Thursday, November 29, 2007

Kebenaran Sejati - Permintaan Yesus Kristus yang terakhir ( Kesaksian )

Yesus berkata,” Perintahkan kepada mereka yang ada bumi, supaya mereka jangan tinggi hati atau berharap pada kekayaan yang tidak menentu, tetapi percayalah kepada Allah yang hidup, yang memberikan segala hal secara berlimpah-limpah untuk dinikmati. Berjalanlah di dalam Roh dan engkau tidak akan menuruti nafsu kedaginganmu.”
Jangan tertipu, Allah tidak bisa dipermainkan. Karena apapun yang ditabur, itu juga yang akan dituainya. Kalau engkau menabur dalam kedagingan akan menuai kebinasaan. Kalau engkau menabur dalam Roh akan menuai kehidupan kekal. Kedagingan adalah perzinahan, percabulan, penyembahan berhala, ilmu gaib, geram, iri hati, mabuk-mabukan, pesta pora dan lain-lain. Mereka yang melakukan hal-hal itu tidak akan mewarisi kerajaan Allah.
Buah Roh adalah kasih, sukacita, damai sejahtera, sabar, murah hati, kebaikan, kesetiaan, lemah lembut dan penguasaan diri, mereka yang nafsu kedagingannya sudah disalibkan bersama-sama Kristus.
Jika Firman Allah sudah digenapi, maka datang akhir zaman. Tidak ada seorangpun yang tahu akan hari maupun jamnya kapan Anak Allah akan datang kembali ke bumi. Anakpun tidak tahu karena hanya Bapa di surga yang tahu. Firman itu akan segera digenapi. Datanglah seperti seorang anak kecil dan biarlah Kubersihkan dirimu dari kedaginganmu. Katakan kepadaKu,” Tuhan Yesus, masuklah ke dalam hatiku dan ampuni semua dosa-dosaku, aku tahu aku orang berdosa, dan aku bertobat dari dosa-dosaku. Cucilah aku di dalam DarahMu dan bersihkanlah diriku. Aku sudah berdosa terhadap Surga dan kepadaMu, dan aku tidak layak untuk disebut anak. Dengan iman aku menerimaMu sebagai Juruselamatku.”
----“ Aku akan menjadi Gembalamu; engkau akan menjadi umatKu dan Aku akan menjadi Allahmu. Bacalah Firman, dan jangan kau abaikan pembentukan dirimu sendiri. Berilah seluruh hidupmu kepadaKu, dan Aku akan memeliharamu. Aku tidak akan pernah meninggalkan atau menelantarkan dirimu.” ( MKB )

Kebenaran Sejati - "Buah" yang diinginkan Allah

Buah yang dinginkan Allah dari kita adalah menunjukkan:

1. Kasih pribadi kita
2. Pertolongan pribadi kita
3. Perhatian pribadi kita

--> Dengan segenap hati kepada sesama kita yang sedang menderita rohani maupun jasmani, yang memerlukan kasih sayang dan uluran tangan kita.

Pertobatan adalah "Perubahan Pikiran"

Definisi yang asli tentang pertobatan tidak ada yang lain kecuali ‘Perubahan Pikiran’.

Meskipun sudah bertobat, pikiran orang percaya tidak bebas sama sekali dari sentuhan Setan. Seperti halnya Setan bekerja lewat pikiran pada jaman dahulu, demikian juga pada jaman sekarang, dia masih tetap bekerja dengan cara yang sama. Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, menceritakan rahasia bahwa dia ‘takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya’ (2 Korintus 11:3). Paulus benar-benar menyadari bahwa seperti halnya ilah dunia ini (Setan) membutakan pikiran orang-orang yang belum percaya, demikian juga akan menipu pikiran orang-orang yang sudah percaya. Pikiran merupakan jalan yang paling mudah bagi Setan untuk melaksanakan tujuannya. Hati Hawa sebenarnya tidak berdosa, namun dia menerima pikiran-pikiran yang dianjurkan oleh Setan. Hawa diperdaya lewat tipuan Setan yang memalsukan alasan, sehingga dia jatuh ke dalam perangkap musuh. Oleh sebab itu, dengan melhat kasus di atas, seorang percaya harus hati-hati agar tidak menyombongkan diri karena memiliki hati yang jujur dan tulus. Sebab jika dia tidak mengetahui bagaimana cara menolak roh-roh jahat dalam pikirannya, dia akan terus-menerus dicobai dan ditipu sehingga kehilangan kekuasaan atas kehendaknya sendiri. Allah ingin memulihkan kehidupan pikiran kita menjadi sempurna seperti keadaannya semula ketika diciptakanNya, sehingga kita tidak hanya bisa memuliakan Allah dengan hidup kita, namun juga dengan pikiran kita. Umat Tuhan harus mengetahui bahwa jika mereka ingin hidup secara sempurna maka pikiran mereka pun harus diperbarui. Seorang Kristen harus bertanya kepada dirinya sendiri: Apakah semua ini adalah pikiran-pikiranku sendiri ??? Apakah ini adalah aku yang sedang berpikir ??? Jika bukan aku yang sedang berpikir, maka pasti ini ulah roh jahat yang sedang bekerja dalam pikiranku. Kita harus tahu jika tidak berniat untuk berpikir, namun demikian ada pikiran yang timbul dalam benak kita, maka kita harus berkesimpulan bahwa pikiran-pikiran itu bukan berasal dari diri kita melainkan dari roh jahat yang selalu mau menyesatkan dan membinasakan kehidupan orang percaya. ( WN )

Kebenaran Sejati - 4 Golongan Roh Jahat

Ada 4 Golongan Roh Jahat: ( Efesus 6:12 )

1. Pemerintah-pemerintah Kegelapan.
2. Penguasa-penguasa Kegelapan / kuasa-kuasa gelap.
3. Penghulu-penghulu Dunia Kegelapan ( yang tertinggi )
4. Roh-roh jahat di udara.

Penghulu-penghulu Dunia Gelap (The Masters Spirits who are the world rulers of this present darkness) adalah roh-roh jahat yang menguasai semua orang yang belum menerima keselamatan di dalam Yesus Kristus dan semua orang yang masih hidup dalam gelap.

Wednesday, November 28, 2007

Kesaksian - Serangan Setan di Retreat Pemuda GPIB Pelita Hidup

Hari jumat, tgl 17 agustus lalu, anggota Gerakan Pemuda (GP) GPIB Pelita Hidup meluncur dengan menggunakan minibus menuju Villa Rasamala,Desa Cikeas, Sentul Bogor (bukan Cikeas daerah SBY).Pukul 15.00 kami tiba di lokasi. Villa ini terbuat dari kayu dengan luas keseluruhan bangunan dan tanah 8 hektar. Dikelilingi pohon yang banyak dan terdapat danau buatan , membuat kami merasa nyaman dan kagum..Kami sempat bergurau "wah kalo mau punya rumah kayak gini sih musti korupsi dulu"...Namun villa nyaman dan asri ini hanyalah sebatas fisik, tapi ternyata penuh kuasa jahat.

Saya pribadi ketika didalam villa mulai melihat keganjilan. Saya pernah mengikuti seminar dan ibadah pelepasan roh jahat, saya melihat patung hewan, tanduk binatang yang banyak terpajang di tiap ruang bukanlah hanya sebuah seni.Tapi saya coba menepis pikiran itu.

Ketika malam dan acara sudah mulai berjalan, mulai terjadi hal aneh yaitu beberapa temen2 saya melihat penampakan. Dan berbeda tiap orang. Saat pukul 22.00, kami putuskan untuk berdoa secara bersama seluruh panitia dengan mengusir dalam nama Tuhan Yesus. Lalu kami mulai tidur.Namun entah kenapa sebagian besar temen2 tidak bisa tidur.

Oh iya vila itu hanya ada 3 kamar. Jadi sisanya banyak tidur bersama dengan kasur tambahan di ruang tamu yang besar. Kegelisahan terjadi, bahkan ada temen saya yang merasa tengkuk kepalanya berat. Ada yang merasa dingin di sebagian tubuhnya. Kami kembali berdoa dengan suara keras. Ada yang membaca alkitab. Ada yang bernanyi 'Dalam Nama Yesus'...Jam menunjukkan pukul sekitar 12 malam..

Sekitar pukul 02.00, Tiba2, seorang temen kami, melihat jelas banyak roh muncul di balik kaca dan menatap dia. Dia lalu menangis dan merasa diserang roh. Kami kaget. Beberapa teman segera menunpangkan tangannya dan berdoa sambil berseru mengusir roh itu 'Dalam Nama Tuhan Yesus engkau roh pergi dari tubuh ini !!"..namun menifestasi terjadi juga ke tubuh temen2 yang lain..Ada yang menjerit tidak bisa nafas..Ada yang tergeletak karena perutnya terasa berat..

Suasana malam menjadi riuh, semua keluar kamar.Ada yang bingung.Ada yang menangis. Ada yang langsung berdoa. Berkali-kali kami ajak temen2 untuk segera berdoa minta kuasa Tuhan Yesus mengusir roh jahat yang menyerang temen2 yang lain. Penumpangan tangan terus dilakukan oleh pemuda lain ke tubuh yang diserang roh. Nama Yesus terus kami panggil sambil mengusir roh jahat.
Pkl. 03.30, Tuhan tunjukkan kuasanya dengan mengusir roh jahat yang menyerang temen2 kami..Kami lalu mulai tenang. Kami membaca alkitab dan bernyanyi memuji Tuhan..Kami mulai coba tidur .

Keesokan harinya, hari jumat, kami mulai tenang sambil berkata bahwa villa ini telah dipagari oleh malaikat Tuhan. Kami jalani aktivitas dengan gembira. Bapak Pdt. Raprap,Sth, dari GPIB Petra memimpin kami dalam berbagai sessi. Kami juga menyampaikan ke beliau hal semalam. Terbersit oleh saya ingin retreat ini diakhir saja, karena teringat firman Tuhan yang mengatakan kalau kita mengusir roh jahat, dia bisa kembali dalam kekuatan 7 kali lebih kuat (Matius 12). Namun hal ini urung saya katakan karena berbagai pertimbangan.

Kegiatan berlangsung hingga malam. Dan pkl. 22.00, ada refleksi di pimpin oleh Bp.Pdt.Raprap,Sth. (Pendeta Jemaat GPIB Petra, Ciluar)

Saya dan dua orang pemuda bertugas sebagai tim doa yang mencegah agar tidak ada serangan saat temen2 sedang duduk merenung di refleksi. Saat saya dan 2 orang temen berdoa, kami merasakan hadirat Tuhan dan malaikatnya menjaga villa kami. Benar, saat jam tidur, semua pemuda tidur lelap. Tidak ada yang gelisah, tidak ada yang kepanasan..semua bangun pukul 06.30 !! Juga ibu2 tim masak pun ikut kesiangan..

Hari ke-3, atau hari minggu, kami juga jalani aktivitas dengan gembira. Dan pkl 16.30 kami dengan gembira naik minibus sewaan untuk kembali ke depok. Teman2 yang bawa mobil pribadi telah jalan duluan. Minibus mengambil arah ke Ciluar, menuju GPIB Petra, karena kacamata Bp.Pdt.Raprap tertinggal sekalian memberi persembahan kasih yang terlupakan diberikan, karena beliau pulang minggu pagi saat kami masih terlelap.

Belum 10 menit meninggalkan villa, temen kami, AR, kembali menangis dengan ketakutan. Saya hampiri, dan dia bilang roh jahat itu mengikuti kita dan dia bisa melihat mereka ada di bis.Suasana mulai tegang. Dan dia akhirnyanya merasa kepala berat. Tidak lama, rekan yang lain, inisial WM, tiba2 menjerit tercekik....kembali semua akhirnya berseru memanggil Tuhan Yesus..Dan tiba2 seorang temen, CR, ambruk tak sadarkan diri.. Suasana di bis mulai rame bercampur tangis dan serua doa .Apalagi kendaraan berada di jalan raya yang tidak lebar. Banyak orang melihat heran atas suasana di mobil..

Saya, beberapa temen mengusir roh jahat dengan menumpangkan tangan sambil berseru menyebut 'Kuasa Yesus Hancurkan roh jahat'..Ketua Pemuda kami, terlihat berdoa dan sesekali menelpon ke majelis dan orang tua memberi kabar bahwa kami diserang roh jahat...

Jadi didalam bis itu, ada 3 temen kami yang cukup berat serangannya. Besoknya teman kami yang tak sadar selama hampir 3 jama bersaksi bahwa roh nya di ditarik oleh roh jahat kembali ke villa tersebut...bahkan diberi tahu bahwa mereka, roh jahat, siap menyerang karena kami dianggap menggangu ketenangan mereka dengan membuat ibadah...

Serangan juga mulai dirasakan beberapa temen2 dengan kondisi tubuh mulai berat, atau pundak terasa panas..Jadi sambil berdoa untuk ke-3 temen kami, yang lain juga berdoa dan berseru agar tidak diserang juga...Saya pun juga berdoa karena saya yakin roh jahat itu juga pasti ingin menyerang saya..

Bis mulai memasuki jalan raya bogor. Arah ke GPIB Petra salah jalur. Akhirnya kami memutuskan kearah GPIB Zebaoth, Bogor yang terdekat...
Jam 18.an kami tiba di gereja, saat itu sedang ada ibadah sore. Saya dan sebagian temen2 turun dulu sambil menjelaskan ke orang kami butuh pendeta dan tempat untuk mengusir roh jahat..Karena Pdt. Sedang di atas mimbar, kami di bawa ke ruang pertemuan...

Saya sempat berkata ' Hai iblis, ini rumah Tuhan..kamu harus pergi"...saat membawa seorang temen kami yang masih kesakitan diserang masuk ke halaman GPIB Zebaoth..Saya pikir dengan masuk pekarangan saja iblis takut..Ternyata salah!!! Serangan iblis juga semakin hebat walau itu di gereja sekalipun..Iblis tidak lihat gereja..Iblis cuma takut dengan Kuasa Darah Tuhan Yesus !!!...

Diruang pertemuan, kami baringkan temen kami yang masih belum sadar..Sementara yang 2 orang lainnya kami dudukkan di kursi..Kondisi masih belum berubah..Malah makin menjadi-jadi..Kadang pulih tapi diserang lagi..
Kami berseru terus "Dalam Nama Tuhan Yesus Enyahlah kau iblis!!!!""
Sementara ada temen2 kami yang duduk terus sambil berdoa dan menangis...

Beberapa jemaat GPIB Zebaoth yang kebetulan melihat, mencoba dukung kami dengan ikut menumpangkan tangan dan berseru...
Serangan juga mulai dirasakan temen2 yang lain..Temen2 saya yang mulai merasakan akan serang , dengan suara nyaring berseru mengusir 'Dalam Nama Tuhan Yesus..' .kadang dengan bahasa sehari-hari.''elu iblis elu ga bisa kalahin gue..gue milik Tuhan Yesus..pergi elu !!!

Saya pun juga berdoa agar Tuhan Yesus menjaga saya..Saya dan temen2 mulai lelah..Kami kadang frustasi karena belum melihat hasil doa...Hampir semua mulai menangis..Semua mulai berteriak dengan suara yang frustasi...Iman mulai dicampur ketakutan dan kekhawatirkan..

Benar kata Firman Tuhan, serangan ke-2 ini sangat besar dan banyak. Teman kami, AR, yang kadang pulih, mengatakan dia melihat roh jahat dari Villa Rasamala bergabung dengan roh jahat yang ada di lingkungan gereja zebaoth..
Dia bilang " kak mereka banyak..aku ngeliat kak...mereka ada di sudut ruang ini..mereka siap menyerang.." saya tanya apakah mereka yang di villa ?? "bukan kak, ini uda juga ada dari lingkungan sekitar zebaoth !!!

( ini kesaksian, bukan bermaksud menyudutkan lingkungan)

Kami semakin keras berdoa dan berseru ' TUHAN TOLONG KAMI !! ..BERIKAN KAMI KUASA MENGUSIR ROH JAHAT '

Kabar kami kembali diserang sudah sampai kegereja kami..Kebetulan sedang ada Pembinaan Calon Majelis periode 2007-2012..Menurut cerita, suasana di depok mulai panik, khususnya orang tua..bahkan Bp.Pdt.Kaihatu yang sedang membawakan materi pembinaan langsung menelpon Jaringan Doa Nasional untuk berhenti mengadakan kegiatan untuk berdoa mendukung pengusiran serangan yang sedang dialami kami...

Ditengah doa dan seru yang masih dan terus kami lakukan , seorang teman berkata "Kak..TUHAN YESUS Telah datang..Saya ngeliat kak..malaikatNya sedang bermain harpa !!!!..Roh jahat itu uda diangkat !!!
Saya berkata "Puji TUHAN !!"

Sementara itu seorang teman kami yang berdoa di sebuah bangku diberi penglihatan seolah dia sedang berdiri memaku Yesus di salib..dia menangis..lalu kebetulan seorang pelayan PA (sekolah minggu) mendengar dia menangis..dia berkata, " akuilah dosa karena kadang kita tak tulus melayani DIA''..
saya percaya Roh Tuhan yang berkata melalui pelayan tsb.

Lalu teman kami itu menangis dan mangajak kami semua menangisi dosa dengan sungguhh2...Kami menangis semua..Ruangan pertemuan itu dipenuhi isak tangis ..Bahkan kami berpelukan...
Dan setelah itu... KUASA TUHAN BEKERJA..SEMUA YAANG DISERANG DIPULIHKAN...BAHKAN ROH TEMAN KAMI TELAH KEMBALI...HALELUYAA...!!! IBLIS TELAH DIKALAHKAN...

Pkl. 21 kurang..suasana mulai tenang..tapi kami masih menangis..campur aduk..antara penyesalan dosa dan sukacita karena TUHAN YESUS tidak tinggalkan kami saat berperang melawan kuasa kegelapan....
Kami baca kitab mazmur dan menyanyi sambil menunggu mobil jemaat yang menjemput kami..

Pkl. 22 kurang kami kembali ke depok dengan kendaraan pribadi jemaat dan orang tua menuju secretariat GPIB Pelita Hidup Depok..
Disana sudah menunggu hamper semua majelis dan seluruh orang tua dan jemaat..Mereka sudah berkumpul dari jam 19.30 dan ikut berdoa mendukung kami berperang..

Saya melihat suasana penyambutan seperti kisah alkitab penantian 10 mempelai..Saat kami tiba pkl. 23 kurang , pecahlah isak tangis semua...
Kami, pemuda, memeluk orang tua masing2 dan minta maaf...Semua yang hadir ikut menangis..

Lalu kami di beri minum makan dan setelah itu diajak berdoa oleh Pendeta kami...Ibadah pelepasan dilakukan bersama semua majelis jemaat...

Apa yang saya tulis ini bukanlah untuk menunjukkan betapa kami, Pemuda GPIB Pelita Hidup, sanggup melawan kuasa gelap..bukan..!! Ini karena KUASA TUHAN YESUS !!
Kami telah di ijinkan mengalami hal ini oleh Tuhan agar kami semua kembali hidup kudus..Rajin dan aktif nya di kegiatan gereja belum tentu menunjukkan kita sudah melayani DIA dengan benar..Tuhan tau kedalaman hati kita melayani DIA.
Pemuda sepakat dan komitmen untuk hidup kudus.Hidup menjaga mulut, pikiran dan sikap agar tidak melukai hati Tuhan. Kami menyebutnya Inilah sessi refleksi yang langsung Tuhan berikan..Sebab kami sadar, jika kami tidak kudus , Kuasa Tuhan akan lamban bekerja..!!!

Penulis ingin sampaikan, bahwa kesaksian ini adalah bukti TUHAN YESUS TIDAK MENINGGALKAN UMATNYA YANG BERSERU MEMANGGIL DIA !! DIA MEMBERI KUASA KEPADA KITA SEMUA UNTUK MENGUSIR SETAN...KALAU BUKAN KARENA DIA , KITA TIDAK AKAN MENANG...
IBLIS TELAH DIKALAHKAN OLEH DARAHNYA DI KAYU SALIB... SEBAB MUSUH KITA BUKANLAH PEMERINTAH DI BUMI TAPI PENGHULU, ROH-ROH PENGUASA DI UDARA ..

Saat saya menulis ini pun, saya merasa ada rasa gangguan..namun saya berkata 'Dalam nama Tuhan Yesus saya patahkan dan tengking roh jahat yang coba ganggu kesaksian ini..'
sebab iblis memang tidak ingin semua orang tau kesaksian akan KUASA TUHAN YESUS ...
Semoga ini menjadi berkat dan membuat kita menjaga hidup berkenan di mata TUHAN YESUS.
AMIN. ( Erik Sebastian )

Thursday, November 22, 2007

VISION - THE SADNESS OF MARY IN HEAVEN (Testimony)

We began to ride again and arrive at a door that was half-opened, and the Lord said, "Servant, come here, come here because behind this door is Mary. Get close and hear what she is saying, so you can go and tell My people, so you can tell the people how Mary is suffering." I got closer and saw a young lady, such a beautiful young lady, so beautiful, her face was so pretty. She was looking through a very tiny window. She was kneeling down and looking to the face of the Earth, crying with tremendous pain.

She said, "Why are you worshiping me? Why, if I do not have any power! Why are you worshiping me? I do not do anything! Do not worship me! Do not bow before me! For I cannot save you! The only one that can save, the only one that can redeem you is Jesus, who died for all mankind! Many people say that I have power, that I can perform miracles, but that is a lie! I do not do anything! Almighty God was satisfied with me and He used my womb so that Jesus could be born and save everyone, but I don't have any power. I cannot do anything! Do not bow before me! Do not worship me! For I am not worthy of worship. The only one that is worthy, the only one that you bow before and adore is Jesus! He is the only one that heals and saves!"

I could see how that young lady was in such tremendous pain, full of anguish and crying. She said, "No! No! Do not worship me! Why do you bow before me? I don't do anything!" You see dear brothers, it was a tremendous thing to look at this young lady, how she was crying with such pain and sadness. (JBC)

Wednesday, November 21, 2007

Visions of Jannet Balderas Canela - Puerto Rico

I will relate to you an experience that I had with the Lord on September 5th, 1999. We were in the church and the power of God was there filling our lives. I fell to the floor and felt the Lord's presence in me. I felt that the Lord was dealing with me, and He began to show me visions.

In one vision, I saw two roads, one was very wide, with many people walking on it, but they were walking towards their destruction. The other road was very narrow, I saw there were many people walking down this road, praising and giving honor to the Lord.

Then the Lord showed me another vision where an angel was fighting with a dragon. The dragon threw fire and demons to this Earth.

After that I saw another vision of a very bright shining clock. It was made of gold. The time shown was twelve o'clock. But I saw a hand make the clock go back to eleven o'clock. The Lord told me, "Look, My servant, I take the time back because My people are not prepared as I want them to be, I am taking the time back, because My people don't praise Me as I want, that is why, because of My great mercy I am giving a last chance, so that everyone that comes to My feet shall receive eternal life"

Then the Lord showed me another vision, while I was still lying on the floor. I saw a man riding a horse towards me. He extended His hands, and got closer to where I was laying on the floor. Then I felt the Lord take me into His arms. I felt Him take my spirit out of my body and into His Arms. We then began to ride, we rode upwards and stopped in a place not too high or low. He said to me, "Look My servant, I told you that I was going to bring you with Me, and that is what I am doing now, because what I say with My mouth I fulfill. What I say, I do. That is why I have brought you here My servant. But first I will show you My wounds, so you will take into account and never forget what I have done for all of you."


We arrive to the Throne of God and the Lord showed me the place where the nails were put and where His side was pierced. He also showed me how He was whipped. I saw all the marks and stripes He took for all of us. He said, "Look My servant, many of you do not take into account all I have done for you, many of you forget that I died for you on the Calvary cross, and I feel pain My servant. I feel pain when My people deny me, like opening that wound again, and it hurts Me. It is like they are crucifying Me again on the cross." I saw how the Lord was crying, because He feels pain when we let Him down.

Vision of ROBES AND CROWNS in Heaven

The Lord told me, "Servant come here, because I will continue showing you things." We arrive at a very beautiful place where I could feel the glory of God. I saw lines and lines of white robes, so very white and beautiful! I touched them and the Lord said, "Servant, touch these robes, because these robes are for all of you."

I saw many lines and touched the fine clothe. It was so shining and white, like nothing I have touched on Earth. The Lord said, "Servant, these robes are for all of you." There were tears running down the Lord's cheeks. The Lord said, "Servant, many of these white robes will remain here, waiting for someone to take them. Many of these robes will remain here, waiting for a body." "Why Lord?" I asked. "Because many do not worship Me as I want, many do not pay any attention to all the things I do for all of you. Servant, many of these white robes will remain here, waiting for a body, because in My kingdom I do not receive anything dirty. In My kingdom I only allow holy things, because it is written in My Word, be holy, because I am holy." (1 Peter 1:16)

I looked and saw many robes, each one had a name written in gold. I touched the robes that were smaller and of different sizes, and I said, "Lord, these small ones, who are going to wear them?" The Lord replied, "Servant, remember My little children, remember that I have for everyone, I am not a respecter of persons, these little robes are for My little children that praise My Name, they are for My children who like to go to My House and glorify My Name, therefore I have prepared big things for them. I have for everyone that looks for Me, I have for all those that come to My feet, I give them Eternal Life."


We began to ride again and soon arrived at a huge place with many crowns. There were luxurious crowns, shining crowns, so I said, "Oh Lord! Those crowns, they are so beautiful. Who are these crowns for?" The Lord said, "Servant, these crowns you are touching, are for those that praise My name, for those that truly glorify My Name the way I want."

The Lord showed me other crowns, but I noticed that they were just a frame. Then the Lord said, "Servant look in this direction." And I began to see other crowns, but these crowns were made of thorns, so I said, "Lord, don't let a crown of thorns or a simple frame be for me!" The Lord told me, "Servant, in this place there are three types of crowns: the luxurious and shinny crowns that you can see and touch are for those that truly praise My Name, for all those that truly and with all their hearts glorify and praise My Name. They are for those that work in My vineyard, for those that enjoy to be in My house, for those that like to make an effort and take pains to be pleasant for My Word. The crowns that are just a frame, that you can see and touch are for those that are just playing with My word, it is for those that do not like to be in My house, it is for those that do not like to fast, nor to persevere, neither glorify My Name, they are for those that just praise Me with their lips but not with their hearts as I want. Why My servant? Because nobody can deceive Me, there is no place to hide from Me. Servant, those crowns made of thorns that you can touch and see, are for those that make fun of My Word, they are for those that criticize My Word, they are for all those who I am knocking at their hearts but they do not want to accept My Word, for all those that criticize My Word." (JBC)

THE HOLY CITY (Testimony - Vision)

After that we left and the Lord said, "Look, servant I will show you the Holy City, so you can go and tell My people the grandeurs that I have for them." We went up and arrive at a beautiful place, where there were beautiful trees, pines so high. Everything was so beautiful there. I could feel such a sense peace.

In the door of that city was a beautiful rainbow. There were many angels on both sides of a road. We went through the door and the Lord said, "Servant, this is the Holy City." We walked until we arrived at a garden full of beautiful roses, like I've never seen on Earth.

I let go of the Lord's hand and I ran to the garden. I hugged the flowers, they were so fine and their smell was so delicious. I was going to cut a flower but the Lord said, "No servant, you cannot take anything yet. You will be able to take these flowers only when My people come here, when My church arrives to this place, then you will be able to take of these flowers." And I said, "Lord, I wanted to take just one flower to Earth and show it to all the churches." But the Lord said, "No, servant, because My people are not here yet." I saw many different type of beautiful flowers.

Then we rode through beautiful green grass. The Lord sat down on the grass, and with a beautiful smile He said, "Servant, all this that you touch and see I have prepared for My people."

We then rode to a place with a huge tree that was full of fruits. I said, "Lord, this tree? What does this tree mean? And all these fruits?" I was also going to pull off one of the fruits but the Lord told me again, "No, servant, you cannot take those fruits yet, because this tree is the tree of Life, and from this tree My people shall eat when they come up here. Meanwhile you cannot take anything until My people have arrived here." The tree had such beautiful fruits.

Then we continued riding, and I saw so many beautiful butterflies and animals. The Lord said, "Servant all these things here are for My people. Tell My people that very soon, they are going to be here, riding in this holy city."

We continued and arrived at another beautiful place, with many huge trees and pines. The Lord said, "Servant, all this is for My people. Servant, come here because I will show you wonders."

We arrive at a beautiful place that was full of angels. One angel was huge, and had a big trumpet to his mouth. I said, "Lord, that angel, what does that mean?" The Lord replied, "Look servant, this angel is waiting for a signal, this angel is waiting for an order that I give, so he can begin to sound the trumpet, and when this angel begins to play that trumpet, My people will be taken up, raised, and transformed. But be sure of one thing servant, this trumpet will be just heard by those that are watching! So go and tell My people to watch, tell to My people don’t sleep, because if you fall sleep, you won’t hear the trumpet, tell to My people to be watching, for those that are sleeping, I won’t be able to raise them up."

The angel was so big and beautiful, and behind him were many more angels that had smaller trumpets. Those trumpets were made of gold, and were very shiny. The Lord said, "Servant, tell My people to get ready, because I am about to give the order for the trumpet to sound."


We began to ride again and the Lord said, "Look servant, I will show you the Throne of My Father. I haven’t showed it to you, but I will show you now, so you can go and tell My people that My Father is real, and that I am real." We all began to walk, the Lord, the angels and I. When we were still far from the Father's Throne, I felt that I could not take it anymore, I could not stand before such power and glory. As we got closer and closer, I felt like I was like a feather, I could hardly walk. If the angels were not holding me, I could not continue walking.

We arrived at the Throne of the Father, and I could feel such tremendous power from the Throne. Powerful lightning came from the Throne, it was so glorious and huge. Such power surrounded the Throne, it was glowing and made of gold. Someone was sitting on the Throne, but I could not see His face, I could not stand the power coming from the Throne. I could only see the Father from His waist down. But from His waist up, I couldn’t see because then I fell to the floor. I fell because I could not bear such power and glory.


After that I saw 24 elders praising and glorifying the Name of the Lord. I saw huge archangels also glorifying the Name of the Lord. The 24 elders knelt down saying "Holy, Holy, Holy are thee oh Lord!" The angels never got tired of glorify and praising the Lord, and the elders never stopped glorifying the Name of the Lord. Tremendous fire came from the Throne, and there were so many beautiful things in that Throne.

Then we left and came to a place where there was a huge angel. I said, "Lord who is that angel?" The Lord replied, "Look servant, this is the angel Gabriel, and look at this other angel, for this is Michael." They were so big and beautiful. The Lord said, "Servant, tell to My people that the angel Gabriel and the angel Michael really exist."

Afterwards the Lord said, "Servant, come here, because I will show you the whip." We arrive to another place where I saw the Lord take out a whip that had tree ends. He hit it against a very big chair, and said, "Servant this is for the disobedient, this whip is for those that do not want to obey My Word. Since they do not want to obey My Word, well, then I will whip them with this whip, because I punish those who I love." I saw how the Lord hit the chair with that whip, and I said, "Please Daddy, don’t hit me with that whip!" He replied, "Well servant, then obey me, because those who don’t obey Me I discipline." (Revelation 3:19 Those whom I love I rebuke and discipline. So be earnest, and repent.)

Then the Lord took me to a precious place, a tremendous place, where I saw more crowns of gold. But those crowns already had names written on them, and were full of pearls! The Lord said, "Look servant, this crown here is for My servant Yiye Avila, and this other one is of My servant Arturo GarcĂ­a." The crowns were precious! On one crown was written "Aida Vadillo", another had "Miguel Duran", and another had "Armando Duran." "Lord now I can see and touch all the crowns of the servants." I also saw crowns for "Pablo Pintado", and "Nahum Zamudio."

The Lord said, "Servant, here I allow you to see. This is to show you that the crowns of My servants who are working in My vineyard, I have them here. So you can see My servants that are preaching My word. I have big rewards for them." I saw thousands and thousands of crowns, all of them with names written on.

I touch another crown, but I saw this crown began to lose all the stones on it. "Lord! Don’t let this be my crown!" The Lord said, "Look servant, this is what it happens to those that don’t want to work in My vineyard anymore, to those that prefer to turn their backs to Me rather than praise Me. Look servant, these servants that don’t want to praise Me anymore, this is what happens to their crowns. The servants that don’t want to work in My vineyard anymore, this is what it happens to their crowns." (Revelations 3:11)

Then the Lord took me to another very beautiful place, and I saw a lot of people that were sleeping. They had on very white robes. I said, "Lord, who are all these people?" The Lord replied, "Look servant, all these people here are those that have died on Earth, and now they are here resting in paradise, and when I give the order for the trumpet to be sounded, the ones that are dead shall be raised first and then the ones that are on the Earth." There were so many people, and their garments were so white. (1 Thessalonians 4:16-17)

Nobody was talking to anyone else, they were just sleeping, in a very deep sleep. And the Lord told me, "Servant they are resting, but when the trumpet sounds, these will raise up first, and then those who remain on the Earth will be raised up together with them, to be with Me. And then we can celebrate the Wedding of the Lamb." (JBC)

THE BOOK OF LIFE (Testimony - Vision)

After that the Lord show me a big beautiful book. It was very shinny and made of gold. I said, "Lord that big book, what is it for?" He told me, "Servant in this book are the names of those that praise Me, and the names of those that have repented and have looked for My ways. For this is the Book of Life. In this Book are written all those that gather together to praise and glorify My Name." The book was so big, and had letters written in gold. He said, "Look My servant, many of these names I haven’t erased because of My mercy, because many have turn their backs on Me. Many have turn their back on Me, but My mercy is so big that I haven’t erased them yet, for I do not want that anyone perish, but that everybody have eternal life." I began to touch the Book, and saw how so many names were written in it. (JBC)

THE THRONE OF SATAN (Testimony - Vision)

We continued riding and arrived at a very terrible place, and the Lord said, "Look servant, I will show you the throne of satan." I told Him, "No Lord! I don’t want to see that throne!" He replied, "Servant don’t be afraid, for I am with you." Then we arrive at a terrible horrifying place, I saw a huge enormous chair with satan on. He had big nails, and he laughed and laughed, he could not stop laughing. I also saw demons everywhere. I saw demons of different sizes, I saw principalities, I saw strongholds, and many different demons. I saw how satan gave orders to his demons, orders to go up to the Earth and provoke all kinds of evil things.

I saw how those demons went up and provoked crashes, slaughters, fights, divorces and all kind of evil things. Then they would come down and reported to him everything they did. And satan would laughed and laughed. satan gave prizes to the demons, and the demons began to celebrate him, and praise him and sing for him.

I saw how satan had so many plans to destroy Christians, big plans to destroy the servants of God. I saw huge churches and congregations that were full of modernism. The Lord said, "Look servant, these churches are possessed by satan, and they won’t be able to go up with Me."

The Lord showed me how demons provoked so many killing, and all those souls would then arrive in this damnation, a horrible place. I saw a furnace, and the Lord said, "Look servant, this is the lake of fire, and this is hell."

Every time the demons provoked slaughters, all the souls fell down to this place. The fire would consume them and they would melt. The souls cried with pain and horror, and the demons would come back to the throne of satan and tell him what they had done. satan would just laugh and laugh and give prizes to the demons. The demons would then sing and jump for him, and do all kinds of things to celebrate him. satan laughed with joy and pride because of all the souls that were arriving in hell. They kept falling second after second, and satan was so proud that he could stop laughing.

I also sensed many demonic feelings in that place, so many strongholds. I said, "Lord please take me out of here, I can't stand it anymore." The demons would poke and tormented the souls there. The souls would scream, "Leave us alone! Leave us in peace, we don’t want more torment, we want peace!" And the demons would laugh. (JBC)

VISION OF THE TRIBULATION (Testimony)

After that we arrived at the Throne of God, and the Lord said, "Servant, come here." We went out of the Throne room and arrived at a place with a very tiny window. The Lord said, "Servant, now look down." I saw terrible desolation, such tremendous desolation, the whole Earth was desolate and full of pain. The Lord said, "Look servant, this is what is going to be after I have taken My people from the Earth, this will be after My coming, this will be when My church is here with Me." I saw such tremendous desolation.

I saw people that were celebrating one moment, but then, I saw a father looking for his son, a mother looking for her daughters, but they couldn't find them, because Almighty God had taken them. Relatives were looking for other relatives but they could not find them. People were looking for their neighbors but couldn't find them, because the Lord had taken them up with Him.

Something terrible what was happening over all the Earth. I saw a pastor running from one place to another, and I asked the Lord, "Lord, why does that man run from one place to another?" The Lord replied, "Servant, this man was a pastor, but because he thought that I was going to delay, he was left behind. He did not think that I was going to come now, he thought that it was going to take a long time before I would come back, and that is why he was left behind." The pastor was running all over, saying "Lord, why was I left behind? If I am a pastor, if I have a position in the church, and the church is gone, I am left behind? Why have I been left behind?" The Lord said, "Servant, I can't do anything now, he thought My coming was going to delay, well, he was left behind."

I saw how that man was persecuted. He said, "The only thing I want is to be taken with Christ! The only thing that I want is to be with the Lord because I do not want to be here and suffer in the great tribulation!" He kept running from place to place and asking himself, "Why was I left behind? Take me with You Lord! I don't want to be here and suffer!" The Lord said, "Servant, there is nothing I can do now, for a long time I talked with him and told him that I was going to come very soon, but he didn't believe me, well, now he is left behind."

I saw many other people running all over. So many people were running, desperate trying to find peace but they could not find it. They were shouting, "We want the Word of life! We are thirsty of the Word of God!" But it was already too late, because the Lord had taken the church with Him.

I saw so many young girls and boys running through the bushes, running through the mountains trying to find peace. They wanted peace but they could not find it. The Lord told me why, "Servant I have already taken My church, and now satan is the one in control." Satan was already ruling over the Earth and there was torment over all the Earth! People were running from place to place. People wanted to eat each other alive, and pull out each other's hair. They blamed each other and hurt each other, because they wanted to find peace, but they couldn't find it! It wasn't possible because the Lord had already taken His church.

Such a terrible time on Earth, I saw such horrifying things. So many people were hurting each other, saying, "We want love! We want peace!" But it was too late! The Lord told me, "Look My servant, I talked to them, I spend time knocking at the hearts of these people, but they did not want to look for Me. Well, now they are left behind, and there is nothing I can do for them now. Why, because I have already taken My church with Me. While all My people are with Me in heaven enjoying the marriage of the Lamb, all these people here will suffer great pain, and there will be weeping and gnashing of teeth. For they did not want to obey My Word, they preferred to make fun and criticize My Word." (JBC)

VISION OF THE RAPTURE (Testimony)

After that the Lord said, "Servant I will show you the rapture, I will show you how My coming will be." So I said, "Lord I have already seen many things, why are you going to show me more?" Then we arrive at the Throne of God, and I saw thousands and thousands of angels gathered together there. Then we started to go down, and the Lord and I stopped in a very white beautiful cloud. The Lord gave orders to the angels to come and receive the church, and the Lord told me, "Servant watch carefully, because this is the way it will be when I come back, this will be My coming."


I saw people raised from the four corners of the Earth, praising the Name of the Lord. All those people were cover with the power of God. They were dressed in white robes rising up and up. They began to sing a very beautiful song, "Holy, Holy, Holy are thee oh Lord! Thank You Father! For you have raised us! Thank you Lord, for you have raised us!"

I saw many different people, tall, short, dark, white. All the people, and all those angels went up to the cloud where the Lord and I were. All the people and angels were full of thanksgiving to the Lord, and we all said, "Holy! Holy! Holy are thee oh Lord!" It was such a tremendous thing, I saw so many people that I thought I knew them. They all were cover with the glory of God. (JBC)

VISION OF HEAVEN (TESTIMONY)

He said, "Servant I will show you many things, I will show you the streets of gold and the crystal sea, so you can go and tell My people the grandeurs that I have for them."

We soon arrived to a place with beautiful streets, so beautiful. I have never seen or touched such things on Earth. The streets were shining! The Lord said, "My servant, touch this street of gold, because you and My people will live here, because here My people will ride very soon." I saw the reflection of the Lord and me riding together.

After that we arrived at the crystal sea, it was so beautiful. While I was riding with the Lord through that precious sea He told me, "My servant, all this is not Mine, all this is for My people. All that you can touch I have prepared it with so much love for My people." Then He said, "Servant come here, because I will show you other things."

We then arrived in a beautiful place where I could see the glory of God, and feel His Power. It was a big beautiful place. I saw many tables, so I asked the Lord, "Lord what are all these tables are for?" He said, "Servant, remember the Wedding of the Lamb, remember that on these tables we will celebrate the Wedding of the Lamb." I saw countless numbers of tables, and I could not see the end of them. There were angels at each table, so I asked the Lord, "Lord, why is there an angel at each table and at each chair?" The Lord said, "My servant, these angels are decorating the tables, these angels are getting ready each table because I am already preparing everything."

Dear brothers, those tables were so shiny, all of them were made of gold. The tables were very nicely decorated. I saw how each angel was putting on the fork, the knife, the spoon, the glasses, the dishes, all made of gold, so beautiful. The Lord told me, "Servant, tell My people to get ready because very soon I will take them with Me so they can come here and enjoy with Me in the Wedding of the Lamb."

It was so beautiful, the presence of the Lord could be felt there, such glory and majesty! The Lord said, "Servant, come here because I will show you other things." We arrive at a place with many beautiful doors, so many beautiful doors. I said, "Lord what's behind those doors?" He said, "Behind these doors are My disciples, behind these doors are My apostles, behind these doors are all those who once walked over the Earth praising and glorifying My Name." (JBC)

VISION OF HELL - (Testimony) Warning !!! Hell is really exist !!!!

After that the Lord told me, "Servant, I will show you hell." So I said, "Lord, no, I won’t be able to bear it, with all that You have shown me already, I've had enough." And the Lord told me, "Servant I will show you hell, so you will go and tell the church and the people that there is a heaven but there is also a hell." We started to go down and down. We were still far from hell when I began to hear shouts and great groans. I said, "Lord take me out of here, because I won’t be able to face this!" The Lord replied, "Look My servant, do not be afraid because I am with you." We went down through some tunnels. There was a great darkness in that place, a darkness like I have never felt on Earth.

We walked by some walls and I heard so many souls shouting, shouts of pain and anguish. The Lord said, "Servant let's go forward." We arrive at a place where a person was shouting. I asked the Lord, "Lord, why have we stopped here?" He replied, "Look servant, look very carefully at this person, because this person was a relative of yours on Earth." And I said, "Lord who is? I can't recognize this person." The Lord said, "This person was your grandmother while on Earth, she was your relative, but she was very unbelieving, that is why she is here now."

She said, "Please give me water, take me out of here, because I cannot stand this pain anymore, I am thirsty." But I couldn’t do anything, the only thing I did was cry. I said, "Lord for your infinite mercy and your infinite goodness, take her out of here! Why is she here, if my parents told me she was in heaven?"

The Lord said, "Servant, the priest told your parents that she had gone to heaven, but that was a lie. That was a lie, because she used to bow before images, she adored images, and look how those images could not save her. Many times I knocked on her heart, so she would open it, and I would come inside, but instead she decided to make fun of My Word. She decided it was better to follow the world than honor My Name, and that is why she is here. She never wanted to accept My Word, she never wanted to repent, and the priest told them that she had flown to the heavens and that she was already in the heavenly mansions, but that was a lie. Look My servant, where she is." She was crying with such agony. She said, "Give me water! Take me out of here!" The Lord said, "Servant, I can’t do anything now, this soul doesn’t belong to Me anymore." We turned and walked away. She shouted to me, "No! Don’t leave me here! Give me water! Take me out of here!" He could not do anything.

We continued looking at so many people. Souls tried to grab the Lord's clothes, saying, "take us out of here!" But the Lord told them, "Get apart from Me, because you don’t belong to Me anymore, you belong to satan and his demons." It was such a terrible place, with so many souls, so many people. (JBC)

Penglihatan - Kesedihan Maria di Surga karena sebagian umat Tuhan berlutut dan menyembahnya

Tuhan berkata, "Hamba kemarilah, sebab dibalik pintu ini adalah Maria. Mendekatlah dan dengar apa yang sedang dikatakannya, supaya kau dapat pergi dan katakan pada Umat-Ku, katakanlah pada mereka bagaimana Maria sedang menderita." Saya mendekat dan melihat seorang gadis muda, yang sangat cantik, dan sangat elok parasnya. Sedang melihat melalui suatu jendela yang kecil. Dia sedang bertelut dan melihat kebawah memandang bumi, menangis karena kesakitan yang sangat.

Maria berkata, "Mengapa kamu menyembahku? mengapa, Jika aku tidak memiliki Kuasa! Mengapa kamu menyembahku? Aku tidak melakukan sesuatu apapun! Jangan menyembahku! Jangan bertelut padaku! Aku tak dapat menyelamatkanmu! Yang hanya dapat menyelamatkan, yang hanya dapat menebusmu ialah Yesus, yang telah mati untuk semua manusia! Banyak orang mengatakan aku memiliki kuasa, bahwa aku dapat mendatangkan mujizat-mujizat, tetapi semua itu tipu muslihat! aku tidak dapat berbuat apapun! Allah yang Maha Kuasa berkenan denganku dan menggunakan rahimku agar Yesus dapat lahir dan menyelamatkan setiap orang, tetapi aku tidak memiliki kuasa apapun. Aku tak dapat melakukan apapun! Jangan bertelut padaku! Jangan menyembahku! Sebab aku tak layak disembah. Hanya satu Yang layak, yang disembah dan didambahkan adalah Yesus! Dialah satu-satuNya yang menyembuhkan dan menyelamatkan!"

Saya dapat melihat wanita muda itu sedang dalam kesakitan yang sangat, penuh dengan kepedihan dan tangisan. Dia berkata, "Tidak! Tidak! Jangan menyembahku! Mengapa kamu bertelut padaku? Aku tidak melakukan apapun!" Saudara/i terkasih, sangat luarbiasa dapat melihat wanita muda ini, bagaimana dia menangis dengan kepedihan dan kesedihan.

( Jannet BC )
 

Penglihatan Tentang Masa Kesukaran 3,5 Tahun

Tuhan berkata, "Lihat hamba, inilah yang akan terjadi setelah Ku-jemput Umat-Ku dari bumi, kejadian ini setelah kedatangan-Ku, kejadian ini setelah Gereja-Ku berada disini bersama-Ku." Kulihat desolasi yang sangat dashyat.

Kulihat orang merayakan sesuatu sejenak, lalu, kulihat bapa mencari anaknya, seorang ibu mencari anak-anak perempuannya, namun tak menemukan, karena Allah yang Maha Kuasa telah membawa mereka. Keluarga mencari keluarganya namun tak menemukannya.Orang-orang mencari tetangganya namun tak menemukannya, sebab Tuhan telah mengangkat mereka bersama-sama dengan Dia.

Sesuatu dasyhat telah terjadi diseluruh bumi. Aku melihat pendeta berlari dari satu tempat ketempat lain, saya bertanya, "Tuhan, mengapa orang itu berlari kian kemari?" Tuhan menjawab, "Hamba, orang ini seorang pendeta, namun karena Dia mengira Aku akan berlambat, diapun tertinggal. Dia tak mengira Aku datang sekarang,dia mengira saat kedatanganKu sangat lama,itu sebabnya dia tertinggal." Pendeta itu berlari kian kemari,berkata "Tuhan, mengapa saya tertinggal dibelakang? Jika saya seorang Pendeta, jika saya mempunyai posisi dalam Gereja, dan Gereja telah pergi, saya tertinggal?mengapa?" Tuhan menjawab,"Hamba, Aku tak dapat berbuat sesuatu sekarang, dia mengira kedatanganKu akan di perlambat, sebab itu, dia tertinggal."

Kulihat orang itu disiksa. Dia berkata,"Yang Kuinginkan yaitu di angkat bersama Yesus! yang kumau yaitu bersama Tuhan sebab aku tak mau disini dan menderita dalam kesusahan yang besar ini!"dia terus berlari kian kemari dan bertanya pada dirinya, "mengapa saya tertinggal? Bawalah saya denganMu Tuhan! Saya tak mau disini dan menderita!" Tuhan berkata, "Hamba, tak ada yang dapat Kuperbuat sekarang, sekian lama Aku berbicara dengannya dan berkata bahwa Aku datang segera, namun dia tidak mempercayai-Ku, baiklah, sekarang dia tertinggal."

Saya melihat orang-orang berlari kian kemari. Sangat banyak, putus asa, mencoba mencari damai namun tak menemukan. Mereka berteriak,"Kami inginkan Firman Hidup! Kami haus Firman Allah!"Namun sudah terlambat, sebab Tuhan telah membawa Gereja bersamaNya.

Kulihat anak-anak muda perempuan dan lelaki berlari di hutan,dan gunung-gunung mencoba mencari damai. Namun tidak menemukan. Tuhan berkata mengapa,’ Hamba, AKu telah membawah GerejaKu, sekarang setan-lah yang mengontrol.” Setan mengontrol dan kesusahan sedang terjadi dibumi! Orang-orang berlari dari satu tempat ketempat lain. mereka mau memakan sesamanya hidup-hidup, dan tarik menarik rambut. Menyalahkan satu sama lain dan saling menyakiti, sebab mereka ingin kedamaian, namun tak menemukannya! sangat sulit sebab Tuhan telah membawah GerejaNya.

Masa sukar di bumi, Kulihat hal buruk. Banyak orang menyakiti satu sama lain, mengatakan, "kami ingin kasih! Kami ingin damai!" Namun terlambat! Tuhan berkata,"Lihat HambaKu, Aku telah berbicara pada mereka, Aku memberikan waktu mengetok pada pintu hati orang-orang ini, Namun mereka tak mau melihat padaKu. baiklah, sekarang mereka tertinggal, dan tak ada yang dapat Ku-lakukan bagi mereka sekarang. mengapa, sebab Aku telah membawa GerejaKu bersama Ku. Sedang Umat-Ku berada di Surga dengan-Ku menikmati perjamuan kawin anak Domba, sementara orang-orang ini dalam penderitaan, akan ada tangisan dan kertak gigi. Sebab mereka tidak menuruti Firman-Ku, mereka lebih suka berlelucon dan mengkritik Firman-Ku."

( Jannet BC, Puerto Rico )

WARNING !!! The Mark of the Beast - 666

ANYONE who gets the mark of the beast 666 is DOOMED !!! There is NO turning back, NO forgiveness, NO 2nd chances, NO redemption, No salvation! There is no hoping that, "God will understand, He'll forgive me for taking the mark, He's merciful and He doesn't want me to lose my life. I don't have to worry, I can still be saved, right?" WRONG !!!

If you get this mark of the beast 666 on your forehead or your hand, you're finished! You will NOT be saved! You have claimed loyalty to the beast. There will be great stress and tribulation at the time the mark is given out. It will probably seem like the best thing to do to survive, solving many problems. Great pressure will be upon you to get it, like torture, lose of life, lose of job, lose of children, lose of possessions, reputation, house, freedoms, limbs, etc. Prophets have been warned that the devil will not want to let those who refuse off with a simple beheading, but he will have them gruesomely tortured to get them to take his mark. You won't be able to buy or sell anything without the mark. At that point in time, you MUST be ready to die rather than get the mark. You must be ready to face execution rather than take the mark of the beast, no matter what the punishment. Don't compromise, and make no mistake about it, those who get the mark, even believers, will be CONDEMNED to God's full wrath forever!

He was given power to give breath to the image of the first beast, so that it could speak and cause all who refused to worship the image to be killed. He also forced everyone, small and great, rich and poor, free and slave, to receive a mark on his right hand or on his forehead, so that no one could buy or sell unless he had the mark, which is the name of the beast or the number of his name. This calls for wisdom. If anyone has insight, let him calculate the number of the beast, for it is man's number. His number is 666. ( Revelation 13: 15-18 )

A third angel followed them and said in a loud voice: "If anyone worships the beast and his image and receives his mark on the forehead or on the hand, he, too, will drink of the wine of God's fury, which has been poured full strength into the cup of his wrath. He will be tormented with burning sulfur in the presence of the holy angels and of the Lamb. And the smoke of their torment rises for ever and ever. There is no rest day or night for those who worship the beast and his image, or for anyone who receives the mark of his name ( 666 ) ". ( Revelation 14: 9-11 )

Sunday, November 18, 2007

Kesaksian Tentang Neraka dari 7 Pemuda Kolombia

--- Kesaksian Pertama---

Lukas 16:19-26, Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat- malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini. Tetapi Abraham berkata: anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita. Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.

Di dalam Alkitab, Firman Tuhan, sangat jelas di jelaskan subjek dari surga dan Neraka. Dalam bagian ini yang telah kita baca, Tuhan memberitahukan kita tentang dua tempat: Surga dan Neraka, penghukuman atau penebusan. Tidak ada tempat yang di tengah-tengah. Tempat penyucian dosa adalah tidak ada. Tempat bagi orang-orang terlantar tidak ada, di mana terdapat orang diam sementara yang di ungsikan dari bumi dan menuju ke Surga; Alktab memberitahukan dengan jelas tentang itu.


Tuhan memberikan kita pewahyuan yang akan mengubah lintasan hidup kita. Kita harus mengetahui tentang Tuhan dan Firman Tuhan. Kami bertujuh diberikan hak istimewa dan pertanggungjawaban yang besar untuk membagikan wahyu ini kepada dunia.


Semua berawal sekitar pukul 10:00 pagi. Kami sedang berdoa dan dipersiapkan untuk pergi piknik kemudian pada hari itu. Sekitar pukul 10 pagi, suatu cahaya yang sangat terang menyinari seluruh ruangan sinar jendela. Ketika cahaya itu muncul, kami semua kemudian berkata-kata dan dikuduskan oleh Roh Kudus.


Pada waktu itu, kami terheran-heran dan terkagum-kagum dengan apa yang kami lihat. Cahaya itu sangat terang dan lebih terang dari matahari. Di tengah-tengah cahaya, kami melihat kumpulan malaikat dan berjubah putih. Malaikat-malaikat ini sangat indah, tinggi dan sangat tampan.


Di tengah-tengah dari kumpulan malaikat itu, kami melihat sesuatu yang mengagumkan – gambaran dari seorang Lelaki. Pemandangan ini begitu menakjubkan, seorang Lelaki yang bermantel dan berjubah putih. RambutNya seperti benang emas. Kami tidak dapat melihat wajahNya karena terlalu silau. Kami melihat sabuk emas di sekitar badanNya, dengan tulisan emas yang mengatakan: “Raja dari segala raja dan Tuhan dari segala tuhan”. Ia mengenakan sandal yang dari emas murni pada kakiNya. Dan penampilanNya tidak terbandingkan. Ketika kami melihat hadirat dari seorang Manusia, kami semua berlutut.


Kemudian kami mendengar suaraNya. Benar-benar mengagumkan dan indah, semua kata-kataNya begitu menusuk ke dalam hati kami seperti pedang bermata dua, seperti yang tertulis dalam Firman Tuhan dalam Ibrani 4:12. Ia berbicara kepada kami dengan sederhana namun kata-katanya bermakna. Kami mendengarNya berkata kepada kami, “Anak-anakKu, jangan takut, Aku Yesus dari Nazaret, dan Aku mengunjungimu untuk menunjukkan kalian misteri yang kalian saksikan dan beritahukan kepada orang kota-kota, bangsa-bangsa, warga kota, gereja-gereja dan semua tempat. Kemana Aku akan perintahkan, kamu akan pergi, dan kemana Aku pertintahkan untuk tidak pergi, kamu tidak akan pergi.”


Dalam Alkitab, Firman Tuhan berkata dalam Yoel 2:28, Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan pendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Inilah waktunya bahwa Tuhan sedang mempersiapkan orang-orangNya.


Kemudian sesuatu yang aneh terjadi, sebuah batu tiba-tiba mucul di tengah-tengah kamar, dan Tuhan, yang sedang bersama kami, membuat kami menaiki batu tersebut. Batu tersebut sekitar delapan inci diatas lantai, dan sebuah lubang muncul di lantai. Besar, hitam, lembah atau gua besar. Segera, kami turun memasuki lembah yang ada di lantai. Sangat gelap dan membawa kami menuju ke tengah-tengah bumi.


Kami kemudian berada dalam kegelapan yang kelam, kami sangat takut! Kami benar-benar takut maka kami berkata kepada Tuhan, “Tuhan kami tidak ingin pergi ke tempat itu! Jangan bawa kami ke tempat itu Tuhan! Bawa kami keluar dari sini Tuhan!” Kemudian Tuhan menjawab kami dengan sangat menenangkan dan dengan suara yang lembut, “Pengalaman ini penting dengan demikian kalian bisa menceritakannya kepada yang lain”.


Kami berada dalam sebuah terowongan yang berbentuk seperti terompet, dan kami mulai melihat bayangan-bayangan, setan-setan dan gambaran-gambaran yang bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Dalam waktu beberapa detik saja, kami merasakan kehampaan dan perasaan takut yang luar biasa.


Kami kemudian sampai di suatu gua besar; dengan pintu yang mengerikan, seperti sebuah labirin. Kami tidak ingin masuk ke dalam. Kami memperhatikan ada bau yang sangat menyengat dan panas menyengat. Ketika kami masuk, kami melihat hal-hal yang mengerikan, gambaran-gambaran yang mengerikan. Seluruh tempat itu diliputi api; dan di tengah-tengah api itu, banyak jiwa-jiwa dari ribuan orang. Mereka sangat menderita dengat siksaan semacam itu. Pemandangan itu begitu menakutkan, kami tidak ingin untuk melihat apa yang di perlihatkan kepada kami.


Tempatnya dibagi dalam beberapa bagian dari penyiksa dan penderita. Satu bagian dari yang Tuhan perlihatkan kepada kami adalah “Lembah Kawah” (Valley of the cauldrons), kami menyebutnya. Terdapat milyaran kawah-kawah. Kawah-kawah ini bertatahkan dengan tinggi dari tanah; setiap kawah terbakar dengan lava di dalamnya. Didalamnya terdapat jiwa seseorang yang mati dan di bawa ke Neraka.


Sebagaimana jiwa tersebut melihat Tuhan, mereka berteriak dan menjerit, “Tuhan, ampuni kami! Tuhan berikan aku kesempatan untuk keluar dari tempat ini! Tuhan, bawa aku keluar dan aku akan katakan pada dunia kalau tempat ini nyata!” Tapi Tuhan tidak ingin untuk melihat mereka. Terdapat milyaran dari lelaki, wanita dan orang-orang muda di tempat itu. Kami juga melihat para homoseksual dan pemabuk dalam suatu penyiksaan. Kami melihat jiwa-jiwa ini berteriak-teriak dengan siksaan hebat semacam itu.


Sungguh mengejutkan untuk melihat tubuh-tubuh mereka dihancurkan. Cacing-cacing berdatangan masuk dan keluar dari kelopak mata, mulut dan telinga dan menembus keseluruh bagian kulit mereka. Ini menggenapi Firman Tuhan dalam Yesaya 66:24, Mereka akan keluar dan akan memandangi bangkai orang-orang yang telah memberontak kepada-Ku. Di situ ulat-ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, maka semuanya akan menjadi kengerian bagi segala yang hidup. Juga dalam Markus 9:44, di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam. Kami benar-benar ketakutan melihat mereka seperti itu. Kami melihat api sekitar 9 sampai 12 kaki tingginya. Setiap semburan api, terdapat jiwa-jiwa yang mati.


Tuhan ijinkan kami untuk melihat seseorang yang ada didalam kawah. Dia tergantung terbalik dan daging-dagingnya berjatuhan. Dia manatap Tuhan dengan seksama, dan kemudian mulai memanggil dan menyebut nama Yesus. Katanya, “Tuhan mohon ampun! Tuhan beri aku kesempatan! Tuhan bawa aku keluar dari tempat ini!” Tapi Tuhan Yesus tidak ingin menatapnya. Yesus kemudian membalik badanNya darinya. Begitu Yesus membalik badanNya, orang itu malah mengutuk dan memaki Tuhan. Orang ini adalah John Lennon, anggota dari aliran musik setan, The Beatles. John Lennon adalah seorang yang mengolok-olok dan mempermainkan Tuhan dalam hidupnya. Dia katakan bahwa ke Kristenan akan hilang dan Tuhan Yesus akan dilupakan oleh semua orang. Bagaimanapun, hari ini orang ini ada di Neraka dan Tuhan Yesus kekal! keKristenan tidak hilang.


Ketika kami berjalan ke ujung dari tempat itu, jiwa-jiwa ingin menjangkau kami dan ingin meminta ampun. Mereka meminta Yesus agar membawa mereka keluar dari tempat itu, tapi Tuhan tidak pernah ingin melihat mereka.


Kemudian kami memasuki ke bagian yang berbeda. Kami masuk ke bagian dalam yang paling mengerikan dari Neraka, dimana siksaan terjadi, yaitu tengah-tengah Neraka. Bentuk siksaan yang paling hebat, seperti siksaan kalau seorang manusia yang ditempa oleh mereka. Hanya orang-orang yang mengenal Yesus dan Firman Tuhan. Mereka adalah para pastor, penginjil, misionaris dan banyak tipe-tipe orang yang telah menerima Yesus dan tahu kebenaran, tapi mempunyai kehidupan ganda.


Ada juga yang kembali kepada kebiasaan lama mereka yang tercela, mereka menderita dan ribuan kali lebih berat siksaannya dari yang lain. Mereka berteriak histeris dan meminta pengampunan dari Tuhan, tapi Firman Tuhan berkata dalam Alkitab di Ibrani 10:26-27, sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.


Jiwa-jiwa itu berada disana karena mereka telah mengajar, puasa, menyanyi dan mengangkat tangan mereka dalam gereja tapi di jalan dan di rumah mereka adalah pezinah, percabulan, berbohong, merampok. Kita tidak bisa berbohong kepada Tuhan. Alkitab berkata dalam Lukas 12:48 bahwa, tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak dituntut.


Tuhan kemudian memperlihatkan kepada kami dua wanita yang dulunya menjadi saudara Kristen sewaktu di dunia, tapi mereka tidak hidup dalam kebenaran Tuhan. Yang satu berkata kepada yang satunya, “kamu orang pembawa sial! Ini salahmu aku berada di tempat ini! kamu tidak mengajarkan aku kitab suci! dan karena kamu tidak memberitahukan aku kebenaran, dan sekarang aku berada di Neraka!” Mereka akan katakan hal ini satu sama lain di tengah-tengah lautan api, dan mereka saling membenci karena disana tidak ada cinta atau pengampunan yaitu di Neraka.


Disana ada ribuan jiwa-jiwa yang tahu Firman Tuhan, tapi mereka tidak cukup bersih untuk mengenal kehadiran Tuhan. “Kamu tidak dapat bermain-main dengan Tuhan atau dengan api Neraka!” Tuhan berkata. Dia juga mengatakan, “Anak-anakKu, semua yang menyiksakan yang ada di dunia yang ada di suatu tempat adalah tidak seberapa, TIDAK ADA APA-APANYA bila di bandingkan dengan siksaan yang akan diterima seseorang dalam bagian yang paling hebat dari Neraka”. Adalah mengerikan bagi yang menderita di Neraka, lebih mengerikan lagi bagi yang berada di tengah-tengah Neraka, siapa yang selama hidupnya mengenal Firman Tuhan dan kemudian mengingkarinya. Kemudian Tuhan mengatakan kalau kami bisa bermain dengan api kalau di dalam dunia, tapi jangan harap dengan api yang ada di Neraka.


Kami melanjutkan perjalanan kami melalui tempat yang berbeda dan Tuhan memperlihatkan kami berbagai macam jenis orang. Kami bisa melihat kalau orang-orang yang ada disana mempunyai kira-kira enam jenis siksaan. Ada jiwa yang di siksa oleh setan-setan dengan berbagai jenis hukuman. Ada yang menerima hukuman karena hati nurani mereka berkata, “Ingat ketika mereka mengajar kamu, ingat ketika kamu mendengar Firman Tuhan, ingat ketika mereka memberitahukan kamu tentang Neraka dan kamu menertawakannya!” Hati nurani mereka disiksa oleh mereka sendiri, sama seperti cacing-cacing yang ada di seluruh tubuh mereka, Seperti terbakar api yang ribuan dan ribuan kali lebih panas dari yang kami tahu. Ini adalah balasan dari setan untuk semua yang mencari dan mengikuti dia.


Firman Tuhan dalam Wahyu 21:8, Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang- orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang- tukang sihir, penyembah- penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.


Berikutnya, Tuhan memperlihatkan kepada kami seorang yang telah membunuh enam orang. Kini, enam orang tersebut mengelilinginya dan berteriak padanya, “Ini semua salahmu kami semua ada di tempat ini, SALAHMU!” Pembunuh itu menutup telinganya karena dia tidak ingin mendengar mereka, tapi dia tidak dapat menghindari pendengaran karena di Neraka semua panca inderamu semua bekerja dengan sangat sensitif.


Jiwa-jiwa yang berada di tempat itu mengalami kehausan yang tidak dapat ditolerir karena walau bagaimanapun air tidak dapat memuaskan, seperti cerita Alkitab dari Lazarus dan orang kaya, Lukas 16:19. Orang kaya itu ingin setetes air, yang akan terasa cukup. Firman Tuhan berkata dalam Yesaya 34:9, sungai-sungai Edom akan berubah menjadi kelam, dan tanahnya menjadi belerang; negerinya akan menjadi yang menyala-nyala.


Dalam tempat itu, setiap jiwa berada ditengah-tengah api. Orang melihat bayangan di udara seperti sungai kristal yang jernih di tengah-tengah api, tapi ketika orang berhasil menggapainya sungai tersebut berubah menjadi api. Mereka juga melihat api dengan buah yang penuh dengan air, tapi begitu mereka menggapainya, mereka membakar tangan mereka dan iblis-iblis akan menertawakan mereka.


Kemudian Tuhan membawa kami ketempat yang bahkan jauh lebih mengerikan dari semua tempat yang telah kami lihat. Kami melihat sungai api dan belerang. Pada satu sisi dari sungai terdapat sungai yang lebih kecil. Pada sungai yang lebih kecil itu, terdapat jutaan dan jutaan dan jutaan jiwa yang menangis dan meminta pengampunan Tuhan. Mereka berkata kepadaNya, “Tuhan tolong! Bawa kami keluar dari sini sebentar saja! Mohon berikanlah aku kesempatan untuk keluar dari sini!” Bagaimanapun, Tuhan tidak bisa lakukan apapun untuk mereka karena penghakiman mereka sudah tersedia.


Diantara jutaan dan jutaan jiwa tersebut, Tuhan mengalihkan perhatian kami untuk fokus kepada seorang lelaki yang tubuhnya terbenam setengah di dalam sungai api. Tuhan membuat kami mengerti dan tahu pikirannya. Namanya adalah Mark. Kami kaget dengan hal-hal yang orang ini katakan untuk dirinya sendiri, dalam pikirannya. Kami belajar pelajaran yang kekal ketika kami dengar tentang pikirannya, “Saya akan lakukan apapun untuk berada di tempatmu sekarang! Saya akan berikan apa saja untuk kembali ke dunia walaupun hanya satu menit. Saya tidak akan peduli walaupun saya paling tidak disenangi, paling gila, paling dibenci, atau orang yang paling miskin di dunia, saya akan lakukan apa pun untuk kembali! Hanya untuk semenit berada di dunia.” Tuhan Yesus kemudian memegang tenganku. Yesus menjawab Mark dengan berkata, “Mark, kenapa kamu ingin kembali ke bumi kalaupun hanya untuk satu menit?” Dengan menangis dan tersiksa, dia menjawab Yesus, “Tuhan! Saya akan lakukan apa pun untuk kembali ke dunia walaupun hanya untuk satu menit untuk bertobat dan diselamatkan.”


Setelah Tuhan mendengar Mark berkata-kata, saya melihat darah dari luka Yesus dan air mata memenuhi mataNya sembari berkata, “Mark, terlambat untukmu! Cacing-cacing telah disediakan sebagai tempat tidurmu dan cacing-cacing sebagai selimutmu.” (Yesaya 14:11). Ketika setelah Tuhan menjawab dia, dia tenggelam dalam sungai itu selamanya. Sedihnya, semua jiwa-jiwa itu tidak mempunyai harapan lagi. Hanya kita yang ada di bumi mempunyai kesempatan untuk menyesal pada hari ini dan pergi ke Surga dengan Tuhan Yesus Kristus.

--- Kesaksian Kedua---

Tuhan memberkati engkau saudara-saudaraku yang kekasih. Mari membaca Firman Tuhan dari Mazmur 18:9, Asap membubung dari hidungNya, api menjilat keluar dari mulutNya, bara menyala keluar dari padaNya. Ketika Tuhan memegang tanganku, aku memegang tanganNya dan kami mulai turun dengan cepat ke dalam terowongan. Terowongan itu kemudian menjadi lebih gelap dan lebih gelap lagi dan sampai pada suatu titik saya tidak bisa melihat tanganku sendiri yang sudah tidak memegang tangan Tuhan lagi.

Tiba-tiba, kami melewati sesuatu yang sangat mengkilap gelapnya, yang mana sangat berisik. Kegelapannya begitu kelam, tangan anda pun tidak bisa menemukan dinding dari terowongan itu. Kami turun begitu cepat, yang aku rasakan karena aku dipisahkan dari tubuhku.

Kemudian aku memperhatikan bau yang sangat menyengat, seperti bau daging busuk. Kemudian itu tercium semakin menusuk setiap waktunya. Kemudian aku mendengar suara jutaan dan jutaan jiwa. Mereka tidak henti-hentinya berteriak kesakitan, menangis dan merintih. Saya begitu ketakutan dan aku berbalik kepada Tuhan dan berkata, “Tuhan, kemana Engkau akan membawaku?” Tuhan mohon ampuni aku! Kumohon ampuni aku!” Kemudian Tuhan menjawabku, katanya, “Adalah perlu kamu untuk melihat ini, dengan demikian kamu dapat memberitahukannya kepada yang lain.”

Kami meneruskan perjalanan kami dalam terowongan yang seperti terompet sampai akhirnya kami tiba pada suatu tempat yang gelap sama sekali. Seperti menarik gorden dari mataku. Saya kemudian melihat jutaan dan jutaan dari pancaran api. Lebih mengerikannya lagi, saya mendengar teriakan yang sangat menderita sekali tapi tidak bisa melihat seorang pun. Saya sangat ketakutan. Saya berkata kepada Tuhan, “Oh tolong Tuhan ampuni aku! Oh tolong Tuhan ampuni aku! Jangan bawa aku ke tempat ini! Ampuni aku!” Pada saat ini, saya tidak berpikir bahwa saya hanyalah menonton di Neraka, saya kira hari itu adalah hari perhitungan. Berdiri di depan Tuhan Yesus, saya sangat gemetar karena saya pikir ini adalah akhir hidupku.

Kami kemudian mendekat ke sebuah api di depan kami, sangat besar dan terbakar dalam ketakutan. Saya kemudian turun perlahan-lahan, melihat banyak pancaran api dan mendengar jutaan jiwa-jiwa yang menangis dalam satu suara.

Kemudian saya melihat meja kayu yang tidak terbakar api. Di atasnya ada seperti botol bir. Ini terlihat menyegarkan, tapi itu semua adalah penuh dengan api. Ketika saya memperhatikan, seorang laki-laki tiba-tiba muncul. Dagingnya hampir seluruhnya hancur. Dia telah kehilangan matanya, mulutnya dan rambutnya penuh dengan bara api. Dia dapat melihatku, walaupun dia tidak mempunyai mata. Saya katakan anda adalah jiwa dari seseorang yang berpikir, beralasan dan benar-benar melihat, bukan tubuh alami saudara.

Orang itu kemudian mengarahkan tangannya menghadap kami dan Tuhan kemudian mulai menangis, dan berkata, “Tuhan, mohon ampuni aku! Tuhan mohon ampuni aku! Saya dalam kesakitan! Saya terbakar! Kumohon ampuni aku dan bawa aku keluar sari tempat ini!” Tuhan melihat dia dan merasa iba, dan aku merasakan sesuatu yang hangat di tanganku. Saya lihat dan ternyata itu adalah darah…darah Yesus! Darah Tuhan mengalir dari tanganNya sementara Dia menyaksikan orang yang menderita dan terbakar dalam api itu.

Orang itu kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah botol yang ada di meja dan bergerak ke arahnya. Dia memegang botol itu dan ketika dia akan meminumnya, api dan asap keluar dari botol tersebut. Dia menunduk dan berteriak seperti belum pernah terdengar sebelumnya. Dia menangis dalam kesakitan yang sangat dan benar-benar menderita dan kemudian mulai meminum apa yang ada di dalam botol. Botol tersebut penuh dengan asam dan kerongkongannya hancur. Dapat terlihat bahwa asam itu melewati perutnya dan menyakitinya.

Angka 666 terukir pada dahinya. Pada dadanya ada sebuah pelat dan sebuah besi yang tidak diketahui yang tidak dapat hancur, walaupun oleh panas ataupun oleh cacing-cacing. Di situ ada sesuatu yang tertulis, tapi kami tidak dapat mengerti itu. Kemudian Tuhan, dengan pengampunanNya yang besar, memberikan kami pengertian, yang tertulis, “Saya berada disini karena saya adalah seorang pemabuk.” Dia berlutut untuk meminta pengampunan, tapi Firman Tuhan berkata dengan jelas dalam 1 Korintus 6:10, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.


Tuhan memberikan saya gambaran tentang orang tersebut dalam menjelang ajalnya di dunia. Nama orang itu adalah Luis dan dia sedang mabuk disebuah bar. Saya melihat meja yang sama dan botol yang sama juga dengan yang ada di dalam bar itu. Di sekitar meja itu ada teman-temannya. (Saya kemudian bisa memberitahukan anda ini, bahwa hanya ada SATU SAHABAT YANG SEJATI, dan namaNya adalah Yesus Kristus. Dia adalah Sahabat yang setia). Luis sedang minum-minum dan teman-temannya dalam keadaan mabuk. Teman baiknya mengambil sebuah botol, memecahkannya dan mulai menikam Luis. Ketika dia melihat Luis terbaring di lantai, dia melarikan diri, tapi kemudian Luis meninggal di lantai. Hal yang menyedihkan adalah dia mati tanpa mengenal Tuhan.

Di tangah-tengah gambaran ini, ketika semua jiwa-jiwa mengerang kesakitan, saya bertanya kepada Tuhan, Tuhan, tolong beritahukan kepadaku, bagaimana orang itu tahu tentang Engkau? Apa dia tahu tentang penebusanMu?” Kemudian Tuhan menjawabku, “Ya Lupe, dia tahu tentang Aku. Dia menerimaKu sebagai JuruSelamat pribadinya, tapi dia tidak melayani Aku.” Kemudia saya bertambah lebih takut lagi. Luis menangis tambah keras dan berteriak, “Tuhan ini menyakitkan! Ini menyakitkan! Mohon ampuni aku!” Dia mengarahkan tangannya lagi ke arah kami lagi dan Yesus memegang tanganku dan kami berjalan pergi dari api tersebut. Api-api tersebut membakar Luis dengan lebih sangat lagi, dan dia menangis dengan lebih keras lagi, “Ampuni aku! Ampuni aku!” Dia terhilang di dalam api tersebut.

Kami melanjutkan perjalanan, melewati tempat yang sangat besar dan menakutkan! Kami mendekati pancaran api yang lain dan saya berkata pada Tuhan, “Tuhan, jangan! Kumohon, saya tidak ingin melihat apapun lagi! Saya mohon Engkau mengampuni! Kumohon ampuni saya! Saya tidak ingin melihat ini!” Jadi saya menutup mata saya, tertutup atau terbuka sama saja, saya bisa melihat semuanya. Api ini mulai untuk turun perlahan-lahan dan saya mulai melihat seorang wanita. Dia ditutupi lumpur dan lumpur tersebut penuh dengan cacing-cacing. Dia memiliki sedikit rambut yang tersisa, dan dia dipenuhi lumpur cacing. Dia di makan oleh cacing-cacing tersebut dan mulai berteriak, “Tuhan mohon ampuni aku! Tuhan mohon ampuni aku! Lihat aku! Ini menyakitkan! Ampuni saya! Usir cacing-cacing ini! Jauhi aku dari siksaan ini, ini sangat menyakitkan! Tuhan melihat dia dengan rasa kasihan. Sebagaimana kami pegang tangan Tuhan, kami bisa merasakan sakit dan penderitaan yang ada di hati Tuhan untuk semua jiwa-jiwa yang hilang, selamanya terhilang dalam api di Neraka.

Wanita ini tidak mempunyai mata atau bibir, tapi dia bisa melihat dan merasakan, semua kesakitan yang semakin lama semakin hebat. Dia memegang sebuah botol di tangannya, penuh dengan asam tapi dia mengira itu adalah parfum. Saya dapat melihat itu adalah asam dan setiap kali dia menyiram ke badannya, itu kemudian membakar dia. Tidak pernah berhenti, dia tetap memakaikannya ke seluruh tubuhnya lagi dan lagi. Dia bilang itu adalah parfum yang sangat mahal. Dia juga mengira kalau dia sedang memakai kalung yang indah pada lehernya. Dia mengira dia sedang memakai gelang yang sangat mahal, tapi sebenarnya itu adalah cacing-cacing, sekitar satu kaki panjangnya, yang sangat geram untuk melubangi tulangnya. Dia bilang kalau dia memiliki semua perhiasan, tapi sebenarnya, saya melihat kalajengking dan cacing-cacing ada di seluruh tubuhnya. Dia memiliki pelat besi, yang semua orang memakainya di Neraka. Tertulis “Saya berada disini karena merampok”.

Wanita ini tidak punya pengampunan untuk dosanya. Dan Tuhan bertanya padanya, “Magdalena, mengapa kamu ada di tempat ini?” Dia menjawab, “Itu tidak menjadi masalah untuk mencuri dari yang lain. Satu hal yang menjadi penting bagiku adalah untuk mempunyai banyak perhiasan dan memiliki lebih banyak parfum yang mahal-mahal. Saya tidak peduli siapa yang saya rampok, selama saya terlihat cantik”

Saya memegang tangan Tuhan sebagaimana saya lihat cacing-cacing menggali ke seluruh tubuhnya. Magdalena membalik dan memperhatikan pada sesuatu. Saya bertanya kepada Tuhan sekali lagi, “Tuhan, apakah dia mengenalMu?” Dan Tuhan menjawab, “Ya, dia menganalKu”.

Magdalena kemudian melihat kesekitar dan menanyakan, “Tuhan mana wanita yang memberitahukan aku tentang Engkau? Dimana dia? Saya telah menunggunya selama 15 tahun.” Semua orang yang di Neraka bisa mengingat segalanya. Magdalena terus menanyakan, “Dimana wanita ini? Saya tidak dapat menemukannya!” Saya tahu kalau badannya tidak bisa berputar karena dagingnya tetap dalam posisi yang sama. Dia berusaha untuk melihat dan memutar ke dalam api yang lain, untuk mencari wanita yang mencaritakannya tentang Tuhan. Tuhan kemudian menjawabnya, “Tidak! Tidak, Magdalena, dia tidak ada disini. Wanita yang memberitahumu tentang Aku kini dia bersama denganKu dalam Kerajaan Surga.”


Mendengar ucapan ini, dia melemparkan badannya sendiri kedalam pancaran api dan kemudian membakar dirinya lebih sangat lagi. Pelat besi menghukum dia sebagai seorang pencuri, Saya ingin anda membaca dalam Firman Tuhan di dalam Yesaya 3:24, maka sebagai ganti rempah-rempah harum akan ada bau busuk, sebagai ganti ikat pinggang seutas tali, sebagai ganti selampit rambut kepala yang gundul, sebagai ganti pakaian hari raya sehelai kain kabung; dan tanda selar sebagai ganti kemolekan.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan bersama Tuhan, saya melihat sebuah kolom yang sangat besar dipenuhi cacing-cacing. Di sekitar itu adalah besi panas geser. Di kolom ini ada papan pengumuman yang mengkilap yang bisa di lihat dari manapun. Papan itu tertulis, “Selamat datang semua pendusta dan tukang gosip.” Pada ujung penggeser tersebut ada sebuah danau kecil yang menyala-nyala. Itu terlihat seperti belerang yang terbakar. Kemudian saya melihat seorang yang telanjang mendatangi penggeser tersebut. Sebagaimana di geser, kulit mereka di kuliti dan masuk ke dalam penggeser. Ketika mereka jatuh ke belerang yang menyala-nyala tersebut, lidah mereka memanjang sampai itu putus dan cacing-cacing muncul di setiap bagian dari lidah. Ini kemudian mulai dengan penyiksaan mereka. Firman Tuhan berkata dalam Mazmur 73:18-19, sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur. Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!

Setelah melihat ini, mereka di bawa kembali, keluar Neraka. Saya ingin memberitahu bahwa Surga dan Neraka adalah lebih nyata secara fisik yang dunia ketahui. Engkau putuskan untuk menjadi tujuan akhirmu, menghabiskan waktu abadi bersama Yesus atau terbakar selamanya di Neraka. Tuhan mengatakannya dalam Ibrani 12:14, berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

--- Kesaksian Ketiga---

Mari kita baca Firman Tuhan dalam injil Matius 10:28, dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam Neraka.

Kapanpun sebuah jiwa sampai di Neraka, orang tersebut memperoleh tubuh kematian. Tuhan Yesus memegang tanganku dan kami mulai menuruni ke sebuah terowongan yang sangat gelap yang membawa kami ke tengah-tengah bumi. Kami sampai di tempat dengan beberapa pintu, beberapa pintu itu terbuka dan kami memasukinya bersama Tuhan. Saya tidak akan melepaskan tangan Tuhan karena, jika saya melepaskanNya, saya akan berakhir selamanya di Neraka

Di atas pintu masuk, saya melihat sebuah dinding yang sangat besar. Dimana disana terdapat ribuan orang-orang yang di gantung dari rambut mereka dengan kait, dengan belenggu yang mengikat tangan mereka ke dinding. Kami juga melihat ribuan orang berdiri di tengah-tengah api di mana-mana.

Kami pergi ke depan dari salah satu api yang itu mulai turun dengan perlahan-lahan. Kemudian saya dapat melihat seorang di dalamnya, ketika dia berbicara, saya tahu bahwa dia adalah seorang lelaki. Orang tersebut memakai pakaian pendeta, yang mana semuanya kotor dan terkoyak. Cacing-cacing merayap kedalam dan keluar, ke semua tubuh orang itu. Dia terlihat hangus dan terbakar oleh api. Matanya terkulai keluar dan dagingnya meleleh dan berjatuhan ke tanah. Tapi begitu dagingnya berjatuhan, kemudian tukbuh lagi yang baru dan proses yang terjadi terulang kembali.

Ketika dia melihat Yesus dia berkata, “Tuhan mohon ampuni aku, mohon ampuni aku! Kumohon bawa aku keluar dari tempat ini sebentar saja! Hanya semenit!” Pada dadanya tertuliskan pada pelat besi, “Saya berada disini untuk merampok”.

Ketika Yesus datang mendekat, Dia bertanya kepada orang tersebut, “Siapakah namamu?” Orang tersebut menjawab, “Andrew, namaku Andrew Tuhan” Kemudian Tuhan bertanya lagi, “Berapa lama kamu telah berada disini?” Andrew menjawab, “Saya telah berada disini lama sekali.” Orang itu mulai menceritakan kisahnya. Dia katakan dia bertanggung-jawab untuk perpuluhan dan mengorganisir distribusi keuangan untuk yang miskin dalam Gereja Katolik. Kemudian, dia malah mencuri uang tersebut. Dengan mata penuh kasihan, Tuhan bertanya kepada orang itu, “Andrew, apakah engkau mendengar kebenaran?” Andrew menjawab, “Ya Tuhan, waktu itu ada seorang wanita Krisrten yang pergi ke gereja dan dia mengajarkan kebenaran, tapi saya mau tidak menerima itu. Saya tidak ingin mempercayainya, tapi kemudian saya pun percaya sekarang! Sekarang saya percaya kalau tempat ini nyata! Kumohon Tuhan bawa aku keluar dari sini, paling tidak hanya saru menit!”

Ketika dia berbicara, cacing-cacing mulai bergeliatan melalui lubang matanya, keluar dari telinganya dan masuk lagi melalui mulutnya. Dia mencoba menarik mereka dengan tangannya tapi itu tidak mungkin. Dia berteriak dengan histeris dan terus meminta ampun kepada Tuhan. Dia minta Yesus untuk membawa dia keluar dari tempat itu. Lebih parah lagi, para iblis kemudian menyiksa dia, secara beraturan menusuki dia dengan tombaknya. Para iblis melihat dia seperti boneka yang ada di Neraka. Saya melihat boneka-boneka di Neraka, tapi mereka bukan boneka lagi, mereka hidup dan jahat. Tinggi mereka sekitar tiga kaki dan mempunyai gig-gigi yang tajam. Darah bercucuran dari gigi mereka dan mata mereka benar-benar merah padam.

Mereka menikam Andrew dengan sekuat mungkin, sebagaimana kalau ini adalah memang bagiannya ada di dalam Neraka. Ketika saya melihat ini, saya bertanya kepada Tuhan mungkinkah boneka bisa, sama seperti iblis. Tuhan mengatakan kepada saya bahwa itu adalah jiwa kesedihan.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan kami, kami melihat ribuan orang dalam penyiksaan. Kemudian sebuah jiwa melihat Tuhan, mereka mencoba meraih Tuhan dengan kulit yang terkelupas. Saya memperhatikan kepada seorang wanita yang berteriak ketika dia melihat Yesus. Dia berteriak, “Tuhan tolong ampuni aku! Tolong bawa saya keluar dari tempat ini!” Dia begitu sangat menderita dan dia ingin menjangkau Tuhan dengan tangannya. Dia terus meminta tolong kepadaNya untuk mengeluarkan dia dari tempat itu paling tidak satu detik. Dia dalam keadaan telanjang dan tertutupi oleh lumpur. Rambutnya benar-benar kotor dan cacing-cacing bergeliatan naik dan turun di seluruh tubuhnya. Dia berusaha mengeluarkan mereka dengan tangannya tapi setiap kali dia berusaha, dia tergores olehnya bahkan lebih lagi. Cacing-cacing itu sekitar 6-8 inchi panjangnya. Firman Tuhan berkata dalam Markus 9:44, di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.

Sangat menakutkan untuk melihat wanita ini dan mendengar jeritannya dia menangis karena cacing-cacing tersebut melahap dagingnya. Ada tulisan pada pelat besi yang ada di dadanya yang tidak dapat hancur oleh api. Tertulis, “Saya berada disini karena berzinah”. Dengan cara yang sama untuk dosanya, wanita ini di paksa untuk kawin di luar nikah dalam Neraka dengan seekor ular. Ular ini mempunyai duri-duri di sekitar kulitnya, sekitar 6-8 inci panjangnya. Ular itu menusuk bagian pribadinya dan menjalari tubuhnya ke tenggorokannya. Ketika ular itu memasuki dia, dia mulai menjerit.

Dia meminta pengampunan Tuhan untuk membawa dia keluar dari tempat ini. “Tuhan, saya disini karena perzinahan, saya sudah berada disini selama tujuh tahun, sejak saya meninggal karena AIDS. Saya mempunyai enam pacar, dan saya disini karena berzinah.” Di Neraka dia harus mengulangi dosanya lagi dan lagi. Dia tidak mempunyai istirahat baik siang ataupun malam, menderita dengan cara yang sama setiap waktu. Dia mencoba menjangkau Tuhan dengan mengulurkan tangannya ke arah Tuhan, tapi Tuhan memberitahunya, “Blanca, sudah terlambat untukmu. Cacing-cacing akan menjadi tempat tidurmu dan cacing-cacing akan menjadi selimutmu”. Yesaya 14:11, ke dunia orang mati sudah diturunkan kemegahanmu dan bunyi gambus-gambusmu; ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu, dan cacing-cacing sebagai selimutmu. Ketika Tuhan berkata demikian, sebuah selimut api menutupinya dan saya tidak bisa melihatnya lagi.

Kami berjalan lagi, melihat ribuan dan ribuan orang-orang. Di sana banyak orang-orang muda, orang-orang dewasa, dan orang-orang tua yang kesakitan dalam penyiksaan. Kami sampai di dalam sebuah tempat yang seperti kolam berenang api, dengan ribuan laki-laki dan wanita didalamnya. Setiap mereka mempunyai pelat besi di dadanya yang bertuliskan, “Saya berada disini karena tidak memberikan perpuluhan dan persembahan”. Ketika saya membaca itu, saya bertanya pada Tuhan, “Tuhan, apakah mungkin itu terjadi, orang-orang itu berada disini?” Tuhan pun menjawab, “Ya, karena orang-orang ini mengira kalau perpuluhan dan persembahan itu tidak penting, walaupun itu ada didalam Firman Tuhan.” Dalam Maleakhi 3:8-9, bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?” Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!

Tuhan mengatakan kepadaku ketika orang-orangNya tidak memberikan perpuluhannya, itu menghalangi pekerjaan Tuhan, dan kebenaran tidak akan diajarkan. Orang-orang begitu menderita di tempat itu dan ribuan kali lebih parah dari yang lain, karena mereka tahu Firman Tuhan dan mereka tidak patuh.

Kami melanjutkan perjalanan dan Tuhan menunjukkanku seorang lelaki. Saya melihat dari pinggang sampai kepadanya, saya kemudian mempunyai penglihatan bagaimana dia meninggal. Namanya adalah Rogelio. Dia ketika itu sedang berada di mobilnya dan seseorang mendekatinya dan mulai mengkhotbahinya tentang kebenaran kepadanya dan memberikan dia sebuah Alkitab. Tapi Rogelio mengabaikan peringatan orang tersebut dan melanjutkan perjalanannya. Tanpa mengetahui kalau beberapa menit kemudian mobilnya hancur. Jatuh ke dalam jurang dan kemudian dia pun mati.

Dia telah berada satu bulan disana dan masih mempunyai sedikit daging di wajahnya. Bagaimanapun, dia juga menderita seperti yang lainnya juga. Pada awalnya, dia tidak tahu kenapa dia ada di Neraka. Saya pikir ketika seorang Kristen mendekati mobilnya, itu adalah kesempatan terakhir untuknya untuk menerima Tuhan Yesus. Cara yang sama juga berlaku untuk yang lain untuk menereima Dia. Hari ini, saya mengundang anda untuk membuka hatimu untuk Yesus, hanya Dia jalan satu-satunya, kebenaran dan kehidupan. Yohanes 14:6. Hanya melalui Dia kita bisa diselamatkan dan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Tuhan juga meminta kita untuk mengikutiNya dalam kekudusan dan hormat. Tuhan memberkatimu.

--- Kesaksian Keempat ----

Tuhan memberkatimu, saudara-saudaraku. Ketika Tuhan memegang tanganku, saya dapat melihat saya berdiri di atas batu dan dibelakang kita, saya melihat malaikat. Kami mulai menuruni ke sebuah terowongan dengan sangat cepat. Dengan tiba-tiba, saya melihat dan melihat malaikat itu sudah menghilang, dan saya merasa sangat takut. Saya bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, dimana malaikat itu? Kenapa dia tidak ada disini lagi?” Tuhan menjawabku, “Dia tidak dapat pergi ke tempat yang akan kita tuju.”

Kami terus menuju ke bawah dan tiba-tiba terhenti, seperti sebuah lift. Saya melihat beberapa terowongan, dan kami melewati terowongan yang saudari Sandra katakan. Terowongan dimana terdapat banyak orang digantung dengan kepala mereka, dengan belenggu di tangan mereka. Di dinding itu terdapat orang-orang yang sangat banyak. Jutaan orang yang digantung pada dinding itu. Mereka mempunyai cacing-cacing di seluruh tubuh mereka. Saya melihat kedepan dan melihat ada dinding yang lain, sama seperti yang dinding yang lain. Saya berkata kepada Tuhan, “Tuhan! Ada banyak sekali orang-orang di tempat ini!” Tiba-tiba, saya terpikir sebuah ayat di Alkitab, satu ayat yang saya tidak tahu. Tuhan berkata kepadaku, “Neraka dan kebinasaan tidak akan pernah puas.” Amsal 27:20.

Kami kemudian tiba di suatu tempat yang kami sebut, “Lembah Kawah”, (The Valley of cauldrons). Kawah-kawah ini dipenuhi dengan lumpur yang mendidih, dan kami mendekat ke salah satu dari kawah tersebut. Pribadi yang pertama saya melihat seorang wanita. Tubuhnya tenggelam dan mengapung dalam satu lumpur mendidih, tapi ketika Tuhan bertanya kepadanya, dia berhenti meronta-ronta dan diam dalam lumpur dengan setengah tubuh yang tenggelam. Tuhan bertanya kepadanya, “Siapakah namamu?” Dia menjawab, “Namaku Rubiella.”

Rambutnya penuh dengan lumpur mendidih dan dagingnya bergantungan di tulangnya, yang terlihat hangus karena terbakar. Cacing-cacing masuk ke dalam lubang matanya, keluar dari mulutnya, kasuk lagi ke dalam hidungnya dan keluar dari telinganya. Ketika cacing-cacing itu tidak dapat masuk, mereka membuat lubang untuk masuk ke dalam bagian tubuhnya yang lain, yang mengakibatkan kesakitan yang tidak dapat dijelaskan.

Dia berteriak, “Tuhan, tolong! Bawa aku keluar dari tempat ini. Mohon ampuni aku! Saya tidak dapat melanjutkan ini lagi! Tolong hentikan ini Tuhan! Saya tidak tahan lagi! Mohon ampuni aku!” Tuhan menanyakan kenapa dia bisa ada disana. Dia berkata dia ada disana karena kesombongan, dan hal yang sama, dia juga mempunyai tulisan di dadanya yang terbuat dari pelat besi. Di tangannya ada botol yang terlihat normal, tapi baginya itu adalah parfum yang sangat mahal. Rubiella harus memakaikan isi botol tersebut, yang isinya adalah penuh dengan asam, menyemprotkannya ke seluruh tubuhnya. Karena, dagingnya supaya meleleh, yang mengakibatkan kesakitan yang sangat baginya.

Dia berteriak kepada Tuhan, “Tuhan tolong, mohon ampuni aku! Saya tidak kuat lagi berada disini! Hanya satu detik saja Tuhan.” Saya tidak katakan sebagai dosa apabila menggunakan parfum, tapi Tuhan berkata dia ada disana karena parfumnya, sebagaimana Firman Tuhan berkata dalam Ulangan 5:7. “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.” Dia ada disana karena kecantikannya, perfumnya dan kesombongan adalah yang pertama dalam hidupnya. Bagaimanapun, Tuhan Yesus adalah Raja di atas segala raja dan Tuhan atas segala tuhan! Dia harus jadi yang terutama dalam hidupmu, inilah kenapa dia bisa berada di tempat ini. Dengan kasihan, Tuhan melihat dia dan berkata, “Rubiella, sudah terlambat untukmu, cacing-cacing akan menjadi tempat tidurmu dan cacing-cacing akan menjadi selimutmu.” Ketika Tuhan berkata demikian, selimut api menutupinya. Sementara tubuhnya terbakar didalam kawah tersebut, dia menderita dalam kesakitan yang mengerikan.

Kami kemudian berjalan jauh dan akhirnya sampai di suatu tempat dengan pintu yang sangat besar. Ketika kami mendekatinya, pintu tersebut terbuka untuk kami. Di satu sisi kami melihat satu gua yang besar. Ketika saya melihat ke atas, saya melihat cahaya dengan sinar yang berwarna bergerak seperti sebuah awan dari asap. Kemudian kami mendengar musik, salsa, ballenato, rock dan berbagai musik yang popular yang kami dengar dari radio. Tuhan menbuat gerakan tanganNya, dan kami melihat jutaan dan jutaan orang yang digantung dengan rantai di tangan mereka. Mereka melompat dengan tidak terkendalikan diatas api.

Tuhan menatap kami dan berkata, “Lihat, ini adalah upah untuk para penari.” Mereka harus melompat tinggi-tinggi karena ketukan tersebut, jika jenis musik yang lain diputar, mereka harus mengikuti ketukan tersebut. Mereka tidak bisa berhenti untuk melompat. Lebih mengerikannya lagi, mereka dengan sepatu paku dengan enam inci di dasar lantai. Kapanpun mereka melompat, kaki mereka akan tertusuk paku tersebut, dan mereka tidak mempunyai waktu untuk istirahat. Ketika ada yang berhenti, iblis-iblis akan langsung mendatanginya dan menikamnya dengan tombak, mengutuk mereka dan berkata, “Puji dia! Ini adalah kerajaanmu sekarang. Puji Setan! Puji dia! Kamu tidak boleh berhenti, puji dia! Puji dia! Kamu harus memuji dia! Kamu harus melompat! Kamu harus menari! Kamu tidak boleh berhenti walau satu detikpun.”

Sangat mengerikan terdapat banyak juga orang Kristen yang kenal Tuhan, tapi mereka ada di dalam “night club” (dugem) kemudian mereka mati. Mungkin kamu bertanya, “Dimana tertulis di Alkitab tentang apa yang salah dengan menari?” Dalam Yakobus 4:4, hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah. Juga dalam 1 Yohanes 2:15-17, janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ingatlah dunia akan lenyap, semua akan binasa, tapi Firman Tuhan abadi selamanya.

Teman-temanku dan saudara-saudaraku, ketika kami meninggalkan tempat ini, kami melihat seperti jembatan yang membagi Neraka ke dalam beberapa bagian dari penyiksaan. Kami melihat sebuah jiwa berjalan. Terlihat seperti sebuah boneka seperti yang ada di dunia, kami menyebutnya boneka Treasure Trolls. Mereka mempunyai warna rambut, dengan wajah orang tua tapi tubuh anak-anak, tanpa bagian seksual. Mata mereka sangat jahat. Tuhan menjelaskan kalau itu adalah jiwa-jiwa yang terhilang. Jiwa ini mempunyai tombak di tangannya dan mereka berjalan dengan angkuh di jembatan tersebut, seperti ratu atau model wanita.

Ketika dia berjalan, dia memaki orang-orang yang ada dibawahnya dengan tombaknya. Dia akan mengutuk mereka dengan berkata, “Ingatkah di hari di mana kamu sedang di luar gereja dan kamu tidak masuk kedalam? Ingatkah di hari mereka mengkhotbahi dan kamu tidak ingin mendengar mereka? Ingatkah kamu di hari dimana mereka membagi-bagikan brosur dan kamu membuangnya?” Jiwa-jiwa terhilang tersebut akan menutupi telinga mereka. Mereka menjawab iblis tersebut dengan berkata, “Diam! Diam! Jangan katakan apapun lagi! Saya tidak ingin mendengarnya lagi, diam!” Bagaimanapun, roh jahat tersebut menikmati apa yang dirasakan oleh jiwa-jiwa tersebut.

Kami melanjutkan berjalan bersama Tuhan. Kemudian kami melihat sekumpulan orang-orang, kami memperhatikan yang lain berteriak lebih keras dari yang lain yang terbakar disana. Dia berkata, “Bapa, Bapa, mohon ampuni saya!” Tuhan tidak berhenti dan melihat ke orang ini, tapi Dia mendengar kata, “Bapa” Dia terkejut dan berbalik kepadanya. Yesus melihat dia dan berkata, “Bapa? kamu memanggil Aku, Bapa? Bukan, Aku bukan Bapamu dan kamu juga bukan anakKu. Jika kamu anakKu, kamu akan berada dalam Kerajaan Surga. Kamu adalah anak dari bapamu, si iblis”. Kemudian selimut api datang dan menutupi tubuhnya.

Tuhan menceritakan kisah hidup dari orang tersebut. Orang tersebut memanggil Dia, Bapa, karena dia memang mengenalNya. Dia dulu sering pergi ke gereja dan mendengar Firman Tuhan, dan kerap kali menerima janji-jani Tuhan. Jadi kami bertanya, “Apa yang terjadi Tuhan? Kenapa dia berada disini?” Tuhan menjawab, “Dia hidup dengan kehidupan ganda, yang satu di rumah sedang yang satunya lagi di gereja. Dia pikir dalam hatinya, ‘yah, tidak ada satupun yang hidup dekat denganku, bukan pastor bukan pula saudara seiman yang lain, jadi saya bisa melakukan apapun yang saya mau’. Tapi dia lupa kalau Tuhan Maha Melihat dalam segala tingkah lakumu dan tidak ada satupun yang dapat berbohong ataupun tersembunyi dari Tuhan.”

Firman Tuhan berkata, Galatia 6:7. Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Orang ini menderita seribu kali lebih parah dari yang lain. Diapun membayar dengan penghukuman ganda, satu untuk dosa-dosanya, dan satunya lagi karena berpikir bisa membohongi Tuhan.

Hari ini, orang-orang mencoba menimbang-nimbang berat dari dosa, mereka pikir kalau homoseksual, pencuri dan pembunuh adalah yang lebih berat dosanya daripada yang pembohong dan tukang gossip. Tapi di mata Tuhan, semua dosa ini mempunyai berat dan bayaran yang sama. Firman Tuhan berkata kepada kira, dalam Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. (Yehezkiel 18:20) Teman-teman dan saudara-saudaraku, saya mengajak anda semua untuk menerima Yesus. Yesus sedang mengadahkan tanganNya untuk mengampuni dan menerimamu jika kamu mau menyesali hidupmu. Firman Tuhan berkata kepada kita kalau seorang bertobat akan memperolah pengampunan. Adalah lebih baik untuk percaya sekarang, kemudian untuk menunggu dan menemukan balasannya di kemudian hari. Tuhan memberkatimu.

--- Kesaksian Kelima ---

Firman Tuhan berkata dalam Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Ketika kami turun kebawah, saya merasakan sakit dan pengalaman akan kematian. Saya sangat ketakutan dengan apa yang lihat. Saya menyadari kalau disana banyak, banyak orang yang berteriak-teriak dan menangis. Sangat gelap, tapi dengan kehadiran Tuhan, hilang tersebut hilang. Kami melihat ribuan dan ribuan dari jiwa-jiwa yang menangis untuk minta tolong dan minta pengampunan. Mereka menangis kepada Tuhan untuk dikeluarkan dari tempat itu. Kami juga meresakan kesakitan yang sangat karena kami, Tuhan menderita dengan sangat ketika Dia melihat mereka.

Banyak yang menangis kepada Tuhan dan meminta untuk dikeluarkan walaupun hanya untuk saru menit, satu detik. Tuhan bertanya kepada mereka, “Kenapa kamu ingin keluar?”, dan mereka pun menjawab, “Karena saya ingin diselamtkan! Saya ingin bertobat dan diselamatkan!” Bagaimanapun, adalah terlambat untuk mereka.

Orang-orang yang terkasih yang sedang mendengarkan saya sekarang, sekarang ini adalah kesempatan yang dimiliki untuk menentukan tujuan kita selamanya. Kamu bisa memilih berada di tempat penebusan atau berada untuk dihukum selamanya.

Kami melanjutkan perjalanan. Saya melihat di lantai di mana kami berjalan yang hancur oleh api, lumpur, dan pancaran api yang keluar. Disana juga tercium bau yang sangat menyengat dan jeritan dari orang-orang.

Kami melihat seorang lelaki, dari kejauhan, yang terbenam sepinggang di dalam lumpur yang terbakar. Kapanpun dia mengeluarkan tangannya, daging-daging berjatuhan dari tulangnya, masuk ke dalam lumpur. Kami bisa melihat ada kabut di tengkoraknya, jadi kami bertanya kepada Tuhan apa itu. Tipe ini adalah kabut untuk semua orang di Neraka. Tuhan berkata itu adalah jiwa mereka yang terperangkap di dalam tubuh yang berdosa, seperti yang tertulis di dalam Wahyu 14:11, maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.

Kami menyadari kalau banyak hal yang kami tidak pedulikan di bumi, lebih penting lagi, pesan yang paling jelas hidup kita menggambarkan dimana kita akan menghabiskan waktu kita dalam kekekalan.

Kami melanjutkan sambil berpegangan tangan Tuhan, kami menyadari kalau Neraka mempunyai banyak tempat yang berbeda-beda dengan tingkat penyiksaan yang berbeda pula. Kami sampai di mana banyak terdapat sel-sel yang di dalamnya terdapat jiwa-jiwa yang tersiksa. Jiwa-jiwa yang disiksa oleh berbagai macam setan-setan. Setan-setan akan mengutuki jiwa-jiwa tersebut sambil berkata, “Kamu orang celaka, puji Setan! Layani dia seperti yang kamu lakukan di dunia!” Jiwa-jiwa tersebut sangat menderita oleh cacing-cacing dan api yang terdapat di seluruh tubuh mereka.

Kami melihat dua orang yang berada di dalam satu sel, kedua orang tersebut mempunyai pisau belati di tangannya dan mereka saling menusuki. Mereka berkata satu sama lainnya, “Kamu orang celaka yang terkutuk! Ini semua gara-gara kamu saya berada disini! Kamu membuat saya ada disini karena kamu membutakan saya dari kebenaran dan tidak mengenalkan saya kepada Tuhan! Kamu membuat saya tidak menerima Dia! Sering kali saya mempunyai kesempatan dan kamu tidak membiarkan saya untuk menerima Dia! Itu sebabnya kenapa saya berada disini, tersiksa dari hari ke hari!”

Mendapat sebuah penglihatan, Tuhan menunjukkan kepada kami semasa hidup mereka selama di dunia. Kami melihat mereka sedang ada didalam bar. Sebuah argument yang kemudian mengakibatkan sebuah pertengkaran. Mereka sudah dalam keadaan mabuk. Salah satu dari mereka mengambil pecahan botol dan yang satu mengangeluarkan sebilah pisau. Mereka berkelahi sampai keduanya terluka parah dan akhirnya pun mati. Kedua orang itu pun berakhir dan scenario itu pun terulang selamanya. Mereka juga dibebani mental mereka karena mereka bersahabat di dunia, seperti saudara mereka sendiri.

Saya ingin memberitahukanmu hari ini, hanya ada satu sahabat sejati, dan namaNya adalah Yesus dari Nazaret. Dia adalah teman sejati. Dia teman yang setia, yang menyertaimu setiap saat.

Kami meneruskan perjalanan kami dan melihat seorang wanita dalam sebuah sel, dia berguling-guling terus di dalam lumpur. Rambutnya berantakan dan penuh dengan lumpur. Dalam sel yang sama terdapat ular yang besar dan gemuk. Ular itu mengitarinya, mengelilingi tubuhnya, dan memasuki bagian bawahnya. Dia dipaksa untuk memiliki kontak seksual dengan ular tersebut. Dalam tempat itu laki-laki dan perempuan yang hidup dalam perzinahan dipaksa untuk mengulanginya disana. Bagaimanapun, mereka dipaksa melakukannya dengan ular berukuran enam inci yang berduri. Ular itu menghancurkan sekuruh tubuhnya setiap waktu ular itu memasuki tubuhnya. Dia berteriak kepada Tuhan dan meminta Tuhan untuk menghentikannya. Dia tidak ingin menderita lagi, “Tolong hentikan! Saya tidak ingin lagi! Kumohon! Hentikan ini!” Dia memohon kepada Tuhan sebagaimana ular itu masuk dan menghancurkan tubuhnya lagi dan lagi.

Kami mencoba menutupi telinga kami karena tangisannya tapi kami tetap saja dapat mendengarnya. Kami mencoba lebih lagi menutupi telinga kami, tapi tetap saja itu tidak membantu. Kami berkata kepada Tuhan, “Kumohon Tuhan kami tidak ingin lagi untuk melihat dan mendengar ini lagi! Kumohon!” Tuhan berkata, “Ini perlu agar kamu melihat ini, jadi kamu dapat memberitahukannya kepada yang lain, karena orang-orangku dirusak, orang-orangku tidak mengindahkan penebusan yang sejati, jalan yang benar menuju penebusan.”

Kami meneruskan perjalanan dan melihat sebuah danau raksasa dengan ribuan dan ribuan dari orang-orang ada di tengah-tengah pancaran api. Mereka melambai-lambaikan tangan dan meminta tolong tapi benyak setan-setan yang beterbangan ditempat itu. Setan ini memegang tombak dengan bentuk hurup S di ujung tombaknya untuk menyakiti orang-orang yang terbakar di danau itu. Iblis-iblis memaki mereka dan mengutuki mereka dengan berkata, “Kamu orang celaka yang terkutuk! Sekarang kamu harus memuji Setan! Puji dia, puji dia sebagaimana kamu lakukan dulu di dunia!” Disana terdapat ribuan dan ribuan orang. Kami sangat ketakutan, kami merasa kalau kami tidak memegang tangan Tuhan kami akan ditinggalkan di tempat yang mengerikan itu. Kami ketakutan dari semua hal yang kami lihat.

Di kejauhan kami melihat seorang lelaki sedang berdiri, dalam sakit yang luar besar dan kesakitan yang mendalam. Dia diawasi oleh dua setan yang terbang diatasnya, menyiksa dia. Mereka menusuk tombak mereka kedalam tubuhnya dan mengeluarkan tulang rusuknya. Mereka juga bermain-main dengan dia setiap waktu. Lebih jauh lagi, Tuhan menunjukkan kepadaku kalau dia tersiksa karena selalu mengkhwatirkan keadaan keluarganya yang dia tinggalkan di dunia. Orang tersebut tidak ingin keluarganya berada ditempat yang sama untuk disiksa. Dia khawatir karena dia tidak pernah memberikan pesan tentang penebusan. Dia tersiksa karena dia ingat sekali dia pernah menerima pesan ini. Dia orang yang sangat penting untuk memberikan pesan ini untuk keluarganya, tapi dia malahan tidak mengindahkannya, dan sekarang dia khawatir akan anak dan istrinya.

Siksaan ini berlanjut sebagaimana iblis-iblis mencabut tangannya, dia jatuh kedalam lumpur. Karena kesakitan yang sangat dari terbakar dalam lumpur, dia bergeliat-geliat seperti cacing dari satu tempat ke tampat yang lain. Dagingnya jatuh dari tulangnya karena panas. Dia kemudian merayap seperti ular, mencoba keluar dari sana. Tapi setiap kali dia mencoba, iblis-iblis mendorongnya kembali kedalam bagian lumpur yang lebih dalam.

Kami kemudian sekumpulan setan-setan di satu tempat. Sesuatu menangkap perhatianku. Saya memperhatikan kalau ada satu iblis yang kehilangan satu sayapnya. Saya bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, kenapa iblis itu kehilangan satu sayapnya?” Tuhan menjawab, “Setan itu ditugaskan ke bumi dengan suatu tujuan, tapi dia tidak bisa menyelesaikan tugasnya, dan dia dilemparkan kembali ke Neraka oleh seorang pelayan Tuhan. Kemudian Setan datang dan menghukumnya dan mencabut salah satu sayapnya.” Kemudian kami mengerti kalau orang-orang Kristen, kita semua mempunyai autoritas dan kekuatan dalam Nama Yesus untuk mengusir semua setan dan kerajaannya.

Teman-teman yang terkasih yang membaca tulisan ini sekarang, kesaksian ini bukan untuk penyiksaan tapi untuk penebusan, jadi kamu bisa test dirimu sendiri dan melihat keadaan hatimu terhadap Tuhan. Kemudian kamu merubah jalanmu, untuk keselamatan bukan penyiksaan. Saat ini, angkat hatimu untuk Tuhan dan akui dosa-dosamu, dan dengan demikian Tuhan datang pada saat ini kamu bisa pergi ketempatNya daripada ke tempat yang disitu hanya penyiksaan, tangis dan kertak gigi. Disana, kami akan benar-benar mengerti kenapa Yesus membayar dengan harga yang sangat mahal dengan salib di Kalvari.

Kami melihat banyak orang yang berada di Neraka karena ketidakpedulian mereka dan mengapa mereka ada disana. Mereka hidup penuh aktifitas dan mereka tidak berpikir akan dosa-dosa mereka. Teman-teman yang terkasih, ujilah dirimu! Apa kamu pikir kalau berbohong, mencuri dan sombong adalah hal yang wajar-wajar saja untuk dilakukan! Ini semua adalah dosa dihadapanNya! Saudara-saudara, berbaliklah dan hentikan itu semua! Saya memberikan anda pesan ini jadi anda bisa menghentikan keinginan untuk berbuat dosa dan lebih memperhatikan wajah Tuhan.

--- Kesaksian Keenam ---

Mazmur 62:13, dan dari pada-Mu juga kasih setia, ya Tuhan; sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Pada satu pagi hari Tuhan mengunjungi kami semua yang sedang ada di kamar itu. Dia membawa kami dan kami mulai pergi turun. Hatiku benar-benar dalam keadaan takut, saya tidak bisa menggambarkannya. Saya tahu kalau saya tidak bisa melepaskan tanganku dari Juru Selamatku. Saya merasa kalau Yesus adalah Hidupku dan Cahayaku dan semua sumber harapanku ada dalam Dia, atau saya akan ditinggalkan di tempat itu. Saya tidak pernah mengira kalau saya akan mengunjungi tempat itu. Saya tidak percaya akan tempat itu ada. Walaupun saya seorang Kristen, saya selalu mengira kalau tempat penyucian dosa adalah Neraka, tapi Tuhan menunjukkanku kebenaran dari Neraka.

Kami sampai di Neraka, saya merasa sangat shok. Dan semua iblis-iblis pun melarikan diri untuk bersembunyi, karena tidak satupun dari mereka yang tahan akan hadirat Tuhan. Kami mendengar jiwa-jiwa yang ditahan berteriak bahkan lebih keras, karena mereka tahu kalau Yesus dari Nazaret ada disana. Mereka semua tahu kalau hanya satu Pribadi saja yang bisa mengeluarkan mereka dari tempat itu. Tapi mereka tidak mempunyai harapan, walaupun itu adalah harapan yang salah.

Kami berjalan berpegangan tangan dengan Yesus dan sampai di suatu bagian perzinahan.Yesus melihat kesekitar dan melihat kepada seorang wanita yang sepenuhnya ditutupi oleh api. Ketika Yesus melihat dia, dia mulai keluar perlahan-lahan dari api tersebut, walaupun penderitaannya tidak pernah berhenti. Kami bisa melihat kalau dia dalam keadaan telanjang dan melihat karakter fisiknya. Tubuhnya benar-benar kotor dan dia bau. Rambutnya berantakan, dan dia mempunyai lumpur hijau kekuning-kuningan. Dia tidak memiliki mata dan bibirnya berjatuhan dalam bentuk pecahan-pacahan. Dia tidak mempunyai telinga, hanya lubang. Dengan tangannya, yang adalah tulang belulang yang terlihat arang hitam, dia mengambil daging yang jatuh dari wajahnya dan mencoba meletakkannya kembali. Tapi itu justru memberikan rasa sakit yang lebih lagi.

Dia kemudian gemetar dan berteriak lebih lagi, teriakannya tidak pernah berakhir. Dia dipenuhi oleh cacing-cacing, dan ada ular yang mengelilingi tangannya. Sangat tipis dan mempunyai duri-duri diseluruh tubuhnya. Dia mempunyai angka 666 yang tertera dibadannya, angka si binatang disebutkan dalam Wahyu. Dia juga memiliki pelat besi yang ada pada dadanya, pelat tersebut tidak bisa hancur oleh api. Pada pelat tersebut sesuatu tertulis dalam bahasa asing, tapi kemudian kami dapat mengerti kalau itu adalah suatu tulisan. Itu tertulis, “Saya berada disini karena perzinahan.”

Ketika Yesus melihat dia kemudian Dia bertanya padanya, “Elena, mengapa kamu berada ditempat ini?” Sementara Elena menjawab Tuhan tubuhnya berputar dengan sakit yang luar biasa dari siksaannya. Dia berkata kalau dia ada disini karena berzinah. Dia meminta Tuhan untuk pengampunan lagi dan lagi.

Kemudian kami mendapat penglihatan saat dia akan menjelang ajalnya. Ketika dia mati, dia sedang berhubungan seks dengan salah satu pacarnya, karena dia pikir, kalau suaminya sedang dalam perjalanan. Bagaimanapun, suaminya kembali dari pekerjaannya dan menemukan dia sedang berada di tempat tidur dengan seseorang yang lain. Suaminya kemudian pergi ke dapur dan mengambil sebuah pisau besar dan menikam punggung Elena. Dia mati dan dibawa ke Neraka, sama seperti dia mati, dia telanjang bulat.

Di Neraka, semua dimaterialkan kembali dan dia masih mempunyai pisau yang besar itu di punggungnya, mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa. Saat ini, dia sudah tujuh tahun berada di Neraka dan dia bisa mengingat setiap moment dalam hidupnya. Dia juga ingat ketika sesorang mencoba mengkhotbahi dia tentang Yesus, kalau hanya Dia yang bisa menyelamatkannya. Tapi sekarang itu sudah terlambat dan untuk semua orang lain yang berada di Neraka.

Firman Tuhan mengatakan tentang perzinahan, dan itu sangat jelas. Perzinahan adalah hubungan seksual diluar pernikahan. Dalam 1 Korintus 6:13, makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: Tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh. Juga dalam 1 Korintus 6:18, jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

Ketika Yesus selesai berkata-kata kepadanya, dia kemudian ditutupi oleh selimut api dan kami tidak dapat melihat dia lagi. Tapi kami mendengar suara dagingnya terbakar dan teriakan mengerikan yang lain, saya bahkan tidak bisa menggambarkan jeritan mereka dengan kata-kata.

Kami melanjutkan lagi perjalanan kami lagi bersama Tuhan, Dia menunjukkan berbagai macam orang yang ada disana, pemuji idola, yang menggunakan dan mempraktekkan sihir, yang tidak bermoral, tukang cabul, pembohong dan homoseksual. Kami sangat takut, satu hal yang kami ingin adalah pergi dari sini. Tapi Yesus terus berkata ini adalah perlu untuk dilihat jadi kami bisa beritahukan untuk yang lain lagi, jadi supaya mereka percaya.

Kami berjalan lagi bersama Yesus, memegang tanganNya bahkan lebih erat lagi. Kami datang ke sebuah bagian yang membuat saya terheran-heran. Kami melihat seorang muda, umurnya 23 tahun, terbenam sepinggang yang berada di tengah-tengah api. Kami tidak bisa dengan jelas siksaan apa yang ia terima, tapi angka 666 tertullis padanya. Dia juga mempunyai pelat besi di dadanya yang bertuliskan, “Saya berada disini untuk menjadi normal”. Ketika dia melihat Yesus, dia mengulurkan tangannya dan meminta ampun kepada Yesus untuk pengampunan. Firman Tuhan berkata dalam Amsal 14:12, ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Ketika kami membaca pelat yang bertuliskan “Saya berada disini untuk menjadi normal”, kami bertanya kepad Tuhan, “Tuhan, apa bisa!?” Apakah mungkin seseorang bisa berada di tempat ini karena alasan tersebut?” Kemudian Yesus bertanya kepadanya, “Andrew, mengapa kamu berada di tempat ini?” Dia pun menjawab, “Yesus, waktu saya di bumi, saya pikir dosa itu hanya membunuh dan mencuri saja, dan oleh sebab itu saya tidak pernah mencoba mengenalMu”. Di Amsal 9:18 dikatakan, orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati, ya, segala bangsa yang melupakan Allah.

Andrew membuat kesalahan besar dalam mengklasifikasikan dosa-dosa, seperti orang-orang hari ini. Alkitab berkata dengan jelas yang mengatakan dalam Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal. Lebih lanjut lagi, dimana Alkitab memberitahu kalau dosa tidak dipilah-pilah, karena tetap semua itu adalah dosa. Andrew mempunyai kesempatan untuk tahu dan menerima Yesus tapi tidak mengambil kesempatan yang Tuhan berikan kepadanya. Bisa jadi ada ribuan kesempatan untuk mengenal Tuhan tapi dia tidak pernah ingin untuk mengenalNya dan itulah yang menjadi alasan mengapa dia berada disini. Kemudian sebuah selimut api yang besar menutupi seluruhnya dan kami tidak pernah melihatnya lagi.

Kami melanjutkan perjalanan bersama Yesus. Dari kejauhan kami melihat sesuatu berjatuhan turun, seperti rongsokan material. Ketika kami mendekatinya, kami melihat itu adalah orang-orang yang jatuh ke Neraka pada saat itu. Orang yang mati di dunia tanpa menerima Yesus Kristus dalam hati mereka, kemudian mereka sampai di Neraka.

Kami melihat seorang muda, banyak iblis yang lari kearahnya dan mulai menghancurkan tubuhnya. Secara cepat, tubuhnya mulai di penuhi dengan cacing-cacing. Dia berteriak “Tidak! Apa ini? Stop! Saya tidak ingin berada di tempat ini!” Dia bahkan tidak tahu kalau dia sudah mati, dan mati tanpa Yesus di hatinya. Angka 666 tersirat di dahinya, dan sebuah pelat besi yang menggantung di depan dadanya. Bahkan kami tidak bisa melihat alasan mengapa dia berada di Neraka, kami tahu dengan yakin kalau dia tidak akan pernah bisa keluar.

Tuhan mengatakan kalau semua siksaan untuk semua orang-orang di Neraka bahkan akan bertambah berat pada hari penghakiman. Kalau mereka semua menderita dengan sangat dan menakutkan dengan tidak bisa terbayangkan lebih lagi nanti saya tidak bisa membayangkan bagaimana mereka akan dihukum pada hari penghakiman.

Kami tidak melihat anak-anak disana. Kami hanya melihat ribuan dan ribuan orang-orang muda, laki-laki dan wanita dari banyak warga negara. Tapi, di Neraka tidak ada kebangsaan dan tingkat sosial, semua datang untuk disiksa dan dihukum. Disana hanya ada satu hal yang setiap orang inginkan, mempunyai kesempatan keluar, paling tidak untuk satu detik. Mereka juga ingin untuk meminum setetes air untuk menyegarkan lidah mereka. Seperti kisah orang kaya yang diceritakan di Alkitab. Lukas 16:19. Tapi itu kemudian tidak mungkin lagi, mereka memilih dimana mereka akan menghabiskan dalam kekekalan. Mereka memutuskannya tanpa Tuhan. Tuhan tidak pernah memutuskan seseorang untuk pergi ke Neraka, tapi semua orang sampai disana berdasarkan keputusan yang mereka miliki. Dalam Galatia 6:7, jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Hari ini kamu mempunyai kesempatan yang besar untuk mengubah tujuan akhirmu. Yesus masih ada sampai hari ini, dan Alkitab berkata kalau kita memiliki hidup kita juga mempunyai harapan. Hari ini kamu mempunyai hidup, jangan lewatkan kesempatan ini, iini bisa jadi kesempatan yang terakhir.

Tuhan memberkatimu.