristus (Bdk Rm 6 :1-11, Kol 2 : 11-15 ).
“Demikianlah hendaknya kamu memandangnya : bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus “ (Rm 6:11).

Melalui ayat firman Tuhan diatas (Rm 6:11), Rasul Paulus menerangkan, menguraikan dan menjelaskan hakekat baptisan dimana setiap orang Kristen yang telah dibaptis di dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus ( Mat 28:19) menerima baptisan Kristen = pengikut Kristus, yaitu umat Kristen, sebagaimana Rasul Paulus menyebut dirinya seorang “Kristen” yaitu pengikut Kristus (Bdk. 2 Kor 12:2,Kis 11:26, 1Kor 11:1). Ada 3 jenis baptisan di dalam Alkitab yaitu :

1. Yohanes membaptis orang Yahudi dengan air (Baptisan Yohanes)
2. Pendeta membaptis orang Kristen dengan air (Baptisan Kristen )
3. Tuhan Yesus membaptis orang Kristen dengan Roh Kudus ( Baptisan Roh Kudus ).
Artinya bahwa di dalam baptisan ada kekuatan rohani yaitu : jaminan pengampunan dosa, keselamatan(tanda,materai segel, cap keselamatan),kelahiran baru/kelahiran kembali, kelepasan dari cengkraman iblis.
Bagaimana baptisan yang diterima oleh Yesus Kristus?. Baptisan kepada Kristus di sungai Yordan adalah sangat lain sekali. Baptisan Yesus bukan baptisan proselit( kepada Yahudi), bukan pula pertobatan dan penyucian (pembasuhan dosa).Tetapi baptisan Yesus(Baptisan Kristus) berisi dua hal, yaitu :
• Pertama, baptisan itu memasukkan Yesus ke dalam maut dan kematian, untuk menerima tugas dan kehendak Allah menggenapi Hukum Taurat Musa dan nubuat kitab para nabi ( Bdk. Mat 3:14-15, Luk 12:50, Ibr 2:9, Kej 3:15, Yes 53)
• Kedua, merupakan penobatan atau pengurapan-Nya untuk memulai tugas-tugas misi pelayan-Nya di dalam dunia ini.
(….Demikianlah hendaknya kamu memandangnya…..). Jadi apabila kita menolak baptisan berarti kita menolak Firman Allah, iman dan Kristus yang mengarahkan kita pada Baptisan .


Baptisan yang diterima Tuhan Yesus bukanlah untuk pertobatan dan penyucian dosa tetapi untuk memasukkan Yesus ke dalam maut dan kematian (melaksanakan kehendak Allah) dan merupakan penobatan atau pengurapan-Nya untuk memulai tugas-tugas dan misi pelayanan-Nya di dunia ini dan untuk menggenapi kitab Taurat Musa dan kitab para nabi ( Bdk Kej 3:15, Ul 18:15, Yesaya 53). Di dalam Ibrani 2:14 : “Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut “. Maka ,setiap orang yang dibaptis menerima kebenaran dan kehidupan kekal berdasarkan iman, karena ia bersama dengan Kristus. Jadi, hanya oleh iman saja seseorang dapat memperoleh apa yang ditandakan dan dimateraikan melalui baptisan berkenaan dengan dikuburkan dan dibangkitkan bersama dengan Kristus, yaitu janji-janji Allah : kemenangan atas maut,kemenangan atas iblis,pengampunan dosa,kemurahan Allah, Kristus seutuhnya, karunia Roh Kudus dan pemberian-pemberian-Nya yaitu kekuatan untuk menekan manusia lama, kebahagiaan yang kekal,hidup yang kekal dan kesukaan yang kekal.


Regards,
cprm.reformed

Anonymous said...

Duh... Kok jd pd debat antar agama?? Emang dgn debat kayak gini, Tuhan bakalan seneng ya? Tega bgt yah ngebuat Tuhan sedih...

yg namanya debat agama ga bakalan bs selesai... Dan ga ada gunanya jg... Kalian saling ngejelek2in agama lain dan ninggiin agama sendiri... Dgn begitu kalian dpt apa? Nothing!! Tuhan jg ga akan ngeliat kl perbuatan kalian baik... Manusia itu udah bnyk dosa, trmsk saya... Jd ngapain nmbh2n daftar dosa?

Ada yg blng agama Kristen itu agamanya penjajah, ada yg blng agama Islam itu agamanya para teroris...

Mata kalian buka donk lebar2... Ini semua t'gantung sama ORANG nya bukan sama AGAMA nya... Agama mana yg ngajarin orang untuk saling ngebunuh? Ga ada kan? Agama mana yg ngajarin orang untuk saling menghina? Ga ada kan?

Coba deh jgn pake emosi dlm nanggepin segala sesuatu... Ini smua p'buatan setan yg mau mecah belah kalian smua... Dgn kalian saling menghina, iblis yg tersenyum... Tuhan yg sedih...

Ngapain sibuk debat? Nanti malah jadinya p'musuhan... Yg lbh parah lg, perang antar agama... Ga bgt kan?

Knp ga damai aja? B'teman itu ga mesti sama kepercayaan kan? Kl emang beda ajaran, yaudah lah ga usah dipaksain... Toh smua org pasti pny keyakinan ny sndr2...

Jgn merasa bener sendiri... Cuma Tuhan yg tau sgala2nya... Toh inti dr smua agama itu Tuhan... Ga ada kan agama yg nyembah setan kecuali aliran sesat...

Smoga Tuhan slalu memberkati... ^^

cprm.reformed said...

Bro..kalau menurut iman Kristen...Iblis mengaku dirnya Tuhan..itu skarang persoalannya.sehingga banyak julukan : nabi palsu, rasul palsu, ajaran sesat. Mengapa demikian karena memang iblis juga menyamar seperti malaikat terang, dan dia datang hanya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan. Alkitab berkata bahwa iblis menyesatkan seluruh dunia. Mengapa dia bisa menyesatkan seluruh dunia karena dia tidak hidup dalam kebenaran. Dia bapa penipu, pendusta, pembohong. Dia (iblis yaitu musuh Allah dan musuh orang beriman) adalah pembunuh manusia sejak dahulu kala. Jadi kami umat Kristen diperintahkan Allah melalui nabi-Nya utuk menguji setiap roh dan menguji segala sesuatu..karena nabi-nabi palsu telah muncul dan pergi ke seluruh dunia untuk menyesatkan banyak orang...Senjata kami umat Kristen ialah kuat kuasa Tuhan yaitu senjata Roh Kudus yaitu selengkap senjata Allah (Bdk Efesus 6:10-20)yaitu :
1 . Berikatpingangkan kebenaran
2. Berbajuzirahkan keadilan
3. Berkerelaan menggunakan kasut yaitu mmeberitakan Injil Damai Sejahtera.
4. Perisai iman untuk memadamkan panah api dari "si jahat" (IBLIS)
5. Ketopong keselamatan
6. Pedang Roh yaitu "FIRMAN ALLAH"
7. Doa dan permohonan
Umat Kristen sangat menyadari bahwa mereka senantiasa berada dalam peperangan rohani ini. Mereka akan dibenci oleh dunia ini, oleh Iblis karena hanya umat Kristen yang telah dilahirkan kembali oleh Roh Kuduslah yang mengetahui kebenaran. Jadi iblis sangat benci sekali kepada mereka. Oleh sebab itu Allah melalui rasul-Nya yaitu rasul Paulus memberikan perlengkapan senjata Allah kepada orang percarya karena mereka mau tak mau terlibat dengan "spiritual battle" ini ketika mereka sudah diselamatkan.. Gitu bro & sis.

Regards,
cprm.reformed

Endy Firmanto said...

Sekali lagi ngk ada gunanya debat kayak gini. coba dch lihat p'masalahan yang lebih realistis.
Kemiskinan, peperangan, Krisis moral, korupsi, n masih banyak lagi keprihatinan sosial lainnya yang terjadi di negara Kita tercinta ini.

Debat seperti ini ngk akan pernah selesai n muter na d ditu situ-situ aja, yang satu bilang ini benar itu salah dan yng satu lagi bilang yang itu salah yang ini benar...

huhh.....
capek ngk ada hasilnya
malah jadi saling benci satu sama lain...

pertama sih b'maksud membela kebenaran keyakinan masing2, tp coba liat hasilnya malah ngk jelas...
amburadul...
sama-sama sakit hati..

stop dch....
stop....
Tunjukkan kalo agama memang bisa mengatasi permasalahan2 sosial yang t'jadi...
Permasalahan yang RIIL..

Sprt p'mskhn yng gwe hadapi sekarang ini nih,kulh gw yang terancam berhenti krn g bisa bayar SPP...
BANTUIN DONG...
BANTUIN CARI SOLUSI...!!!!

Anonymous said...

Semoga Tuhan Jesus, segera turun ke bumi ini dan menghancurkan orang-orang yang tersesat, hancurkan islam, hidup kristen....hidup kristen....hidup kristen, meskipun di salib, Tuhan Jesus bisa hidup kembali dan sekarang di syurga, dan nanti akan mengajak kita semua umat kristen naik ke syurga. Ayo kita adu Tuhan kita.. gimana berani gak ? payah mending gak usah beragama. hehehe

Imanuel said...

Analisis kecil-kecilan terhadap cerita di atas:
Ada beberapa hal kecil yang penulis cerita itu teledor. Dengan mengamati hal-hal kecil tersebut kita akan tahu, siapakah yang menulis cerita tersebut dan apa tujuannya.
1. Dalam cerita disebutkan bahwa penulis, yang menurut pengakuannya adalah seorang muslim, mendakwakan dirinya adalah seorang penghujat Jesus. Kalau penulis ini seorang yang benar-benar mengerti dan menghayati Islam, maka tidak akan pernah sedikitpun dia menghujat Jesus, karena di dalam Quran dikatakan bahwa Jesus adalah seorang rasul Allah yang mulia. Jadi kalau penulis tersebut adalah seorang penghujat Jesus, berarti dia belum memahami dan menghayati ajaran Islam. Seorang yang belum mengerti ajaran Islam sangatlah wajar kalau dia mudah berubah keimanannya, mudah berimajinasi dengan tidak berdasarkan akal dan fakta empiris kejadian turunnya suatu ayat. Atau kemungkinan lain, tulisan ini memang sengaja untuk memprovokasi, membangkitkan kebencian umat Kristen kepada umat Islam.
2. Penulis menceritakan: “Untuk mendapatkan ketentraman, maka masalah ini saya bawa dalam sembahyang tahjud (sembahyang tengah malam) dengan doa istiharah,…….dst”. Seorang muslim, kalau dia berdoa istikhoroh, maka sholatnya adalah sholat istikhoroh bukan sholat tahajud. Walaupun sholatnya itu dapat dikerjakan pada malam hari (yaitu waktu untuk sholat tahajud) tetapi niatnya adalah niat sholat istikhoroh dan namanya juga sholat istikhoroh. Jadi sekali lagi terlihat bahwa penulis bukanlah seorang yang memahami betul tentang Islam.
3.Penulis menceritakan keadaannya pada waktu masih seorang muslim: “…….atau didalam sorga bersama Allah”. Karena saat itu dia masih muslim, maka perkataan/pikirannya tentu masih perkataan/pikiran selayaknya seorang muslim. Gaya bahasa “di dalam sorga bersama Allah” bukanlah gaya bahasa seorang muslim. Mengapa? Karena Allah Maha Besar, tidak ada tempat yang dapat mewadahi-Nya. Gaya bahasa ini adalah gaya bahasa seorang Kristen.
4. Penulis membeberkan (seolah-olah) fakta, bahwa (seolah-olah) Quran itu sejalan dengan Alkitab/Injil yang sekarang ini, tidak pernah mengatakan bahwa Quran itu tidak benar. Apa tujuannya?

Dari hal-hal kecil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa penulis cerita ini bukanlah seorang muslim, melainkan seorang Kristen dengan tujuan untuk memprovokasi kemarahan umat Kristen kepada umat Islam, dan melakukan pendangkalan pemikiran kepada umat Islam agar berfikiran bahwa (seolah-olah) ternyata Quran sejalan dengan Injil yang ada sekarang ini.

Numpang lewaat said...

Makenye tuuh, boat temen2 Kristiani jangan gampang terprovokasi, jalankanlah kasih yang selama ini 'dah kalian ucapkan di mulut. Bukankah Jesus akan memberikan pipinya yang sebelah kanan bila yang sebelah kiri ditampar? Buat sodara2 muslim yang kebetulan lewat (yang kesini secara tak sengaja 'cos terbawa arus mesin pencari google gaya gue neh)jangan terpesona dengan fiksi religi macem gini. Pake akal sehat dan kalbu kalian. Oce?

Anonymous said...

syukur deh anda bisa menemukan kebenaran menurut suara hati anda, namun ada beberapa kejanggalan, pertama mengapa dalam menemukan kebenaran kristen anda menggunakan cara-cara orang islam dengan solat tahajjud, dimana tahajjud itu untuk mendekatkan diri kepada Alloh (bukan Allah) dari tahajjud anda berhasil mendapatkan kebenaran baru, yaitu kristen yg bertolak belakang dg cara2 anda itu, ini sungguh aneh, kedua anda meyakini kebenaran alkitab dari rujukan alquran, tapi mengapa anda menknggalkan alquran dimana alquran adalah kitab terakhir yang isinya pernyempurnaan dari kitab2 sebelumnya, mengapa malah mundur kebelakang anda mematuhi undang2 (kitab2 suci) yang sudah lawas.
tapi apapun pilihan anda, itu adalah pilihan terbaik untuk anda, nanti juga akan terbukti kebenarannya.

Anonymous said...

Semua agama itu benar dan lurus tapi bagi penganutnya masing2, bagi gw islam itu benar dan yg lain sesat, juga demikian bagi kristen, perdebatan siapa yg benar dan yg salah tidak akan ada habisnya sampai kiamat sekalipun, kalo menurut pemaparan diatas bhwa kebenaran itu adalah yesus dg kristennya sah2 aja walaupun didapat dr tahajjud dan menelaah alquran tapi itu penuh kerancuan dan penuh jebakan, mungkin anda bermaksud baik ingin memaparkan kebenaran menurut pandangan cerita di atas, tapi gagi gw itu merupakan cerita yg (maaf) cukup lucu, mari kita tunggu saatnya kebenaran itu datang, bagi para penghujat dan penghina agama lain sadarlah bahwa anda berbuat sia2 ga ada kebaikan sedikitpun buat anda semua.

cprm.reformed said...

Maknya..baca dunk betul-betul kesaksiannya...Pak Hamran Amrie dulunya seorang muslim..pengikut nabi Muhammad..dan ia adalah seorang laskar jihad islam yang sangat anti Kristen.. tetapi dalam perjalanan imannya mengikuti Muhammad dia mengalami banyak pergumulan dan tanda tannya..mengapa di Al-Quran ada diperdebatkan Taurat dan Injil ? Apakah Taurat dan Injil di Alkitab umat Kristen sudah diselewengkan/palsu atau di Al-Quran adalah hidayah yang baru dari Allah.Singkat cerita Ia berdoa kepada Allah orang Kristen, orang Muslim, orang Hindu, orang Budha..mana sebenarnya agama yang benar "? mana wahyu Allah yang benar dan sejati karena banyak kitab suci di bumi ini yang menunjukkan jalan sorga dan keselamatan...Akhirnya dia menemukan kebenaran di dalam Alkitab (Kekristenan). Dan ia mengambil keputusan untuk menjadi pengikut Kristus dan Pak Hamran Amrie di baptis di gereja GPIB (Gereja Protestan Indonesia di Bagian Barat)...dan akhirnya dengan pergumulan yang panjang semua keluarganya juga menjadi umat Kristen dan dibaptis. Dan setelah dia menjadi umat Kristen..dan bertumbuh di dalam iman..dia membandingkan Al-Quran dan Alkitab dan dia menulis buku tentang Kristology.... Jadi Pak Hamran Amrie sudah menemukan kebenaran dan keselamatan yang sejati yaitu di dalam Tuhan Yesus Kristus Anak Allah Imanuel...Dia Allah yang benar...gitu mas..gitu mbak..

Regards,
cprm.reformed

cprm.reformed said...

Bro..gw punya pengalaman nih dengan teman saya satu kerja..waktu saya sama-sama mengantar barang ke suatu perusahaan namanya Pak Gonzales nama samaran beragama Islam..Di mobil dia bercerita tentang kematian yg akan menjemput umat Islam. Dia berkata sewaktu kami nanti meninggal malaikat-malaikat akan bertanya kepada kami ..: Siapa Tuhan-mu?? Dia berkata : Tuhanku ialah "Allah" ( dalam speling bahasa Arab dia berkata.."Aulloh").. Dan saya bertanya kalau malaikat tanya : siapa Allahmu...Ya..Aulloh... Di Quran dia bilang " Tiada Tuhan Selain Allah". Dari percakapan kami tadi saya ambil kesimpulan bahwa Tuhannya (sesembahan) orang Islam itu ialah : Allah " ( Alloh ).Dan dalam hati saya berkata andaikan ada malaikat yang bertanya atau orang lain bertanya kepada saya : Siapa Tuhan mu ?? Saya jawab : Tuhan ku ialah Tuhan Yesus Kristus. Dan siapa Allah mu ?(siapa sesembahanmu ?) saya jawab : Allah Tritunggal di dalam Kristus yaitu : Bapa, Anak dan Roh Kudus.
Dalam bahasa Indonesia "GOD" itu diterjemahkan sebagai : Allah, dewa,brata. Dan dalam bahasa Indonesia "LORD" itu diterjemahkan sebagai : Tuhan, penguasa tertinggi. Alkitab berkata : " THE LORD IS GOD " = TUHAN ITU ADALAH ALLAH".Jadi LAI (lembaga alkitab Indonesia ) mengadopsi dan menerjemahkan God = Allah dan Lord= Tuhan.

Regards,
cprm.reformed

Ali Sina said...

WHY ALLAH, OH WHY?
A Muslim scholar ponders on the Quran/Muslim memikirkan Quran.
By Ahmed Simon

Mengapa Allah menyampaikan pesannya kepada malaikat Jibril dan lalu malaikat ini harus membawa pesan Allah ini kepada Muhamad secara tidak langsung?

Mengapa Allah tidak melakukan dialog langsung dengan nabi Islam, seperti juga ketika Allah berbicara dengan nabi-nabi dalam Injil ?

Mengapa Muhamad tidak dianggap pantas diajak bicara langsung?

Mengapa Allah mengatakan agar Muhamad bertanya kepada Kristen dan Yahudi kalau ia ragu-ragu? (10:94 – jadi Allah menegaskan adanya keraguan dan ketidaksempurnaan dalam Quran) ?

Mengapa tidak ada saksi saat terjadi monolog antara Malaikat Jibril dan Muhamad, seperti pada nabi-nabi Injil yang saksinya cukup banyak?

Mengapa Quran hanya dalam bahasa Arab? Bukannya Quran untuk non-Arab juga?

Mengapa Allah menamakan Surat-Surat dalam Quran dgn judul Ternak, Jin, Kerbau, Gajah, Tawon, Semut, Laba-Laba, Besi dsb, yang sungguh tidak pantas bagi sebuah kitab suci?

Mengapa Allah mengatakan bahwa ia menghilangkan ayat-ayat Setan dalam Quran?

Mengapa Setan dibiarkan menaruh ayat-ayatnya dalam Quran dan mengapa mereka (Allah dan Setan) bisa menyusun Quran bersama-sama?

Mengapa Allah mengatakan bahwa semua mahluk hidup diciptakan beserta dengan pasangannya, bahwa semua mahluk ada pasangan jantan dan betinanya (13:3), padahal ada juga mahluk-mahluk yang bisexual, tidak memiliki alat kelamin dan bahkan memiliki alat kelamain jantan maupun betina (Bagaimana Allah bisa salah besar begitu )?

Mengapa Allah mengubah/menggantikan/abrogasi ayat-ayat permulaan di Quran dengan ayat-ayat 'yang lebih baik'?

Mengapa ayat-ayat permulaan Allah tidak sempurna sehingga Allah harus membetulkan ayat-ayatnya sendiri ? Mengapa Allah mengatakan hanya sekitar 700 dari total 6,241 ayat, (11%) bisa dimengerti manusia ; bukannya Quran dimaksudkan bagi semua Muslim untuk dibaca dan dimengerti?

Mengapa Hadis mengatakan bahwa Yesus Kristus akan datang lagi pada Hari Kiamat, padahal Muhamad nabi terakhir; mengapa Allah tidak mengirimkan Muhamad saja?

Mengapa Allah mengatakan dalam 86:5-7 bahwa manusia diciptakan dari cairan yang mengucur, dari antara selangkangan dan tulang rusuk; padahal semua orang tahu bahwa sperma datang dari penis (kok Allah bisa salah besar begini)?

Mengapa Muhamad pergi ke Yerusalem lewat surga, naik kuda terbang? Bukannya ia seharusnya ke Mekah – kota Islam yang tersuci, atau Medinah – kota Islam no 2 tersuci? Dan mengapa tidak ada saksi?

Mengapa Allah memerintahkan Muslim untuk sholat 5 waktu tertentu selama 365 hari; dan dimanakah Allah pada saat-saat lainnya? Padahal agama lain boleh berdoa dimanapun, kapanpun dan dengan cara apapun, bebas menghadap arah manapun !

Mengapa harus bersholat subuh pada waktu hantu masih gentayangan ? (pk 5.20 a.m.)

Mengapa memerintahkan untuk mencuci penis, anus, lobang hidung, ketiak, kuping, dsb, sebelum sholat 5 kali itu; apakah Muslim begitu kotor, Allah?

Mengapa Allah merubah arah kiblat dari Mekah ke Yerusalem dan kembali ke Mekah lagi?
Mengapa Muslim (Saudi, Palestinia, Jordania, Syria, dsb.) selama ratusan tahun mengarahkan pantat mereka ke Ka'bah di Mekah saat kiblat menghadap ke Yerusalem?

Mengapa menggunakan ritual Hindu (bukan budaya Arab) bagi hijrah (naik haji) ke Ka'abah?

Mengapa Allah merasa bahwa menutupi Muslimah dari kepala sampai ujung kaki tidak akan merangsang lelaki Muslim?

Mengapa memberikan lelaki 2 kali jumlah warisan wanita?

Mengapa satu saksi lelaki sama dengan 2 saksi wanita?

Mengapa Muhamad mengijinkan 4 istri bagi lelaki dan melanggar prinsip Allah yang menciptakan satu wanita bagi satu pria?

Mengapa wanita Muslim harus tunduk pada lelaki Muslim (dlm Hadis : wanita adalah mainan lelaki) ? Allah, mengapa Kau menganggap peraturan macam ini sbg 'persamaan hak' antara lelaki dan wanita?

Mengapa Allah meminta para suami Muslim untuk memecut dan tidak mengacuhkan istri-istri yang tidak patuh?

Mengapa Allah meminta Muslim agar mengucapkan "Bismillah" setiap kali melakukan sesuatu, sementara agama lain menggunakan otak (yang diberikan Tuhan mereka) setiap kali melakukan sesuatu?

Mengapa Allah meminta Muslim untuk membunuh Muslim yang meninggalkan Islam?

Mengapa Allah melarang pemungutan bunga?

Mengapa Allah mengharamkan minuman alkohol di bumi tetapi mengijinkannya di surga?

Mengapa Allah memerintahkah pembunuhan manusia lain karena pelanggaran, penyelewengan, sex diluar perkawinan dsb; Allah pencipta atau perusak kehidupan?

Mengapa Allah mengijinkan amputasi seluruh tangan dan kaki karena mencuri?

Mengapa Allah mengatakan dalam Quran bahwa manusia diciptakan dari gumpalan darah, lalu mengatakan dari nol, lalu dari tanah liat, lalu dari cairan yang mengental dan lalu dari lumpur, lalu dari cairan yang mengucur, lalu dari air; mengapa Allah bingung? Mungkin Allah tidak tahu?

Mengapa Allah mengatakan setan/kebiadaban datang dari Allah sendiri ; ini berarti bahwa Allah sendiri setan, bukan?

Mengapa Allah mengatakan bahwa bumi datar? Allah tidak tahu bahwa bumi bulat?

Mengapa Allah mengatakan ia menempatkan gunung untuk menstabilisasi bumi agar tidak guncang kanan kiri; bagaimana Allah bisa begitu tolol?

Mengapa Allah mengatakan bahwa matahari terbenam dalam sebuah kolam kering di bumi – bagaimana Allah bisa salah total?

Mengapa Allah menyetujui perbudakan?

Mengapa Allah meminta Muslim untuk "menunggu dalam persembunyian untuk membunuh kafir" (bahkan anak-anak)?

Mengapa Allah memilih nabi yang tidak terpelajar dan buta huruf?

Mengapa Muhammad membunuh, bahkan sesama Muslim dan mencuri harta benda mereka – persis seperti parasit?

Mengapa Muhamad melakukan hubungan sexual dengan budak-budaknya diluar perkawinan?

Mengapa Muhamad menyuruh dicongkelnya kedua biji mata seorang maling (hadis Bukhari !)?

Mengapa Muhamad memperkosa budak istri-istrinya (Sufia)?

Mengapa Muhamad menikahi menantunya sendiri (isteri anak angkatnya yang masih muda itu) ?

Mengapa Muhamad memiliki begitu banyak isteri, isteri sementara, gundik dan budak?

Mengapa Muhamad mati karena makanannya diracuni (hadis Bukhari !)?

Mengapa menyebut Muhammad nabi, padahal Quran hanya menyebutnya sebagai seorang pembawa pesan dan rasul?

Mengapa Allah menghadiahkan martir lelaki 72 perawan cantik dsb – dan bukan kepada martir wanita?

Mengapa Allah memuat kenikmatan sexual sebagai hadiah bagi mereka yang mati sebagai martyr? (Bukankah ini menunjukkan bahwa para Suicide Bomber Muslim hanyalah sex maniak picisan?)

Mengapa begitu banyak ayat Quran begitu terobsesi dengan 'perawan'?

Mengapa Muslim girang dengan malapetaka orang lain; apakah ini bukan karena suruhanmu, Allah?

Mengapa Allah, kau salah copy bagian-bagian Injil ? Karena Injil berakhir dengan kutukan bagi mereka yang mencontek dari Injil-kah?

Mengapa Quran tidak ditulis secara kronologis, tidak memiliki mukjizat, tidak menunjukkan tempat, tidak ada persamaan derajad antara lelaki-wanita, tidak ada keindahan, tidak ada ramalan, tidak ada cinta, tidak ada sejarah, tidak ada titik waktu, tidak meyebut tentang
kerajaan-kerajaan, tidak ada referensi arsitektural, tidak ada cerita,tidak ada pepatah, seperti Injil; Quran hanya berbicara tentang Jin, Setan, kemarahan Allah, hukuman, dendam, teror, setan-setan, kebiadaban, pemotongan bagian-bagian tubuh, pembunuhan, penyelewengan, benci perempuan, kekejaman, dsb.

Praktek penerapan Islam
Mengapa ada ratusan sekte Muslim dalam Islam?
Mengapa mereka saling jotos-jotosan dan saling menggorok leher sesama, bahkan antara sesame anggota sekte ?
Mengapa Muslim berjuang keras untuk lari ke negara-negara non-Muslim?
Mengapa lelaki dan wanita Muslim tidak dapat berdoa bersama, seperti agama lain yang bisa berdoa secara sekeluarga?
Mengapa perkawinan Muslim hanyalah sebuah kontrak dan bukan hubungan suci, seperti dalam agama-agama lain?
Mengapa Muslim tidak dapat menikah di mesjid seperti dalam agama-agama lain?
Mengapa lelaki Muslim bisa menceraikan isteri-isterinya dengan hanya mengatakan talak 3 kali? Bahkan lewat SMS ??!
Mengapa Muslim tidak boleh menyentuh anjing dan babi?
Mengapa negara-negara Muslim lebih terbelakang dari negara-negara Kristen, Buddhis, Yahudi, Tao-is, Hindu, Bahai, dsb?
Mengapa Muslim dimana-mana merebut kekuasaan wilayah dan setelah berhasil meraihnya (seperti Iran), mengekangnya (17 juta orang Iran lari )?
Mengapa hukum-hukum Islam tidak dapat direvisi, ketimbang memberlakukan sistim usang dari 1400 tahun yang lalu, dan disesuaikan dengan keperluan jaman ini?
Mengapa begitu banyak perkosaan, pelecehan seksual, incest dan tindak-indak pidana seksual lainnya, pengangguran dan kehancuran di negara-negara Muslim?
Mengapa anggota keluarga Muslim membunuhi ibu-ibu mereka sendiri, dan isteri, saudara dan anak perempuan mereka sendiri ? (Honor Killing !)
Mengapa ada begitu banyak kebencian dalam hati Muslim, Allah?
Mengapa menggunakan Loud Speaker kencang untuk solat ; siapa yang tuli, Allah?
Mengapa badan-badan zakat Muslim digunakan bagi terorisme?
Mengapa Islam nampak sekali dari agama-agama lain dan Muslim secara terang-terangan membohong tentang Islam dan menyembunyikan Islam sebenarnya?

Mengapa Allah, Oh Mengapa ? Mana mungkin kau Tuhan ? Bukankah kau sebenarnya Setan, Allah?


CATATAN: - pertanyaan-pertanyaan ini menghantui para pakar islam sendiri. Bagi sunah-sunah spesifik diatas, lihatlah artikel-artikel dalam situs ini. http://www.islamreview.com/

Mentolerir Islam sama saja dgn mentolerir Setan, ini fakta yang tidak dapat diingkari. Islam adalah kanker, sekali tumbuh bisa menghancurkan dirimu. Injil berakhir dengan kutukan kepada siapapun yang menconteknya. Jadi, Islam sendirilah yang mengakibatkan dirinya terkutuk.

Anonymous said...

woi.....
kasian Tuhan, Yesus, Musa, Muhamad, dkk...
telinga mereka panas gara2 kalian omongin terus...

DO MORE,,, TALK LESS !!!



nb : mending maen,,,
silahkan buka
http://www.travian.co.id/?uc=id1_90144&signup

F!rm@nto_N_I said...

wah boleh juga
asik kale!
maen game dr pd
bikin ikutan nimbrung
ma orang yang cm bisa
ngomong doang

liat tuh PR kalian banyak
wahai orang2 yng ngakunya beriman
banyak aliran2 sesat tuh banyak yng muncul
Lia Eden, Satrio Piningit, Ahmadiah, dkk

kbradaan mereka tuh bukti klo Kalian para
Pakar Iman, Pakar Agama, yang katanya mengenal siapa itu Tuhan
sudah tidak lagi mereka percaya
Urusi deh dulu mereka....

gw ngegame dulu
mari ngegame
http://www.travian.co.id/
asyik jg...

septi said...

Bapa, ampunilah mereka ...
karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.

Amen

Abu Bakar. said...

Segala puji, hormat, kemuliaan, dan sembah hanya bagi Allah Bapa dan Anak Domba yang duduk di atas takhta, ...haleluya... Yesus luar biasa, hikmatNya tak terduga dan tak terselami oleh manusia.

fuckingkristians said...

yang lebih menarik dan lucu http://us.geocities.com/kristensejati/index2.html

Anonymous said...

Saya tau Hamran Amrie sejak waktu anak-2 dulu, karena saya ingat ayah saya punya banyak buku-2 debatnya dengan pak Hasbullah Bakrie dan beberapa pemikir Islamis lain.. Kesaksian yg dulu saya dengar juga tidak berbeda dgn tulisan di atas.. Beliau jg pernah begitu di kenal di kalangan gereja semasa pertobatan K.A.M Jusuf Roni, dimana pd masa itu gereja banyak menuai jiwa-2 yg sebelumnya memusuhinya.
Jadi, saya cuma mau menegaskan bahwa yg disaksikan pak Hamran itu benar dan konsisten. Anda tidak perlu harus percaya, tapi ikuti kata hati anda dengan jujur dan minta petunjuk Ilahi.
Amin.

Anonymous said...

Let's make this simple. Kristen, Islam, Budha, Hindu, Katolik atau apapun itu agama atau kepercayaan kita, gak bakalan MENYELAMATKAN KITA. Percaya pada Yesus Kristus, sebagai satu-satunya jalan, kebenaran dan hidup, itu yang akan menyelamatkan kita. Anda muslim,Kristen,Budha,Hindu dsb... gak masalah. Yang penting akuilah bahwa Yesus Kristus sebagai Tuhan atas hidupmu, maka saat ini juga kamu menjadi warga Kerajaan Sorga. Amen

Anonymous said...

Yg gw tau Tuhan yg menciptakan seluruh kehidupan, dia Maha Hidup,

jadi Tuhan gak bakalan Mati, apalagi dibunuh, Sembahlah Tuhan yang maha Hidup

Anonymous said...

yg gw tau.. agama itu agama..
Tuhan itu Tuhan....

Jangan lah kita sampai Me_Nuhankan Agama.. agama lahir dari kebudayaan,kebudayaan lahir via manusia,,, okeh..

Nadia Sam Cyrus said...

"Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya mejuju maut." (Amsal 16:25)
AGAMA di Dunia boleh diibaratkan JALAN. Tapi SEMUA AGAMA di dunia ini TIDAK ADA yang menyelamatkan bahkan lebih dari itu TIDAK ADA yang MENJAMIN KESELAMATAN (ke surga)

Agama KRISTEN pun tidak menjamin masuk surga.
yang menjamin masuk ke surga hanya BERTOBAT dalam YESUS KRISTUS dalam bentuk iman dan perbuatan seperti yg Yesus ajarkan. Tidak mungkin orang bisa mengerti ttg Keilahian TUHAN Yesus (alias KRISTUS)tanpa pertolongan atau taufik wal hidayah dari Yang Maha Kuasa. Karena itu, orang sudah bertobat dalam Kristus perlu taufik wal hidayah yaitu ROH KUDUS. Orang yang penuh dg ROH KUDUS akan tampak dari sikap dan perbuatannya.
Ada banyak orang kristen yg belum diselamatkan (belum bertobat) terlihat dari buah perilakunya dsb. Mereka inipun sangat perlu diinjili supaya mereka tidak masuk kebinasaan kekal (alias NARAKA) karena mereka baru tahap ORANG BERAGAMA.

YESUS KRISTUS adalah satu-satunya jalan ke Surga karena Dialah penguasa baik Surga maupun di Bumi, karena itu semua orang dibumi harus menyembah dan hidup memuliakan Dia

"KEPADA-KU telah diberikan SEGALA KUASA di sorga dan di bumi." (Matius 28:18)
YESUS KRISTUS jugalah yang akan menjadi HAKIM di tahta pengadilan nanti.

Jadi Jelas, Jalan yang benar BUKAN AGAMA tetapi suatu pribadi (yang adalah ROH), yang telah ada bahkan sebelum Nabi Ibrahim (alias ABRAHAM) ada, yaitu DIA yang berkata : "AKUlah -JALAN-dan-KEBENARAN-dan-HIDUP" Siapakah Dia? Nah, terimalah Dia dengan iman percaya sebelum anda menyesal (alias masuk kebinasaan kekal/Neraka) ketika meninggalkan dinia ini.

Anonymous said...

ya ampyunnn...

jangan mengexplore agama melalui "menara" logika..
karena sudah banyak yang tersesat karenanya.

"Hanya kepada Allah semua alasan berpulang kepada-Nya"
"Ketidaktahuan kita mengenai alasan-alasan tersebut, tidak membuatNya menjadi tidak adil atau mengurangi kebijaksanaan-Nya"

sudah banyak artikel2 yang menjelaskan agama nasrani sekarang adalah agamanya manusia (agamanya Paus).
sudah banyak artikel yang menjelaskan, bahwa banyak simbol2 di agama nasrani adalah warisan dari simbol2 kaum paganisme.

buat lebih jelasnya bisa lihat disini

semoga mendapat pencerahan bagi kaum yang tersesat. Amin

Anonymous said...

Blog ini adalah Blog terdahsyat yang pernah ada di muka BUMI!!!

Segala Kemuliaan hanya ALLAH Bapa, ALLAH Anak (Isa Almasih), dan ALLAH Roh Kudus.

Anonymous said...

“anal jannatu wa nara katannalr al anna”, sering digunakan oleh Syekh Siti Jenar dalam menjelaskan hakikat surga dan neraka. Penulisan yg benar nampaknya adalah “inna al-janatu wa al-naru qath’un ‘an al-ana” (Sesungguhnya keberadaan surga dan neraka itu telah nyata adanya sejak sekarang atau di dunia ini). Sesungguhnya, menurut ajaran Islam pun, surga dan neraka itu tidaklah kekal. Yang menganggap kekal surga dan neraka itu adalah kalangan awam. Sesungguhnya mereka berdua wajib rusak dan binasa. Bagi Syekh Siti Jenar, surga atau neraka bukanlah tempat tertentu untuk memberikan pembalasan baik dan buruknya manusia. Surga neraka adalah perasaan roh di dunia, sebagai akibat dari keadaan dirinya yg belum dapat menyatu-tunggal dgn Allah. Sebab bagi manusia yg sudah memiliki ilmu kasampurnan, jelas bahwa ketika mengalami kematian dan melalui pintunya, ia kembali kepada Hidup Yang Agung, hidup yang tan kena kinaya ngapa (hidup sempurna abadi sebagai Sang Hidup). Yaitu sebagai puncak cita-cita dan tujuan manusia. Jadi, karena surga dan neraka itu ternyata juga makhluk, maka surga dan neraka tidaklah kekal, dan juga bukanlah tempat kembalinya manusia yang sesungguhnya. Sebab tidak mungkin makhluk akan kembali kepada makhluk, kecuali karena keadaan yang belum sempurna hidupnya. Oleh al-Qur’an sudah ditegaskan bahwa tempat kembalinya manusia hanya Allah, yang tidak lain adalah proses kemanunggalan ……ilaihi raji’un, ilaihi al-mashir………

ki joko said...

Sebagai bangsa yang agamis, harus berani jujur mengakui, telah kalah langkah dari orang-orang dan bangsa yang justru sering dianggap sekuler dan kafir yang kenyataannya mampu membuktikan diri berhasil menangkap rumus-rumus (kodrat) Tuhan. Hal ini terjadi mungkin karena orang sibuk bertengkar gara-gara perbedaan nilai-nilai pada tataran “kulit”, sekedar “baju” . Sehingga hidupnya selalu dirundung rasa curiga mencurigai sesama (su’udhon). Manakah yang lebih religius ? Mana pula yang sekedar agamis ? Jika kita tetap negatif thinking dan menutup mata, jangan menyalahkan siapa-siapa bila selamanya ketinggalan dalam segala hal dan jatuh dalam keterpurukan. Padahal, kenyataannya orang yang dapat meraih kemajuan dan kemuliaan hidup, adalah orang yang selalu positif thinking (khusnudhon). Sebaliknya, tiada bosan-bosannya mengkritik diri sendiri.

Anonymous said...

Tuhan Yesus telah berkata "Aku-lah jalan kebenaran dan hidup, dan tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada Bapa tanpa melalui Aku"

Aku percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru selamat-ku.
Ini adalah forum umat kristen, jadi aku harapkan saudara2 seimanku untuk tidak terprovokasi ikut menjelek2kan agama lain karena kita adalah anak2 Tuhan yang harus hidup saling mengasihi dan biarkan Tuhan saja yang membalas tiap2 perbuatan orang2 tertentu yang menghina dan menjelek2an Tuhan kita dan agama kita, karena pembalasan adalah hak Tuhan, bukan hak kita. Ingat! di alkitab kita tertulis seperti itu.

God Bless u all ^^

Anonymous said...

Nah...
dari semua ini sudah sangat jelas bahwa iblis akan dibuat bungkam dan akan ditelanjangi oleh kebenaran itu sendiri...
yang namanya kebenaran Firman Tuhan itu gak bisa disangkal...
oleh apapun juga...
marilah dengan kerendahan hati jangan dengan kekerasan hati...
GBU...

Anonymous said...

SAUDARAKU TAHUKAH KALIAN: KAPAN YESUS DIANGKAT JADI TUHAN ?

Baca deh dengan hati terbuka, jangan marah dolo ya.......

Konsili Nicea 325 Masehi Pada abad ini pertikaian paham sangat sengit membakar Gereja. Arius, uskup dari Aleksandria, menolak ketuhanan Yesus yang menimbulkan kemarahan sebagian besar orang-orang Kristen. Akhirnya kaisar Konstantine menyelenggarakan konsili di Nicea tahun 325 Masehi. 1800 orang yang diundang untuk hadir dalam konsili ini terdiri atas, 1000 orang yang berasal dari Gereja Timur dan 800 dari Gereja Barat. 22 orang rombongan Arius yang dipimpin oleh Eusebius of Nicomedia, semuanya diusir dari forum.

Sehingga secara keseluruhan Konstantine telah mengusir keluar sekitar 1482 uskup dan hanya 318 yang diijinkan mengikuti hingga akhir. (Dr. Henery Stbble, An Account of the Rise and Progress of Mohametanism, 1954, hal.44-45, Holy Blood Holy Grail hal.692, Arana-”Holocaust Theology”)

Dari 318 suara tersebut hanya 2 suara yang mendukung Arius. Konsili pertama yang dilaksanakan pada tanggal 20 Mei sampai 25 Juni diakhiri dengan ketokan palu yang mengesahkan Kredo Misterius, yang juga dikenal sebagai Kredo Nicea. Kredo Nicea yang sekarang bukanlah rumusan yang disepakati pada konsili Nicea dulu, tetapi sudah diperluas dan dimodifikasi. (Prof. Percy Gardner, English Modernism,-Apendiks I, hal.223).
Yang paling penting dari semuanya, keputusan Konsili Nicea diambil dengan cara pengambilan suara, bahwa Yesus seorang Tuhan bukan sekedar nabi yang bisa wafat. (Holy Blood Holy Grail, hal.472) Konsili Nicea menjatuhkan hukuman pengucilan Arius dan uskup lainnya yang ikut dalam konsili tetapi menolak doktrin Trinitas. Tulisan-tulisan Arius dibakar dan akan memasukkan ke penjara bagi siapa saja yang kedapatan memiliki tulisannya. (Edward Gibbon, Decline and Fall of Roman Empire, vol.2, hal.693).

Pada konsili tersebut Yesus dinyatakan sebagai, “Tuhan dari segala Tuhan, Cahaya dari segala Cahaya, Maha Tuhan dari segala Maha Tuhan”. (Hasting’s Encyclopedia of Etnics & Religion, vol.4, hal.239). Lingkaran terpelajar masih berada di pihak Arius dan mereka telah dikekang dengan tangan besi.

Jadi jesus menjadi tuhan karena hasil voting, dan bagi yang tidak mengakui kalo jesus itu tuhan dipenjara (padahal jesus udah bilang bahwa ia itu hanyalah nabi bukan tuhan)

Mohon komentarnya ?
Jika keliru tolong menyanggah, sebut juga referensinya ya ?

Salam Damai...

Anonymous said...

Kutipan Quran surat Al Maidah ayat 68 di atas kok ga ditulis lengkap ya..? Padahal katanya Penulis adalah mantan Muslim ?! Kutipan selengkapnya adalah sbb : "Hai ahli kitab kamu tidak di pandang tdk beragama sediktpun hingga kamu menegakan ajaran-ajaran Taurat,Injil dan AlQuran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad )dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka,maka janganlah kamu bersedih hati thd orang-orang yang kafir itu. (Quran, Surat Al Maidah ayat 68).

Anonymous said...

Adalah Maurice Buchail seorang dr ahli bedah berkebangsaan Perancis yang mengarang buku: "Bibel,Quran dan Sains modern" dan "Asal usul manusia". Dia telah meneliti dan membandingkan kebenaran antara Bibel,Quran dan sains modern.Kesimpulannya Dia tercenganng,kaget dan takjub pada kesesuaian antara ilmu pengetahuan modern dengan Bibel dan Quran, namun dia menemukan lebih banyak sinkronisasi antara ilmu pengetahuan modern dg Quran, misal tentang proses kejadian manusia yang diterangkan Quran mulai dari sperma... dst, sesuai sekali dg ilmu pengetahuan modern. Dia tercengang.. " mana mungkin Quran adalah perkataan Muhammad yang hidup 15 abad yang lalu ?" "mungkinkah manusia yang hidup 15 abad yang lalu bisa berbicara soal ilmu pengetahuan modern?". Akhirnya Dia berkesimpulan 'Al Quran tidak mungkin karangan Muhammad ', tapi Firman Allah. Dan dengan hati yang tulus ikhlas, mengalahkan egonya sendiri, menepis sikap apriorinya selama ini thd Quran, dengan membuka mata hatinya lebar-lebar, akhirnya dia memeluk Islam.

Anonymous said...

Adalah Cate Steven, seorang musisi dunia yang terkenal dengan lagunya yang merdu dan menyentuh kalbu "Morning has broken", Dia pada akhirnya memeluk Islam.
Mengapa ?

Anonymous said...

Siapa yang tak kenal petinju kelas dunia, Muhammad Ali ? Pada akhirnya dia memeluk Islam, mengapa ?

Anonymous said...

Adalah Michael Heart (non Muslim), yang mengarang buku "seratus tokoh dunia yang paling berpengaruh" dlm bukunya tsb menempatkan Nabi Muhammad pada urutan pertama dari 100 tokoh dunia yang paling berpengaruh sampai saat ini.Mengapa? Mungkin karena menggunakan akal dan mata hati yang bening hingga dia bisa demikian.

Anonymous said...

hhmm,,, saya begitu terpesona pada comment2 yang sangat luar biasa diatas..

dan mengambil kesimpulan,
hati mereka sudah diprofokasi dan ditancapkan dengan ajaran dan informasi yang sudah mereka kenal sejak dini dan membuat mereka menolak semua hal yang dipandang "salah" oleh orang tersebut.

sehingga bahkan ia mau mati menyebut "itu salah!!", pokoknya saya yang bener... dan tetep berkeras hati menurut apa yang dipandangnya benar...

sah2 saja....

saya dari kecil "kristen" karena ortu. tp saya belum serta merta tau apa itu kristen. dan ditanamkan ajaran2nya..

dalam kehidupan saya, selalu mayoritas bergaul sama muslim, sekolah negri sampai kerja negri...
jadi saya tau masing2 sifat dan itikat kristen dan islam.. sama2 ada yang baik dan jauh lebih buruk (dalam segala situasi dan kondisi)...

yah,, itu sih yang terjadi...

sedangkan dalam diri saya, saya merasa enjoy dan nyaman dalam kuasa "Yesus", dan menikmati kehariratnya dalam setiap suka duka kehidupan..
(dan berdampak buruk pula bila gak dekat denganNya.. stress dan kehidupan hampa-dan ini mungkin yg terjadi dg saya sekarang).

saya kagum dengan muslim yang ajaran serta tata peaturannya begitu komplit dan sangat ribet, gak kayak kristen..

tp yang namanya pandangan agama,, ya sebagaimana yang kita rasakan dalam hidup.. apakah mendapat kelegaan? ketemtraman? hidup enjoy? dan merasakan kehadiratnya bahkan mukjizatnya?
kalo yang dibahas tentang doktrin dan sebagainya ya seperti komen saya diatas... "ITU SALAH,, SAYA YANG BENAR!!!"

hehehe... piss..

faster_speed...

Anonymous said...

aallllooowwww............jangan saling menghakimi dech...mending kta sama-sama koreksi dri ajah... apkah kta sdh menjadi org benar dimata TUHAN kta masing-masing....drpd ributin beginian terus ga akan ada abisnya ampe kapanpun prens....hyuuuukkk...

Nathh said...

oh my God.....
Saling menyerang satu sama lain...
Apa bedanya Islam ama Kristen kalo kayak gini......
Yang penting bukanlah agamanya, tapi kepercayaannya kepada siapa.....
YESUSlah satu-satunya jalan dan kebenaran dan hidup.....
Itulah yang diyakini orang-orang Kristen.....
Kalau agama lain tidak percaya, silakan...
Tidak dipaksa....
Jadi antar umat beragama haruslah saling berdamai...

Anonymous said...

saya pikir beliau ( hamran amrie ) pindah keyakinan dari muslim ke kristen itu latar belakangi oleh faktor politik .. ingat pd jaman itu partai komonis indonesia sangat berkuasa. krn kedekatan dgn penguasa pd waktu itu ( ir soekarno) tidak lah sulit bg pki untuk menghabiskan 'musuh-musuhnya ' pada waktu itu musuh pki yg nyata adalah partai2 berazaskan islam ( nu, muhamadiyah, dsb).hal ini mengakibatkan tokoh 2 pergerakan nasional benar mengalami seleksi alam , yg kuat dikenal oleh masyarakat sebagai tokoh ternama ( contoh : buya hamka ) tetapi yg lebih memilih dgn penguasa dan partai2 nya mengambil langkah untuk menyelamatkan diri seperti sdr hamran amri ini. sebetulnya kejadian seperti ini bukan hal yg luar biasa . orang2 yg tiggal di daerah basis pki waktu itu lebih memilih pindah keyakinan seperti hamran amri ketimbang menjadi sasaran pki waktu itu. demikian komentar saya .. hanya sekedar sharing gak usah terlalu ditanggapi serius.. saya kira entah itu muslim, nasrani, yahudi atau umat beragama lainnya menyadari bahwa ada kekuatan yg mengendalikan hidup kita . sekian

Anonymous said...

Bertaubatlah kawan sebelum kamu terlambat.. kenapa kamu membela sesuatu yang nyata2 mungkar..
alasan anda di atas mengambang, agama apapun pasti bisa memberi pembelaan seperti itu,, kristen memiliki banyak kelemahan dan seharusnya anda menyadari itu..

Anjar91 said...

Ikutan y..
klo saya pikir..cerita anda itu sangat terlihat palsu..dan memang palsu kan??he

orang berumur 40 taun baca al quran kok ampe ngaco gitu..he
Al maidah 68
Katakanlah: \==="Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu." Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.=====\

dan ayat sebenarnya g sependek yang telah anda tulis..dengan kata lain, anda telah merubah ayat tersebut dan juga memotongnya..^_^

ayat as sajdah 23
Dan Sesungguhnya Kami telah berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat), maka janganlah kamu (Muhammad) ragu menerima (Al-Quran itu) dan Kami jadikan Al-Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil[1194].

bukan janganlah kamu (Muhammad) ragu "menerimanya"..
sangat berbeda dengan aslinya..
ragu menerima alquran dengan ragu menerimanya......??^_^

al maidah 46 dan 47
persis seperti yg ada di alquran saya..
tp baca juga surat selanjutnya..
al maidah 48
\====Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian[421] terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu[422], Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu===\

di islam, kami diajarkan untuk mempelajari islam secara kaffah(menyeluruh)..
apakah dia tidak membaca ayat yg ke 48 dari surat al maidah sedangkan di tulisan anda yang selanjutnya, dia membahas surat sajdah yang letaknya lebih jauh dari cover alquran..he


al baqarah 62
\===Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin[56], siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah[57], hari kemudian dan beramal saleh[58], mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.===\

bukan"Sesungguhnya orang-orang yang percaya, orang-orang Yahudi,nasrani,..."
walau hanya dirubah sedikit..namun artinya menjadi sangat berbeda..^_^

mmm..mudah2an komment saya bisa dibaca..he

ciptaan Tuhan said...

Lagi iseng2 browsing malah "nyasar" di blog ini. Setelah membaca blog ini saya "geleng2" dengan perdebatan yg ada antara penulis dan pengunjung blog. Satu sama lain ngotot untuk membuktikan bahwa agamanya paling benar dan agama yg lain adalah kurang benar bahkan salah. Saya kagum dengan kecerdasan yg mereka punya sehingga bisa menyajikan argumen2 yg seakan2 meyakinkan. Namun saya prihatin dengan kelemahan nurani mereka...terlihat sekali masih dikuasai ego. Kl mnrt pikiran sederhana saya, silahkan pahami agamamu masing2, dalamilah kepercayaanmu dan terjemahkanlah dalam perbuatan baik untuk membawa damai di bumi, berkasih sayanglah dengan sesamamu manusia dan janganlah menyakiti segala ciptaan Tuhan. Dan mari nanti dilihat setelah anda mati, siapakah Tuhan sebetulnya... Mbok rukun.

Anonymous said...

Apapun agama mu tidak dapat masuk kedalam surga, karena semua usaha manusia adalah GAGAL.
Hanya kasih karunia Allah, melalui pengorbanan Yesus Kristus, kita diselamatkan, bukan hasil usahamu, supaya tidak ada diantara kita yang bermegahkan diri, melainkan muliakanlah Allah. Barangsiapa yang percaya kepada Yesus, dia akan diselamatkan, tidak peduli siapa anda, karena sekalipun dosamu merah seperti kirmizi akan putih seperti bulu domba. Ambil keputusan untuk menerima Yesus sebagai Juruselamat secara pribadi. keputusan hari ini menentukan kita di masa yang akan datang. KEmuliaan Bagi Allah di tempat yang maha tinggi, dan damai sejahtera di bumi diantara manusia yang diperkenankannya. AMin.

Simonsez said...

Wah seru sekali diskusi di sini, tapi sayangnya kok gak berguna...masing2 bicara dengan egonya. Agama kan ajaran, kenapa ya gak pelajari semua aja dan amalkan yg bagusnya.Agama kan bukan tujuan, tujuannya kan Tuhan. Seperti halnya politik itu jg bukan tujuan, tujuannya kan adil makmur...Jangan sampai agama di tempatkan lebih tinggi daripada Tuhan, yg hasilnya malah gontok2an yak gini. Di saat bingung mencari kebenaran, selalu ingat bahwa pohon yang sehat akan menghasilkan buah yang baik juga.

Anonymous said...

salam sejahtera

memang banyak orang tidak percaya bahwa Yesus Tuhan karena di alkitab juga ditulis pada saat batu penutup kubur Yesus terbuka para perjaga menjadi takut dan mereka pun menyusun rencana dengan menyebarkan berita bohong bahwa mayat Tuhan Yesus diambil sama murid-muridnya berita itu tersebar sampai ketimur sehingga mereka tidak percaya.Bahkan setelah Tuhan Yesus terangkat kesurga dan disaksikan 5000 orang mereka masih juga belum percaya.Muhammad pernah lahir,semua pernah lahir Yesus pernah lahir,Muhhamad pernah meninggal semua manusia pasti akan meninggal dan Yesus pun pernah Meninggal tapi ada satu yang berbeda dari Yesus Ia dapat bangkit kembali dan terangkat kesurga bagaimana dengan Muhamad dan yang lainnya mereka tetap mati dan akan mati.Dapatkah orang mati menyelamatkan orang mati.Haleluya Puji Tuhan aku punya Tuhan yang hidup.Sejarah mencatat ada dua yang terangkat kesurga yaitu Nabi Elia Dan Tuhan Yesus.Sedangkan yang lainnya Jasadnya Masih berada Di bumi hingga saat ini.Ini adalah sebuah kebenaran sejati.

Anonymous said...

hmmm promosi agama yg bagus... tapi perlu di sadari saudara sekalian itulah iman dan mengimani... ketika saya yakin kodok itu turun dari langit ya itulah iman saya, tanpa harus dijelaskan dengan ayat untuk pembuktian karena ayat baik Al-Qur'an maupun Al-Kitab PUN adalah salah satu IMAN dengan makna anda mengimani(mempercayai) bahwa itu benar2 wahyu Allah.
Sebagai contoh begini : saya menulis sebuah prasasti yang mengatakan saya nabi dan tuhan saya kodok, setelah berabad-abad ternyata banyak yang mempercayainya dan yang mereka punya hanya BARANG untuk di IMANI bukan kenyataan akan kebenarannya...
jadi sudahlah jika anda mantabs jadi nasrani jadilah nasrani karena itu ke IMANAN anda..
semoga bagi yang cerdas dapat memahami apa yg saya katakan AMIEN

Bapa e.. said...

rumusnya tetap: Percaya Yesus masuk surga, tidak percaya Yesus masuk neraka.

tentunya kalo percaya, percaya yang sungguh2.

Anonymous said...

BETUL Bapa e.. Said...
tapi susah lo.. jadi orang percaya menurut Yesus, sebab kemaren Yesus titip surat ke saya lewat Pak Markus, dikirimnya sudah lama sih, baru sampe kemaren bunyinya: "..TANDA-TANDA INI AKAN MENYERTAI ORANG PERCAYA: MEREKA AKAN MENGUSIR SETAN-SETAN DEMI NAMA-KU, MEREKA AKAN BERBICARA DALAM BAHASA-BAHASA BARU BAGI MEREKA, MEREKA AKAN MEMEGANG ULAR, DAN SEKALIPUN MEREKA MEMINUM RACUN MAUT, MEREKA TIDAK AKAN CELAKA; MEREKA AKAN MELETAKKAN TANGANNYA ATAS ORANG SAKIT, DAN ORANG ITU AKAN SEMBUH."
(Markus 16:18-18)

Kalau Bapa e Said (may3, 2010 10:23) belum bisa:
1. MENGUSIR SETAN
2. BICARA DALAM BAHASA BARU/ASING
3. MEMEGANG ULAR,
4. MINUM RACUN TIDAK CELAKA
5. MELETAKKAN TANGAN DI ATAS ORANG
SAKIT, DAN ORANG SAKIT ITU
SEMBUH.

Bapa e.. said.. belum termasuk orang percaya Yesus kalo belum lulus 5 ujian di atas. (Tapi moga-moga Bapa e.. sudah) Sssssttt.... itu kata Yesus sendiri lo.. tidak usah diprotes..
(kulo: Triyono)

Keris Gallery said...

Terima kasih atas infonya, sangat bermanfaat.
Perkenalkan nama saya Muhammad Ikhsan, selaku Pemilik dan Pengelola dari website Keris.Biz.
Website Keris.Biz merupakan salah satu website penyedia benda seni seperti keris, badik, pedang katana/samurai, benda antik dan bertuah serta benda-benda seni yang bernilai sejarah tinggi dan sangat langka. Beberapa koleksi tersebut saya dapatkan dengan berburu dari dalam dan bahkan luar negeri. Bagi Anda yang serius ingin memiliki dan merawatnya, beberapa dari koleksi tersebut saya maharkan. Silahkan lihat koleksi saya disini :
www.Keris.Biz - Gallery Keris, Pedang, Katana, Badik, antik, bertuah dan langka

Anonymous said...

DEMI ALLAH ...
PENGIKUT AGAMA KRISTEN ITU SESAT !
KELAK TEMPATNYA DI NERAKA ... NAUDZUBILLAHI MIN DZALIK !

AGAMA YANG BENAR DAN DIRIDHOI ALLAH SWT, ADALAH ISLAM.
BAGI YANG MENJALANI DAN MENGAMALKAN ISLAM SECARA KAFFAH (TOTAL), MAKA TEMPATNYA KELAK DI SURGA !

DEMI ALLAH ...
INI ADALAH KEBENARAN ...
SEBENAR-BENARNYA PERNYATAAN ...

Anonymous said...

CK CK CK ....

UDAH BERTENGKARNYA EUY !

KENALI DIRIMU,
MAKA ENGKAU AKAN TAHU


SIAPA MUSA
SIAPA YESUS
SIAPA MUHAMMAD

ORANGNYA ITU ITU JUGA

Anonymous said...

Kebenaran adalah tetap menjadi kebenaran dari Awal sampai Akhir....

Orang2x Yahudi menolak Kebenaran karena Kesombongan Hatinya... Sedangkan Orang2x Nasrani menolak Kebenaran karena Kebodohan Hatinya...

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua... Amin.

Anonymous said...

Cerita anti thesis yg dibuat2x....:)
Kalo mau melihat kisah pencarian kebenaran yg sejati... coba search "Yusuf Estes" Seorang Penginjil dari USA yang kemudian menjadi pejuang kebenaran sejati...

Salam Damai.

Anonymous said...

bilangnya injil & taurat yg ada skrg udh dipalsukan... tp culunnya nyari referensi utk ngebuktiin nabinya ada dinubuatin di alkitab org kristen, sumbernya pake inijl & taurat yg dianggap palsu itu!!! ga konsisten!!!

andayani said...

Ass. Wb. Wr,

Kita harus dapat membuktikan sebagai salah satu saja dri ciptaanNYa yang diberikan akal, pikiran dan hati, meski berbeda dan tidak dapat bersatu sampai kapanpun tetapi tetap hidup berjalan seiring dengan senyum masing-masing, dengan iman masing-masing. Dalam kepercayaan apapun, namany amenghujat, memfitnah, meggosip kan tidak dibenarkan? saya ini bukan siapa-siapa. Saya takut aja sama Allah, dan terus berusaha tidak sombong, tidak angkuh, tidak tukang fitnah. tetapi sebagi manusia biasa yang tidak istimewa, yah rada-rada susah juga. Musah-musahan Allah selalu memberikan HidayahNya untuk semua manusia ciptaanNYA dengan caraNYA sendiri dan unik untuk setiap manusia. Allah akan mampu menjadi segala sesuatu yang DIA inginkan, dan DIA juga akan menjadi segala sesuatu yang tidak DIA inginkan, karena Allah Maha Berkuasa, Maha Besar, Maha Agung. Amin

Anonymous said...

SAYA TIDAK AKAN MENYEMBAH TUHAN YG LEMAH YG TIDAK DAPAT MENOLONG DIRINYA SENDIRI KALA DISALIB, BAHKAN MERENGEK DAN MEMOHON ELLY, ELLY LAMMA SABACH TANNI.(TUHAN, TUHAN MENGAPA ENGKAU MENINGGALKAN SAYA)! PLEASE PAKE LOGIS DONK...! JIKA DIA DITURUNKAN KEDUNIA UNTUK UNTUK DISALIB DAN UNTUK MENEBUS DOSA ANAK MANUSIA TENTU, PERTAMA; DIA AKAN IKHLAS MENJALANI PENYALIBAN TANPA MERENGEK, KEDUA; DIA TIDAK AKAN MERENGEK KEPADA TUHAN "BUKANKAH DIA SENDIRI TUHAN" LANTAS KEPADA TUHAN YG MANA DIA MERENGEK, PAKE LOGIKA D0NK.......!
BERANIKAH ANDA MENUNJUKKAN KESAKSIAN ORANG2 TERKENAL YG DARI ISLAM MASUK KRISTEN SEBAGAIMANA ISLAM DENGAN BANGGA MEMBERIKAN KESAKSIAN ORANG2 TERKENAL LUAS(MANTAN PENDETA, SELEBRITIS, OLAHRAGAWAN DLL)DENGAN DEMIKAN TIDAK TERKESAN BOHONG DAN DIBUAT2, MIKE TYSON, MICHAEL JAKSON DLL MERAKA BUKAN FIKSI SEPERTI TIAP CERITA YG DI POSTING DI SINI!
PLEASE...! JAGN MEMAKAI KEBOHONGAN UNT MENCARI PEMBENARAN SEBAGAIMANA PAULUS MENGGUNAKAN KEDUSTAAN MENYEBAR PAHAM TRINITASNYA (BACA KESAKSIAN PAULUS DI ALKITAB) APAKAH BEGINI CARA ORANG KRISTEN MENYEBAR AGAMANYA DENGAN MEMBODOHI DAN MEMBOHONGI ORANG????????.........

Anonymous said...

Puji Tuhan Dengan Adanya blog ini saya semakin percaya Bahwa Yesus Kristuslah Tuhan.Dia ada di setiap hidup orang.(Bila anda kurang percaya kepada Yesus Kritus,pastilah hati nurani anda dapat menjawabnya karna Dialah Tuhan dan Berdoalah Setiap hari minta pencerahan dalam HATI dan Fikiranmu dan akhiri doamu dalam nama Yesus kristus(Isa al masih).Dia lahir,mati,bangkit,dan Naik kesorga.
Dialah Tuhan Atas Seluruh manusia di bumi.Percayalah Kepada Tuhan Yesus Sebab hanya Dialah yang dapat menyelamatkan mu dari kebinasaan Neraka kekal.

Banyak Kesaksian yg sdh saya dengar dari yg belum menerima kristus sebagai Juruselamat sampai ia menerima Tuhan Yesus,ada juga yang sakit Tumor otak saja yang perlu dioperasi di Singapur sampe tdk jd kesana karena Dengan Kuasa Tuhan kita Yesus Kristus bsa sembuh hnya Dengan Kuasa Yesus Kritus.Ada juga yg sdh Mati Bangkit dari kematian,itu semua karena kuasa Kristus Yesus.Saya juga pernah mengalami lawatan Roh Kudus,dan Menang Dari Kuasa Kegelapan,Itu semua karena Tuhan Yesus Kristus Berkuasa DiSorga dan Dibumi.

Bagi Seluruh Umat manusia dibumi
Bertobatlah Karena waktu Tuhan Sudah sangat dekat!!!

Terimalah Dia Sebagai Tuhan Dan JuruSlamatmu kau Takkan Binasa,Bahkan kau Beroleh Hidup yg kekal bersama-sama dengan Dia di Sorga.

Percayalah Kepada Tuhan Yesus Kristus,banyak yg sdh diubahkan hidupnya oleh Tuhan Yesus.

KUASA TUHAN YESUS KRISTUS TETAP SAMA DULU SEKARANG DAN UNTUK SELAMA-LAMANYA DIA TAK PERNAH BERUBAH.

UNTUK SELURUH MANUSIA DIBUMI:

WALAUPUN kau menghinaNya,mencacimakiNya,bahkan kau masih belum percaya KepadaNYa,

DAN JANGANLAH KAMU MENYANGKAL ADANYA ROH KUDUS KARENA BILA KAMU MENYANGKAL DOSAMU TAK KAN DIAMPUNI.

PERCAYALAH TUHAN YESUS MENGASIHI KAMU.

(AGAMA TIDAK DAPAT MENYELAMATKAN SESEORANG,YANG DAPAT MENYELAMATKAN HANYA TUHAN YESUS KRISTUS.)

AMIN.

TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA.
^_^

Anonymous said...

"Pada keesokan harinya, sesudah saya berdoa Istiharoh dalam sembahyang tahjud itu, saya..." Hamran Ambre mengaku mantan imam Islam. Tapi tidak tahu: SHOLAT ISTIQAROH. Dalam Islam tidak ada DOA ISTIHAROH. Yang ada Sholat ITIQAROH. Ini sholat mohon petunjuk. JADI HAMRAN AMRE PASTI BOHONG.

Di versi bahasa melayu Hamran Amre menulis: "saya melakukan sholat Tahjud untuk minta petunjuk prihal kebenaran Islam dan Kristen" Hamran Amri PASTI bukan Imam (pemimpin) dalam agama Islam. Wong membedakan sholat sunat ada tidak bisa. Apalagi kutipan ayatnya baik Al Quran maupun Alkitab tidak sesuai. AYAT PLINTIRAN.

Ibu saya dan Saudara2 saya (kristen) begitu berambisi supaya saya membaca PENGAKUKAN HAMRAN AMRE. Tapi setelah saya baca: saya sedih: Orang BERBOHONG kok dibangga-banggakan. Bahkan Kakak saya yang tadinya gencar ingin mengkristenkan saya, setelah kami bedah AL QURAN dan ALKITAB, beliau sekitar sebulan yang lalu menerima Yesus sesuai hakikatnya sebagai Nabi dan Masuk Islam.

Cerita kami baru benar. Cek kebenaran dengan menghubungi saya langsung: TRIYONO 02133573356.

Mau berdiskusi dengan kakak saya yang telah membedah Alkitab dan Mauk Islam: SUYATNO 085752156089,081347046310.

Orang kristen yang berani membedah Alkitab, pasti akan semakin ragu dengan agamanya. Buktikan.

Anonymous said...

Untuk saudaraku Triyono dan Suyatno mari kita diskusi di : www.answering-islam/Bahasa

Hamba Allah SWT said...

singkat saja.
penulis bukan seorang muslim..
1. masa sudah 40thn tp bs mengatakan shalat tahajud dan doa istiharoh??shalat tahajud ya tahajud,shalat istiharoh ya istiharoh...!
2. anda memotong ayat Al-Quran,coba baca yg tuntas!!(sudah d jelaskan oleh anjar91).
3. jk ingin mengatas namakan muslim,tolong pelajari yg benar! soalnya ketahuan boongnya klw setengah2! kaya gini ni..!
4. minta identitasnya klw memang benar pengurus muhammadiah!saya cek!

Anonymous said...

If you are planning to Abercrombie and Fitch make a profit, Abercrombie then giving away promotional clothing Abercrombie Sale as a promotional gift will never Cheap Abercrombie let you lose your aspiration. Abercrombie outlet This is the best way to reap profits. The first step towards this is abercrombie Jeans by deciding your budget. A well Abercrombie Pants planned budget can get you the best promotional items at reasonable cost which will easily be Abercrombie Tees accepted by the masses. Regardless, Abercrombie Shorts selling branded promotional Abercrombie Sweaters clothing with your own brand is another way to gain instant popularity. The natural impulse for almost all retailers is to make a huge profit on the products already in the stockpile. But it would be wiser to purchase loads of unique promotionally priced clothing items, promote it at good deal basement price and then put it on the market of sale. This way the scope of attracting populace to the store increases. This merchandise actually pushes benefits with its attractive features. It not only provides name and popularity to your brand but also helps to reap noticeable profit also.

Anonymous said...

Dikirain agama kasih itu gak jelekin agama lain ternyata kaya iklan kecap aja, pantesan dunia ini gak pernah damai

Anonymous said...

semua agama baik dan benar,So....jangan buang-buang waktu hanya untuk memperdebatkan kebenaran agama.hiduplah dalam kasih,saling menyayangi kepada semua mahluk ciptaan Tuhan,itulah tujuan Tuhan menciptakan mahluknya termasuk manusia.

Rsut.blog said...

Semua agama baik adanya, karena mengajarkan kebaikan supaya manusia berbuat baik dan tidak kacau perbuatannya karena ada aturan yang mengatur perbuatan manusia.
Akan tetapi dengan memeluk agama tidak bisa membuat orang bisa masuk surga, karena surga adalah otoritas yang maha kuasa, Jika memang agama yang anda anut adalah benar bersyukurlah karena itu, dan jika kurang yakin dengan itu berdoalah dan minta tuntunan dengan sungguh-sungguh untuk mendapat jawaban kebenaran, jikalau anda tidak mendapat jawabannya maka tuhan anda tidak layak untuk disembah alias palsu, kerna sifat Tuhan adalah pasti dan tidak ada keraguan.
Apakah dengan menang debat bisa membuat anda selamat dari dosa dan masuk sorga?
Untuk yang Kristen ingatkah ketika ada yang berteriak Tuhan-Tuhan aku sudah bernubuat demi nanaMU dan mengadakan mujizat demi namaMu tapi Tuhan berkata enyahlah engkau dari hadapanKu, aku tidak mengenal engkau? jadi kalaupun kita hafal isi alkitab dan menjabarkannya belum tentu anda diterima, karena anda berdebat anda tidak menyatakan kasih.
Untuk teman muslim, pemahaman kristen tidak seperti yang dibayangkan oleh logika, jangankan orang lain diluar kristen, orang kristen sendiri belum tentu mengerti apa isi/makna yang tertuang di dalam kitab Injil/Taurat. Isi kitab baru bisa dipahami jika Roh Allah membimbing roh kita dan mengijinkan kita memahami. Karena itu pemahaman yang terjadi akan selalu berseberangan, dan jika diperdebatkan ndak bakalan bisa mencapai kesepakatan, ini semua sama dengan mendebatkan dunia ghaib dan dunia teknologi.
Sebaiknya kita capai kesepakatan perdamaian karena di Islam terdapat bagimu agamamu dan bagiku agamaku, kita hidup berdampingan dan saling mengasihi satu sama lain.
Kita semua puya agama karena diajarkan oleh orang tua dam lingkungan yang mendukung. Kepada semua andai jika anda dilahirkan di Rusia mungkin anda tidak punya agama dan bahkan anda tidak akan percaya Tuhan itu ada.

Anonymous said...

sebuah kisah yg aneh.. saya lihat banyak memakai penggalan2 tafsir ayat2 Al-Quran yg sudah sering dipakai para anti-Islam utk mendiskreditkan Islam dan Nabi Muhammad, jd saya fikir kalo orang ini mengaku sebelumnya adalah pemeluk Islam adalah sebuah dusta..

Anonymous said...

Waktu saya masih Kristen, dijanjikan: "ASAL PERCAYA PADA YESUS=PASTI MASUK SURGA!"

Tapi ternyata untuk jadi orang percaya menurut nabi Yesus SANGAT SUSAH SEKALI. ini syarat2 orang percaya (Beriman):
1. Mereka harus bisa mengusir setan-setan
2. Mereka harus langsung bisa bicara bahasa baru yang ia temui.
3. Mereka akan memegang ular
4. Mereka tidak akan celaka, walaupun mrk meminum racun maut
5. Mereka akan meletakan tangan di atas orang sakit, dan orang tsb akan sembuh.

Saudaraku.... kalau anda belum bisa melakukan 5 hal tsb, anda belum DIKATEGORIKAN ORANG PERCAYA MENURUT Nabi Yesus.

Akibatnya anda belum berhak MASUK SYURGA.
EMMM......ANDA MAU MERENUNGKAN...??
(Dani Triyono)

RINI BLOG said...

Shallom...

saudaraku...menjadi KRISTEN hanya ada 1 persyaratan yaitu PERCAYA...

Bagi setiap orang PERCAYA ada janji KESELAMATAN yang diberikan Tuhan...

selama saya menjadi KRISTEN tidak pernah ada persyaratan seperti yang anda Katakan...

yang penting jalani hidup ini dengan baik.

untuk mengusir setan semua orang percaya diberi Kuasa untuk itu tetapi tidak dipaksakan untuk HARUS mengusir setan.

Bahasa baru yang dimaksudkan apakah bahasa ROH?
Bahasa Juga adalah karunia yang diberi Tuhan untuk kita pakai berkomunikasi dengan Tuhan,,,

Harus memegang Ular...
saudaraku...saya adalah orang yang paling pobia dengan Ular.
apa hubungannya menjadi PERCAYA dengan HARUS MEMEGANG ULAR???
Kristen tidak seperti itu...

saudaraku...dengan IMAN maka apa saja bisa jadi. tapi kristen mengajarkan minum racun itu bohong...

untuk kuasa menyembuhkan seperti saya katakan diatas, bahwa setiap orang percaya diberi kuasa untuk menyembuhkan yaitu lewat DOA...
kesembuhan orang yang kita DOAKAN tergantung apakah orang itu PERCAYA dengan IMAN dia Akan sembuh atau Tidak...

sekali lagi menjadi KRISTEN cukup dengan PERCAYA bahwa KRISTUS adalah TUHAN dan JURU SELAMATMU

tolong dikaji kembali saat anda masih sebagai seorang KRISTEN apakah KAMU SUNGGUH MENGAKUI DIA SEBAGAI JURU SELAMATMU ataukah hanya karena paksaan atau himbauan orang lain atau karena sejak kamu lahir sudah hidup dalam keluarga kristen?

meskipun kamu terlahir dari keluarga kristen kamu harus Mengakui secara Pribadi tentang KRISTUS sebagai JURU SELAMATMU..
dengan begitu DIA akan memberikan HikmatNya atasMu...

Tuhan Yesus mengashiMU...

Anonymous said...

semuanya akan terjawab ketika kiamat akan tiba ,..

iqbal said...

Hih...... Nasrani jangan mengada-ngada deh.... Kalau hanya berbekal Nafsu saja kalian ketinggalan jauh sama islam.
khelak Nabi Isa A.s yang kalian anggap tuhan itu akan menolak jika di jadikan tuhan..
TUNGGU TANGGAL MAINNYA!!!

Anonymous said...

Ya Saudaraku tunggu tanggal mainnya saat Yesus datang keduakali sebagai hakim yang adil... di situ akan ada ratap tangis dan penyesalan orang2 yang menolak dia... semoga muslims diberihidayah tentang kebenaran sesungguhnya yg hanya ada dalam Yesus

Anonymous said...

Another reason why I left Islam is that Quran is full of internal contradictions, scientific errors and historical blunders. Muslims claim that Quran is ‘a miracle of miracles.’ This statement is a blatant and greatest lie ever told. Here are a few samples of contradictions in Quran: examples of internal contradictions-- 54:19 mentions Aad was destroyed in a day but 69:6,7 mentions Aad was destroyed in seven nights and eight days; 19:17 shows an angel appeared to Mary but 3:42 shows several angels appeared; 28:40 mentions pharaoh drowned and died but 10:92 states that the same pharaoh was saved; examples of scientific errors--18:86 states that sun sets in a muddy spring of water; 15:19 mentions earth is flat; 86:6,7 states that semen emits from between back-bone and the ribs; examples of historical blunders—19:27,28 states that Mary was the sister of Aaron, whereas history shows they were born about 1300 years apart; 28:8 tells that pharaoh and Haman were living at the same time and place whereas history clearly shows they were born about 1000 years apart and pharaoh lived in Egypt and Haman lived in Shushan city in Persia; and 4:157 says that Jesus was not crucified whereas it is crystal clear in historical records that Jesus was crucified and not another man who looked like Jesus. By the way, the transliterated name of Jesus in arabic Quran is Isa but even this is wrong because the name of Esau, brother of Jacob (Yaqub in arabic) is Isa in arabic. The correct transliterated name of Jesus in arabic is Yasu. Isa (Esau) means ‘hairy’ and Yasu (Jesus) means ‘God saves.’ Muslims tell so many lies to cover up all internal contradictions, scientific errors and historical blunders in Quran. Any sane person can become sick of Muslim apologists’ deception and lies of ‘out of context,’ ‘bad translation’ and ‘arabic Quran can not be translated’ to hide and conceal the contradictions in the Quran.

Anonymous said...

wah seru ya.......cuman mau nanya ini faktor penasaran aja...soalnya kalian menyebut Muhammad bukan rasul Allah..tau dari mana klu bukan bro?

terus pertanyaan berikutnya..kok kalian bisa tau muka atau paras Yesus keristus yg kalian sebut sampe2 ada lukisan segala...

jawabannya jangan pake menghinanya soalnya yg aq baca tiap kali ada pertanyaan dengan sopan kalian jawab dengan tidak sopan makasihh

Anonymous said...

udah ini bukan tmpat yg netral untuk berdiskusi..ini ruang bg yg kristen...kalau mau debat..cr tmpat netral...pake dalil agama masing2 dan pake pemikiran sehat.....
jangan pake pemikiran saja....yg islam baiknya kita keluar aja dr forum ini..bukan tempat kita utk menyadarkan mereka disini.....ini kandang mereka..ajak mereka keluar dr kandang mereka.....ngak usah ajak tawuran mereka..ajak diskusi damai aja...yg bisa menerima kebenaran agama lain, ngaku kalah. dan berpikir lg ttg kebenaran agama mereka....sedikit saja kita masuk kandang mereka maka beribu cara mereka akan mmbenarkan keyakinan mereka dan mmprngaruhi keyakinan kita........yok tmen muslim..mending kita kemon..cabut segera!
Yg bukan muslim, yg mmbenarkan agamanya..yuk kita diskusi..cr tmpat netral...biar puas! ditunggu y diskusinya!!!!!

Anonymous said...

ini kesaksian bnran apa ngga sih?ayat al-qur'an dipotong2 kaya gitu..ya jelas aja ngga terlihat maksud sbnrnya

Anonymous said...

trimakasih atas artikelnya, aku benar2 mendapat pencerahan yg semakin menguatkan imanku terhadap Yesus Kristus, Anak Allah, Firman Yang Hidup.
aku tidak melihat lantaran dia masuk kristen, tapi pemaparan yg disajikan mengenai Yesus, Anak Allah dan Trinitas membuat aku semakin yakin dalam mengimani Yesus sebagai jalan kebenaran dan hidup.

Yesus memberkati kita semua, amien.

Zhang said...

Praise the Lord...^^

Aduh2 yang dia atas2 tuh klo mau ribut jangan di sini donk...Ini kan blognya orang kristen,klo mmg saudara2 bukan orang kristen and tidak tertarik dengan kekristenan ngapain dateng kesini?apalagi mencaci di sini...berdiskusi boleh saja,tapi jangan berdebat karena berdebat soal gini2 gak bakal ada ujungnya...
Kalau memang saudara beriman dengan iman saudara silahkan saja,tapi gak perlu lagi teriak2 disini bilang sini benar situ salah...
di luar sana juga masih banyak blog agama2 saudara sendiri silahkan kunjungi jika ingin memperdalam iman saudara..bukannya malah merusak di blog orang lain...
ayolah sama2 merendah gak perlu ngotot2an..berpikir logis tuh bukan dengan cara begini...

Peace..hehehe

Sip blog yang bagus,berhubung saya kristen blog ini meneguhkan saya dan memberkati saya...
GBU

Anonymous said...

yang berpendapat bahwa yang disalib di atas bukit Golgota itu bukan Yesus, dan yang mati hanya orang yang kebetulan mirip dengan Yesus dg tujuan menyesatkan orang banyak,, itu adalah orang tolol yg mengandalkan pengetahuan sepihak saja. Ia tidak mengerti sejarah sebenarnya, ia tidak benar2 tau tapi sok tau dan sok benar!
dalam kitab Yohanes 3:16 kan jelas dikatakan bahwa karena begitu besar kasih Allah kpd manusia, maka dikaruniakanlah Yesus sebagai penebus dosa manusia, supaya orang2yg percaya kpdnya tidak binasa melainkan beroleh keselamatan.
kita semua manusia telah jatuh kedalam dosa, berarti kita semua calon penghuni neraka. tetapi karena karya penebusan korban darah Yesus di atas salib, atas kematiannya dan kebangkitannya, kita telah disucikan kembali dan mendapatkan 2 opsi. orang yg percaya akan diselamatkan dari maut dan sebaliknya.
dengan demikian dinyatakan dengan jelas bahwa Yesus lahir ke dunia membawa misi penyelamatan dan penebusan, dan itu semua telah digenapi. kalau begitu untuk apa mengutus orang yang mirip dgn Yesus untuk mati disalib? apa artinya? mengapa Tuhan tidak menebus dosa manusia dengan korban sapi atau domba saja seprti yg anda lakukan pd hari raya Qurban?

Anonymous said...

Berisikk......

Sus...Yesus.... Maen yuk...!!!!

Anonymous said...

Pernahkah anda mendengar perkataan Muhammad dan hadis2 berikut ini?

Rasulullah (Muhammad) mengatakan, "Saya memiliki LIMA hal yang TIDAK DIBERIKAN KEPADA SIAPAPUN SEBELUM SAYA. Saya diberikan kemenangan lewat TEROR / KETAKUTAN (yang diinspirasi oleh saya).... dan BARANG JARAHAN dibuat halal bagi saya, dan tidak dihalalkan bagi siapa saja sebelum saya ...". (Hadis Muslim 4:1058)
Ketika Allah menganugrahi RasulNya dengan kekayaan dari suku Hawazin sebagai barang jarahan (rampokan), dia mulai memberi sebagian orang2 Mekah sampai 100 ekor unta per orang (dengan maksud agar orang tersebut mau masuk Islam). Melihat itu beberapa orang2 Ansari berkata, “Semoga Allah mengampuni RasulNya! Dia memberi pada kaum Quraish dan tidak pada kami, PADAHAL KENYATAANNYA PEDANG2 KAMI MASIH BERLUMURAN DARAH PARA KAFIR…” (Hadis Bukhari 53:375)


Diceritakan oleh Aisyah: Bahwa Muhammad menikahinya ketika ia berusia ENAM TAHUN dan berhubungan suami istri ketika dia berusia SEMBILAN TAHUN, dan dia tetap menjadi istrinya selama sembilan tahun (yaitu sampai kematian Muhammad). (Hadis Bukhari 62:64)

BELIAU MENINGGAL DUNIA DENGAN TRAGIS
(TIDAK HUSNUL QOTIMAH) :
Rasulullah hidup sampai tiga tahun setelah itu, sampai RACUN ITU MENYEBABKAN RASA SAKIT SEHINGGA IA WAFAT. Selama sakitnya dia biasa berkata, “Aku tidak pernah berhenti mengamati akibat dari daging (beracun) yang kumakan di Khaibar dan aku menderita beberapa kali (akibat racun itu) tapi sekarang kurasa tiba saatnya batang nadiku terputus.” (Ibn Sa'd, "Tabaqat al-Kabir" hal 252)

Anonymous said...

Memang ada doa istiharah?? Bukannya yang ada shalat istiharah. Yang pasti shalat istiharah dan shalat tahajud terpisah.

Minx said...

Jesus Kristus itu seperti layaknya Licency/Serial Number (S/N) suatu aplikasi kalo di dunia maya-nya.

S/N yang lemah bisa di hack oleh oknum yg berpendidikan kemudian disebar ke orang2 bodoh.

Tetapi pengguna aplikasi tanpa Licency ke empunya aplikasi takkan dihargai oleh si empunya aplikasi.

Jadi belilah/ punyai lah licency dari si empunya.

joko wuryanto said...

bagaimana sebuah kitab suci ayat2nya menganjurkan utk mengimani ajaran agama lain,...? illogical dan irrasional, aneh

Anonymous said...

ni blog punya kristen,, ngapain islam ikut2an.,.,
malu2in aja
gak ada tempat lain pa?
klo gk percaya dgn cerita ini diam2 aja islam.,,.
sewot banget lo islam.,..,
ke laut aja lo islam.,

Anonymous said...

Dalam Kristen tidak pernah diajarkan untuk membenci orang yang menghinanya. Justru mendoakan orang-orang yang telah menganiaya, menghina dan menghujat. Bahkan dalam FirmanNya dikatakan, "Kasihanilah sesamamu seperti dirimu sendiri." Beda dengan sekulumit orang di Islam, yang selalu menghakimi bahkan anarkis. Apakah dari antara yang menghakimi, itu tidak luput dari dosa dan kelaliman.

Anonymous said...

Buat nabi yang suka comot-comot alias plagiator, hukumannya terima aja di pengadilan neraka jahanam.

Anonymous said...

murtad ... tiket gratis ke neraka jahanam

CInta kebenaran said...

tampaknya tulisan ini jelas kebohongan, coba cek lagi secara benar surat alMaidah 68, ada kata yang dihilangkan oleh penulis guna menyelewengkan maknanya, arti sebenarnya adalah
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.

Nah, sebaiknya jangan membuat sebuah kebohongan pun, ini jelas menunjukkan bahwa, penulis (kristen) adalah pendusta

km sihite said...

Kenapa ada Debat / Dialog dgn Emosi dan Logika2an sedang Tuhan Sumber Keajaiban, Manusia memang sering Sombong berapa persenpun, apakah 0,000001 % juga Kesombongan. Saya sarankan buat saudara2ku semua kalian mengertikan Sama2 Ciptaan Tuhan Hendaklah saling mengasihi bahkan kepada orang yg Membencimupun dan Berdoalah atau Tahajudlah minta Terang Tuhan karena Dia yg Empunya Kebenaran, kita diminta Memahami dan menjalankan bukan sok tahu tentang Kebenaran dgn Logika yg sekecil itu menghadapi Kebenaran yg menjadi Rahasia Keajaiban Tuhan, Tuhanlah yg Empunya Kebenaran jangan sombong. Biarlah mereka percaya dgn Kepercayaannya.

Iriquous Pliskin said...

Setiap pengikut agama pasti meyakini bahwa agamanyalah yang paling benar. Hanya orang-orang bloonlah yang mengatakan semua agama benar dan sama-sama menuju surga. Saya sangat yakin itu mau Islam, Kristen, Budha, Hindu pasti akan berpikiran seperti itu. Karena Tuhan setiap agama berbeda-beda, caranya juga beda.

furwadi sipor said...

sungguh kasihan sekali dia, setan sudah berhasil merobohkan iman orang muslim agar, mereka bisa masuk neraka bersama. al quran berbunyi (inti2 didalam alquran):sesungguhnya kami mengutus dia(muhammad)agar mereka mengikuti petunjuk yang benar.meluruskan mereka yang sesat.membenarkan atau menyempurnakan kitab2 nabi yang dahulu.jadi lebih lengkapnya disini adalah ALLAh mengutus muhammad untuk menyempurnakan dan membenarkan kitab2 yang diajarkan nabi2 dahulu, memang mereka mengenal ALLAh tetapi agama diselewengkan dengan cara mengutak-utik isi kitab taurat dan injil agar pengikutnya dan generasi penerusnya menjadi sesat. jika kamu termasuk agama yang benar, coba buktikan kebenaran bibelmu dengan membandingkan isi dari bibel dan alquran, jika kamu termasuk orang2 yang benar.mengapa sih kita tidak berpikir bahwa yesus itu nabi bukan tuhan.mengapa tuhan kehilangan kekuatannya dan menjelma menjadi manusia dan mati ditangan orang berdosa.ini prinsip orang sinting

Anonymous said...

Rasakan sendiri kasih Tuhan atas manusia, secara pribadi, maka kamu akan tahu kebenarannya.

Manusia tdk bisa menyelamatkan dirinya sendiri dari dosa dengan perbuatan baik, sebaik2 nya qta, tidak mungkin tidak berbuat dosa bukan?

Keselamatan dari Tuhan Yesus adalah KASIH KARUNIA. pernahkah kamu mendengarnya??

Menerima keselamatan bukan berarti menjadi "agama" Kristen , Kekristenan bukan agama. Karena agama adalah usaha manusia mencari Allah. Tapi ini kasih karunia, ALLAH yang mencari manusia, menyelamatkan mereka yang percaya.

HANYA PERCAYA PADA YESUS..
Your life will be so different, trust it :")

Anonymous said...

Satu2nya keselamatan hanya di ada di dalam Yesus...
Yoh 10:28
dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka PASTI tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

Apakah ada pribadi selain Yesus yang berani memberikan KEPASTIAN seperti itu??TIDAK ADA

Segala puji dan hormat dan kemuliaan hanya bagi Allah, sekarang dan selama2nya...Amin

Tuhan Yesus memberkati

anas nasrulloh said...

Silakan klik 100 kebenaran alquran

Anonymous said...

Kalu memang YESUS tuhan,mengapa bisa di bunuh di tiang salib...?

NABI ISA hanyalah seorang Nabi dan Rasul Allah,tidak pernah dirinya mengaku Tuhan,dan tidak pernah di sembah di jamannya,,

NABI ISA juga tidak pernah mengatakan bahwa agamu KU adalah nasrani atau kristen,,

NABI ISA dianggap sebagai Tuhan di mulai sejak abad 325 masehi,oleh pengikut paulus,,

jadi YESUS itu tidak tahu menahu jika dirinya di klaim sebagai Tuhan,,itu hanyalah rekayasa Paulus sang pendusta...

Anonymous said...

TRINITAS

Hal itu diputuskan pada konsili di Efesus Juni 431 (400 tahun setelah Yesus tiada) yang disponsori oleh Kaisar Romawi,Theodosius II.

“We confess therefore our Lord Jesus Christ, the only begotten Son of God to be perfect (100%) God and perfect (100%) man”.

(Oleh Karena itu kita mengakui bahwa Tuan Yesus Kristus, Anak Tunggal Tuhan, sebagai Tuhan yang sempurna (100%) sekaligus manusia yang sempurna (100%).

Keputusan ini kemudian diperkuat lagi olah SK yang diterbitkan dalam konsili di Chalcedon, Oktober 451 yang juga disponsori oleh Kaisar Romawi saat itu, Marcion.

“Followinq the holy fathers we confess with one voice that the one and only Son, our Loard Jesus Christ, is perfect in Godhead and perfect in manhood truly God and truly man…”

(Sesuai dengan ajaran para pemimpin Gereja, kami bersaksi dengan suara bulat bahwa satu-satunya Anak, Tuan kita Yesus Kristus, adalah Tuhan yang sempurna (100%) dan manusia yang sempurna (100%), Tuhan yang sesungguhnya dan manusia yang sesungguhnya)

Namun pendirian yang mengatakan bahwa Yesus 100% manusia dan 100% Tuhan saat ini mendapat tantangan yang luas dari para ilmuwan dan pakar Alkitab.

Prof. John Hick dalam bukunya The Myth of God Incarnate mengatakan:

“What the orthodoxy developed as the two natures of Jesus, divine and human coinherinq in one historical Jesus Christ remains a form of words without assiqnable meaning…. for to say without explanation that the historical Jesus of Nazareth was also God is adevoid of meaning…That Jesus was God the Son incarnate is not literally true since it has no literal meaninq but it is an application to Jesus of a mythical concept whose funtion is analogous to that of the notion of divine sonship ascribed in ancient world to aking”

(Apa yang diciptakan oleh golongan Kristen Orthodoks tentang ke-dwi sifat-an (dua kodrat) Yesus sebagai Khalik dan makhluk dalam diri Yesus hanyalah merupakan kata-kata tanpa arti….karena dengan mengatakan tanpa penjelasan bahwa manusia Yesus adalah juga Tuhan, adalah sesuatu yang tidak memiliki makna….Bahwa Yesus adalah inkarnasi Tuhan Anak secara harfiah tidak benar, karena secara harfiah tidak ada artinya dan hanya diterapkan kepada Yesus dalam mitos yang fungsinya mirip seperti pandangan tentang raja sebagai anak dewa dalam legenda)

Huston Smith, pakar perbandingan agama dalam bukunya The Word’s Religion hal 340 mengomentari ke-dwi sifat-an Yesus:

“To be fully divine mean one has to be free of human limitation. If he has only one human limitation then he is not God. But according to the creed, he has every human limitation. How, then can he be God?”

(Untuk sepenuhnya ilahi, berarti dia harus bebas dari segala keterbatasan manusia. Kalau dia memiliki satu kelemahan manusia, berarti dia bukan Tuhan. Tetapi berdasarkan kredo, dia (Yesus) memiliki segala keterbatasan sebagai seorang manusia. Oleh sebab itu mana mungkin dia Tuhan?)

Randolph Ross dalam bukunya Command Sense Christiannity dengan tegas mengatakan:

“Not because it is difficult to understand, but because it cannot be meaningfuly be said….not only impossible according to our understanding of the laws of nature….but impossible according to tha rule of logic upon which all our reasoning is based”

(Bukan hanya karena sulit dimengerti, tetapi karena tidak ada maknanya….tidak hanya mustahil berdasarkan hukum alam….tetapi juga mustahil berdasarkan akal sehat dimana loqika berpikir kita didasarkan)

Namun walaupun ajaran yang tidak masuk akal ini mendapat tantangan dari para ilmuwan dan pakar Alkitab, Gereja tetap mempertahankannya mati matian karena umat Kristiani sudah terlanjur diajari bahwa dua kodrat Yesus merupakan syarat untuk menjadikannya sebagai Juru Selamat sesuai ajaran agama Yunani.
materi referensi:
Ternyata konsep trinitas tercipta pada abad 5 M
5 bulan lalu

Anonymous said...

tidak ada bukti kalau NABI ISA/YESUS mengaku agamanya kristen,,,

YESUS itu keyakinannya Tauhid[meng esakan Allah],
ajrannya adalh islam[berserah diri pada hukum Allah]

Anonymous said...

wah2 yesusmu katanya punya sifat ilahi?

Sesungguhnya manusia biasa pun memiliki sifat ilahiah, tapi apakah semua manusia adalah tuhan?

ingatlah wahai manusia yang tertutup pintu hatinya...kalau kalian ingin mengenal AKU...maka kenalilah melalui aku

Kenali diri sendiri baru kalian bisa mengenal Tuhan Semesta Alam..

Anonymous said...

important casino fundraiser steps and pitfalls to understand when planning your next casino fundraiser. online casinos reviews And since you're required to have your license forma out total of $1,000 USD in bonuses (the coins up bonus tabs HD games and premium games. pressuring casino party that Blackjack is one of the tickets blackjack's tips recorded at your favorite casino games of chance! Poker will Click&Buy, iDEAL, Paysafe Pai statistical online as a more comfortable alternative.

Anonymous said...

purchase DwtMUpMK [URL=http://www.moncler-outlet2013.org/]moncler jackets sale[/URL] to get new coupon DmycRouu [URL=http://www.moncler-outlet2013.org/ ] http://www.moncler-outlet2013.org/ [/URL]

rock n roll said...

terlalu kelihatan mengarang ceritanya, untung manusia sekarang tak sebodoh pada jaman dulu :D

Anonymous said...

look at yaeMgjzI [URL=]burberry sunglasses[/URL] for promotion code AruqfDzv [URL= ] [/URL]

dwi AR said...

dialah ALLAH yg maha esa.ALLAH adalah tempat bergantungnya segala sesuatu.DIA TIDAK BERANAK,DAN TIDAK PULA DIPERANAKKAN.DAN TIDAK ADA SATU MAHLUKPUN YG SETARA DG NYA.
Jadi bagaimana mungkin sesuatu yg diciptakan dapat menjadi TUHAN sedangkan dia hanya CIPTAAN...???
bukankah yesus menebus dosa ummatnya?
Lalu mengapa ada tuhan yg berdosa ?Sebenarnya yg mana tuhan kalian yg sejati..?

Anonymous said...

Kasihilah sesamamu seperti mengasihi dirimu sendiri,Jika kamu tidak mengampuni maka Bapaku di surga juga tidak akan mengampunimu... ingat saudaraku ini adalah ayat yg sangat mengerikan jika kita langgar... sudahkah kita siap melayani Tuhan Yesus..? Seharusnya yang kalian hujat adalah Lucifer musuh kami, karena kami gemar sekali menghujat iblis dengan musik kami yang keras... Shaloom "Christian Metal"

Anonymous said...

KA mulyono said....
Ada pepatah dunia berkata,ada seribu jalan menuju ke roma....dan banyak orang berpikir bahwa semua agama sama saja,semua menuju kepada Tuhan...
Ini pandangan yg sesat...Tuhan Maha Kuasa,Maha Suci,Maha Mulia,dan Maha Adil...karena Maha Adil,maka Dia hanya akan memberikan satu2nya jalan menuju Sorga,supaya setiap orang melewati jalan yang sama,sehingga pahit getir,suka duka dalam perjalanan akan dirasakan oleh semua yang percaya secara sangat adil.Karena kalau jalannya lebih dari satu,maka akan terdapat berbagai jenis jalan yang berbeda,ada jalan yang sangat sulit,ada yang sulit,ada yang sedang,ada yang agak enak,ada yang eanak,ada yang sangat tidak enak.Jika demikian,maka akan sangat sulit mengukur tingkat prestasi dari masing2 orang yang melewati jalan yang ber beda beda tersebut,dan pasti penilaiannya menjadi angat tidak adil.Padahal Tuhan Maha Adil...
Tugas kita sekarang,carilah satu-satunya jalan ke Sorga yang sebenarnya,karena ada 1001 tawaran jalan kebenaran,yang 1000 palsu,dan hanya 1 jalan yang benar.
Caranya,ikuti sejarah penciptaan Alam semesta,dan penciptaan Manusia sampai kepada eberadaan kita hari ini.Semua itu tertulis dengan jelas didalam kitab Taurat dan Injil.Pelajari dengan saksama,mulai kapan Hukum Tuhan dielewengkan,yaitu mulai ketidak taatan Abraham terhadap janji Tuhan untuk menantikan anak yang dijanjikanNya.Mulai saat itu keturunan Abraham diperhadapkan pada 2 jalan yang hars dipilih,bagi yang memilih jalan melalui anak yang dijanjikan Tuhan (Ishak) tentu akan selamat,tetapi jalan yang melalui anak buah ketidak taatan (Ismail) maka dalam bahaya kebinasaan kalau tidak segera bertobat.Mulai saat itulah,jalan kebenaran yang satu satunya dari Tuhan sangat sedikit orang yang bisa mempercayainya kareana dibalik jalan penyesatan ada bekerja roh kegelapan yaitu iblis musuh Tuhan yang berhasl mencuci otak sebagian besar umat manusia denagn ajaran2 palsu,dan selalu merupaya mersak Citra Tuhan yang Hidup,seolah2 Tuan tidak peduli terhadap apa yang terjadi di dunia.Dunia semakin kacau,tidak ada keadilan,kedamaian,dan semua orang akan menyalahkan Tuhandan manusia semakin tersesat.Hanya orang yang mengenal Tuhan yang paham semua persoalan tersebut,karena tahu karakter Tuhan adalah: panjang sabar,rendah hati,penuh kasih dan kemurahan,dsb...dsb...Kalau tidak demikian,maka,ketiak adilan,kekerasan,dsb akan langsung diselesaiak oleh Tuhan,tetapi Tuhan sabar menunggu,supaya oan yang mau berpikir sadar,bahwa dunia yang dikuasai nafsu jahat ini tidak boleh diikuti,tetapi harus mencari Tuhan yang mengajarkan smua kebaikan tanpa cacad cela,yaitu Hukum Kasih,Kasih kepada Tuhan (vertikal) dan Kasih kpd sesama (horizontal)tercErmin dalam Tanda Salib.Jadi Kasih identik dengan Salib,siapa mngasihi,harusrela memikul Salib penderitaan,karena semakin kita menasihi banyak orang,maka semakin besar penderitaan yang kia tanggung.Orang tua yang memiliki banyak anak,lebih menderita dari yang memiliki sedikit anak,karena lebih banyak yang dikasihinya,karena tidak mau melihat satupun dari sekian ananya yang hidup susah/menderita. Itulah Kasih Bapa kepada anaknya seperti yang dijarkan Tuhan....
sekian dulu ya,lain kali lanjut lagi.

Anonymous said...

Lanjutan 1.
Hanya melalui Hukum Kasih (Injil Kerajaan Sorga) maka manusia bisa masuk Sorga,karena di Sorga hanya berlaku Hukum Kasih supaya kehidupan di Sorga bisa selalu damai selama lamanya,sehingga manusia yang tidak mengenal kasih tidak mungkin bisa masuk Sorga,karena hanya akan mengacaukan kehidupan damai di Sorga dan akan mengakibatkan tidak ada kekekalan lagi disana, sesuatu yang kacau pasti menuju kehancuran,bukan kedamaian kekal.

Untuk melakukan Hukum Kasih,Tuhan mengajarkannya secara bertahap,pertama mengasihi orang tua kita seperti diri sendiri,kemudian mengasihi pasangan hidup kita seperti diri sendiri,selanjutnya mengasihi anak anak kita seperti diri sendiri,seterusnya mengasihi seisi rumah kita,tetangga kita,teman2 kita,dan seterusnya.Karena alasan itulah Tuhan sangat sangat membenci perceraian suami istri,karena dapat juga dimaknai pasangan tersebut sudah gugur pada latihan tahap awal,dan konsekuensinya sangat luar biasa,yaitu timbulnya kebencian ataupun kepahitan hati terhadap bekas pasangan hidupnya,anak-anak terhadap orang tuanya yang bercerai,dsb.Kondisi demikian ini menjadi salah satu sumber malapetaka kekacauan di muka bumi ini, anak yang kehilangan kasih sayang yang utuh dari orang tuanya akan sangat mudah tersesat didunia hitam yang menambah derajat kekacauan kehidupan manusia di dunia.
Tuhan juga mengajarkan,untuk mengetahui pohon yang baik atau pohon yang buruk dapat dilihat dari buahnya.Demikian juga untuk mengetahui ajaran itu dari Tuhan atau dari Iblis,cukup dengan melihat buahnya (buah dari ajaran tersebut),kalau ajaran tersebut dilakukan dengan sungguh sungguh membuahkan kebaikan…kebaikan…kebaikan…..dst sehingga menghadirkan suasana kedamaian Sorgawi bagi semua orang didunia,maka ..itu ajaran dari Tuhan.Tetapi sebaliknya,kalau membuahkan kekacauan… .kekerasan… .kengerian….dst sehingga meresahkan dan menyusahkan semua/ sebagian besar manusia di dunia,maka itu bukan dari Tuhan.
Tuhan juga sudah menegaskan kepada kita,bahwa Hukum Kasih itu adalah dasar daripada Hukum Taurat,artinya kalau sudah melakukan Hukum Kasih sudah sama dengan melakukan Hukum Taurat,contohnya: Taurat katakan :jangan membunuh ( orang yang memiliki kasih tidak akan membunuh); Jangan berzinah (orang yang memiliki kasih tidak akan berzinah dengan pasangan orang lain/ anak orang lain);Jangan berdusta (orang yang memilik kasih tidak akan mendustai sesamanya),…dst.

Anonymous said...

Lanjutan 2:
Injil Kerajaan Sorga mencatat (Yohanes 1:1-5): Pada mulanya adalah Firman;Firman itu bersama sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.Ia pada mulanya bersama sama dengan Allah.Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada sesuatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.Terang itu bercahaya didalam kegelapan dan kegelapan itu tiak menguasainya.
Penjelasan: Firman Allah adalah pribadi Allah sendiri.,makanya Fiman Allah itu HIDUP dan KEKAL.Sekali Firman keluar dari Mulut Allah,tidak ada yang bisa merubah/menghentikanNya,karena siapakah yang bisa merubah Pribadi Allah?

Firman Allah =Hukum Allah= Hukum Kerajaan Sorga (Kekal/Tidak Berubah),beda dengan Undang2 dunia yang bisa di Revisi.Karena Tuhan Maha Kudus,tidak mungkin merubah FirmanNya (= menyangkali PribadiNya sendiri).
Firman Tuhan (Hukum Sorgawi) disampaikan kepada manusia (Adam),terus kepada Nuh,,selanjutnya kepada Abraham dan diturunkan sampai akhir jaman melalui SATU GARIS KETURUNAN (sesuai Janji Tuhan kepada Abraham)
yaitu melalui Ishak (anak Abraham yang Tuhan janjikan), kepada Yakub (nama lain Yakub adalah Israel),kepada Nabi-nabi bangsa Israel,dan terakhir Yesus Kristus disempurnakan dalam INJIL dengan cara mengintisarikan semua Firman Tuhan sejak dari Taurat,Kitab para Nabi Israel kedalam Dua Hukum Utama (Hukum Kasih),yaitu: Kasih kepada Tuhan (vertical) dan Kasih kepada sesama manusia (horizontal).tercermin dalam Tanda Salib...Pada Kedua Hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan Kitab Para Nabi (sabda Yesus dalam kitab Matius 22:37-40).

Firman Tuhan (Hukum Kerajaan Sorga) yang ditulis sejak Taurat hingga kitab para nabi sudah selesai dan diintisarikan dengan sempurna melalui Injil dalam satu paket Hukum Kasih oleh Yesus Kristus.Masihkah diperlukan Hukum lain yang lebih baik dari Injil?
Melalui Taurat sampai kitab para nabi Tuhan melarang manusia saling menjahati (supaya tidak ada kejahatan di dunia ini),melalui Injil, Tuhan mendorong agar manusia saling mengasihi dan berbuat kebaikan supaya tidak ada kejahatan didunia ini (seperti di Sorga).Dapat disimpulkan,melalui Injil Yesus Kritus,Tuhan telah berbicara dengan bahasa terang bahwa dengan menegakkan Hukum Kasih (Hukum Sorgawi) maka kejahatan dan dosa ditaklukkan / tidak berdaya lagi..,dan genaplah Firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.Hai maut dimanakah kemenanganmu? Hai maut dimanakah sengatmu? Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. (1 Korintus 15:54b-56).

Dengan fakta ini,masihkah diperlukan hukum lagi yang mirip mirip dengan Taurat yang dianggap dapat lebih menyempurnakan Injil Yesus Kristus (yang telah menggenapi Taurat dengan Hukum Kasih yang menjai Ruh dari Taurat itu sendiri)? Ironisnya lagi jika pembawa ajaran tersebut bukan berasal dari garis keturunan Ishak (anak yang dijanjikan Tuhan kepada Abraham untuk membawa berkat keselamatan bagi umat manusia).Faktanya,Sejak janji Tuhan kepada Abraham maka pembawa Ajaran Tuhan (Firman Tuhan) selalu konsisten melalui SATU garis keturunan / darah dan terakhir adalah Yesus Kristus yang menyempurnakan/menggenapi Taurat dengan Hukum Kasih.

Anonymous said...

Lanjutan 2:
Injil Kerajaan Sorga mencatat (Yohanes 1:1-5): Pada mulanya adalah Firman;Firman itu bersama sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.Ia pada mulanya bersama sama dengan Allah.Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada sesuatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.Terang itu bercahaya didalam kegelapan dan kegelapan itu tiak menguasainya.
Penjelasan: Firman Allah adalah pribadi Allah sendiri.,makanya Fiman Allah itu HIDUP dan KEKAL.Sekali Firman keluar dari Mulut Allah,tidak ada yang bisa merubah/menghentikanNya,karena siapakah yang bisa merubah Pribadi Allah?

Firman Allah =Hukum Allah= Hukum Kerajaan Sorga (Kekal/Tidak Berubah),beda dengan Undang2 dunia yang bisa di Revisi.Karena Tuhan Maha Kudus,tidak mungkin merubah FirmanNya (= menyangkali PribadiNya sendiri).
Firman Tuhan (Hukum Sorgawi) disampaikan kepada manusia (Adam),terus kepada Nuh,,selanjutnya kepada Abraham dan diturunkan sampai akhir jaman melalui SATU GARIS KETURUNAN (sesuai Janji Tuhan kepada Abraham)
yaitu melalui Ishak (anak Abraham yang Tuhan janjikan), kepada Yakub (nama lain Yakub adalah Israel),kepada Nabi-nabi bangsa Israel,dan terakhir Yesus Kristus disempurnakan dalam INJIL dengan cara mengintisarikan semua Firman Tuhan sejak dari Taurat,Kitab para Nabi Israel kedalam Dua Hukum Utama (Hukum Kasih),yaitu: Kasih kepada Tuhan (vertical) dan Kasih kepada sesama manusia (horizontal).tercermin dalam Tanda Salib...Pada Kedua Hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan Kitab Para Nabi (sabda Yesus dalam kitab Matius 22:37-40).

Firman Tuhan (Hukum Kerajaan Sorga) yang ditulis sejak Taurat hingga kitab para nabi sudah selesai dan diintisarikan dengan sempurna melalui Injil dalam satu paket Hukum Kasih oleh Yesus Kristus.Masihkah diperlukan Hukum lain yang lebih baik dari Injil?
Melalui Taurat sampai kitab para nabi Tuhan melarang manusia saling menjahati (supaya tidak ada kejahatan di dunia ini),melalui Injil, Tuhan mendorong agar manusia saling mengasihi dan berbuat kebaikan supaya tidak ada kejahatan didunia ini (seperti di Sorga).Dapat disimpulkan,melalui Injil Yesus Kritus,Tuhan telah berbicara dengan bahasa terang bahwa dengan menegakkan Hukum Kasih (Hukum Sorgawi) maka kejahatan dan dosa ditaklukkan / tidak berdaya lagi..,dan genaplah Firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.Hai maut dimanakah kemenanganmu? Hai maut dimanakah sengatmu? Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. (1 Korintus 15:54b-56).

Dengan fakta ini,masihkah diperlukan hukum lagi yang mirip mirip dengan Taurat yang dianggap dapat lebih menyempurnakan Injil Yesus Kristus (yang telah menggenapi Taurat dengan Hukum Kasih yang menjai Ruh dari Taurat itu sendiri)? Ironisnya lagi jika pembawa ajaran tersebut bukan berasal dari garis keturunan Ishak (anak yang dijanjikan Tuhan kepada Abraham untuk membawa berkat keselamatan bagi umat manusia).Faktanya,Sejak janji Tuhan kepada Abraham maka pembawa Ajaran Tuhan (Firman Tuhan) selalu konsisten melalui SATU garis keturunan / darah dan terakhir adalah Yesus Kristus yang menyempurnakan/menggenapi Taurat dengan Hukum Kasih.

Anonymous said...

Lanjutan 3:
Mari rendahkan hati untuk mohon pimpinan Tuhan yaitu Allah Abraham,Allah Ishak,Allah Yakub,Pencipta Langit dan Bumi supaya kita diberikan Hikmat Sorgawi untuk memahami Karya Besar Yehovah,Allah bangsa Israel yang sudah ditransformasikan kepada seluruh bangsa lain diseluruh bumi t tersebut,bangsa Israel sebagai saluran berkat bagi seluruh umat manusia,karenanya Israel disebut bangsa pilihan Tuhan (ini hanya sebagai gambaran atau sebutan rohani bagi bangsa/ kumpulan orang yang beriman kepada Yehovah sampai pada akhir jaman).

Kebenaran sejati (Firman Tuhan) hanya ada satu,karena Tuhan adalah Pribadi yang Esa. Hukum Tuhan=Hukum Kerajaan Sorga adalah Hukum Kasih.Barang siapa tidak melakukan Hukum Kasih tidak mampu bertahan hidup di Sorga (masuk Sorga).Di Sorga berlaku Hukum Kasih supaya kehidupan di Sorga damai selamanya,kalau ada 1 orang saja yang tidak melakukan Hukum Kasih,maka akan mengganggu kehidupan damai di Sorga,menimbulkan kekacauan dan tidak ada kekekalan lagi disana, sesuatu yang kacau pasti menuju kehancuran.
Dunia menawarkan 1001 kebenaran,yaitu 1 Kebenaran sejati ditambah 1000 kebenaran palsu yang dibuat oleh musuh Tuhan,yaitu iblis (bapa dari segala dusta).Kebenaran palsu (firman allah palsu) dibuat semirip mungkin dengan kebenaran sejati (barang imitasi kalau ga mirip,ga bakalan laku) sehingga banyak yang disesatkan.
Raja Salomo mencatat dalam Kitab Amsal 14:12 :"Ada jalan yang disangka orang lurus,tetapi ujungnya menuju maut"..maut artinya kematian kekal / neraka.
Waspadalah….

Anonymous said...

percayalah YESUS adalah TUHAN

utusanNya telah datang

http://www.embassy-elia.blogspot.com

juan carlos said...

Pernah orang ISLAM BERKATA
''ALLAH ITU TIDAK DAPT DI PIKIRKAN DENGAN AKAL LOGIKA''

I LOVE JESSUS

paulus david said...

Ayo teman-teman jemat gereja kita buktikan ajaran yesus itu benar dan dia akan menyelamatkan kita:

Markus 16: 17 -18 yang berbunyi:

Akan ada tanda-tanda bagi pengikut yang setia/taat diantaranya adalah orang-orang itu akan mengusir roh jahat atas nama-Ku; mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang tidak mereka kenal. Kalau mereka memegang ular atau minum racun, mereka tidak akan mendapat celaka. Kalau mereka meletakkan tangan ke atas orang-orang yang sakit, orang-orang itu akan sembuh

ayo kita sama-sama memegang ular dan minum racun (Markus 16: 17 -18) jangan takut karena yesus juru selamat, kita buktikan ke agungan yesus

Mino Wings said...

Apo dio baptas baptis...
Sadar oy tuhan kalian itu nabi kami kok nabi di sembah???? Aneh..padahal tuhan kalian tu aja nyembah Allah...tolong sadar

Mino Wings said...

Allah itu adalah tuhan qt semua!! Gak aa Allah yakub,Allah ishak dll..
Aneh