Thursday, January 10, 2008

BUDHA MASUK KRISTEN (Athet Pyan Shinthaw Paulu - Mantan Rahib Budha di Myanmar)

Halo, nama saya Athet Pyan Shinthaw Paulu. Saya dari negara Myanmar. Saya ingin berbagi dengan anda kesaksian saya ini tentang apa yang terjadi pada saya, tetapi sebelumnya saya ingin menceritakan sedikit latar belakang saya sejak saya kecil. Saya dilahirkan tahun 1958 di kota Bogale, di daerah delta Irrawaddy Myanmar selatan (dahulu Burma). Orang tua saya penganut agama Budha yang beriman (taat) seperti kebanyakan orang di Myanmar, memanggil saya si Thitphin (yg artinya pohon). Kehidupan di mana saya bertumbuh sangat sederhana.

Pada umur 13 tahun saya keluar sekolah dan mulai bekerja di perahu nelayan. Kami menangkap ikan juga udang di beberapa sungai besar dan kecil di daerah Irrawaddy. Pada umur 16 saya jadi pemimpin perahu. Saat itu saya tinggal di utara pulau Mainmahlagyon (Mainmahlagyon artinya pulau wanita cantik), di bagian utara Bogale dimana saya dilahirkan. Tempat ini kira kira 100 mil barat daya Yangoon (Rangoon) ibu kota negara kami.

Suatu hari waktu saya berumur 17 tahun, kami menangkap banyak sekali ikan dalam jala kami. Saking banyaknya ikan yang kami tangkap, seekor buaya besar tertarik perhatiannya. Buaya itu mengikuti perahu kami dan mencoba menyerang kami. Kami jadi ketakutan sehingga dengan panik kami mendayung perahu kami menuju tepian sungai secepatnya. Buaya itu mengikuti kami dan menyerang perahu kami dengan ekornya.Walaupun tidak ada yang mati dalam kejadian ini, serangan itu mempengaruhi kehidupan saya. Saya tidak mau lagi menangkap ikan. Perahu kecil kami tenggelam kena serangan buaya itu. Malam itu kami pulang ke kampung naik perahu tumpangan. Tak lama sesudah itu, bos ayah saya memindahkan ayah saya ke kota Yangoon (sebelum disebut Rangoon).

Pada umur 18 saya dikirim kesebuah biara menjadi Rahib muda. Kebanyakan orang tua di Myanmar berusaha mengirimkan anak laki-laki mereka ke biara Budha, setidaknya satu kali, karena merupakan suatu kehormatan mempunyai anak laki-laki melayani dengan cara ini. Kami telah mengikuti adat ini ratusan tahun. Seorang murid yang bersemangat Pada saat saya mencapai umur 19 tahun 3 bulan (thn 1977) saya jadi Rahib. Rahib atasan saya di biara itu memberi saya sebuah nama Budha baru yang sudah menjadi adat/kebiasaan di negara saya. Saya dipanggil U Nata Pannita Ashinthuriya. Pada waktu kami menjadi Rahib kami tidak lagi menggunakan nama yang diberikan orang tua pada waktu lahir.

Biara tempat saya tinggal disebut Mandlay Kyaikasan Kyaing. Nama Rahib kepala ialah U Zadila Kyar Ni Kan Sayadaw (U Zadila adalah gelar). Dia Rahib yang sangat terkenal di seluruh Myanmar pada waktu itu. Setiap orang tahu siapa dia.

Dia sangat dihargai oleh orang-orang dan disegani sebagai guru besar. Saya katakan dulu karena pada tahun 1983 dia tiba-tiba mati dalam kecelakaan mobil yang fatal. Kematiannya mengejutkan semua orang. Saat itu saya sudah 6 tahun jadi Rahib. Saya berusaha jadi Rahib terbaik dan mengikuti semua ajaran Budha. Pada suatu tingkat tertentu saya pindah ke sebuah kuburan yang kemudian saya tinggali dan bermeditasi secara kontinyu. Beberapa Rahib yang sungguh-sungguh mengikuti kebenaran Budha melakukan hal yang saya lakukan ini. Beberapa bahkan pindah ke hutan dimana mereka hidup menyangkal diri dan miskin. Saya cari penyangkalan diri, fikiran dan keinginan, untuk menghindari penyakit dan penderitaan dan membebaskan diri dari kehidupan duniawi. Di kuburan saya tidak takut setan, saya berusaha untuk mencapai kadamaian batin dan sadar diri sampai sampai bila ada nyamuk hinggap ditangan saya membiarkannya menggigit tangan saya dari pada mengusirnya. Bertahun-tahun saya berusaha untuk jadi Rahib terbaik dan tidak menyakiti mahluk hidup.

Saya belajar pelajaran Budha suci ini seperti semua nenek moyang kami lakukan sebelum saya. Kehidupan saya sebagai Rahib berjalan terus sampai suatu waktu saya menderita sakit keras. Saya ada di Mandalay waktu itu dan harus dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Dokter melakukan beberapa pengecekan pada saya dan memberitahu saya bahwa saya terjangkit penyakit kuning dan malaria bersamaan. Sesudah sebulan di rumah sakit saya malah makin gawat. Dokter memberi tahu saya bahwa tak ada harapan sembuh untuk saya dan mengeluarkan saya dari rumah sakit untuk mempersiapkan kematian. Inilah penjelasan singkat masa lalu saya.

Sekarang saya ingin menceritakan beberapa hal luar biasa yang terjadi pada diri saya sesudahnya. Penglihatan Yang Mengubah Hidup Saya Selamanya Sesudah saya dikeluarkan dari rumah sakit saya kembali ke tempat di mana para Rahib yang lain mengurus saya. Saya makin hari makin lemah dan makin susut karena badan busuk dan bau kematian, dan akhrinya jantung saya berhenti berdenyut. Tubuh saya dipersiapkan untuk kremasi dan melalui tata cara pemurnian agama Budha. Walaupun tubuh saya mati tapi saya ingat dan sadar dalam fikiran dan roh saya. Saya ada dalam badai besar. Angin kencang meniup seluruh daratan sampai tidak ada pohon atau apapun yang berdiri, semua rata, saya berjalan sangat cepat di jalan rata itu untuk beberapa lama.

Tak ada orang lain, hanya saya sendiri, kemudian saya menyeberang sebuah sungai. Di seberang sungai itu saya melihat danau api yang sangat sangat besar. Dalam agama Budha kami tidak ada gambaran tempat seperti ini. Pada mulanya saya bingung dan tak tahu bahwa itu adalah neraka sampai saya lihat Yama, raja neraka (Yama adalah nama untuk raja neraka dalam kebudayaan Asia) mukanya seperti singa, badannya seperti singa , tetapi kakinya seperti seekor naga (roh naga). Dia mempunyai beberapa tanduk di kepalanya. Wajahnya sangat mengerikan dan saya sangat ketakutan. Dengan gemetar, saya tanya namanya. Dia jawab "Saya adalah raja neraka, si Perusak!" Danau Api Yang Sangat Mengerikan Raja neraka memberi tahu saya untuk melihat ke danau api itu.

Saya memandang dan melihat jubah warna kunyit yang biasa dipakai rahib Budha di Myanmar. Saya memandang dan melihat kepala gundul seorang laki-laki. Waktu saya lihat wajah orang itu saya mengenalinya sebagai U Zadila Kyar Ni Kan Sayadaw (rahib terkenal yang mati kecelakaan mobil tahun 1983). Saya tanya raja neraka mengapa pemimpin saya, diikat dalam danau penyiksaan ini. Saya tanya "Mengapa dia ada dalam danau api ini? Dia seorang guru yang baik." Dia bahkan mempunyai kaset pengajaran yang berjudul 'Apakah anda manusia atau anjing?' Yang sudah membantu ribuan orang mengerti bahwa sebagai manusia sangat berharga jauh dibandingkan binatang. Raja neraka itu menjawab, "Betul, dia seorang guru yang baik, tetapi dia tidak percaya pada Yesus Kristus.

Itulah sebabnya dia ada di neraka." Saya diberi tahu untuk melihat orang lain yang ada di dalam api itu. Saya lihat seorang laki-laki dengan rambut panjang dililitkan dibagian kiri kepalanya. Dia juga mengenakan jubah. Saya tanya raja neraka "Siapa orang itu?" Dia menjawab, "Inilah yang kau sembah, Gautama (Budha)". Saya sangat terganggu melihat Gautama di neraka. Saya protes, "Gautama orang baik, mempunyai karakter moral yang baik, mengapa dia menderita di dalam danau api ini?" Raja neraka menjawab saya "Tak peduli bagaimana baiknya dia. Ia ada di tempat ini karena dia tidak percaya pada Allah yang kekal" Saya kemudian melihat seorang yang lain yang tampaknya memakai seragam tentara.

Dia terluka di dada-nya. Saya tanya "Siapa dia?" Raja neraka berkata "Ini Aung San, pemimpin revolusi Myanmar ". Saya kemudian diberi tahu, "Aung San di sini karena dia menyiksa dan membunuh orang-orang Kristen, tapi terutama karena dia tidak percaya Yesus Kristus." Di Myanmar ada pepatah, "Tentara tak pernah mati, hidup terus." Saya diberitahu bahwa tentara neraka mempunyai pepatah "Tentara tak pernah mati, tapi ke neraka selamanya."

Lalu saya amati dan melihat orang lain di danau api itu. Dia orang yang sangat tinggi dan memakai baju baja militer. Dia juga menyandang pedang dan perisai. Orang ini terluka di dahinya. Orang ini lebih tinggi dari siapapun yang pernah saya lihat. Saya bingung karena saya tidak tahu siapa itu Goliath dan Daud. Raja neraka berkata, "Goliath tercatat di Alkitab orang Kristen. Kamu tidak tahu dia sekarang, tapi kalau kamu jadi Kristen, kamu akan tahu siapa dia.

Lalu saya dibawa ke sebuah tempat di mana saya lihat orang kaya dan miskin menyiapkan makan malam mereka. Saya tanya "siapa yang memasak makanan untuk orang-orang itu?" Raja itu menjawab "Yang miskin harus menyiapkan makanan mereka, tapi yang kaya menyuruh yang lain untuk memasak untuk mereka."

Ketika makanan sudah tersedia untuk yang kaya, mereka duduk untuk makan. Segera setelah mereka mulai makan asap tebal keluar. Yang kaya makan secepat sebisa mereka agar mereka tidak pingsan. Mereka berusaha keras untuk dapat bernafas karena asap itu. Mereka harus makan cepat-cepat karena mereka takut kehilangan uang mereka. Uang mereka adalah tuhan mereka. Seorang raja yang lain kemudian datang pada saya. Saya juga melihat satu mahluk yang kerjanya menjaga api di bawah danau api agar tetap panas. Mahluk ini bertanya pada saya "Apa kamu juga akan masuk ke danau api ini?" Saya jawab, "Tidak! saya di sini untuk hanya mengamati!" Bentuk mahluk yang menjaga api itu sangat menakutkan.

Dia punya 10 tanduk dikepalanya dan sebatang tombak di tangannya yang pada ujungnya ada 7 pisau tajam. Mahluk ini berkata "Kamu betul, kamu datang ke sini hanya untuk mengamati. Saya tak temukan namamu disini". Katanya "Kamu harus kembali dari mana kamu datang tadi" Dia menunjukan arah pada saya tempat terpencil rata yang saya lewati sebelumnya waktu datang ke danau api ini. Keputusan Untuk Memilih Jalan Saya jalan cukup lama, sampai saya berdarah. Saya sangat kepanasan dan kesakitan. Akhirnya setelah berjalan sekitar 3 jam saya sampai di sebuah jalan yang lebar. Saya berjalan sepanjang jalan ini beberapa lama sampai menemukan persimpangan.

Satu jalan arah kiri, lebar. Jalan yang lebih kecil menuju ke sebelah kanan. Ada tanda disimpang itu yang berbunyi jalan kiri untuk mereka yang tidak percaya pada Tuhan Yesus Kristus, jalan yang lebih kecil menuju ke kanan untuk yang percaya Yesus. Saya tertarik melihat ke mana tujuan jalan yang lebih besar itu, jadi saya mulai melaluinya.Ada 2 orang berjalan kira-kira 300 yard di depan saya. Saya coba mengejar mereka agar dapat jalan bersama, tetapi sekerasnya saya coba tak dapat mengejar mereka, jadi saya putar balik dan kembali ke simpang jalan tadi.

Saya terus perhatikan kedua orang yang berjalan tadi. Waktu mereka mencapai ujung jalan tiba-tiba mereka ditikam. Kedua orang itu berteriak sangat kesakitan. Saya juga menjerit keras waktu melihat apa yang terjadi pada mereka Saya sadar akhir dari jalan yang lebih lebar sangat berbahaya untuk mereka yang menjalaninya. Melihat Surga Saya mulai melangkah ke jalan Orang Percaya. Sesudah berjalan sekitar 1 jam, permukaan jalan berubah jadi emas murni.

Sungguh murni sampai-sampai waktu saya lihat kebawah saya dapat melihat bayangan saya dengan sempurna. Kemudian saya lihat seseorang berdiri di depan saya. Dia memakai jubah putih. Saya juga mendengar nyanyian merdu. Oh, alangkah indah dan murninya! Sangat jauh lebih baik dan berarti dibandingkan penyembahan yang kita dengar di gereja manapun di dunia. Orang berjubah tersebut meminta saya berjalan bersamanya. Saya bertanya padanya, "Siapakah namamu?" tetapi dia tidak menjawabnya. Baru sesudah saya tanya dia 6 kali orang itu menjawab, "Saya yang memegang kunci ke surga. Surga tempat yang sangat sangat indah. Kamu tak dapat pergi ke sana sekarang tetapi kalau kamu mengikuti Yesus Kristus kamu dapat pergi ke sana sesudah hidupmu selesai di bumi". Orang itu bernama Petrus.

Petrus kemudian meminta saya untuk duduk dan menunjukkan pada saya sebuah tempat di sebelah utara. Petrus berkata, "Lihat ke utara dan lihatlah Allah menciptakan manusia". Saya melihat Allah kekal di kejauhan. Allah berkata pada seorang malaikat, "Mari kita ciptakan manusia." Malaikat itu memohon pada Allah dan berkata, "Jangan menciptakan manusia. Dia akan berbuat dosa dan mendukakan Engkau." (dalam bahasa asli Burma berarti: "Dia akan mempermalukan Engkau") Tetapi Allah tetap menciptakan manusia. Allah meniupkan nafasNya dan manusia itu hidup.

Dia memberi nama orang itu "Adam". (catatan: agama Budha tidak percaya penciptaan dunia atau manusia sehingga pengalaman ini sangat besar pengaruhnya pada rahib itu). Dikembalikan Dengan Nama Baru Kemudian Petrus berkata, "Sekarang bangunlah dan kembalilah melalui jalan di mana engkau datang. Katakan pada orang-orang yang menyembah Budha dan menyembah berhala. Beri tahu mereka bahwa mereka akan pergi ke neraka bila mereka tidak berubah.

Mereka yang membangun kuil/kelenteng dan berhala juga akan ke neraka. Mereka yang yang memberikan persembahan pada para rahib untuk mendapatkan jasa untuk mereka sendiri juga akan ke neraka. Mereka yang menyembah rahib dan memanggil mereka "Pra" (gelar kehormatan bagi rahib) akan ke neraka. Mereka yang menyanyi dan memberikan hidupnya untuk berhala akan ke neraka. Mereka yang tidak percaya Yesus Kristus akan ke neraka. Petrus memberi tahu saya untuk kembali ke bumi dan bersaksi tentang semua apa yang telah saya lihat. Dia juga berkata, 'Kamu harus bicara dengan nama yang baru.

Sejak saat ini kamu harus dipanggil Athet Pyan Shinthaw Paulu (Paulus yang kembali hidup). Saya tidak mau kembali. Saya ingin tinggal di surga. Seorang kemudian malaikat membuka sebuah buku. Pertama-tama mereka mencari nama masa kecilku (Thitpin) dalam buku, tapi mereka tak menemukannya. Kemudian mereka mencari nama yang diberikan pada saya waktu masuk agama Budha (U Nata Pannita Ashinthuriya), tapi juga tidak tertulis disitu. Kemudian Petrus berkata, "Namamu tidak tertulis di sini, kamu harus kembali dan bersaksi tentang Yesus pada orang-orang yang beragama Budha." Saya berjalan kembali melalui jalan emas. Saya dengar lagi nyanyian yang merdu, yang tak pernah saya dengar sebelumnya. Petrus berjalan dengan saya sampai saatnya saya kembali ke bumi. Dia menunjukkan pada saya tangga untuk kembali ke bumi antara surga dan langit. Tangga itu tidak sampai ke bumi, tetapi berhenti di udara. Pada saat di tangga saya lihat banyak sekali malaikat, ada yang naik ke surga dan ada yang turun ke tangga. Mereka sangat sibuk. Saya tanya Petrus, "Siapakah mereka?". Peter menjawab, "Mereka pesuruh Tuhan. Mereka melaporkan ke surga nama-nama mereka yang percaya Yesus Kristus dan nama-nama mereka yang tidak percaya." Peter kemudian memberi tahu saya, sudah waktunya untuk kembali.

Tiba-tiba saya mendengar sebuah tangisan. Saya dengar ibu saya sedang menangis, "Anakku, mengapa engkau meninggalkan kami sekarang?" Saya juga mendengar orang-orang lain menangis. Saya kemudian sadar saya sedang terbujur dalam sebuah peti. Saya mulai bergerak. Ibu dan ayahku berteriak, "Dia hidup, dia hidup!" Orang lain yang agak jauh tidak percaya. Kemudian saya taruh tangan saya di kedua sisi peti itu dan duduk tegak. Banyak orang ketakutan. Mereka menjerit, "Hantu!" dan berlari secepat kaki mereka membawanya. Mereka yang tertinggal, diam dan bergemetaran. Saya merasakan saya sedang duduk dalam cairan yang tak sedap baunya, cairan tubuh, cukup banyak untuk dapat mengisi 3,5 gelas. Itu adalah cairan yang keluar dari perut dan bagian dalam tubuhku ketika tubuhku terbujur di dalam peti mati. Inilah sebabnya orang tahu bahwa saya sudah betul-betul mati. Di dalam peti mati ini ada semacam lembaran plastik yang ditempelkan pada kayu peti. Lembaran plastik ini untuk menampung cairan yang keluar dari mayat, karena tubuh orang meninggal banyak mengeluarkan cairan seperti yang saya alami. Saya diberi tahu kemudian bahwa hanya beberapa saat lagi saya dikremasi dalam api. Di Myanmar orang mati dimasukan kedalam peti mati, tutupnya kemudian dipaku, dan kemudian dibakar. Ketika saya kembali hidup, ibu dan ayahku sedang melihat tubuhku untuk terakhir kalinya. Sesaat lagi tutup peti akan segera dipaku dan saya akan dikremasikan. Saya segera mulai menjelaskan hal-hal yang saya lihat dan dengar. Orang-orang merasa heran. Saya ceritakan orang-orang yang saya lihat di dalam danau api itu, dan memberi tahu hanya orang Kristen yang tahu kebenaran, bahwa nenek moyang kita dan kita sudah tertipu ribuan tahun! Saya beri tahu mereka segala sesuatu yang kita percayai adalah kebohongan. Orang-orang merasa heran sebab mereka tahu rahib macam apa saya dan bagaimana bersemangatnya saya dalam pengajaran Budha. Di Myanmar ketika seseorang meninggal, namanya dan umurnya ditulis disamping peti mati. Ketika seorang rahib meninggal, namanya, umurnya dan masa pelayanannya sebagai rahib dituliskan di samping peti mati. Saya sudah ditulis mati tetapi seperti yang anda lihat, sekarang saya hidup!


---------------------------------------------------------------------------------

(Penutup)

Sejak "Paul yang kembali hidup" mengalami kisah di atas dia tetap menjadi saksi yang setia kepada Yesus Kristus. Para Gembala di Burma mengabarkan bahwa dia sudah membawa ratusan rahib lain untuk beriman kepada Yesus. Kesaksiannya jelas sekali tak berkompromi. Oleh sebab itu, pesan dia telah menyakitkan banyak orang yang tidak dapat menerima hanya ada satu jalan ke surga, Yesus Kristus. Walaupun menghadapi penolakan yang sangat besar, pengalamannya sungguh nyata sehingga ia pernah ragu maupun bimbang. Setelah sekian tahun dalam lingkungan biara Budha, sebagai pengikut ajaran Budha yang setia, beralih menyatakan Injil Kristus sesudah kebangkitannya dari mati dan mendesak rahib yang lain untuk meninggalkan semua dewa-dewa palsu dan menjadi pengikut Yesus dengan sepenuh hati. Sebelum sakit dan matinya dia tidak punya pengetahuan sedikitpun tentang ke-Kristenan. Semua yang dia dapatkan selama 3 hari dalam kematian adalah baru dalam fikirannya. Dalam mengabarkan pesannya sebanyak mungkin pada orang-orang. Lazarus modern ini mulai membagikan audio dan video kaset mengenai kisahnya. Polisi serta pihak berwenang di Myanmar sudah berusaha sekuatnya untuk mengumpulkan kaset-kaset ini dan memusnahkannya. Kesaksian yang baru saja anda baca adalah salah satu terjemahan dari kaset itu. Kami diberi tahu bahwa sekarang sangat berbahaya bagi warga Myanmar untuk memiliki kaset ini. Kesaksiannya yang tak kenal takut telah membuatnya dipenjara, di mana yang berwenang telah gagal menawarkan dia untuk bungkam. Sesudah dilepaskan dia terus bersaksi tentang apa yang dia lihat dan dengar. Keberadaannya sekarang tidak jelas. Seorang nara sumber di Burma mengatakan bahwa dia di penjara dan bahkan mungkin sudah dibunuh, sumber lain mengabarkan bahwa dia sudah dilepaskan dari penjara dan sedang meneruskan pelayanannya.

170 comments:

Anonymous said...

ajaran buddha mengajarkan setiap mekhluk memiliki karmanya sendiri, lahir dari karmanya, baik atau buruk karma yang diperbuat itu lah yang diperoleh. setiap makhluk menerima buah dari apa yang ditanammya... apakah mungkin seorang penjahat yang sangat percaya kepada "tuhan" tetapi tetap melakukan kejahatannya dapat masuk surga.... sedangkan orang baik yang tidak percaya akan tuhan masuk neraka... dengan demikian "Tuhan" dapat dikatakan " MAHA ADIl"

Semoga semua makhluk hidup berbahagia berbahagia

Anonymous said...

Menurut iman Kristen, keselamatan, kebahagian yang kekal dan hidup yang kekal adalah anugerah Allah dan perbuatan Allah di dalam dan oleh Tuhan Yesus Kristus. Amal baik, perbuatan baik tidak akan dapat menyelamatkan kita manusia. Karena perbuatan baik dan benar, dan sempurnalah yang dapat bertahan di hadapan Allah( Harus takluk kepada ke 10 peritah/hukum Allah yg suci). Sementara semua kebaikan, amal baik manusia di dunia ini masih tercemar oleh dosa. Sebab semua manusia di dunia ini dilahirkan dalam dosa, dan sudah berdosa mewarisi dosa Adam dan Hawa. Jadi semua manusia di dunia ini tidak mampu untuk melakukan apa yang diperintahkan dan di larang Allah. Justru oleh Hukum Taurat kita manusia mengenal dosa. Jadi keselamatan dan hidup yang kekal adalah anugerah Allah dan oleh karena jasa Kristus saja." Tidak ada nama lain di dunia ini yang olehnya kita manusia dapat diselamatkan, kecuali di dalam Dia, Tuhan Yesus Kristus.

Anonymous said...

btw, saya seorang buddhist..
sejujurnya setelah membaca tulisan ini saya merasa sangat simpati kepada Yesus Kristus..

Sebenarnya ajaran Yesus penuh dengan rasa cinta dan kedamaian..
ironisnya dengan adanya karangan2 seperti ini justru menghalangi terjadinya kedamaian di bumi yang dicita2kan oleh Kristus..
Terus terang saya merasa sangat sedih dengan hal ini..
Saya yakin Yesus pun tidak ingin melihat agama lain direndahkan..
dan Yesus juga menangisi perselisihan yang terjadi di antara semua agama

im a buddhist
but i love jesus
and i love christianity
i love you

Anonymous said...

Sebenarnya pancasila Buddhis mirip2 koq sama sepuluh perintah Allah:

1. Aku bertekad melatih diri untuk menghindari pembunuhan (nilai kemanusiaan) guna mencapai samadi.
2. Aku bertekad melatih diri untuk tidak mengambil barang yang tidak diberikan (nilai keadilan)guna mencapai samadi.
3. Aku bertekad melatih diri untuk tidak melakukan perbuatan asusila (berzinah, menggauli suami/istri orang lain, nilai keluarga)guna mencapai samadi.
4. Aku bertekad untuk melatih diri menghindari ucapan yang tidak benar /berbohong, berdusta, fitnah, omongkosong (nilai kejujuran)guna mencapai samadi.
5. Aku bertekad untuk melatih diri menghindari segala minuman dan makanan yang dapat menyebabkan lemahnya kewaspadaan (nilai pembebasan)guna mencapai samadi.

1. Tiada Tuhan Selain Allah
(Buddha bukan Tuhan, Buddha tuh makhluk yang telah terbebas dari segala kemelekatan, terbebas dari tumimbal lahir, tujuan seorang Buddhist adalah mencapai Kebuddhaan)
2. Jangan menyembah Berhala
(buddhism tentunya jg siap menentang aliran2 yang merugikan sesama, tetapi bukanny melawan dengan otot, tetapi menentang dengan cinta^^)
3. Jangan menyebut Tuhan Allahmu dengan tidak hormat
(ya iya lah..)
4. Kuduskanlah Hari Sabat
(yg ini gak ada, ini tradisi lokal dari Judaism kali y.. Lagian kata Yesus semua hari jg baik koq)
5. Hormati Ayah dan ibumu
(dalam Buddhisme jasa orang tua lebih besar dari segalanya)
6. Jangan Membunuh
(udah pasti)
7. Jangan Berzinah
(tentunya..)
8. Jangan Mencuri
(sama)
9. Jangan bersaksi dusta
(ini jg sama)
10. Jangan mengingini milik orang lain
(sama lagi..)

jadi buat apa kita saling menjelekan
cape de..
mendingan kita saling berpelukan^^

Anonymous said...

Dear,...Mr & Mrs Buddhist...Benar, Tuhan Yesus mengasihi semua manusia di dunia ini. Dan Dia adalah Tuhan dan Juruselamat manusia. Tetapi Tuhan Yesus yang ada di alkitab umat kristen berkata : "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak seorangpun datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku ". Jadi keselamatan dan hidup yg kekal hanya ada di dalam Kristus. Tuhan Yesus mengatakan : Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang telah memilih kamu. Jadi kematian dan kebangkitan Kristus hanya efektif bagi orang pilihan Allah yaitu mereka yg dibaptis, percaya dan menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Saya berdoa agar kamu yg membaca tulisan saya ini akan menjadi orang Kristen dan pengikut Kristus.

Anonymous said...

Bro, supaya bro tau aja, dengan membuat artikel2 spt ini saya BUKANNYA jadi minat masuk Kristen, justru bikin saya GAK MINAT masuk kristen..
Bagaimana saya bs percaya sama agama yg suka merendahkan ajaran agama lain??
males banget..

Anonymous said...

bro, (mohon maap sebelumnya), saya ingin tanya sesuatu, jika benar apa yang bro2 di atas katakan, bahwa keslamatan hanya berasal dari kristus dan tidak ada keslamatan di luar kristus, saya ingin tahu bagaimana nasib orang2 yang benar2 tidak memiliki kesempatan untuk mengenal yesus?
Contohnya (yang tidak memiliki kesempatan mengenal Yesus):
1. orang2 di seluruh penjuru dunia yang lahir sebelum Yesus lahir (bagaimana mereka bisa mengenal Yesus? atau mungkin yesusnya yang telat datang ke dunia??)
2. nabi2 di agama Kristen, kan mereka lahir sebelum kristus jadi tidak mengenalnya..
3. Orang2 pedalaman yang benar2 tidak memiliki akses untuk mengenal Kristus, misalnya suku2 pedalaman amazon..
4. Orang2 yang memang tinggal dalam tradisi agama tertentu, cth: india kuno, arab saudi, tibet, dll
5. Bayi2 yang meninggal duluan sebelum mengenal Yesus, misal karena abortus, keguguran, meninggal saat balita(bahkan mungkin anak2 orang Kristiani), bagaimana mereka bisa mengenal Kristus??
6. Pada artikel di atas bahkan Siddharta Gotama harus masuk neraka karena Dia tidak mengenal Yesus, berarti sudah jelas menurut anda para tokoh2 agama yang telah berjasa besar mengajarkan nilai2 kebaikan pada jutaan manusia juga ikut dimasukan ke neraka hanya karena "tidak mengenal Yesus"

Bagaimana pendapat bro2 nih?
Masa sih hanya karena mereka tidak memiliki kesempatan untuk mengenal Kristus, mereka semua harus tersiksa di api neraka?? Terutama bayi yang mati muda masa tiba2 sudah dibuang kembali ke dalam api neraka, tragis sekali bro..

Mohon penjelasannya Bro
saya tunggu
peace^^

Anonymous said...

Begini…bro.. Saya akan menjawab pertanyaanmu menurut kacamata iman Kristen. Jikalau kamu mau bandingkan dengan pandanganmu melalui kacamata iman Budha, itu juga terserah padamu. Saya akan menjawabnya semampu saya dan yang saya ketahui, sebab ada hal-hal yang masih mystery yang hanya Allah Bapa yang mengetahui. Ada 2 prinsip yang Alkitab katakan tentang takdir (predestinasi) manusia yaitu:
1. Keselamatan dan hidup yang kekal adalah anugerah Allah dan perbuatan Allah didalam dan oleh Tuhan Yesus Kristus. Artinya bahwa Allah sendirilah yang memiliki inisiatif 100 persen tanpa ada andil dari manusia untuk menyelamatkan manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa. Kasih karunia Allah-lah yang mendatangi dan menghampiri manusia, Adam dan Hawa dengan memberikan pakaian dari kulit binatang kepada mereka. Demikian juga pada masa Perjanjian Lama, kasih karunia Allahlah yang menghampiri dan mendatangi Abraham dan memanggilnya dan memilihnya menjadi hamba-Nya dan kemudian diberikannya tanda perjannjiann-Nya yaitu sunat dan kepada keturunannya yaitu umat Israel.Demikianlah juga dalam Perjanjian Baru, Gereja Kristen, umat Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus berkata “ “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu” yang mana umat Kristen imani janji itu di dalam baptisan sebagai materai, tanda keselamatan (materai dari kebenaran berdasarkan iman) seperti sunat dalam perjanjian lama. Rasul Paulus menulis suratnya kepada jemaat Efesus : “Bahwa Allah telah memilih kita di dalam Kristus sebelum dunia ini dijadikan”.

2. Bahwa Allah telah menentukan dari semula siapa yang akan percaya dan mendapat hidup yang kekal. Jadi Kekristenan mengakui adanya takdir, karena Alkitabnya mengatakan demikian. Memang hal ini sangat sulit kita terima tetapi Alkitab mengatakannya (Kis 13:48).

Berdasarakan 2 prinsip diatas yang diyakini umat Kristen, maka saya akan menjawab pertanyaanmu satu persatu sesuai dengan nomor urut pertanyaanmu :

1. Orang-orang di seluruh penjuru dunia yang lahir sebelum Yesus lahir , berarti jaman Perjanjian Lama. Orang-orang di jaman Perjanjian Lama memperoleh pengampunan dosa, keselamatan dan hidup yang kekal adalah selain melalui tanda sunat, juga mengikuti jejak iman Abraham. Coba kita baca ayat firman Tuhan dibawah ini : “Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: "Olehmu segala bangsa akan diberkati."Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu”. (Galatia 3:8-9). Jadi Abraham percaya bahwa melalui keturunannya nanti yaitu dari suku Yehuda (suku Israel) akan lahir seorang Juruselamat manusia, yaitu Tuhan Yesus Kristus.

2. Nabi-nabi dalam Perjanjian Lama mereka memperoleh pengampunan dosa, keselamatan dan hidup yang kekal selain melalui sunat dan juga mengikuti jejak iman Abraham. Nabi Musa telah mengatakan kepada umat Israel bahwa dari tengah-tengah mereka akan datang seorang nabi (Ulangan 18:15). Dan Tuhan Yesus Kristus datang kedunia ini untuk menggenapi kitab Taurat Musa dan kitab para nabi.Dan mendirikan jemat-Nya yaitu gereja Kristen yaitu umat Kristen (Perjanjian Baru).


3. Mengenai orang-orang pedalaman yang tidak mengenal Kristus, yang belum mendengar berita Injil, ketika mereka mati,mereka akan binasa. Mereka akan dihakimi dengan hukum Taurat sesuai dengan perbuatan mereka. Tetapi Allah kan tidak adil kalau begitu? Jawab : Allah telah mengetahui dan menentukan sejak dari semula sebelum dunia ini dijadikan siapa yang akan percaya, memperoleh keselamatan dan hidup yang kekal. Jadi kalau begitu untuk apa umat Kristen memberitakan Injil, toh sudah ditakdirkan ? jawab : Justru tugas gereja memberitakan Injil supaya nampak orang-orang pilihan Allah yg akan memuji dan menyembah-Nya dalam Roh dan kebenaran. Kekristenan adalah anugerah Allah. Karena diluar Kristus tidak ada keselamatan!

4. Iya,.. jelas binasa…bro.., di alam maut (hades/dunia orang mati), sesuai dengan jawaban no.3, karena diluar Kristus tidak ada keselamatan!


5. Mengenai bayi-bayi dan anak-anak yang meninggal sebelum mereka dibaptis (di dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus), mereka belum memiliki jaminan keselamatan. Karena mereka telah mewarisi dosa adam dan hawa. Karena semua manusia telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Itulah sebabnya gereja Kristen membaptis bayi-bayi dan anak-anak (karena perintah Allah) untuk memperoleh anugerah keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus yaitu karunia Roh Kudus, pengampunan dosa, lahir baru, diangkat menjadi anak-anak Allah, dan memperoleh kelepasan dari cengkraman Iblis dan maut (kematian kekal). Anak-anak yang belum dibaptis adalah anak-anak Iblis (milik Iblis), keturunan Adam dan Hawa, belum diadopsi menjadi anak-anak Allah. Jadi anak-anak yg mati belum dibaptis tidak akan mendapat bagian di dalam dunia yang akan datang (belum memiliki jaminan keselamatan).

6. Ya,..sudah jelas binasa…bro… dia binasa kedunia orang mati, alam maut (hades). Sidharta Gautama hidup pada masa Perjanjian Lama sebelum Kristus datang kedunia, menderita, disalibkan, mati dan dikuburkan turun kedalam kerajaan maut dan pada hari yang ketiga bangkit pula dariantara orang mati, naik kesorga dan duduk disebelah kanan Allah Bapa Yang Maha Kuasa. Sidharta Gautama adalah manusia yang ingin menjadi Allah (dewa/Buddha). Dia (Sidharta Gautama) bukan termasuk orang pilihan Allah/umat Israel bangsa pilihan Tuhan Allah Yahwe. Dalam masa perjanjian Lama keselamatan, pengampunan dosa dan hidup yang kekal adalah selain melalui sunat juga harus mengikuti jejak iman Abraham.

Gitu…….bro.

Anonymous said...

hoho
makasi banget bro udah menanggapi comment saya..

1. Dari jwbn bro, yg saya tangkap bahwa sebelum Yesus lahir keselamatan bukan didapat dari Yesus, keslamatan antara lain didapat dari tanda sunat dan mengikuti jejak Abraham.. Karena Abraham seorang tokoh dari Judaism (agama Yahudi). Dan setahu saya sebagian besar kebudayaan lain di dunia tdk mengenal Abraham, dgn kata lain yang mendapat keslamatan hanya bagsa Yahudi saja, jadi bangsa2 lain masuk neraka semua bro?? (maap) Yah termasuk nenek moyang anda (anda orang indonesia? bukan orang Yahudi kn?)

2. Sama dgn diatas bro.. Tetapi sy ingin tanya mengenai sunat bro, apakah menurut bro org2 jaman dulu cukup hanya dengan sunat bisa mendapat keslamatan bro? Apa sih esensi dari sunat itu? Karena setahu sy tujuan utamanya hanya masalah kesehatan kn bro?

3. dari jwbn ini kesimpulanny bhw Allah sudah memutuskan org2 yg akan masuk surga atau neraka, yg ingin sy tahu buat apa Allah menciptakan seseorang untuk ditakdirkan bakal masuk neraka bro.. Masa sih Allah yang Maha baik, bijaksana, dll. menciptakan seseorang untuk dilahirkan k dunia n stelah itu menjalani siksaan neraka.. Iseng kali y?

4. Yauda deh kalo memang seperti itu konsep kepercayaan bro, tetapi koq berbeda ya dengan konsep Katolik, setahu saya pelajaran Katolik d sekolah mengajarkan bhw keselamatan bukan hanya dari Kristus tetapi keslamatan juga didapatkan dari ajaran lain.. Padahal dahulu Kristen kan pecahan dari Katolik bro, koq bisa berbeda y konsepnya?

5. Wew.. anda berbicara seolah2 tanpa belas kasihan bro.. Masa anak manusia dibilang anak iblis.. T_T" Lagian tragis banget bro, baru beberapa saat melihat keindahan dunia tiba2 setelah meninggal sudah disiksa lagi dalam neraka.. Mana dunk cintakasihnya bro? Bukankah "Cintakasih" itu ajaran Kristus yang paling indah dan utama?

6. Ada dikit ralat bro, Siddharta Gautama itu bukan manusia yg ingin mnjd Tuhan, Siddharta itu manusia yg mengajarkan jalan bagi semua makhluk2 untuk melepaskan diri dari penderitaan, lingkaran reinkarnasi. Gitu singkatny bro.. Dari sini sy bs menyimpulkan bhw bro2 mungkin tidak benar2 mempelajari konsep2 agama lain, bro2 berbicara tentang agama lain hanya menurut sepengetahuan bro saja atau menurut cerita2 dari agama bro, cerita itu kan buatan manusia jg bro, jadi bisa dilebih2kan atau dikurang2i.. Anda jangan merasa cukup mengetahui konsep2 lain bro, karena ajarannya lebih dalam dari yang bro bayangkan..

Yang bikin saya bingung, kalo tidak memahami konsep agama lain bagaimana bisa mengatakan konsep anda yg paling benar bro? Maksud sy untuk menyimpulkan sesuatu bersifat "superior/paling" kn harus ada variabel pembandingnya bro, menurut saya sih gak usah takut terpengaruh agama lain bro, sy percaya kalo anda mempelajari konsep lain, iman anda kepada Kristus akan semakin matang, dan yg penting anda bisa mengubah pikiran bahwa agama lain itu buruk..

Gitu bro..
Mohon koreksi bila ada yang salah bro!
i love u bro!

Anonymous said...

Dear, my beloved brother and sister in our Lord Jesus Christ…
Bro….! Saya jawab lagi…yach…. Ya,..ia memang Alkitab kami umat Kristen mengatkannya seperti itu, orang Yahudi (Yudaism) adalah umat Israel, bangsa pilihan Tuhan. Sementara diluar Israel, adalah bangsa-bangsa kafir, yg tidak mengenal Allah, karena kepada merekalah Allah mempercayakan kitab suci-Nya. Dan kami umat Kristen yang sekarang (gereja Kristen) adalah pokok zaitun yang liar yang dicangkokkan kepada pokok zaitun yang asli (umat Israel, keturunan Abraham) yang ditanam TUHAN YAHWE. Jadi oleh karena Tuhan Yesus Kristus,kami adalah keturunan Abraham secara rohani bukan secara daging yaitu anak-anak Allah……Gitu..bro..! Bro mengenai sunat, Alkitab kami berbicara secara rohani (spiritual) yang memiliki makna sbb….(seperti tulisan di bawah ini “Baptisan Mengganti Sunat”)…. Bro….!? Alkitab kami memang mengatakan bahwa tidak semua orang diselamatkan (masuk surga), yang artinya ada sorga (Heaven) atau neraka (Hell). Saya juga membaca kitab suci agama-agama lain ada surga dan ada neraka, seperti agama Islam (ada surga, ada neraka zahanam), agama Budha dan Hindu (ada Nirwana, ada alam setan, jin, dan ada alam nirwana), dst…dst….bukan begitu…Bro?
Oh…ya hampir lupa nich… Bro, mengenai ajaran Katolik, memang betul yang Bro..katakan kami dulunya..dari Katolik (satu). Tetapi para reformator gereja seperti Martin Luther, Yohanes Calvin, Zwingly, Methodist dll… melihat adanya kesesatan dan penyembahan berhala di dalam gereja dimana surat pengampunan dosa diperjual belikan untuk pembangunan gereja basilica St. Peter. Maka timbulalah aliran Protestan (Protestanum) yang artinya Reformed = back the bible = sola scriptura = kembali ke Alkitab.. Terjadilah reformasi di tubuh gereja pada sekitae antara tahun 1517-1700 di Francis, Jerman dan Eropa….sampai sekarang ini…maka ada gereja-gereja Protestan….gitu…Bro……Dan mengenai perkataan “anak Iblis” artinya : milik kepunyaan Iblis, dan “anak Allah” artinya : milik kepunyaan Allah ….okey..Bro..

Baptisan Mengganti Sunat

Apa yang diwujudkan pada Perjanjian Lama oleh tanda sunat, pada masa kini diwujudkan oleh tanda baptisan. Ada kesejajaran. Baptisan pun merupakan tanda perjanjian, tanda materai janji Allah akan pengampunan dosa. Sunat adalah tanda bahwa orang selalu terikat dengan Allah (“ Aku akan menjadi Allahmu”). Demikianlah halnya dengan baptisan (Mat 28:19). Dengan kata lain, menjadi manusia Allah Tritunggal, karena terikat dengan Bapa, Anak dan Roh Kudus.
Dalam Kejadian 17 menunjukkan bahwa sunat pertama-tama mewujudkan tanda rohani. Kedua, mempunyai arti kebangsaan. Bahwa sunat bersifat kebangsaan, yang mencirikan keanggotaan bangsa Israel, tidak dapat disangkal. Umat Israel pemilik sunat tersebut disamakan dengan bangsa Israel (PL). Dalam Kej 17 : 10,11,13,14 sunat disamakan dengan perjanjian yang dibuat oleh Abraham (Bnd Kis 7:8). Artinya, sunat menandai gerakan yang penuh kasih karunia dari Allah menuju manusia. Selanjutnya Perjanjian Lama berbicara tentang sunat sebagai “ materai”( Rm 4:11) atas pemberian kebenaran Allah. Karena itu sunat menjadi tanda kasih karunia dimana Allah memilih dan menandai orang-orang milik-Nya. Abraham adalah pokok zaitun yang asli yang ditanam TUHAN YAHWE. Sebagai bapak orang beriman, Abraham dipilih Allah dan memberikan “tanda perjanjian” dengan keturunannya yaitu “sunat”. Keturunan Abraham adalah bangsa Israel, umat pilihan Allah. Perjanjian sunat bekerja atas dasar kesatuan rohani antar anggota rumah tangga dan kepalanya( Bdk.Kel 38:8, Im 10:14, Im 12:2-6,Ul 13:6). Yang artinya atas dasar kesatuan rohani antar anggota rumah tangga dan kepalanya ini, maka seisi rumah baik laki-laki maupun perempuan menjadi anggota dari perjanjian tersebut dan menjadi umat Israel yaitu umat pilihan Allah, keturunan Abraham (Bil 18:19). “ Perjanjian itu diadakan antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun” (Kej 17:7). Allah memisahkan bangsa Israel umat pilihan-Nya dari bangsa lain supaya anak laki-laki Israel tidak mengambil wanita kafir menjadi istrinya dan juga anak perempuan Israel haruslah kawin dengan seorang dari salah satu kaum yang termasuk suku ayahnya yaitu suku Israel (Bdk.Bil 36:8). Dalam perjanjian sunat, hanya anak laki-laki keturunan Abraham yang disunat yang akan menjadi kepala dalam rumah tangganya sebagai milik pusaka TUHAN. Sunat Israel adalah pertanda kedudukan di hadirat Allah, dan “bahwa kasih karunia Allah mendahului perbuatan manusia”. Dalam masa Perjanjian Lama, pergaulan dengan Allah dan pengampunan dosa serta hidup yang kekal hanya bisa diwujudkan oleh orang yang “bukan hanya bersunat, tetapi juga mengikuti jejak iman Abraham, bapa leluhur kita, pada masa ia sebelum disunat”( Bdk. Rom 4:12, Yoh 4:1-26, Yoh 8:56). Perjanjian Allah dengan Abraham tidak dihentikan, tetapi tanda perjanjian itu yakni sunat,yang diberikan Allah dalam Kejadian 17 ,itulah yang dihentikan.
Dalam suratnya kepada jemaat di Galatia, Paulus melawan kaum penyesat,bidat-bidat (Bdk. Gal 2:4,8 16-21). Mereka menuntut sunat bagi orang Kristen. Bukan dalam pengertian arti sunat, melainkan tanda lahiriah yang mereka alami, yakni sunat (Bdk. Rm 2:28,29). Apa yang diwujudkan pada Perjanjian Lama oleh tanda sunat,pada masa kini diwujudkan oleh tanda baptisan sebagai materai dari kebenaran berdasarkan Iman. Ada kesejajaran. Baptisan pun tanda perjanjian, tanda materai janji Allah akan pengampunan dosa. Jika kita memperhatikan cara Paulus membandingkan sunat dan baptisan, maka jelas bahwa bagi orang Kristen, baptisan telah ditetapkan untuk menggantikan sunat.( Bdk. Rm 6:1-14, Kolose 2 : 12,12 ). Dalam baptisan baik baptisan bayi (anak-anak) orang percaya maupun baptisan dewasa (orang kafir yang bertobat dan percaya oleh penginjilan) jelaslah terlihat bahwa :” Bukan kita yang yang memilih Tuhan, melainkan Tuhanlah yang memilih kita“(Bdk.Yoh 15:16). Dalam karya pelepasan-Nya, Allah senantiasa berjalan di depan manusia. Sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita, Ia telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus ( Eff 2:1-10). Dibawah ini saya akan mencatumkan perbandingan antara sunat dan baptisan sbb:

Perjanjian Lama :
• Sebelum Kristus
• Sunat
• Sifat sementara : Hukum Taurat
• Hamba-hamba Taurat
• Belum akil balig
• Terbatas pada Israel
• Posisi khusus untuk tanah Kanaan

Perjanjian Baru :
• Sesudah kelahiran Kristus
• Baptisan
• Sifat tak sementara : Injil yang kekal (kelepasan)
• Anak-anak Allah (Bapa)
• Akil balig, dewasa
• Baik “Yahudi dan Yunani”
• Gereja tersebar di seluruh dunia

Baptisan yang diterima Tuhan Yesus bukanlah untuk pertobatan dan penyucian dosa tetapi untuk memasukkan Yesus ke dalam maut dan kematian (melaksanakan kehendak Allah) dan merupakan penobatan atau pengurapan-Nya untuk memulai tugas-tugas dan misi pelayanan-Nya di dunia ini dan untuk menggenapi kitab Taurat Musa dan kitab para nabi ( Bdk Kej 3:15, Ul 18:15, Yesaya 53). Di dalam Ibrani 2:14 : “Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut “. Maka ,setiap orang yang dibaptis menerima kebenaran dan kehidupan kekal berdasarkan iman, karena ia bersama dengan Kristus. Jadi, hanya oleh iman saja seseorang dapat memperoleh apa yang ditandakan dan dimateraikan melalui baptisan berkenaan dengan dikuburkan dan dibangkitkan bersama dengan Kristus, yaitu janji-janji Allah : kemenangan atas maut,kemenangan atas iblis,pengampunan dosa,kemurahan Allah, Kristus seutuhnya, karunia Roh Kudus dan pemberian-pemberian-Nya yaitu kekuatan untuk menekan manusia lama, kebahagiaan yang kekal,hidup yang kekal dan kesukaan yang kekal.
Soli Deo Gloria….Tuhan Yesus memberkati….Bro…!
Ok …Bro sudah gw jawab ya pertanyaan…kamu….Jadi gw….sudah abis utang….ya….Bro..!
See..you again…..daaach……..?!

Anonymous said...

Sudahlah...Saya sendiri berasal dari keluarga agama Budha dan saya belajar dari sekolah kristen....dan sampai sejauh ini...saya sering dihadapin masalah2 di mana saya perlu mendekatkan diri pada Tuhan....namun terkadang saya pusing...karena sejauh yang saya lihat..saya tidak melihat adanya kesalahan pada salah satu agama...keduanya mengajarkan kebaikan...kita sebagai manusia penuh dengan segala kekurangan kami...jadi tidak mungkin kita tahu RAHASIA TUHAN yg sebenarnya...janganlah terus mengkritik agama org lain...saya sampai hari ini masih percaya pada Tuhan..hanya itu..saya ditanya apakah saya agama Budha atau Kristen..Mungkin saya lebih mengakui saya menganut agama 1000 umat...yaitu percaya akan adanya Tuhan/Allah/Dewa Langit (sebutan bagi yang beragama Budha / Kong Hu Cu )
Agama itu menurut saya hanya tulisan yg tertata di KTP...satu hal lagi yang saya yakini....Tuhan punya caranya untuk memperkenalkan diriNya kepada umat manusia TETAPI BUKAN DENGAN CARA MENGHINA AGAMA ORANG LAIN...camkan itu!!
cara2 bro2 dan sis2 sekalian yg seperti ini hanya akan membawa kehancuran bagi kami para umat manusia...saling menghina saling menjelekkan dan berakhir pada perang karena membela agama masing2...tolonglah...mengertilah sedikit..agama bukan untuk mengajarkan arogasi..tetapi agar kita dapat hidup saling menolong...karena siapapun engkau..percaya atau tidak....kamu tetap terlahir sama...Tuhan tidak menciptakan manusia dengan derajat yg berbeda...DUNIA BUKAN HANYA MILIK ORANG KRISTEN...

Anonymous said...

oya satu hal lagi..bisa bro2 lihat perang2 yang akhir2 ini terjadi...kalau kita simpulkan adalah perang antara agama kristen (Amerika) dan Islam...apakah hal tersebut masih jg akan dilanjutkan kalian2 yang bersifat demikian..?janganlah menciptakan kiamat...satu hal yang saya sukai di ajaran Budha yaitu ttg Budha Maitreya...Ajarannya sungguh mirip dengan ajaran Kristen...Hanya saja di sana Dia adalah seorang juru selamat yang belum terlahir..yang ingin menciptakan dunia penuh suka cita...kalau dia adalah Yesus yang akan terlahir kembali..?
Saya sendiri bukan penganut Budha Maitreya...Saya sudah tekankan yang saya percaya adalah TUHAN bukan AGAMA...Hal ini datang ke hidup saya secara tidak sengaja di saat saya bingung dengan ajaran Kristen ( yang mengatakan agama BUDHA itu salah ) sedangkan pengalaman saya ada hal2 pada agama BUDHA yang meyakinkan pada saya bahwa BUDHA tidak salah...begitu pula pengalaman saya yang meyakinkan saya bahwa TUHAN itu benar..
BRO dan SIS pernah dengar hal ini gak..?Ada cara untuk menghancurkan suatu negara yaitu dengan mengajarkan ajaran agama..?pernah denger tidak..?Agama yang disisipi dengan kepentingan politik...nah itu yang mungkin harus bro2 dan sis2 sadari....saya tidak mengatakan agama apa dan agama apa..hanya saya tahu akan hal ini makanya sejauh ini yang saya percayain saya tidak mencoba menanyakan pada orang lain tetapi saya lalui dengan sendirinya...Karena saya tahu TUHAN tidak pernah meninggalkan kami para umatnya...DIA punya 1001 cara dan 1001 nama untuk membawa kebenaran di dunia...Jadi mulai hari ini marilah kita hidup berdampingan....ciptakan kembali dunia yang baik sebagai wujud rasa terima kasih kepada TUHAN yang telah memberikan hidup ini kepada kami semua..AMIN

Anonymous said...

bro satu lagi...ingat yang dapat mengubah dunia itu hanya CINTA KASIH bukan YESUS KRISTUS....gw percaya pada YESUS KRISTUS dan pada TUHAN..tetapi tolong jangan membawa YESUS KRISTUS dengan cara2 itu...ubahlah dunia dengan CINTA dan KASIH kepada sesama umat manusia...bukan menggunakan nama YESUS KRISTUS untuk menghancurkan agama orang lain...YESUS KRISTUS yang sudah berkorban untuk dunia tidak akan menyukai hal itu...saya yakin...YESUS berkorban bukan untuk diTUHANkan oleh manusia, tetapi untuk menyelamatkan umat manusia yang berdosa dan penuh dengan segala keterbatasan ini....ingatlah bro dan sis...penderitaan YESUS itu tidak simpel...jadi jangan menghancurkan apa yang dicita citakannya....AGAMA itu hanya suatu nama/ status...

Anonymous said...

Woow..rupanya..bro menganut dualisme kepercayaan. Satu Budha dan satu lagi Kristen. Baru yahu saya broo..Maaf bro jika argumntasi dan eksposisi saya mengenai Kekristenan membuat bro kebakaran jenggot. Tuhan Yesus sudah mengatakan dalam Injil-nya dan kepada umat-Nya bahwa dunia akan membenci mereka, karena iman mereka kepada Kristus. Tuhan Yesus mengatakan engkau akan dibenci oleh dunia ini, karena kamu bukan berasal dari dunia, tetapi berasal dari sorga, karena Aku telah memilih kamu sebagaimana Aku terlebih dahulu dibenci oleh dunia yang artinya kamu sudah memmiliki warga negara sorga...kuatkanlah..dan teguhkanlah..hatimu. Tuhan Yesus juga berkata : Berbahagilah kamu, jikalau oleh karena-nama-Ku..kamu dibenci..dan kepadamu ditimpakan segala yang jahat..sesungguhnya besarlah upahmu di sorga. Iman Kristen adalah iman Eksklusif dan bukan Inklusif..karena Alkitabnya berkata demikian. Kristen mencintai cinta kasih..karena itu adalah ajaran Kristus.Setelah kita di selamatkan dan menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan Dan Juruselamat..maka akan timbullah iman yang mencitai manusia dan mencintai Allah dan melakukan perbuatan baik sesuai dengan Hukum Taurat Allah untuk memuliakan Dia.Tetapi secara bersamaan Tuhan Yesus juga mengatakan : "Jikalau kamu mengetahui kebenaran, kebenaran itu akan memerdekakan-mu". Jadi sepanjang sejarah gereja ada banyak umat Kristen yang mati martir oleh karena iman-nya kepada Kristus. Contohnya Stefanus yang mato dilempari batu oleh orang Yahudi oleh karena dia bersaksi di depan Mahkamah Agama Yahudi bahwa Yesus Kristus itu adalah Mesias (Kristus) Anak Allah yang dinanti-nantikan oleh umat Israel keturunan Abraham. Jadi kalau kami bro bersaksi tentang iman percaya kami dan dunia ini membencinya...Tuhan Yesus 2000 tahun yang lalu sudah mengatakan-Nya.. Gitu bro..

LOVE said...

haizz.. jangan salah paham bro..
kami gak membenci kalian koq bro..
dalam Buddhism, kebencian tuw merupakan slh satu sumber dari penderitaan, jd ngapaen menyebarkan kebencian..
huehehe
Kalo ada yg mengaku umat Buddhis tapi benci sana sini, apalagi pake menghina2 makhluk laen, berarti dia tidak menjalankan dharma dengan sesungguhnya bro..
alias Buddhist KaTePe..
heuheu

so.. let's spread LOVE to the world!!
we luv eu bro n sis..

LOVE said...

Heyy bro, sy ada ide nih..
daripada bro2 sibuk promosi agama dan narik2in umat laen utk pindah ke agama anda, kami lebih bahagia kalo melihat bro2 sibuk membuat kegiatan amal..
kegiatanny bisa: memberikan bantuan n penyuluhan kepada masyarakat gak mampu, memperbaiki sistem pendidikan, fasilitas umum, dll

bangsa kita lagi krisis nih bro..
daripada debat gak penting, mendingan kt bersama2 meringankan penderitaan rakyat kecil bro..

tapi tentuny kegiatan ini harus dilakukan dengan ikhlas bro, bukan atas dasar agama tetapi atas dasar kemanusiaan. Saran sy sih jangan bawa2 nama agama, karena banyak isu2 'kristenisasi' dan rakyat kecil suka curiga bro, walopun sy yakin anda2 sebenerny berniat baik..
yg paling penting ada 'niat' dari bro2 sekalian.. karena dimana ada niat, disitu ada jalan..

dan kalo butuh bantuan silakan hubungin umat kami yg terdekat bro, kalo masalah gituan, sy yakin umat Buddhist siap bekerjasama deh bro..
huehehe

ayo bro, lakukan aksi dan buktikan bahwa anda dapat menjadi garam bagi dunia!

Anonymous said...

OK...Bro..Thank'S buat sarannya..
GBU..

LOVE said...

halaaah..
ternyata artikel ini adalah HOAX yang sudah jadul banget..
ini ada artikel yang berisi penyelidikan tentang keaslian dari kisah Paul dari Myanmar:

http://www.ccgm.org.au/Articles/ARTICLE-0036.htm
http://www.ccgm.org.au/Articles/ARTICLE-0036.htm

ternyata faktanya tidak seperti yang dituliskan dalam artikel diatas..
makanya hati2 sodara2 umat beragama apapun, karena sekarang ini banyak cerita yang dikarang dengan tujuan tertentu, lebih baik sebelum dipublikasikan anda teliti dulu kebenarannya..

peace!

Anonymous said...

harap disimak baik2 bro, penelitian tentang kebenaran kisah ini:

This is quite a dramatic tale and it has impressed many people. It was even reported in the well-known Christian Singaporean magazine: IMPACT (June/July 2000, p.45). It has continued to be circulated and passed on through emails.

But is it true? If it is, it SHOULD be circulated - whatever the consequences. But what if it is NOT true. Should it them continue to be circulated never-the-less? We believe not!

It should be noted that there are several versions of the story circulating. One version, which was circulating in March and April of 2000, begins with an ‘Extract’:

‘Myanmar: Buddhist monk raised from the dead - 300 monks turn to Jesus. "In 1998, a Buddhist monk died. A few days later, his funeral was held, at which he was to be cremated. From the smell, it was obvious that his body had started to decompose - he was very clearly dead!" according to the report from missions agency Asian Minorities Outreach. "We have attempted to verify this report which reached us from a number of sources, and are now convinced that it is accurate," they write.

Hundreds of monks and relatives of the dead man attended the funeral. Just as the body was about to be burned, the dead monk suddenly sat up, shouting ‘It’s a lie! I saw our ancestors burning and being tortured in some sort of fire. I also saw Buddha and many other Buddhist holy men. They were all in a sea of fire!’ ‘We must listen to the Christians,’ he continued emphatically, ‘they’re the only ones who know the truth!’

The events shocked the whole region. Over 300 monks became Christians and started to study the Bible. The resurrected man continued to warn everyone to believe in Jesus, because he is the only true God. Tapes of the monk’s report were distributed throughout Myanmar. The Buddhist hierarchy and the government were soon alarmed, and they arrested the monk. He has not been seen since and it is feared that he was killed to keep him silent. It is now a serious crime to listen to the tapes, because the government wants to dampen the sensation.’

On Sunday 19th November 2000, CCG Ministries’ Director, Adrian van Leen, interviewed and spoke with the ‘resurrected’ Paul in a hotel function room in Yangon in the company of four Myanmar Christian leaders.

That interview raised serious questions as to the authenticity of the story under consideration.

As our Director wanted to ensure accuracy and fairness, and also because he had to work through translators (three of the Christian leaders understood and spoke English), questions and answers were double checked and confirmed before being noted.

One of the four Christian leaders, a Karen Baptist pastor, accompanied Paul and was there as a friend to be a support to him. That pastor explained, later in the evening, that he believed Paul had not died, but had been unconscious, perhaps even in a coma, for a few days, and probably did have some strange experiences or visions. He had been trying to help Paul since he came out of prison, and so had come to know him fairly well and for quite some time.

Paul gave us his name (and later wrote it down, Martura Paul, along with his address in one of Yangon’s village suburbs). He told us (clearly and confirmed it again) that he was born in Yangon on Christmas Day, December 25th 1966, and that he died in Mandalay at the age of 19 in May or June 1993! He was asked about this several times because there are some obvious contradictions here. His taped story states he was born in 1958 - while he reiterated to us that he was born in 1966! He stated several times that he died at the age of 19 in mid-1993. If he had been born in 1958 and died aged 19 it would have been 1977 (when, according to the tape’s transcript Paul become a ‘normal monk’); if he had been born in 1966 and died 19 years later it would have been 1985. This also contradicted the claim that he had died in 1998 (see ‘Extract’), stating that such a claim was a lie and not part of his original tape! He was adamant about his age and that he had died in 1993!

One of the translators at our interview/discussion, was a senior Pastor and Christian community leader. While he was senior Pastor in a large Baptist Church in Mandalay, he recalled Paul visiting and wanting to tell his story in the Pastor’s church. This occurred in 1992 or 1993!

Paul told us that he first told his story on tape in 1996. He only made one tape/copy - on a small domestic tape recorder. This tape was then sent off to a recording studio in Yangon for duplication.

Both the visit to the Pastor in Mandalay (before 1995) and his claim of recording of his testimony on tape in 1996 clearly show he could not have died in 1998!

He clearly contradicted himself during the interview/discussion, and contradicted his taped statement, regarding his age and dates for birth and death.

He told us that he had been dead or in a coma for three days, and then had a further three days in his coffin - making it a total of six days in which he was apparently dead. He affirmed that he had spoken to the Apostle Peter, who ordered him back to earth.

Paul told us that he had been in prison once, from January 1997 to October 1999.

When told that there had been several versions of his tape (with different people in Myanmar recounting different versions/details) he at first said there could not be other versions of his story because he had made only one tape. Then he admitted there were some differences on some tapes circulating around Myanmar - but explained it away. He made one taped account and gave the tape to others to have duplicated professionally. It was during the duplication process that variations and alterations apparently occurred - so he believed!

He stated (and repeated) that through his testimony some 7,000 Buddhist monks had converted to Christianity! This is considerably more than stated in the IMPACT Magazine and the ‘Extract’ with one of the Asian Minorities Outreach/Asia Harvest transcripts (300).

When asked if it was possible to talk to any of the (300 or 7,000) converted Buddhist monks Paul declared he didn’t know any and had no contact with any! He could not put us in touch with any one converted as a result of his story.

He acknowledged that his father and mother had been present at his funeral and cremation preparation - and at his dramatic ‘resurrection’. When asked if they would be willing to talk to us and confirm any parts of his story, he told us that they probably would - BUT he didn’t know where his father lived, and wasn’t sure about where his mother was either (though he knew they were not together). Their uncertain whereabouts had nothing to do with any government or Buddhist persecution. Paul was just rather vague as to where they were living. They could not help us confirm any of his claims.

When asked if there were any Christian church leaders who could confirm his story or put us in contact with any Buddhist monks who had converted because of Paul’s story, we were again told that he knew of no one.

He told us that he did not attend any church, have fellowship or hold membership in any church (something more important for Christians in Myanmar than in Western society at present). Paul told us that almost all the churches in Myanmar had rejected his story - especially the mainline (non-charismatic, non-Pentecostal) churches. He told us that Pentecostal churches had accepted his story, but when asked which ones he admitted there were only three or four - and said he could only name one: the Full Gospel Church. He also admitted that he had only spoken once at those three or four churches and had never been asked back. In fact, none of the churches - including any Pentecostal churches, wanted to have anything to do with him - according to Paul himself!

After telling us that he had given his ‘testimony’ in about three or four churches, and some private homes, Paul told us that he no longer told his story anywhere, and had not done so since coming out of prison, because it would bring trouble and opposition (presumably from the government - though he did not exactly make that clear). He did not want any more trouble for himself, nor did he want to cause trouble for any one else.

When asked what work he did, he acknowledged that he was unemployed and had no work. When then asked how he made or earned a living, he stated that he gave his testimony at home groups and was given donations for doing so - and apparently made more than enough to get by on! This, of course, completely contradicted claims made just before this statement, that he had only spoken at a few places and no longer spoke anywhere because he did not want to cause trouble!

Throughout the dinner, interview and discussion on Sunday evening November 19, 2000, Paul was open with our Director and the other Christian leaders present. He wrote down his name and address and allowed a photo to be taken (and to be published). Burmese Paul.jpg (32919 bytes)All present tried to make him feel accepted and questions were presented in a non-threatening manner. His friend who accompanied him that evening tried to help Paul and often interrupted and gave advice or tried to make helpful comments for him.

Paul constantly contradicted himself during the evening with statements he had made moments before, as well as statements made on the taped version of his story. Again and again he was asked for confirmation and clarification - only to confirm the contradictions. His friend even stopped him several times and told he could not say what he had just said, because it contradicted earlier statements - but it made no difference - he would continue with the contradictions.

Apart from the contradictions made by Paul in front of witnesses, there are still serious questions about the content of his supposed visions or visit to hell and heaven, as well as questions about editorial comments made by Asian Minorities Outreach/Asia Harvest.

AMO/Asia Harvest has made statements about Paul being radically transformed and having a 180-degree shift in his life, and him continuing to be a fearless witness for Christ, of him being persecuted, scorned by family, friends and colleagues, and facing death for his unwillingness to compromise. But some Myanmar Christian leaders have asked (as we do also) on what do they base this, apart from his say so? What evidence do they have?

Statements that Paul had been arrested and imprisoned - probably several times, not seen since, and that it was feared that he had been killed to keep him silent - are all highly emotive. The only accurate thing (as far as we can tell, but it has not been confirmed with the authorities) is, it seems, that Paul DID go to prison for a couple of years. The reasons for this, however, are NOT absolutely certain. The rest of the comments are untrue. After coming out of prison he did not go into hiding or disappear mysteriously. He moved into a small suburban village on the outskirts of Yangon, and became openly known to neighbours in the area. There was no effort to hide his identity or anything else.

Those who have lived near Paul and known him over the 12 or more months have seen no apparent evidence of him being persecuted, scorned or forsaken.

AMO/Asia Harvest has stated that the story was first told them by several Burmese church leaders, and that since being initially told they ‘have attempted to verify this report which reached us from a number of sources, and are now convinced that it is accurate.’ IMPACT Magazine reported that a spokesman for AMO/Asia Harvest stated: ‘We believe it to be true as there are many witnesses to these events.’

CCG Ministries’ Director, Adrian van Leen, before, especially during, and after his visit to Myanmar in November 2000, has spoken to a number of Myanmar Christian leaders - including a number who are involved in inter-church/inter-denominational work, as well as leaders of several denominations (and had the interview/discussion with the central character in this story, Paul, himself). He spoke with leaders from Yangon and across Myanmar who attended a conference in Bago, and also Christian leaders in Mandalay and a regional township. Many of these leaders from across varying denominations had contact with other Christian leaders across the country.

No one was able to give ANY form of authentication to the story. A number of leaders, including those who had been in Christian leadership in Mandalay, knew of no evidence to confirm any part of the story. Some of the Myanmar Christian leaders would very much like to know who the ‘several Burmese church leaders’ are that AMO/Asia Harvest refers to as their sources for this story.

In fact, it was pointed out very clearly that, had the story been true, especially had there been a number of Buddhist monks converted to Christianity - especially as many as 300 and very much so if there were as many as 7,000 - the news would have spread rapidly. While the government controlled media might have tried to suppress such news - the Christians and churches (particularly in the Mandalay area) would not have been able - nor have wanted to - suppress such news. It would have spread rapidly and widely through the churches. The Buddhist community would also have spread the story - though for different reasons.

The claim that ’there are many witnesses to these events’ is also disputed by Myanmar Christian leaders, who have stated that they had never met anyone who had been a direct primary witness - nor anyone who had personally met a direct witness to these events. And when asked, Paul himself was totally unable to produce any witnesses whatever, not even his father or mother. The Christian leaders present at the interview would have gladly talked to any converted monks (or asked friends in different parts of the country to do so) who may have been witnesses, but not one name was given as a possible witness. The reality is that in Myanmar itself no one has been able to find any witnesses or any evidence whatever, to support the story of the resurrected Paul. It is even questionable that there is evidence that Paul was actually a Buddhist monk.

It was also pointed out that Paul’s claim to have seen Aung San, the revolutionary leader of Myanmar (father of current opposition leader, Aung San Suu Kyi) in hell ‘because he persecuted and killed Christians, but mostly because he didn’t believe in Jesus Christ’ was completely without foundation. He is a well known figure in Burmese/Myanmar thinking and history - and there is no evidence at all that he persecuted any Christians, let alone killed any.

AMO/Asia Harvest has invited ‘Christian believers to judge it [Paul’s resurrection story] according to Scripture.’

As one senior Myanmar pastor pointed out, the story and description of hell given by Paul, is itself contrary to Scripture. Paul’s story is also in conflict with the story Jesus told in the account of the rich man and the beggar, Lazarus (Luke 16:19-31). When carefully examined it is also in conflict with the comments of the Apostle Paul in 1 Corinthians 15 - in particular where that Paul was able to name eye witnesses to the resurrection of Christ - and acknowledged at the time that some were still living - in other words, he was able to produce witnesses who could testify to the authenticity of his claims. Myanmar’s Paul was totally unable to name, point to, or produce ANY witnesses at all to his claimed resurrection, or who had been converted by his story.

The story of the ‘resurrected Paul’ is known throughout much of Myanmar - and his tape has circulated (in several versions). Hardly anyone in Myanmar - especially amongst Christian leaders - has accepted or believed the story. There is just nothing to back it up. Paul is known of in Myanmar, and regarded by most - as a troublesome and troubled person. He has caused problems and difficulty for Myanmar Christians, and has even been responsible for bringing fear into parts of the Christian community. A number of people in Myanmar who personally know him, or have met him, believe he is in need of medical help and counselling. Sadly, in Myanmar, he is certainly not known as a fearless and faithful witness to Jesus Christ, whose testimony is converting Buddhists, strengthening the church or bringing glory to God’s name.

Further complications have arisen with this whole saga. According to the beliefs of some people in Myanmar (or some with friends and/or relatives in Myanmar), several different people supposedly, or apparently, are claiming to be the resurrected Buddhist monk - at least an older man and a not-so-balanced younger man.

Whatever the truth behind this sad saga, most Christians, and most pastors and church leaders in Myanmar, are not taking this story seriously and see little value in it for the growth of the Christian community in that country.

We believe that if this story had been adequately examined and checked out in Myanmar before transcripts were made of his tape, it would probably never have been published.



[After Asia Harvest received a copy of this report they removed all references to the story from their website and stopped sending out email transcripts of the claimed resurrection account. They will be making some statement regarding their initial endorsement of the story. When this is available we will gladly append it to this report.]

Someone said...

Anda beragama Budha? -> walaupun banyak berbuat kebaikan tetap masuk NERAKA, karena tidak percaya kepada KEBENARAN DI DALAM YESUS KRISTUS!!!

Somebody said...

BERTOBATLAH WAHAI..ORANG BUDHA, PERCAYALAH KEPADA KEBENARAN YG DISAMPAIKAN ALLAH MELALUI YESUS KRISTUS, MAKA ANDA AKAN TERBEBAS DARI HUKUMAN SADIS DI NERAKA!

Anonymous said...

buset dah.. Asia Harvest ministry ma CCG aja udah mengakui bhw cerita Paul itu KESAKSIAN PALSU, makanya mereka menghentikan penyebaran email ttg ini.
baca dunk hasil penelitian di atas..
koq malah ngotot percaya pada kesaksian palsu. bener2 BLIND FAITH nie namanya..
ntar wa bikin kesaksian palsu aah, biar dapet duit.. hehe. kiding..

kesaksian palsu koq disebar2in..
malu2in ah..
hehe
peace!

Anonymous said...

kesaksian bhiksu itu memang palsu...

yang ini baru berita asli...

David Beckham dan istrinya menjadi penganut Buddha .


seacrh aja di google kalo ga percaya

Anonymous said...

Saya tidak punya agama apapun, dan saya tidak pernah pergi tempat ibadah manapun.

Saya tidak punya agama bukan saya tidak percaya TUHAN itu ngga ada, tapi bingung mau milih yg mana.

Saya ingin mempunyai agama. Bolehkah Anda-anda sekalian memberi saya usul?

Terimakasih sebelumnya.

Anonymous said...

tidak punya agama bukan hal yang buruk,

hal buruk itu kalo anda tidak punya moral dan merugikan orang lain.

lebih baik tidak punya agama

daripada punya agama jadi fanatik kerjanya buat kesaksian palsu menebar kebencian antar umat beragama,

lebih baik tidak punya agama, jd tidak akan menebar kebencian dan merasa dirinya saja yang bisa masuk surga

Anonymous said...

Anda memang benar.

Saya tidak merasa sekarang saya amoral atau atheis, karena percaya banget TUHAN ITU ADA, dan juga saya berusaha membuat tidak buruk.

Tapi saya berpikir untuk memilih satu agama. Mohon Anda-anda sekalian memberi masukan.

Anonymous said...

Bro..surga itu pasti..dan neraka itu juga pasti. Jalan keselamatan dan hidup yang kekal hanya ada pada Yesus Kristus Tuhannya umat Kristen. Jadi kami memberitakan kabar baik kepada kamu semua yang belum percaya. Bahwa Allah yang menciptakan manusia, dunia, bumi, alam semesta dan segala isinya telah menganugerahkan keselamatn di dalam Kristus. Tuhan Yesus Tuhan Kehidupan telah membuat kita berdamai dengan Allah oleh Injil(kematian dan kebangkitan Kristus). Hanya melalui Kristus kita dapat kembali kepada Allah Sang Pencipta. Karena ketidak taatan nenek moyang kita Adam dan Hawa kita terpisah dengan Allah. Dan hanya Tuhan Yesus Kristus yang dapat membawa kita kembali kepada Allah."Berbahagialah mereka yang Allahnya ialah TUHAN dan suku bangsa yang dipilihnya menjadi milik-Nya sendiri..sebab Allah bangsa-bangsa ialah berhala-berhala..Didalam Kristus kita dapat berhubungan kembali dengan Allah Sang Pencipta dan kita memanggil dan menyapa Dia sebagai Bapa kita.

Anonymous said...

zzzzzzzzzzzzzzz

Anonymous said...

wakakak
kampanye nya kayak mo pilkada aje..


@ bro yg blum punya agama
semua agama itu baik broo..
setiap agama masing2 punya konsep yg indah..
tergantung bro aja
kalo pemikiran bro lebih scientific, mungkin cocokny ke Buddhism, soalnya konsepnya sejalan dengan teori2 science kontemporer..

Kalo mo jd pengikut agama samawi jg bagus.. nda usah repot2, kn "asal percaya, kamu pasti masuk sorga!"
hehehe

tp ntar kalo dah punya agama yaa, jangan menjelek2kan agama lain.. jangan merasa agama mu doank yg benar, pokoknya yg lain salah..
mo blajar agama lain dikatain DOSA, kalo gitu namanya PEMBODOHAN bro..
ngeri gw.. orang2ny udah ky dicuci otak aje..
kekeke

Tp saran saya sih, tetep ehipassiko aja:
datang, lihat, buktikan..

ok bro..
_/\_

Anonymous said...

cprm.reformed...

"Setiap penyembahan kepada Allah, setiap agama tanpa Kristus adalah penyembahan berhala. Di dalam Kristus sendiri Allah disenangkan dan dipuaskan".

Anonymous said...

Tuhan Yesus berkata: " Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku". Jelaskan bro..kebenaran absolute itu hanya ada pada Allah sumber segala sesuatu, karena Allah menciptakan yang tidak ada menjadi Ada. Dan itu ada pada Kristus Yesus Tuhan.

cprm.reformed

Anonymous said...

cprm.reformed

Bro..Alkitab umat Kristen itu adalah Firman Allah Yang Hidup karena diinspirasikan oleh Roh Kudus, Roh Allah, Roh Kebenaran, Roh Yang Memberi Hidup.Firman Allah melampaui segala ilmu pengetahuan manusia, segala filsafat manusia...

Hanya orang bijaksana (orang benar) yang mengetahuinya..tetapi orang-orang fasik tidak mengetahuinya...bro.

Anonymous said...

bosen dengerin kampanye nya bro!
wakakak

agama koq diperintah2, dipaksa2 percaya..
semua tuh komitmen diri sendiri broo..
dalam Buddhism, ndak ada namanya maksa2 bro, panca sila jg dimulai dengan kata "aku bertekad...", bukan merintah2 jangan ini.. jangan itu...
hehe

walopun nggak percaya konsep Buddhism, tapi berpikiran n berbuat positif, itu jg sudah dianggap menjalankan dhamma bro..
ndak usa pake ancaman kalo ndak percaya bakal masuk neraka..

kebenaran absolut paan lage.. alkitab anda jg blum pasti keaslianny koq bro.. ndak perlu dibahas disini, karena kontroversi keaslian alkitab uda bejubel dari jaman dulu..
beda dengan tipitaka dalam Buddhism, yang mencatat ajaran Buddha Gotama selama 45 tahun, jumlahnya aja ampe 1 lemari..

disaat agama samawi bersitegang dengan ilmuwan2 masalah science kontemporer, mengenai evolusi, awal alam semesta, penciptaan, dll. Buddhism sih nyantai2 aja, lagian konsepnya sejalan dengan science koq..
sebelum para ilmuwan menemukan macem2 iptek kontemporer, sang Buddha udah mengetahuinya 500 tahun sebelum masehi bro..
makanya dibilang Buddhism = The Ultimate Science
ini fakta lhoo..


ndak ada maksud menghina iman anda..
sebagai bahan introspeksi aja..
peace yaa!

Endy Firmanto said...

Bro saya seorang Kristen.
Namun..
Kalau seandainya Agama saya bukan Kristen dan ada yang mengkotbahi saya seperti diatas pasti saya ngak akan tertarik masuk Agama Kristen. Saya ngak akan tertarik masuk Kristen.

Kalau saya boleh komentar, AGAMA adalah buatan manusia sekali-lagi buatan manusia.
AGAMA dibuat untuk mewadahi.

Anda tau Wadah...
Ada Mangkok, ada Gentog, ada Gelas, ada Teko, dll.

Kita ngak bisa mempersalahkan wadah karena soal wadah mana suka.
yang penting Isinya bung. Apa yang ada di dalamnya. Ajaran yang terkandung didalamnya.

Endy Firmanto said...

Ada satu lagi analogi tentang agama.

"Agama" seperti sebuah roti dari "adonan" yang sama. Yang kemudian dibentuk ada yang bulat, ada yang lonjong dan lain2.

"Adonan" itu adalah rasa takut dan takjub akan kekuasaan & segala pekerjaan tangan sang pemilik segala sesuati (TUHAN) dan rasa syukur atas segala berkat yang diberikan-Nya dan boleh kita rasakan.

Adonan itu adalah bahan dasar Kue (AGAMA).

Nah disini bisakah kita mempermasalahkan bentuk??
Soal bentuk mana suka yang penting Rasanya Bung (esensi ajarannya)

Terserah kalau bung2 mempermasalahkan bentuknya.

Kalau saya nggk pilih bentuknya
saya pilih rasanya (Ajarannya, petuah2nya, hikmatnya yang menghibur, menguatkan hati yang hancur, yang melenyapkan keputusasaan, yang memberikan sukakcita yang menyelamatkan jiwa yang jatuh dalam dosa).

YANG PENTING RASANYA BUNGGG....
ENAK DAN BIKIN KENYANG....

y2 said...

wah wah..
yup.. aku setuju ama Pak Bendy neh..

aku berasal dari keluarga Buddhist, tp dalam diri aku sndr lebih terfokus ke kristen...
hal ini walau sangat bertentangan dengan adat keluarga, sehingga saya kadang2 dikatakan 'anak tidak berbakti' ato apa lah..

hhh...selain pengen nanya adakah yg bisa kasi saran ke gua mengenai masalah ini? hehehe...

trus gua pengen komentar kalo seandainya ortu gua setuju dgn ini semua... tp klo yg mengkhotbahi gua spt yg di atas...
bukannya gua jadi gmn... tp malah jadi takuttttttt..
huff~

thanks..

^-^
I love peace ^^

Anonymous said...

Hi bro y2..
sy ingin memberi sedikit masukan buat masalah bro..

gini..
mengenai kebijakan intern dalam keluarga anda, anda sebaiknya tidak menganggap seolah2 agama Buddha yang menyebabkan anda mendapatkan tekanan dari orangtua, dibilang anak kurang berbakti, dll
karena Buddhism MENGHORMATI agama2 lain, seperti yg tertulis dlm dekrit Maharaja Asoka dibwh ini:



Asoka membuat dekrit di batu cadas gunung ( hingga kini masih dapat di baca ) yang berbunyi : "janganlah kita menghormat agama kita sendiri dengan mencela agama orang lain. Sebaliknya agama orang lain hendaknya dihormat atas dasar tertentu. Dengan berbuat begini kita membantu agama kita sendiri untuk berkembang disamping menguntungkan pula agama lain. Dengan berbuat sebaliknya kita akan merugikan agama kita sendiri di samping merugikan agama orang lain. Oleh karena itu, barang siapa menghormat agamanya sendiri dengan mencela agama lain – semata – mata karena dorongan rasa bakti kepada agamanya dengan berpikir ‘ bagaimana aku dapat memuliakan agamaku sendiri ‘ maka dengan berbuat demikian ia malah amat merugikan agamanya sendiri. Oleh karena itu toleransi dan kerukunan beragamalah yang dianjurkan dengan pengertian, bahwa semua orang selain mendengarkan ajaran agamanya sendiri juga bersedia untuk mendengarkan ajaran agama yang dianut orang lain… “



pokoknya gini: jika anda bukan Buddhist, tapi melakukan hal2 yang positif, berarti anda sudah hidup sesuai dengan Dhamma..

jadi jika anda memang lebih cocok ke Kristen, karma, jodoh, dan tindakan anda lah yang menentukan hal tsb..

harap diingat bahwa:
Dalam Buddhism, orangtua adalah dua orang BRAHMA dalam keluarga, jasa mereka pada anda TIDAK TERHITUNG.. Karena itu anda sebaiknya menjelaskan lebih dulu kpd ortu, alasan2 mengapa anda lebih tertarik kepada ajaran Kristiani, tentunya mengunakan bahasa yang dapat mereka pahami dengan mudah.. sehingga anda jg tidak membuat ortu anda khawatir..

sy sih maklum kalo ortu anda khawatir (apalagi keluarga Chinese), soalnya masyarakat chinese yg tradisional biasanya punya stereotipe negatif tentang Kristen (pengalaman pribadi).

kakak saya jg kristen, tapi ortu membebaskan sy dan kakak dalam hal agama, kembali lagi ke kebijakan individu..

jd saran sy sih ehipassiko aja: datang lihat dan buktikan.. ambil yang positif, dan buang yg negatifnya..



btw, apakah anda yakin, keluarga anda benar2 Buddhists?? soalnya biasanya orang awan suka salah mencampur Buddhism dengan Taoism, Konghucu, Kepercayaan leluhur Chinese, dll
apalagi anda sudah mengatakan "adat keluarga", nah biasanya kepercayaan leluhur ini salah diartikan sebagai Buddhism..

Anonymous said...

Shalom..Kasih Allah di dalam Kristus menyertai kita semua.. Bro…saya mau kasih komentar neh…okey..

Dalam Keluaran 6, istilah “El Sadday” muncul bersamaan dengan penyingkapan nama Allah yang khusus dan satu-satunya yang pernah Allah singkapkan (dalam Perjanjian Lama), yaitu Yahweh (YHWH). Meskipun ini juga bahasa antropomorphisme, tetapi ini secara khusus dipakai oleh Allah untuk menamai diri-Nya. Ia berfirman bahwa YHWH adalah nama-Nya selama-lamanya (Bdk. Kel 3:15). Maksudnya tentu bukan secara harafiah lalu selama-lamanya orang percaya hanya boleh memanggil Allah dengan nama tersebut (karena realitanya anak-anak Tuhan dalam Perjanjian Lama juga tidak selalu memanggil Allah dengan nama tersebut. Bahkan mereka menterjemahkan dengan kata Yunani “Kyrios atau Adonai” atau Lord/ Tuhan atau terjemahan Latin “Dominus”). Jadi, jikalau Allah menyingkapkan YHWH sebagai nama-Nya, maksudnya adalah :
1. Ia ingin dikenal oleh umat-Nya sebagai Allah (Elohim) dari Abraham, Ishak, dan Yakub yang nama-Nya YHWH (tentragramaton atau empat konsonan yaitu Yod, He, Wau, dan He). Yaitu Allah “ El Sadday” yang mampu memberikan jaminan pemenuhan segala yang dijanjikan. Untuk ini dengan tepat, Martin Buber menterjemahkan “ ehyeh asher ehyeh/ I am that I am” dengan terjemahan “ I will be atau “ I am the causes to be” artinya “ Aku adalah Allah yang setia pada janji-Nya yang selalu sedang berkarya untuk membebaskan umat-Nya”.
2. Ia ingin dikenal secara pribadi dan unik oleh umat-Nya. Bukan sebagai Elohim atau sebutan Allah yang “umum” yang bangsa-bangsa kafirpun pakai. Ia memang Allah karena hanya ada satu Allah atau El/Elohim (Ul 6:4, Mark 12:32, 1 Tim 2:5, Yak 2:19) sehingga umat-Nya boleh memanggil Dia dengan sebutan “Allah” juga. Tetapi Ia ingin supaya umat-Nya menyadari bahwa Ia adalah “ Allah YHWH” atau Elohim YHWH atau YHWH Elohim. Artinya Ia adalah Allah Elohim yang “ YHWH” yaitu yang setia dengan perjanjian (covenant) sehingga terus-menerus sedang berkarya untuk membebaskan umat-Nya dari belenggu dosa. Nama yang menunjuk pada karya Allah yang menemukan pemenuhannya dalam “ Yesus Kristus”, yaitu “ Nama diatas segala nama “.
Dalam Perjanjian Lama YHWH masih dibedakan dari Adonai karena karya keselamatan belum disempurnakan di dalam Dia (Kristus). Ini nampak dengan jelas dalam perbedaan pemakaian kata Tuhan untuk YHWH dan Tuhan untuk Adonai. Nabi Yesaya, misalnya, menyaksikan perjumpaannya dengan Tuhan/Adonai/Lord (hanya satu huruf besar) dalam Yesaya 6 dan bukan TUHAN/LORD/YHWH (semua huruf besar) seperti yang dijumpai oleh Musa ( Kel 3). Baru kemudian, setelah Tuhan Yesus Kristus menyelesaikan secara sempurna karya penebusan-Nya, Ia diberi Nama diatas segala nama, dan semua lidah akan mengaku bahwa Yesus adalah TUHAN/ YHWH yaitu kemuliaan Allah, kemuliaan Bapa (FIL 2:9-10). Diluar Kristus, Bapa tak pernah dapat dipermuliakan.

Soli Deo Gloria in Kristos
cprm.reformed
GBU

Anonymous said...

Bro..saya mau kasih coment…neh..

Jadi istilah Anak Allah adalah istilah yang dipakai untuk menjelaskan tentang adanya hubungan kekal yang tak terpisahkan (eternal relation) antara Yesus ( Firman Allah) dengan Allah sendiri. Sehingga tindakan yang keluar dari Allah dapat disebut sebagai “ yang diperanakkan oleh Allah”. Dalam pengertian inilah Yesus Kristus disebut sebagai Anak Allah, karena Ia adalah tindakan yang keluar dari atau yang dipernakkan oleh Allah.
Firman Allah adalah Allah yang bertindak. Tidak pernah ada Allah tanpa tindakan. Sejarah menyaksikan betapa Allah degan berbagai cara telah bertindak untuk menyatakan diri-Nya. Dengan Firman, Allah menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya, dan dengan Firman Ia melakukan perbuatan-perbuatan ajaib, bahkan dengan Firman Ia menyingkapkan kehendak-Nya melalui nabi-nabi-Nya. Dan pada akhirnya, Firman tersebut berinkarnasi menjadi manusia Yesus Kristus. Inkarnasi Firman inilah yang disebut sebagai Sang Anak Tunggal Allah (Ibrani 1:1-2). Jadi, “Anak Allah” adalah sebutan antropomorphistik yang diberikan Allah supaya manusia dalam keterbatasannya dapat mengenal Dia yaitu inkarnasi Firman yang hadir dalam wujud manusia Yesus Kristus.

Regards,
cprm.reformed

Endy Firmanto said...

sdr y2
sya 22th single.
blm co2k di panggil Pak.. :-)

klo sy boleh tw.

Apa yang anda ketahui dan pahami tentang Kekristenan? Sprti apa Gambaran Kekristenan menurut anda? Bagaimana Persepsi anda tentang Kekristenan?
dari mana anda memperoleh informasi tentang Kekristenan?

terlepas/sebelum anda membc posting di atas?

thx b4...

Anonymous said...

Shalom..Kasih di dalam Kristus menyertai kita..amin

Kalau..umat Kristen mengklaim bahwa Allah Tritunggal adalah satu-satunya Allah yang hidup. Dan kalau umat Kristen mengklaim bahwa Inkarnasi adalah " JALAN KESELAMATAN YANG DIPILIH ALLAH" sesuai dengan hakekat-Nya dan diluar Inkarnasi " FIRMAN MENJADI DAGING" tidak ada keselamatan,..maka klaim ini bukanlah suatu bentuk arogansi rohani tetapi manifestasi dari iman yang semata-mata lahir dari apa yang Alkitab saksikan. Umat Kristen sendiri sangat menyadari bahwa akal budi mereka tidak mempunyai andil sedikitpun juga dalam rahasia Injil (1 Kor 2:9 ). Alkitablah yang menyaksikan, dan umat Kristen tidak mempunyai pemilihan lain kecuali "MENERIMA DAN MEMPERCAYAINYA"...

Regards,
cprm.reformed

Endy Firmanto said...
This comment has been removed by the author.
Endy Firmanto said...

Iman tidak berhenti pada tahap MENERIMA DAN PERCAYA. Iman itu terus tumbuh dan terus berkembang.
Setiap orang mempunyai perkembangan spiritual yang berbeda2.
Dan kita tidak bisa memaksakan hal itu.
Tuhan punya 1001 macam cara dan jalan mendewasakan iman seseorang.
Dan kita tidak bisa memotong/memaksakan tahapan2 itu agar sama seperti tahapan2 yang kita lalui.
Jalan Tuhan adalah misteri!

"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir" (pengkotbah 3:11)

Coba anda klo anda mw baca Kitab Pengkotbah dari awal hingga akhir!
Apa kesimpulan anda tentang maksud Si Penulis dan bagaimana ia menyimpulkan tentang apa itu "kehidupan"?

Anonymous said...

Salam sejahtera..Kasih karunia Allah di dalam Kristus menyertai kita semua...amin

Memang iman kristen yang sejati menempatkan perbuatan baik dalam konteks hubungan interaktif yang dinamis antara orang yg beriman dengan Allah yang hidup. Oleh sebab itu ditengah pengakuan adanya nilai relatif dalam setiap perbuatan baik"anisch" (termasuk perbuatan yang dinilai manusia sebagai perbuatan yang "sangat baik"), iman Kristen yang sejati juga mengakui adanya nilai intrinsik dari setiap perbuatan baik yang lahir dari hubungan interaktif dinamis antara orang percaya dengan Allah yang hidup. Dalam konteks pemahaman inilah, manifestasi perbuatan dalam setiap fase iman mempunyai maknanya yang tersendiri.Makna yang sama dengan prinsip dasar yang diberikan oleh iman Kristen (content) bahwa Allah memberi talenta (kesempatan dan tanggung-jawab) yang berbeda-beda pada setiap orang sesuai dengan fase kesanggupannya (Mat 25:15). Kepada yang dipercayakan banyak akan dituntut banyak (Luk 12:48), karena setiap mengandung tuntutan manifestasi perbuatan baik yang berbeda-beda. Bagi mereka yang dengan setia sudah mengerjakan yang dipercayakan padanya, terbukalah kesempatan untuk masuk dalam fase iman yang lebih tinggi dimana kehormatan untuk mendapat kepercayaan mengerjakan perkara yang lebih besar diberikan kepadanya (Mat 25:23). Sebaliknya, mereka yang tidak menghargai dan memendam talentanya adalah sama dengan mereka yang tidak mempunyai apa-apa sehingga kesempatan untuk memberiu nilai kekal atas perbuatan baiknyapun hilang (Mat 25:29).Iman Kristen tidak menyangkali keterikatan manifestasi iman dengan struktur fase kematangan pribadi seseorang. Iman kristen mengakui bahwa iman dalam fase terendahpun tidak selalu lebih kecil dan lebih rendah dari iman dalam fase tertinggi. Setiap fase mempunyai kematangan dan pertanggungjawaban imannya sendiri-sendiri. Allah tidak pernah menuntut pertanggung-jawaban lebih dari kekuatan orang pada fasenya (1 Kor 10:13). Bahkan orang percaya mengakui adanya rahasia dan cara kerja Allah yang luar biasa dibalik realita empiris struktur kehidupan manusia..

Regards,
cprm.reformed

Anonymous said...

Shalom..Kasih karunia Allah di dalam Kristus menyertai kita semua..Amin
Bro and sis…gw ingin kasih comment..neh..

Nurcholish Madjid (Islam, Doktrin dan Peradaban, Jakarta : Paramadina,1992) juga mengatakan bahwa yang disebut Al-Islam adalah “sikap pasrah sepenuhnya kepada Allah, yang merupakan sikap keagamaan sejati,dan karena itu, siapapun yang bersikap demikian, meskipun diluar Islam, akan memperoleh keselamatan”. Suatu pengakuan yang dijiwai spirit toleransi beragama yang begitu baik, yang juga tersirat dalam keputusan Konsili Vatikan II yang mengakui bahwa keselamatan juga terdapat dalam ajaran lain selain Katolik Roma. Spirit yang intinya sama, yaitu “ Ketulusan batin dan kehidupan dalam kebenaran” sebagai tanda dari kehadiran Allah dalam hidup manusia.
Memang prinsip “agama-agama humanisme” ini paling menyentuh dan paling cocok dengan jiwa, perasaan, dan pikiran agamaniah manusia, sehingga begitu cepat dapat diterima oleh hampir setiap pimpinan agama di dunia. Tidak heran jikalau dengan prinsip ini, banyak pemimpin Kristenpun diam-diam menganggap Mother Theresa, Sidharta Gautama, Mahatma Gandhi (moralis India) setara dengan (bukan hanya lebih populer dari) Yesus Kristus.Akar..dari semuanya ini adalah spirit “AGAMA HUMANISME” yang telah merasuk dalam jiwa manusia jaman ini. “ IMAN YANG SEJATI” semakin lama semakin tidak dikenal lagi, karena intinya telah diganti dengan dengan “KEBAIKAN-KEBAIKAN MANUSIAWI”, dengan realita kehadiran hati yang tulus, batin yang mengasihi sesama tanpa pamrin, dan perbuatan baik yang betul-betul membangun keutuhan hidup ini. Apakah praduga “SPIRIT AGAMA HUMANISME” ini merupakan kebenaran…??. Saya percaya bahwa kebenaran spirit agama humanisme bukanlah kebenaran iman yang sejati.Ada salah mengerti yang sangat serius yang membutuhkan penjelasan…
Puji Tuhan !…Saya bersyukur bahwa iman Kristen tidak terjerat oleh spirit agama humanisme ini.Kristus berulang kali menegaskan bahwa Ia datang bukan untuk “orang benar” tetapi untuk “orang berdosa yang sadar akan dosanya” ( Mat 9:13, Luk 23:40-43). Tidak ada seorangpun yang benar di hadapan Allah..karena semua manusia sudah berdosa dan telah kehilangan kemulian Allah..dan upah dosa adalah maut (Roma 3:23). Sehingga tidak ada seorangpun yang tidak membutuhkan penebusan darah Kristus..dan pengampunan dosa sebagai “JALAN KESELAMATAN ALLAH”……”YANG DISEDIAKAN UNTUK MANUSIA” ( Yoh 14:6, Yoh 3:16). “ IMAN” bukanlah perbuatan (Eff 2:8). Oleh sebab itu iman disebut anugerah…, karena mereka yang bisa beriman kepada “JALAN KESELAMATAN YANG ALLAH SEDIAKAN” adalah mereka yang sudah menerima anugerah tersebut ( Roma 3:22-24). Tanpa anugerah, tak mungkin manusia mau dan bisa beriman pada Tuhan Yesus sebagai jalan keselamatan Allah, karena logika manusia tersebut tidak cocok dengan jiwa agamaniah manusia. Tak mungkin manusia percaya, bahwa kegagalan yang mereka upayakan untuk mencapai keselamatan (UPAYA YANG MEMANG MUSTAHIL) telah dikerjakan oleh Kristus bagi mereka yang percaya (Roma 8:3). Hanya Yesus Kristus saja dibawah kolong langit ini yang pernah berkata : “AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP,..TIDAK ADA SEORANGPUN YANG SAMPAI KEPADA BAPA KECUALI MELALUI AKU” ( Yoh 14:6). “Iman”..sekali lagi “Iman”..bukan perbuatan. “IMAN YANG SEJATI” adalah syarat satu-satunya yang memungkinkan lahirnya “SUATU PERBUATAN YANG DIPERKENAN ALLAH”, yaitu keselamatan yang sejati ( Roma 10:8b-9). Iman kepada Jalan Keselamatan yang disediakan ALLAH, yaitu YESUS KRISTUS, adalah titik awal perbuatan “baik” yang diperkenan Allah, yaitu perbuatan baik yang mempunyai nilai-nilai kekekalan. Karena perbuatan baik yang bagaimanapun mulianya, DILUAR IMAN YANG SEJATI ( Kasih Allah dalam Kristus, atau kasih Agaphe) hanyalah gong dan genta yang gemerincingan, yang cuma mengherankan perasaan manusia untuk sementara saja tetapi tidak mempunyai nilai-nilai kekekalan pada dirinya sendiri ( 1 Kor 13:3 )

Regards,

cprm.reformed
Christian Protestant Reformed Ministry

Anonymous said...

Buddhism=humanism??
based on idolatry??

sy hanya bisa berkata bahwa, seharusnya seseorang menjadi Buddhist bukan semata2 karena terpesona atas perbuatan2 yang dilakukan Siddharta Gautama, seperti halnya terpesona pada Ibu Theresa dan M. Gandhi..

seorang buddhist juga tidak disarankan utk terlalu mengidolakan Siddharta Gautama, seperti umat Kristen mengidolakan Yesus Kristus, rela mati utk Dia, dll. Karena hal tersebut juga termasuk kemelekatan..
Siddharta Gautama adalah guru kami, kami menghormati Beliau karena, dalam Buddhism ada 2 orang yang paling berjasa dalam kehidupan kita, yg pertama Orang Tua, dan yang kedua adalah Guru..
tetapi kami tidak menganggap beliau sebagai Tuhan..

saia sendiri gak peduli apakah Siddharta Gautama pernah exist di dunia ini ato gak..
dan Sang Buddha pun tidak peduli apakah murid2nya akan mengenang beliau atau tidak..
(sang Buddha sampai parinibbanna tidak pernah menyarankan utk membuat patung beliau, patung Buddha pertama muncul saat Buddhism masuk ke Yunani kuno, memang sudah merupakan kebiasaan dalam kebudayaan helenistik utk membuat patung..)

yang terpenting adalah ajaran kebijaksanaan Beliau, dan resepnya utk mengakhiri penderitaan semua makhluk..

salam damai
_/|\_

Anonymous said...

Yeah, Jesus is The BEST!

Christian said...

astaga..

ini jelas banget ngerusak pandangan orang tentang apa itu ajaran Kristen sebenarnya.

saya terus terang kecewa dengan tulisan diatas,

Kristen mengajarkan bahwa Allah adalah Kasih, Ia tidak akan menjerumuskan ciptaanNya yang berbuat baik dan mengamalkan Kasih hanya karena berbeda agama..

Tuhan penuh kasih, teman :) Dia MAHA PENGAMPUN, orang baik seperti Gautama tidak akan mungkin masuk Neraka, betul? :D

Anonymous said...

ajaran inti kristen adalah semua manusia telah jatuh dalam dosa karena adanya dosa asal dari adam dan hawa???
berarti tuhannya kristen adalah pendendam !! masa dosa tanggung renteng??? dalam kehidupan ini hukum tanggung renteng adalah hukum biadab ..tidak ada dalam hukum manusia!!
masih banyak ajaran lain yang lebih bijaksana.
terus kalau harus diselamatkan dengan darah yesus berarti tuhannya kristen haus darah banget!!

menurut kristen yang menggoda manusia berbuat dosa adalah iblis.. sedangkan iblis ciptaan tuhan!!dan tuhan menurunkan anaknya untuk menyelamatkan manusia!!
persis cerita film ada cowok yang naksir cewek terus bayar temennya pura pura jadi penjahat terus nolong tu cewek!!

kasihan dengan iman kristen!!
tuhan itu bukan cinta pada manusia tapi pendendam kepada manusia!!

masih banyak ajaran lain yang lebih bijaksana.

Anonymous said...

Kasihan ya Sidharta Gautama yang lahir 1.000 tahun sebelum Yesus,belum dpt sosialisasi, tahu2nya tanpa pengumuman sudah digusur ke neraka tempat tinggalnya. Padahal tempat tinggalnya jauh dari pusat penerangan.

Anonymous said...

Ingat kejadian heboh tahun lalu, bayar Rp.600.000,- per sertifikat and automatically masuk surga.
Kayakny metode diatas masih mahal ya.
Di Kristen kamu cuma perlu PERCAYA, PERCAYA. Gini aja kok repot !!

Anonymous said...

Ingat kejadian heboh tahun lalu, bayar Rp.600.000,- per sertifikat and automatically masuk surga.
Kayakny metode diatas masih mahal ya.
Di Kristen kamu cuma perlu PERCAYA, PERCAYA. Gini aja kok repot !!

My love is Jesus said...

udah dari pada pusing mending saya sarankan ikut SHRK (seminar hukum roh dan kehidupan) 4-6 Mei '09 di balai samudra, kelapa gading pk 18.00...

dalam hidup ini semua ada hukumnya.. ada karmanya.. orang baik tapi gak kenal Yesus juga ada upahnya sendiri, tapi orang kristen tapi gak pernah berbuat benar juga belum tentu msk surga.. karena semua ud ada hukum yg ngatur itu sebelum dunia dijadikan..

gak ada yang bisa pastiin bahwa orang baik tapi gak kenal Yesus masuk neraka.. & orang jahat yg kenal yesus masuk surga...

kenapa Yesus hrs mati di kayu salib? itu pun karena Yesus hrs taat sama rule of the game yang udah Dia buat...

percaya man Yesus itu adil banget..
di SHRK kalian bakal banyak dapetin lebih dalam soal kekristenan.. karena dalam dunia ini semua ada hukumnya.. kenapa orang jahat tapi hidupnya makmur, tapi orang baik hidupnya susah... semua secara bertahap akan terjawab disini..

karena apa yg kita perbuat pasti akan ada karmanya dan apa yg terjadi sekarang sama kita pun karena karma masa lalu dari nenek moyang kita....

I love Budhist.. (coz budhist kadang lebih ngerti rule of the game di dunia ini dari pada orang kristen)

klo kekristen kita gak dangkal gak bakal ada perdepatan di atas tuh...

Anonymous said...

Haleluyah..
Satu jiwa diselamatkan bagi Tuhan Yesus,Kebenaran yang telah memerdekaan seseorang dari kebinasaan...Firman Tuhan hrs terus diberitakan..karena kesudahan tlah dekat,mari kita siapakan diri utk menjadi mempelai kristus...s

Riglin said...

http://dhammaprotector.blogspot.com/2009/04/athet-pyan-shinthaw-paulu-back-from.html

Anonymous said...

yesus-yesus-yesus namanya di sebut2 untuk memaksa orang masuk kristen dengan janji masuk surga. (jaminannya alkitab nya yg ngomong? kaya yg punya kitab cuma sendiri) masuk surga dari kesaksian yg ga jelas? dipakai jadi bumbu penyedap buat maksa orang YAKIN ..aneh!aneh! sudah ada orang kristen yg protes cara begini, karena ngga bijak njelek-jelekin kepercayaan orang, tapi kayanya ngga banyak orang kristen yg bijak kaya orang itu ya?? yesus itu anak Allah, laki2 ya, dijelaskan ngga ya kenapa ngga wanita, mungkin bisa buat MEMAKSA orang2 yang merasa laki2 dan perempuan sama itu sadar kalo laki2 itu lebih baik, buktinya Allah memilih punya anak laki2. Coba PAKSA MEREKA MEYAKINI ITU?

Anonymous said...

saya cuma maw pesen ama tmen2 smua, smuanya udah pada baca dan tau kalo "Tuhan sendiri yang bakal memutuskan siapa-siapa aja yang bakal IA selamatkan", so, marilah teman2 kristen untuk berhenti "menyinggung" agama orang lain. sekalipun 7annya untuk mengajak yang belum percaya jadi percaya, tapi toh sengotot apapun kita, tetep Tuhan Yesus sendiri yang bakal memilih orang2 yang bakal dikasihiNya. saya seorang Kristen dan saya mengucap syukur atas hidup saya yang sejak lahir sudah Kristen, bukan karena agama yang saya anut, tapi karena saya punya kesempatan untuk mengikut Kristus. buat saya, menjadi saksiNya di dunia ini tidak harus dengan berteriak2 bahwa Yesus yang benar, menceramahi semua orang agar ikut Yesus, tapi lebih dari hidup kita, apakah kita sudah mengenalNya? dekat denganNya? dan hidup kita sudah seturut kehendakNya atau belum. percuma kan kalo qta ngaku pecaya Kristus tapi idupnya masih amburadul? masih keiket dosa san-sini? dari hidup kitalah orang bisa tau siapa Yesus sebenarnya. iya kan? jadi mulai sekarang mari kita saling mendoakan, agar kita semua diselamatkan, coz belum tentu yang skarang "kristen" ntarnya masuk surga. Ingat, Tuhan punya caraNya sendiri. sbab Rancangan Tuhan bukan rancangan manusia. salam peace bwt smuanya, bwt tmen2 buddha juga.
GBU all.

Anonymous said...

Shalom,

Memang tidak dapat dipungkiri masalah beramal dan kemanusiaan begitu penting untuk dipraktekkan. Apalagi disekeliling kita banyak terjadi kemiskinan dan kelaparan.

Tapi bukanlah munafik jika motivasi kita menolong sesama tentulah kita ingin ada pahalanya. Terutama masuk surga.

Betul?

(atau anda rela masuk ke neraka kekal setelah berbuat amal bagi sesama ?)

Tapi kalau dipikir-pikir apakah dengan dengan menolong sesama, mengasihi sesama dengan mengorbankan semua harta dan tenaga kita bisa masuk ke sorga?

Apakah itu syarat yg terpenting untuk masuk surga menurut Tuhan?

Padahal hal yg paling mendasar yaitu: DOSA belum kita bereskan dihadapan Tuhan.

Jangan bilang bahwa hal beramal, memberi, menolong kepada sesama lebih mendesak daripada membereskan dosa.

Ingat ! kita tidak tahu kapan kita dipanggil Tuhan.
Bisa sedetik kemudian, besok atau kapan pun.

Apakah kita sudah siap saat Tuhan memanggil kita meninggalkan dunia ini?
Apa yg akan kita jawab jika Tuhan bertanya : "Apa yg membuat-Ku harus mengijinkanmu masuk ke surga? Ingat lho, di surga tidak boleh ada dosa sedikit pun".

Lalu mungkin kita berkata: "Benar Tuhan, tetapi saya telah menolong sesama, saya telah terlepas dari ikatan keduniawian, bahkan seekor nyamuk pun tidak ku bunuh karena aku memiliki kasih "

Lalu Tuhan dengan sedih dan lembut berkata: "Ya, kamu memang tidak lagi berdosa dengan perbuatan dan perkataan tetapi bagaimana dengan dosa keturunan yg diwariskan nenek moyangmu ?, Dosa itu masih ada dihadapan-KU. Semua dosa hanya bisa dibayar dengan darah dan maut.Aku telah mengutus Yesus Kristus untuk mati menggantikanmu di atas kayu salib, darah-Nya sanggup menyucikan dosamu dan dosa seluruh umat manusia dan Ia telah mengalahkan 'maut' dan Ia telah bangkit. Apakah kamu mengalami penebusan-Nya, apakah kamu telah menerima-Nya sebagai juruselamatmu? Jadi, maaf, namamu tidak tercatat di dalam buku kehidupan di surga. Dosamu masih melekat dalam dirimu. Aku adalah Tuhan yg kudus, yg membenci dosa."

Dan apa yg kita bayangkan jika semua sudah terlambat bagi kita untuk membereskan dosa ?

sungguh, hanya Sang Penebus dosa yg bisa menyelamatkan kita dan membawa kita ke surga kekal.

Ingat lho, surga itu kekal, neraka itu juga kekal, selama-lamanya.

Pilihlah kepada siapa engkau hendak beribadah hari ini.
Kalau saya dan keluargaku, kami memilih kepada Tuhan yesus Kristus yg telah mati bagi kami dan telah bangkit bagi kami.

Pada hari ini jika engkau mendengar kebenaran ini, jangan keraskan hatimu.

kedatangan Tuhan Yesus sudah dekat.

GBU

Anonymous said...

hmm...
mengapa kita harus begitu yakinnya thdp hal2 yang sama se x blom pernah kita liat,rasakan, dan dapat kita buktikan
apakah ada yg sudah pernah melihat surga secara langsung?
ada yg pernah liat neraka secara langsung?
atau bahkan pernah bertemu Tuhan secara langsung?
saya brani bertaruh BELUM ADA..
jadi, janganlah memaksa orang untuk ikut membenarkan sesuatu yg blom di benar2 bisa di pastikan kebenarannya..
buktikan lah dulu kebenarannya, barulah yakin dan jalankan sesukamu...

Anonymous said...

wah org kristen kok kayak org MLM ya??kerjaanya cuma tarik2 org masuk krsten dgn cerita2 aneh.
emang kalo bisa dapat tarik org buat msk kristen bisa dapat bonus brp??kalo bonusnya gede mau donk ikut MLMnya???hehe..
seru juga kayaknya...
sales makernya pake apa??ada toolnya??atau toolnya pake alkitab??

Anonymous said...

mau donk ikut MLMnya...siapa tau tambah kaya...

Anonymous said...

Surga dan neraka memang ada, banyak yg mendapatkan penglihatan, ada yg dibawa Tuhan langsung kesana dan banyak kesaksian lainnya.

Bahkan Alkitab pun menuliskannya.

Kalau ada yg mau sendiri buktiin ya ntar kalau udah dipanggil meninggalkan dunia ini.
Tapi kalau saat itu baru sadar bahwa neraka dan surga benar-benar ada, ya .... udah terlambat untuk bertobat dan datang pada Yesus.
Sebab kesempatannya untuk menghindar dari neraka adalah saat kita hidup sekarang ini.

Jadi, bertobatlah sekarang di dalam nama Tuhan Yesus.

Soal MLM.
sungguh-sungguh tidak ada kaitannya dengan MLM atau bonus atau apapun.
Yg menjadi kebahagiaan kami dalam menyatakan kebenaran ini adalah nantinya kami boleh bertemu dengan semua yg sempat membaca tulisan ini di surga.

Sebab betapa menyedihkannya jika nantinya kami melihat mereka yg tidak percaya kepada Yesus di api neraka yg membakarnya tiada berhenti.

Bukan karena ada bonus ataupun yg lain.
tetapi karena KASIH kepada jiwa-jiwa yg terhilang.

kami sudah menemukan kebenaran yg betul-betul benar.
Itulah kebenaran di dalam Yesus Kristus.
Jadi, kami rindu setiap pribadi juga boleh mendapatkan kebenaran yg betul-betul benar itu di dalam Yesus Kristus.

Sungguh, itu kerinduan kami.

Anonymous said...

Salam sejahtera bagi kita semua,
saya ada pertanyaan bagi teman teman, hanya untuk perenungan:

1. Apabila Tuhan yg menciptakan langit dan bumi beserta alam semesta dan manusia serta isi nya, mau memberikan Kitab suci (Firman yang benar benar dari Tuhan) melalui manusia untuk pegangan bagi manusia untuk mengikuti ajaran Nya, bisa apa tidak?

2. Banyak Agama dan ajaran (perbuatan baik) tetapi mengapa berbeda cara berdoa nya? apakah Tuhan nya beda? Apakah Tuhan sanggup, memerintahkan atau melarang cara berdoa kita sebagai manusia?

3. Apakah Tuhan yang menciptakan kita semua, Tuhan yang baik, sehingga kita perlu beribadah kepadaNya sesuai dengan kehendak Nya, bukan dengan kehendak manusia saja?

4. Apakah kita datang sendiri ke dunia, dan gak ada yg ciptain kita dan bumi serta semua nya? ada yg berteori kita ada karena energi atau apa lah gitu... kalo dari energi kenapa kita bisa tertawa, nangis, marah, sedih, dll??

5. Apakah ajaran agama kita sudah dari Tuhan?

Tuhan di dunia ini terbagi 3:
I. Tuhan yg benar benar Tuhan yng menyatakan diriNya lewat firman Nya.
II. Tuhan yg dinyatakan oleh iblis/setan yang menyamar sebagai malaikat terang ( dalam penglihatan atau mimpi juga bisa).
III. Tuhan yg di nyatakan oleh manusia.

6. Apakah manusia bisa mencari Tuhan, jika Tuhan gak mau ketemu? apakah bisa seorang anak menyatakan ortu nya siapa, kalo bukan ortu nya dulu yg kasih tau, saya mama saya papa?

7. Kadang kita berpikir, ah Tuhan sama aja yg penting buat baik, ini pikiran yang salah, Jika Tuhan kita bilang jangan buat patung buat di sembah, sebab Akulah Tuhan Allah mu, tapi kita keras kepala dan gak percaya tetap berbuat yang Dia larang.. apakah kita dosa dan masuk neraka? Apakah kita bisa masuk surga karena perbuatan baik kita yang lain sedangkan kita sudah berbuat jahat di depan mata Nya? Ini termasuk perintah Allah yang terutama.

8. Apakah Ortu anda tidak marah jika anda minta sesuatu .. misal nya minta makan sama tetangga, minta uang sekolah sama tetangga?? padahal ortu kita kaya, malu donk minta sama yg lain.. apa lagi kita gak mau ngaku ortu kita.
kita jadi durhaka, begitu juga dengan Tuhan kita.. kalo kita gak mau ngaku Tuhan kita pasti sakit hati, bisa kah kalo gak mau ngaku, kita masuk sorga??

ini untuk perenungan coba anda renungkan dan anda jawab.. Carilah Tuhan yang benar maka engkau akan hidup, bukan hidup yang biasa tetapi hidup dalam kelimpahan dan hidup yang kekal. Kelimpahan bukan berarti harus materi, tetapi berlimpah dalam Damai sejahtera, Sukacita, Kasih, Kemurahan, Pegendalian diri, dll.
Saya sudah mengalami nya maka saya bisa menceritakan nya.

Di dalam agama semua nya baik tetapi tidak ada yg benar, yang benar itu cuma Tuhan, jadi cari Tuhan yg benar, jangan menurut kata orang lain atau paksaan dari seseorang.
Ingat lah: benar menurut manusia, belum tentu benar di mata Tuhan. jadi carilah kebenaran yg dari Tuhan.

Anonymous said...

Syallom,
saya merasa masih ada yg menganggap kalo orang Kristen:

1. Fanatik, dan merasa agamanya yang paling benar.
Sebetulnya itu tidak benar karena banyak yang salah menyampaikan nya, sehingga terkesan memaksakan kehendak.
Coba saudara pikir, jika anda mengetahui kebenaran yang sesungguh nya dan anda yakin karena sudah merasakan kedamaian dan sukacita yang luar biasa hanya bersama Yesus, bukan kah anda pasti mau membagi sukacita dan rasa damai itu kepada orang lain??

Apakah saudara termasuk orang yang egois jika anda sudah mendapat perasaan itu dan anda tidak berbagi kepada orang lain, sedangkan anda sudah merasakan nya??
Apakah anda akan menolak untuk mengabarkan kabar baik ini jika itu lah perintah Tuhan??
Jika benar keselamatan hanya melalui Tuhan Yesus, bagaimana, apakah anda pernah memikirkan nya??

2. Banyak yang bilang: oh jadi udah Kristen pasti masuk Sorga?? sombong banget??? itu pernyataan salah lagi, karena biarpun sudah di baptis dan mengaku Yesus sebagai juruslamat itu tidak menjamin seseorang masuk Sorga, karena yang nama nya Kristen itu pengikut Kristus, jadi sifat dan perbuatan nya harus sesuai dengan ajaran Yesus, fiman Tuhan (Alkitab).
kalo gak bisa ikutin biar udah di baptis 100 kali juga gak bakal masuk Sorga.

Ini penjelasan dari saya. Mohon maaf apabila ada kata kata yang kasar, Salam sejahtera bagi semua nya.
GBU.

Anonymous said...

kalo soal pembuktian gitu sih agama buddha juga ada...
ga tau ya baca di mana, tp saya pernah baca kesaksian orng yg reinkarnasi(lahir kembali)
dari manusia ke manusia...

Anonymous said...

saya ingin bertanya...
apakah surga itu tempat yg tidak menerima dosa setitik pun?
bagai mana dengan neraka?

salam damai

Anonymous said...

sy adalah seorang atheist..
sy dari kecil sudah mempelajari alkitab..malah tiap hari sy selalu baca alkitab dan tiap minggu sy selalu membahas alkitab..
jadi semua ajaran kristen sangat sy kuasai..
menurut sy ajaran yesus memang sangat bagus dan penuh cinta kasih..cuma ada beberapa org kristen yg membuat kristen menjadi seolah2 adalah agama yg paling bisa menjamin untuk mendapatkan kehidupan di surga..
sehingga sangat disayangkan sehingga merusak agama kristen di mata agama lain...
jika ada yesus masih ada di dunia mungkin dia akan menagis, kenapa ajarannya sampi membawa pertentangan bagi agama lain...
wahai saudara2 kristen yg fanatik, bertobatlah kalian..
lebih baik mengurusi diri kalian sendiri samapi menjadi org yg benar..daripada membuat org lain menjadi tidak benar..peace...
semoga kebahagian menyertai kalian semua....amin..

Anonymous said...

Surga, memang hanya untuk orang yg terpilih karena kekudusan orang tersebut yg menjalani hidup di dunia, bukan berarti orang itu gak punya dosa, tetapi orang itu mau di sucikan dangan jalan menerima Yesus sebagai Juruslamat, karena darah nya yg tercurah sudah menebus dosa kita semua bagi yang mau menerima dan mengakui Nya.
Karena manusia itu gak ada yang suci, semua berdosa makanya perlua ada yg bisa menebus dosa kita di dunia ini sekaligus mengarahkan kita ke jalan yang benar ya itu Yesus.
Setuju gak kalo di bilang manusia gak ada yg berbuat baik jaman sekarang ini??
Kalo cuma nyumbang orang miskin itu sih bukan perbuatan baik tapi kewajiban kita sebagai umat manusia yang lebih mampu. berbuat baik itu kalo kita punya ginjal kita kasih orang yg rusak ginjal nya.. berbuat baik kalo kita punya mobil kita lihat tukang becak kita tukeran kita kasih mobil kita narik becak.. itu berbuat baik kalo menurut saya manusia lebih banyak jahat nya pikiran aja udah suka marah marah itu aja udah dosa.
gimana mau masuk sorga??? makanya harus ada penebus dosa, dan keselamatan itu hanya kasih karunia dari Tuhan, bukan karena perbuatan baik kita... mengerti kan saudara sekalian???

Semoga penjelasan saya bisa di mengerti. tq, GBU.

Anonymous said...

lalu knp neraka bisa menerima org yg memiliki perbuatan baik?

ga ada juga kan manusia yg bener2 isinya dosa smua?

Anonymous said...

Karena neraka juga bagi mereka yang bersekutu dengan iblis atau setan, walaupun tidak berbuat jahat namun jiwa mereka telah mereka serahkan kepada iblis, contoh:
pergi ke tukang ramal untuk lihat hari baik pernikahan dan meramal nasib itu sudah bersekutu dengan sang peramal yang merupakan kaki tangan iblis (mereka sendiri tidak menyadari nya) karena mereka secara tidak sadar membaca kutuk bagi orang yng menyerahkan diri nya untuk di ramal atau juga menyembah patung (berdoa didepan patung, bahkan di beri sajian makanan atau buah).... orang yang sudah di kuasai jiwa nya, dan tidak menerima Tuhan yang benar dan tidak mau bertobat maka dia akan masuk neraka (sudah tertulis dari kitab perjanjian lama dari tahun 1500 sm) soalnya mereka menyembah dewa yang lain, tetapi banyak yang tidak mempercayai apa yang di tuliskan dan di beritakan karena mereka keras hati, dan merasa diri nya sudah benar dan memelihara adat istiadat dari nenek moyang nya.

Juga karena kerajaan Sorga hanya bagi mereka yang mau menerima Juruslamat sebagai penebus dosa, saya tidak bilang orang Kristen pasti masuk Sorga tetapi tergantung dengan perbuatan dan hati mereka juga, jika sudah menerima Yesus tetapi masih berbuat yng tidak sesuai degan perintah Nya.. maka percuma mereka bertobat (tobat..dosa..tobat bikin lagi tobat lagi.. bikin lagi yah itu bisa lebih berat hukuman di neraka nya).

Anonymous said...

penyerahan jiwa seseorang juga bisa dengan cara upacara:
contoh: Kwei pang (diserahkan kepada dewa) karena ciong kata nya, atau apapun alasan nya, hati hati dengan upacara ini.
setiap upacara yang memakai darah binatang atau manusia (hati hati juga)
kertas hu.. itu juga perjanjian dengan setan/iblis karena memakai darah binatang.. di tuis di kertas kuning, dll banyak penyembahan kepada iblis yang kita tidak sadar kita lakukan dalam hidup kita hanya karena adat,ortu, dan keinginan (kaya, sehat, enteng jodoh, dll) semua diatur oleh iblis dan setan sedemikian rupa, kita tidak sadar karena berpikir yng penting kan untk kebaikan berarti gak sesat, perlu di ingat:
segala sesuatu Iblis dan setan bisa lakukan kecuali memberi kehidupan, tetapi iblis kalau memberi sesuatu pasti dengan pertukaran atau tumbal, tumbal tidak harus dengan nyawa, tetapi bisa dengan sukacita hilang, damaisejahtera hilang, bahkan kutuk kutuk yang tidak kita sadari kutuk kemiskinan, kutuk sakit penyakit, kutuk mati muda, mutuk kemandulan ,dll, maka nya bnyk orang kaya gak bahagia (karena mungkin dari setan/iblis). segala sesuatu yang bersifat duniawi, dan yang ditawarkan hanya kebahagiaan dunia (sementara) maka itu salah satu ciri ajaran sesat.

Sebetulnya Tuhan mau kita memiliki kelimpahan di seluruh aspek, Tetapi kita harus mencari Tuhan yang benar, Kelimpahan dalam Tubuh, Jiwa dan Roh, bukan hanya kekayaan duniawi saja karena perlu di ketahui bahwa kita hidup di dunia hanya sementara paling top juga 70th (selebih nya kasih karunia Tuhan saja), jadi buat apa kita mencari harta duniawi tetapi jika kita masuk neraka?? Sedangkan Tuhan bisa beri kita harta yang kekal di Sorga maupun di dunia (berkat).
Carilah Tuhan yang benar maka engkau akan hidup!!

Anonymous said...

apakah benar sihir itu hny milik iblis?

Anonymous said...

yup betul, sihir hanya dari iblis,
Jika dari Tuhan anda bilang sihir.. berarti anda diciptakan karena sihir kah???

Sihir itu berarti tipuan (menipu).. yang tidak ada menjadi ada, dan diciptakan oleh iblis seakan akan itu baik.. padahal pasti ada pertukaran dalam setiap sihir (tumbal).

Kalau dari Tuhan itu dari Kasih, karena Dia mengasihi kita semua jadi gak ada pertukaran, di berikan cuma cuma seperti Bumi serta isinya. Maka itu mintalah kepada Tuhan yang benar.

"Carilah Kerajaan Sorga dan kebenaran Nya maka segala sesuatu akan di tambahkan kepadamu".

maka itu jangan ke dukun, paranormal, alternatif, dll. minta sama Tuhan.

GBU

Burb said...

bukankah yesus juga melakukan "sihir" dengan berjalan di atas air? dan mengubah air menjadi anggur?

itu termasuk sihir iblis juga kah?

sori tapi kalau dilihat dari sejarah kalian (kristen) yang hanya ada perang dan pengutukan terhadap semua agama yang tidak percaya yesus. saya tidak mempercayai agama ini sama sekali. sejarah kalian untuk membantai orang² yang tidak percaya yesus terlalu berunsur politik dan brutal.

cobalah untuk mempelajari agama lain dahulu sebelum memutuskan untuk mencela mereka.

Jika agama Buddha memiliki 1 kekurangan, maka saya yakin agama lain memiliki lebih dari 1 kekurangan. karena ibarat kata salah satu Khan mongol : "Agama lain ibarat jari² tangan dan Agama Buddha adalah telapak tangannya"

Anonymous said...

Uiii. G mana sich anda2 semua ini. Dari yang saya baca2 semuanya orang2 beragama, tapi kok byk yg nyudut2-in agama orang laen? Ingat yang benar2 bisa menjawab pertanyaan anda semua bukan sesama kita manusia. Apalagi yang cuma tahu sedikit/ sebait/ sepenggal/ se-ayat janganlah mendikte atau membuat/ menerjemahkan arti dari ajaran agama yang anda percayai. Saya percaya orang baek itu bakal berbuah baek pula gak perduli apa agama yang anda peluk. Gak perlu tersinggung klo da yg blg k mu bakal masuk neraka klo gk masuk agamanya walau da berbuat baek. Seperti yang saya baca juga d blog ini, ada yang pindah agama karena ia merasa bahwa agama yang dia peluk ternyata tidak memihak pada kebaikan. Ada kata2 yang bagus nih dari agama buddha bahwa agama buddha itu tidak mudah untuk dipahami tapi jangan menyerah untuk memahaminya(inget yg anda pelajari harusnya tidak membawa penderitaan bagi anda dan juga orang lain, bahkan buddha(lopa namanya) ketika masih manusia dan berusaha mencari jalan menjadi buddha ia sadar bahwa yang ia pelajari untuk menjadi buddha dengan menyiksa diri adalah salah). Klo dari agama kristen : berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya. Tapi ingat setiap yang kita percayai/ perbuatan harus tidak menyakiti orang lain/ tidak lari dari kebenaran umum(yang mengitari itu bukan matahari tapi bumi).
YANG PENTING HIDUPLAH DENGAN BAIK.
JADILAH ORANG BAIK.
TAATI PERATURAN.
GUA GAK PERCAYA MENJADI ORANG BAIK ITU SALAH.
PENJARA ITU HANYA BERLAKU UNTUK YANG BERSALAH BEGITU PULA DENGAN NERAKA.

praise and worship said...

Berdoa lah dalam kebenaran dan hiduplah dalam kekudusan di dalam Dia yang menyelamatkan kita semua.
Amen.

Sedikit komentar saya, dalam agama Buddha itu seperti nya Tuhan yang di gambarkan tidak jelas, sebetulnya seluruh agama mengajarkan kebaikan tetapi dalam hubungan dengan Tuhan nya yang harus di pertanyakan.
Percuma lah apa yang dilakukan manusia apabila itu bukan kehendak Tuhan.
Contoh: apakah ajaran Buddha mengharuskan sembahyang di depan patung dan bahkan memberi makanan (persembahan) ??? kalo tidak kenapa banyak yang mengikuti ajaran itu?? Tradisi kah??

Bagaimana dengan perintah Tuhan yang sudah ada dari 1500 sm (perjanjian lama) untuk tidak menyembah patung dan sujud di depan nya??
Percumalah apa yang di lakukan manusia (berbuat baik kepada sesama) jika ia telah menghina Tuhan dengan beribadah kepada berhala lain, karean ia telah berdosa kepada Tuhan sendiri.

GBU ALL

prayer said...

Kenapa Yesus datang ke dunia ini?

1.Karena sudah banyak manusia yang menyembah berhala dan melenceng dalam kehidupan mereka (saya tidak bilang salah satu agama).

2. Karena manusia butuh pewujudan dari Tuhan, Allah Bapa. dan banyak yang mencari Tuhan dan bingung dengan perwujudan Nya itu seperti apa?

3.Karena manusia butuh juruslamat agar tidak binasa melainkan mendapat hidup yang kekal (Sorga).

Semoga yang membaca ini mendapat berkat.

Anonymous said...

umh, maaf...
kalau begitu kenapa yesus tidak datang lagi ke dunia ini sekali lagi?
setau saya, sekarang ad lebih dari 80% penduduk dunia yg tidak menyembah yesus.....


maaf bila pertanyaan saya sedikit aneh~~

Anonymous said...

Salam damai saudara2...
Saya kristen katolik dan saya bangga akan iman kristen. Namun, jujur saja saya tidak setuju dan tidak percaya dengan kesaksian di atas.
Mungkin memang ada beberapa perbedaan antara katolik dan protestan...
Seperti misalnya, protestan (sebagian, salah satunya seperti yang tercermin pada kesaksian tsb) memandang bahwa Allah sudah menentukan (secara aktif) siapa yang masuk surga dan neraka. Ini adalah ajaran double-predestination dari Calvinisme.
Sedangkan gereja katolik sejak awal mengajarkan bahwa Tuhan menghendaki agar semua manusia diselamatkan. Hanya saja, tidak semua orang menjawab panggilan Tuhan kepada keselamatan. Maka dari itu tidak semua orang masuk surga. Memang dalam kemahatahuan-Nya Ia sudah tahu siapa yang akan selamat dan tidak. Tetapi jelas, Tuhan tidak pernah menetapkan seseorang untuk masuk neraka! Hal itu akan sangat bertentangan dengan hakikat Allah yang adalah kasih itu sendiri. Pilihannya ada pada manusia sendiri.
Selain itu, saya merasa "aneh" membaca bahwa Sidharta masuk neraka karena ia tidak pernah mendapat pengetahuan mengenai Yesus... Di mana gerangan Allah yang maha adil?
Lalu, siapa yang dapat diselamatkan?
Sekali lagi di sini ada perbedaan antara katolik dan protestan. Kami sama-sama percaya bahwa keselamatan itu hanya datang dari Yesus. Oke. Tetapi katolik mengajarkan bahwa keselamatan itu dapat juga ditemukan di luar gereja. Mengapa? Ya itu tadi, kenyataan bahwa Allah maha adil. Seandainya seseorang belum pernah mengenal Yesus (misalnya orang2 sebelum Kristus dan mereka yang tinggal di pedalaman gitu, hehe) atau yang sudah mengenal, namun BUKAN KARENA KESALAHANNYA SENDIRI tidak dapat melihat kebenaran dari ajaran Kristus (saya kasih contoh Mahatma Gandhi deh... dia tahu ajaran Kristen dan baca Alkitab, namun ia tidak mau masuk Kristen, karena "ia mengagumi Kristus, tetapi tidak orang-orang Kristen". Karena itu, perilaku orang-orang Kristen yang tak sesuai ajarannya menjadi batu sandungan bagi dia) juga dapat diselamatkan, asalkan ia terus berusaha mencari kebenaran dan mengamalkan hukum kasih. Keadaan ini disebut invincible ignorance. Lagi-lagi, hanya Tuhan yang tahu apakah seseorang memiliki invincible ignorance ini atau tidak.
Dan lagi, apakah yang kristen PASTI selamat? Omong kosong. Bagi yang kristen neh... kita kan diselamatkan oleh iman, betul? Dan di surat Yakobus (saya lupa bab berapa ayat berapa, bagaimanapun juga kitab suci itu untuk diamalkan bukan dihapal) tertulis bahwa "iman tanpa perbuatan adalah mati". Oleh karena itu, agar memiliki iman yang hidup dan diselamatkan, orang kristen pun harus selalu mengamalkan hukum kasih ini. Kalau tidak yaa... kita harus mengakui bahwa kita lebih buruk dari mereka yang non-kristen + ateis dan agnostik namun melaksanakan ajaran kasih.

Anonymous said...

Maaf, karena komen saya kelewat panjang, terpaksa dibikin sekuelnya di sini, hehehe:
Lantas, kalau keselamatan juga ada di luar gereja, untuk apa evangelisasi? Tentu saja kita tetap harus melakukan evangelisasi, karena Yesus adalah harta yang paling berharga bagi umat kristen dan ATAS DASAR KASIH, kita hendak membagikan harta ini kepada orang lain. Ya, sekali lagi, atas dasar kasih. Ingatlah bahwa kasih adalah hukum utama yang diberikan Yesus kepada kita... dan tidak ada kasih yang main paksa apalagi sampai saling menghina mencaci-maki.
Untuk saudara-saudaraku umat Buddha, saya menghargai dan mengasihi kalian walau kita berbeda keyakinan. Harap saudara sekalian juga maklum bila bagaimanapun juga saya tetap berharap kalian akan menemukan kebenaran dalam Kristus, yang merupakan milik kami umat kristiani yang paling berharga. Di sisi lain, saya melihat ada banyak ajaran yang baik dalam agama Buddha, seperti 8 jalan kebenaran (maaf kalau salah). Bagaimanapun juga, kasih harus selalu ditempatkan di atas iman. Saat kita meninggal, iman tidak akan ada lagi, karena kita sudah melihat kebenarannya, tidak perlu iman lagi. Yang tertinggal hanyalah kasih, kasih, kasih.
Mari kita bersama-sama mencari surga, tidak hanya di dunia setelah mati nanti, melainkan juga di dunia ragawi ini. Tidak usah saling hina saling ejek saling caci antar pemeluk agama. Kalau terus-terusan begini, kapan "surga di atas bumi" bisa terwujud?
Sekali lagi, salam damai bagi semuanya.

Prayer said...

Tuhan Yesus akan datang ke dua kali pada akhir zaman, itulah janji Nya.
So... bersiaplah akan kedatangan Nya yang ke dua kali.
GBU.

Anonymous said...

Salam sejahtera bagi kita semua.
ada sedikit informasi semoga dapat menambah wawasan kita, silahkan saudara sekalian mengambil kesimpulan sendiri dari artikel "limited edition" ini.
http://buddhisemarang.blog.friendster.com/2005/11/pengaruh-agama-buddha-terhadap-agama-kristen/

Anonymous said...

silahkan dicopy paste ke browser (mozilla/ internet explorer) : http://buddhisemarang.blog.friendster.com/2005/11/pengaruh-agama-buddha-terhadap-agama-kristen/

Semoga bermanfaat bagi kita semua yang belum mempunyai keyakinan/ masih ragu2 terhadap Tri Ratna ( tiga mustika: Buddha, Dhamma dan Sangha)
sebab Tri Ratna adalah satu-satunya perlindungan yang paling berharga di dunia ini.
Semoga semua makhluk turut berbahagia.
Sabbe Satta Bhavantu Sukkitatha
Terima kasih.

Anonymous said...

Hanya Tri Ratna lah yang mampu menyelamatkan kita dari kebinasaan, bukan yang lain.

semoga semua makhluk berbahagia

buddhist semarang said...

Dan jangan lupa add friendster buddhist semarang, emailnya buddhisemarang@yahoo.co.id http://profiles.friendster.com/22595453

Anonymous said...

ada orang yg punya kekuatan nyembuhin orang tanpa di sentuh,
bahkan tanpa tatap muka sekalipun~(bukan minum obat)
ada yang bisa menjelaskan knp??(especially for chirstian)

Anonymous said...

salah ketik yg di atas~
maksudnya (especially for christian)

Anonymous said...

kalau melihat cerita di atas itu, menurut saya bisa jadi benar tapi anda jangan telan mentah2 dan pukul rata semua untuk menghakimi orang lain, mungkin benar biksu itu baik tapi kan hanya terlihat secara luar bukan secara batin ingat permunculan Budha Sakyamuni di situ bukan berarti Budhanya bersalah tetapi pandangan salah dari Biksu tersebut yang meremehkan keyakinan orang mungkin Kristen, jadi bukan budhanya tapi pandangan salah kaprah dari si Biksu. anda sekalian juga jangan berpandangan salah dengan merendahkan kebenaran dari keyakinan orang lain, peace

Anonymous said...

Mungkin pandangan biksu itu dulu sebelum bangkit dari kematiaan membenci dan meremehkan keyakinan umat Kristiani terhadap Yesus.

Anonymous said...

Everyone Please see this link:
http://www.suprememastertv.com/ina/
Thanks

Anonymous said...

Be Vegan Go Green Save Our Planet
Let's love and peace began from our plate

Be Mercy to All being include The Animal , Stop Using animal product
so you can save yourself, another, animal and also Our earth

Time Urgency, we just have 3 or 4 years left to stop global warming effect before It is going too late.

Anonymous said...

The most important is to become compassion, love, peace and tolerance with vegetarian diet you can change your friend, enemy, even the world to become paradise on the earth not need to wait paradise after we die.

Anonymous said...

ini cerita Hoax / nonsense, coba lihat di link ini: http://www.buddha.sg/htm/general/faq01.htm , dah dicek ke Burma ga ada tu biksu. ada murid dari guru yang disebut itu juga tanggal matinya ga valid dia ada saksi murid yang masih hidup seaktu gurunya meninggal. Kualat ni yang buat cerita Hoax ini, ingat jangan bersaksi dusta di alkitab ada 10 perintah allah itu aja jalanin supaya bisa masuk surga jangan ya mboten-boten apalagi bawa2 guru besar masa lalu mereka semua tuh agung mulia termasuk Yesus, please deh, peace

Doly said...

Saya seorang Kristen.
Setelah banyak membaca kesaksian dari setiap individu termasuk kisah ini, teringat saya Firman Allah (Matius 19:18) tentang larangan mengucapkan saksi dusta. Saatnya kita kembali ke Alkitab sebagai dasar kita untuk bersaksi dan dikuatkan.
Sebagai pribadi saya malu melihat hal seperti ini terulang dan berulang-ulang.

Anonymous said...

Кажется, это подойдет.

Ya said...

ini cerita bener lagi... iblis pasti sedang gelisah karena kebenaran ttg Yesus Kristus tersebar ke seluruh dunia..

inget.. iblis itu ingin semua org itu ke Neraka dan dia berusaha menyembunyikan sebuah rahasia yg tidak boleh bocor, yakni:

Barangsiapa yg bertobat dari dosa2nya dan percaya Yesus Kristus sbg Tuhan dan Juruselamatnya pasti akan diselamatkan alias masuk SORGA BENERAN ...

Fun Soy Milk said...

Halo semua saudaraku terkasih, janganlah berdebat mengenai agama karena bila diperbincangkan sampai akhir dunia pun tidak akan menemui titik temunya. Semua manusia yang masih hidup di dunia masih berziarah menuju kehidupan abadi di surga dan Tuhan pun akan tetap menjadi misteri yang tidak dapat dipecahkan oleh pikiran manusia yang terbatas ini. Itulah mengapa begitu banyak agama maupun kepercayaan dan tentunya agama2 tersebut memiliki tata cara ibadah dan pahamnya masing2. Karena kita yang hidup di dunia ini masih mencari kebenaran. Bila sepaham tidak mungkin akan ada agama yang berbeda-beda.

Inti dari semua cerita ini menurut saya cuma satu: kasihilah semua saudaramu manusia dengan setulus-tulusnya, niscaya tidak akan ada lagi perselisihan maupun peperangan .

Akar perselisihan sebenarnya karena sifat alami manusia yang mempunyai rasa ego yang ingin mempertahankan kehendak pribadinya masing-masing.

Hiduplah dalam perdamaian dan cinta kasih, apapun latar belakang orang tersebut. Allah Bapa di surga pasti akan senang kepada umat-Nya.

Himbauan dari saya, alangkah baiknya bila perilaku kehidupan pribadi diri kita sendiri dapat menjadi teladan bagi orang yang ada disekitar anda dan dapat ditularkan kepada orang lainnya. Tentunya anda memberi teladan hidup yang baik dengan menerapkan hukum cinta kasih atau apapun keyakinan anda mengenai kehidupan yang dapat memberi teladan yang baik bagi orang lain.

Semoga satu gerakan hidup anda dapat merubah dunia ke arah yang lebih baik. Satu hal baik bila ditularkan kepada orang lain akan menghasilkan buah yang melimpah.

Tuhan memberkati anda semua...

Anonymous said...

Halo Bro, salam sejahterah..
pertama -tama saya tidak ingin memihak dr pembicaraan yg pro and contra yg ada dsini.
poin yg ingin saya sampaikan adalah..
sebagai umat beragama kita harus saling menghargai.
tujuan kita beragama adalah untuk mendapatkan kualitas hidup yg lbh baik dan bernilai.
kalau kita beragama hanya untuk menyatakan agama kita lah yg plg bnr dan yg lain tidak, ini artinya adalah suatu kemunduran dlm menjalani agama yg kita anut.
saya yakin apa pun agama kita, smua mengajarkan hal yg benar yg menuju ke hal-hal yg baik.
kesimpulannya klau kita beragama hanya untuk mencari kejelekan agama orang lain dan merasa agama kitalah yg number one. itu sungguh patut sangat dikasihani dan kita belum mengerti apa sesungguhnya tujuan beragama itu. dari pada kita sibuk memperdebatkan ttg agama kita lebih baik kita belajar untuk menjadi manusia yg lebih baik sesuai ajaran agama kita karena itulah esensi nya.
salam damai bro.
moga ini bermanfaat untuk kita renungkan.^^

Anonymous said...

hay temen2, salam kenal.. saya juga seorang buddist yg percaya kepada Yesus..

mengenai blog di atas, saya tidak tau kebenarannya, jadi anggap aja film atau novel fiksi^^

ajaran Buddha adalah ajaran yg menekankan ajaran cinta kasih.hal yg luar biasa.
namun tidak ada kepastian KESELAMATAN seperti yg dijanjikan Yesus, bahwa dialah jaln keselamatan dan hidup.

namun saya agak keberatan melihat orng kristiani yg mengganggap bahwa kristen satu2nya jalan keselamatan. menurut saya itu salah.karena kita percaya bahwa Tuhan adalah adil.jadi tidak mungkin ia membiarkan umatnya yg tidak sempat mendengar firman masuk ke api neraka..

mungkin ini bs membuka wawasan anda,
Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup, tidak ada yg sampai kepda Bapa di Sorga tanpa-Nya. tidak ada yg salah dengan itu, namun pengertiannya..
YESUS adalah jalan ke Sorga BUKAN
Kristen adalah jalan ke sorga.

artinya Yesus adalah kuncinya.

jadi bagaimana dengan orng2 saleh sebelum Yesus datang dan orng sekarng yg lum sempat dengar Yesus?? masak masuk neraka?

orng2 yg hidup dijamn sebelum Yesus, mentahirkan dosanya dengan memberikan persembahan persembahan terbaik dari yg ia punya.
cth, kain dan habel mempersembhkan kurban hasil pkerjaannya.
(itulah tradisi yg masih di ikuti umat islam smpai sekrng yaitu hari raya kurban)
pada perjanjian baru, Yesus lahir dan menjadi kurban untuk dosa2 kita, oleh karena itu,kita tidk perlu mempersembahkan kurban lagi.
dan kita semua telah ditebus dan berhak menempati Surga.

tujuan kedatanganNya adalah sebagai penyambung jalan yg terputus antara manusia dengan Allah.

Yesus adalah kunci, dan yg mau menerimanya bisa masuk kesurga karna ia mempunyai kunci.
cth..
saya orng yg baik, suatu kali saya pergi kerumah temendan saya tau betul jalan kerumahnya, smpai dsana ia tidak dirumah. bisakah saya masuk tanpa kunci.
namun suatu kali ia pergi dan ia menitipkan/memberi kunci rumahnya kepada saya. sekarng saya bs masuk kan?

ajaran lain tidak ada yg salah(kecuali islam),mereka mengajarkan surga, namun mereka tidak mengatakan kepastian cara masuk surga..^^

untuk orng2 yg belum sempat mendengar Yesus, saya percaya Tuhan maha adil. dari beberapa kesaksian, ada yg mengatakan, orng2 yg baik, semasa menjelang kematian akan menerima sebuah "tawaran" untuk menerima "kunci" td. sy sering mendengar, saat kematian mendekat, seseorng akan mengalami penampakn2 spritual, bahkan ada yg bertemu langsung dengan malaikat,katanya. tidak ada bukti, sulit membuktikannya. namun saya percaya Tuhan maha adil,ia tidak akan meninggalkan kita.
namun itu buat tidak berkesempatan mendengar! namun buat yg sudah mendengar bahwa Yesus adalah kunci, maukah kamu menerima kunci itu? terserah, itu hak anda..^^


tapi ntr waktu mati, jangan bilng Tuhan tidak adil, jika ternyata kita tidak bisa masuk surga gara2 tidk punya kunci, bukannya waktu dulu kita idup, uda ada orng yg nawarin kuncinya, tp kita tidak maw^^..

atau cara mudahnya begini.. kita ngk tau apa yg terjadi stelah kematian kan?
gmna kalo semua yg dipaparkan di atas salah?
ternyata ngk butuh kunci seperti yg w bilng..
waaa.. jd enk dunk.
misalnya, SYARAT kesurga yaitu dengan melakukan amal kebajikan mematuhi dan menjauhi larangn Tuhan.
w orng yg menerima kunci, otomatis w akan menjaga kunci tersebut dngn buat amal kebajikan dan mematuhi perintahNya.

setelah mati, ternyata tidak perlu "kunci" tsb, y w tetep masuk surga kan, krna SYARATnya terpenuhi.
tapi jika butuh kunci gmna? y w tetep masuk krna pnya kunci^^.

tapi bagaimna dengan mereka yg ngk maw menerima kuncinya? tawaran menarik kan^^..
semoga bermamfaat y..

yudi said...

apa-apaan nih.. ngarang.. ngaco..

Anonymous said...

bukannya kita tidak perlu berkomentar ataupun cue dan tidak mau tahu,hanya saja TUHAN hanya ada satu , dan TUHAN pun tidak ingin melihat anak" terus berdebat tanpa akhir.jangan kan perdebatan antar agama, dalam 1 agama pun ada banyak perdebatan yg belum ada penyelesaiannya....
lebih baik kita ambil hikmah dan jalani yg terbaik menurut kepercayaan kita masing".Kita pun jg belum tau apa yg akan kita alami setelah kita meninggal.Apakah kita akan masuk surga 100%???Atau kita masuk neraka???
Apa kah kita akan tau?setelah kita tau dan menjalani pun kita jg tidak bisa memberitahukan kepada kalayak umum.Karena itu lah rahasia TUHAN.
Untuk apa kita terus" an selalu berdebat???

rinny said...

ini alasan saya meninggalkan agama kristen..apa yang diajarkan hanya menjelek2an agama lain dan menganggap orang di luar kristen pendosa..hello?we all are sinners...so don't u dare to juudge someone else...
banyak jalan menuju ke roma,dan menuju Tuhan,ga cuma melalui kristen...tetapi iman dan perbuatan...

ranu said...

mulut orang kristen kaya tai, otaknya nga ada, bisanya kritik orang lain,...matilah kalian semua,...

Anonymous said...

tidak ada yg spesial dari cerita itu adanya dusta dan bohong besar. Kalau cerita itu benar, seperti apakah wajah Buddha?? bisakah saudara kristen menceritakan kepada saya. Saya kira semua agama Buddha tau, SangBuddha memiliki tanda2 manusia Agung tidak seperti manusia biasa umumnya atau Yesus (maaf bkn maksud merendahkan, soal Yesus tidak ada satu pun tanda2 manusia Agung).
Satu hal lagi yang saya ingin ajukan, kalau Yesus adalah penebus dosa manusia dan dia juru selamat, lalu yg saya ingin tanyakan:
1. Ketika perang salib, mengapa pasukan salib (kristen) kalah, padahal itu dalam perebutan tanah suci, di manakah Tuhan kalian, tertidur?? apakah itu rencana dy?? kasian pasukan salib dipermainkan Tuhan mereka sendiri.
2.Ketika pemboman malam natal, banyak umat kristen yg jadi korban, itu terjadi di rumah Tuhan dan korbannya orang2 yg beriman, kenapa Tuhan merencanakan ini semua?? Dimanakah Tuhan kalian?? gimana kerja Roh kudus kalian?? Tuhan tertidur?? atau lagi malas2an?? atau lagi nonton XXI??
Banyak yang bisa di kritik dari kekristenan, tapi kalian masih suka kritik agama lain,memalukan!!!

Anonymous said...

wah, bearti orang kristen tolol..katanya tuhan mereka lahir dari perawan, pertanyaan saya, gimana seorang perawan dapat melahirkan seorang anak klo masi perawan??lewat mana t lahirnya??ANUS? boong amat itu, realistis saja bro, mana mungkin bisa...berarti kitab suci mereka itu isinya KEBOHONGAN BESAR...uda tau diboongin masa ngajak orang lagi, mau bodoh, bodoh sendiri z bro.

Anonymous said...

Agama gak penting bro, imanlah yang penting. iman kepada siapa? kepada Yesus dong. Tapi bukan karena kita yang memilih iman kepada Yesus, tapi karena Dia yang lebih dahulu memilih kita.
Yesus dulu yang memilih kita makanya kita baru memilih Yesus.< jangan dibalik bro!
Terus harus masuk agama apa? relax bro biarkan Yesus yang menentukannya.

daniel said...

Banyak kesalahan dalam cerita di atas, salah satunya Buddha di katakan berambut panjang hahahaha...hanya orang non Buddhis yg menggambarkan klo Buddha itu gondrong, Buddha sama dengan Bhikksu lainnya botak, memang dalam lukisan2 or patung Buddha itu rambutnya disanggul, padahal tidak, itu cuma ciri2 fisik Buddha, dan tidak dikatakan jelas di sana tentang ciri2 Buddha (yang saya tau yang rambut gondrong itu Yesus ).
satu hal lagi ajaran Buddha anti diskriminasi tidak seperti ajaran Yesus, waktu Yesus di kunjungi seorang nenek dari kanan yg ingin mendengarkan ajarannya, Yesus mengusirnya dan mengatakan klo ajarannya hanya untuk orang Yahudi,aneh kan?? Yesus juga pernah mengusir ibunya sendiri Maria, ketika Yesus sedang mengajar karena merasa keganggu atas kedatangan ibunya, itu tandanya Yesus tidak berbakti.
Dalam cerita tersebut juga di katakan Raja neraka menyiksa Buddha, hi bung...baca dulu cerita Buddha bahwa Dewa Yamma sangat takut dengan Buddha, ia sangat takut sehingga menyembah di kaki Buddha untuk menghentikan ajarannya, tapi SangBuddha tidak mempedulikan Nya, karena Buddha datang ke dunia untuk membebaskan semua mahluk dari api neraka...mmmhhhh cek cek..agam kristen emang sok tau....tong kosong nyaring bunyinya, uda dodol pamer pula..kasian d loe

TIEVAN!!!! said...

tai ne blog.. yang buat orang tolol idiot...
Jgn ngmongin soal agama lah, smua agama gk ada yg ngajarin ngejelekin satu sama lain kecuali pendeta u cacad juga... g orang kristen, tapi g jijik liat orang kristen kaya u. Tai

Anonymous said...

Selamatkan Yesus Dari Tangan Orang Kristen!!!

Michelle said...

ah, q gk percaya yang begituan, setahuku raja neraka itu sangat takut kepada sang Buddha, dan bagaimana Tuhan atau Yesus Kristus (Kristen) itu dapat dikatakan adil bila orang yang telah membunuh banyak orang tetapi percaya pada Yesus dapat masuk surga, tapi orang yang banyak ber-Dharma tapi tidak percaya pd Kristus akan masuk neraka, kan gk masuk akal, q stuju ma kak Daniel.

Anonymous said...

Hmph, sangat konyol~
tidak percaya Yesus lalu pergi ke neraka? sedangkan Yesus sendiri baru lahir 500 tahun kemudian~

Telitilah sedikit kalau ingin membuat cerita~

Membuat cerita bohong untuk menarik lebih banyak umat~

saya 'kagum' pada kalian~

Anonymous said...

wah, pemikiran radikal seperti inilah yang mambuat kristen & islam perang ga habis habis. yang kristen percaya Yesus satu2nya jalan menuju surga, yang Islam percaya Allah yang benar. Trus yang mana yang betul??

coba mereka semua saling menghormati satu sama lain, ga maksain agama ke orang lain.

ingat teman2 semua "nothing can go wrong if you keep your mouth shut".

gua percaya semua agama itu baik, menghina agama lain itu cuman nambah dosa aja. semoga semua agama bisa rukun dan harmonis.

Anonymous said...

buat @praise and worship yg sok tau (sok pintar tapi begonya nga ketolongan), klo kamu mengatakan agama buddha menyembah patung dan mempersembahkan buah didepannya cuma tradisi dan knp kami melakukannya hanya karena tradisi...
saya mau balik tanya :
waktu natal, kristen pasang pohon natal untuk apa?? padahal nga ada hub dengan kelahiran yesus, lalu santa claus itu siapa, rudolph si hidung merah itu siapa?? knp natal indentik dengan salju?? pada hal di yelusalem nga pernah turun salju??
berarti agama kristen adalah orang paling tolol di dunia,....cckckckckc...goblokkk goblok....

yvn said...

pertama2 gw minta maaf dulu kepada semua umat kristiani. mungkin aja ini seperti menghianati kristiani yang satu tuhan.
gw seorang katolik sejak kecil dan berasal dari keluarga katolik. dari cerita di atas, menurut gw sangat menarik. tapi ada satu hal yang rasanya kurang sreg buat gw. yaitu menggunakan agama budha sebagai contoh. menurut gw jika kita emang yakin pada suatu agama yang kita yakini, cukuplah kalau kita yakini saja. kita boleh mengajak atau mengajari orang lain tentang agama kita. tapi jangan sampai menjelekkan agama orang lain apalagi sampai membujuk utk masuk ke agama kita. gw percaya dengan adanya yesus sebgai juru selamat di akhir jaman. meskipun semua agama juga menjanjikan keselamatan di akhir jaman. tapi pilihan gw adalah yesus. gw menghargai agama lain juga. gw juga percaya dengan adanya budha dan dewa2 lainnya. tetapi gw tidak menyembah mereka. gw hanya menghormati agama mereka. yang penting di hati gw ada yesus.
saran gw, kita ga perlu membahas soal agama orang lain dengan membanggakan agama kita sendiri dan menghina agama orang lain. karena keyakinan setiap orang pasti berbeda. yang suka menghina agama orang lain bagi gw hanyalah orang yang tolol dan egois. biarlah pada hari kiamat nanti kita lihat agama siapa yang benar adanya. penganut agama mana yang akan masuk surga. lagi pula seandainya kalo agama kita yang benar dan kita mengajak orang lain masuk agama kita, nanti surga bakal terlalu penuh dan sesak seperti bumi sekarang yang terlalu rame.
gw ga pandai mengarang kata2, moga2 semua mengerti maksudnya

Christian Guy said...

Hi semua... Saya adalah Kristen, tapi sangat mencintai pemeluk agama lain...

Saya percaya 100% cerita di atas.
Karena saya percaya bahwa Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang bisa sampai ke tahta Tuhan (surga) tanpa Yesus.
Menurut saya, itu bukanlah testimoni yang mau merendahkan Buddhism. Tetapi menceritakan apa adanya...

Keselamatan pribadi adalah tanggung jawab pribadi... Saya juga tidak akan tersinggung tentang kesaksian orang Kristen yang menjadi Buddha.

Salam sejahtera untuk semua.

I love all buddists...

aldo said...

saya seorang Buddhis tp saya sangat menghormati Yesus sebagai guru bukan sebagai Tuhan.

@christian guys : klo anda percaya terhadap cerita di atas mana buktinya??? jangan asal ngarang!!!
saya lebih percaya 100.000 % kalau umat kristen itu semua pembohong besar, klo saya cerita terbalik apa kalian percaya,...hi bung semua umatBuddha yg senior pada tau klo Buddha itu botak tidak gondrong...

Klo kamu bilang love Buddhist, saya tidak percaya, karena sudah kebiasaan umat kristen menceritakan kesaksian palsu dan klo disangkal maka mereka mengatakan mereka cinta damai, love ini dan itu,...padahal tangan kanan salaman tangan kiri pengen nonjok...aahhhh bosan ngomong ma orang kristen tampak tidak berpendidikan sama sekali

jurig said...

ini kesaksian bohong...kalo cuma agama kristen yg paling bener didunia ini...dan cuma orang kristen doang yg bisa masuk kesurga..bearti semua manusia yg lahir di benua amerika..di cina..sebelum agama kristen masuk kesana semuanya masuk ke neraka dong..kalo gitu tuhan ente itu bukan maha pengasih dan maha adil..tapi maha gak adil dan maha jahat karna dia cuma mikirin bangsa yahudi aje bangsa laen gak dia pikirin..

jurig said...

dan satu hal lagi kalo saya jadi buddha yg dicerita itu saya protes ke tuhan..karna saya masuk ke neraka karna saya belum pernah mendengar khotbah agama kristen di nepal taon 700an sebelum masehi karna agama kristen blom ada disana taon segitu..dan saya protes ketuhan dong masa saya dihukum karna perbuatan yg saya tidak tau itu betul atau salah..karna tuhan belum mengutus rasulnya kenepal taon 700an sebelum masehi..betapa tidak adilnya tuhan ente itu...

Anonymous said...

ajaran inti kristen adalah semua manusia telah jatuh dalam dosa karena adanya dosa asal dari adam dan hawa???
berarti tuhannya kristen adalah pendendam !! masa dosa tanggung renteng??? dalam kehidupan ini hukum tanggung renteng adalah hukum biadab ..tidak ada dalam hukum manusia!!
masih banyak ajaran lain yang lebih bijaksana.
terus kalau harus diselamatkan dengan darah yesus berarti tuhannya kristen haus darah banget!!

menurut kristen yang menggoda manusia berbuat dosa adalah iblis.. sedangkan iblis ciptaan tuhan!!dan tuhan menurunkan anaknya untuk menyelamatkan manusia!!
persis cerita film ada cowok yang naksir cewek terus bayar temennya pura pura jadi penjahat terus nolong tu cewek!!

kasihan dengan iman kristen!!
tuhan itu bukan cinta pada manusia tapi pendendam kepada manusia!!

masih banyak ajaran lain yang lebih bijaksana.

sampai detik ini tidak ada kristen yang bisa menjelaskan secara logis ajaran diatas.

memang ajaran utama kristen berasal dari kebencian tuhannya terhadap dosa manusia sehingga dosa dianggap tanggung renteng.

suka2 gw said...

cuma mo komentar aja... for yg fanatik ma kristen, jangan seenaknya ngejelekin agama lain yee... mikir pake otak jangan pake pantat!!! sembah berhala.. tu salib loe bukannya made in dewek.. alias buatan tangan manusia sendiri../? hahahaha.. kacau ni.. aneh tp nyata.. orang yg berbuat baik dan sering beramal itu yg masuk surga... bukannya harus percaya yesus baru masuk surga.. itu bapak loe yg ciptain ceritanya ya waktu dongeng loe bobo y..!! heran.. ada aja yg di karang2 seenak jidat koe..

suka2 gw said...

ayooo ayooo... yg murah murah... cuma masuk kristen doank langsung dijamin masuk surga... nga perlu beramal dan berbuat baik... cukup masuk agama kristen pasti ke surga... atau ketik REG(spasi)KRISTEN kirim ke 212.. ayooo kapan lageee...!!


BEGOOOOO.>>!!!

SickOfThisSickStupidKristianiPeople said...

Menurut gw agak sadis yah kalo emang ajarannya kristen kyk gt..yg gw baca di cerita blog itu dan beberapa postingan umat kristen(yg mengaku maha adil dan berpikiran suci)

setiap orang yang berbuat dosa sekeji apapun bs msk surga asal dia masuk Kristen dan percaya Jesus.
Gwa mau nanya satu hal contoh kasus :
Misalnya suatu hari (maaf ini hanya umpama saja yg gw sesuaikan dengan ajaran Kristen) orang tua kalian di bunuh di depan mata kalian,di bunuh secara keji,ato adik perempuan kalian di perkosa hingga meninggal oleh pelaku yg bergama Kristen,dan stlh dia melakukan itu dia bertobat dan melakukan pengakuan dosa,apakah mnrt kalian para Kristiani mereka itu bs msk surga,dann apakah kalian yg bisa rela melihat pelaku masuk surga??




gw lahir dr keluarga konghucu,gw sendiri Buddhism,dan gw akuin gw bukan seorang buddhism yg taat,gw jarang ke vihara,tapi gw orang yang sangat berpikiran Logic dan Logic,dan karena cara pikir gw ini,gw merasa hanya ajaran Buddhism yang paling bs gw terima dalam otak dan jalan pikiran gw..kita menanggung dosa perbuatan kt sendiri,jangan melakukan perbuatan jahat pada orang lain....tapi dlm ajaran inigw liat terlalu sadistic...maen judge orang seenaknya,kl lo ga ikut Jesus maka lo msk neraka(udah kyk jalan pikiran orang kuno jaman dulu ratusan thn lalu yg msh kolot aja hahahaha)



guys gw rasa dalam ajaran sesungguh nya Kristen ga mengajarkan orang sadis gt..hanya MANUSIA nya sendiri yang berotak jahat dengan menjelek2an kepercayaan orang lain dan berbuat busuk gt


heyyy kalian org kristen jangan mengaku kalian suci dengan cara menjelekkan orang lain,dan mengurus org lain agar ikut Kristen,urus lah sikap dan diri kalian sendiri ampe benar,baru bisa kasih contoh baik ama orang sekitar


dan kalo kalian yg merasa skrg ud di jalan surga?? kenapa ga skrg aja kalian msk surga sekarang juga dengan membunuh diri kalian sendiri agar cpt msk surga,toh msk surga kan enak tuh..ga kyk sekarang kt di bumi dengan ekonomi yg makin sulit,kebutuhan hidup makin keras





note : gw bukan Kristen hater,semua agama itu mengajarkan baik gw percaya itu,gw hanya muakkkkkkk liat orang yg menjelekkan orang lain kyk gini

jabon said...

sebenarnya kita sebagai umat beragama harus saling menghargai satu sama lain ......

jabon said...

@ sick

i agree with u!!!!

Riglin said...

I've come to know about a refutation of the story coming from a Christian organization.
"No one was able to give ANY form of authentication to the story. A number of leaders, including those who had been in Christian leadership in Mandalay, knew of no evidence to confirm any part of the story. Some of the Myanmar Christian leaders would very much like to know who the ‘several Burmese church leaders’are that AMO/Asia Harvest refers to as their sources for this story."

http://www.ccgm.org.au/articles/Articles/ARTICLE-0036.htm

Note: AMO/Asia Harvest was caught lying about the authenticity of this story.

Anonymous said...

berbuat baik bukan karena ingin ke surga , menghindari yang jahat bukan karena takut akan neraka.

tidak ada mahluk,tidak ada dharma,tidak ada pencerahan, tidak ada budha.

Anonymous said...

sing rukun wae mas

Anonymous said...

Shallom semuanya....semua agama didunia tidak bisa menyelamatkan manusia yg berdosa, yg bisa menyelamatkan manusia berdosa adalah pribadi Yesus Kristus, karena Dialah yg telah ditentukan Tuhan Allah sebagai Anak Domba Allah yg menghapus dosa dunia, Dialah jalan dan kebenaran dan hidup, itu artinya setiap orang yg ingin ke sorga/ hidup dlm sukacita yg abadi bersama Tuhan Allah jalannya hanya melalui Yesus Kristus, ingin menjadi orang benar dihadapan Tuhan Allah harus hidup didalam Kristus, ingin memperoleh kehidupan yg sejati harus hidup didalam Kristus.

Adam/ Hawa dan generasi berikutnya bisa selamat karena percaya bahwa nanti akan lahir seorang anak yg lahir dari perempuan yg akan meremukkan kepala iblis.

Abraham dan generasi berikutnya bisa selamat karena percaya pd Tuhan bahwa melalui keturunan Abraham akan hadir sang Mesias yg akan menjadi berkat keselamatan bagi semua bangsa diatas muka bumi

Orang2 zaman akhir bisa selamat karena percaya dan menerima sang Mesias (Yesus Kristus) sebagai Tuhan dan Juru selamatnya secara pribadi.

jika ada manusia dibawah kolong langit ini belum pernah mendengar tentang sang Mesias (Yesus Kristus) akan diadili berdasarkan kebijaksanaan Allah, itu kuasa sepenuhnya pd Tuhan Allah.

Saudara... semua manusia berdosa dihadapan Tuhan dan tidak bisa menyelamatkan diri dgn usahanya sendiri, kebaikan manusia berdosa itu seperti kain kotor yg tidak bisa utk membersihkan. tapi manusia yg percaya pada Tuhan yt telah dianugerahi keselamatan akan melakukan perbuatan2 baik sbg ungkapan syukur, perbuatan baik yg dilakukan didalam Tuhan tidak akan sia2.

kesempatan memperoleh keselamatan akan ditutup saat kedatangan Tuhan Yesus yg kedua kali nanti, sdr.. Yesus Kristus adalah pribadi yg sangat berarti bagi manusia dan merupakan kado keselamatan yg sangat berharga dari sang Allah Bapa, saran saya terimalah dgn ucapan syukur.

Salam dari saya
adi

Anonymous said...

ajaran kristen>>>semua manusia telah berdosa (karena dosa asal adam dan hawa) sehingga harus ditebus dengan darah yesus! kalau tidak percaya yesus masuk neraka!!

gila kali dosa tanggung renteng!(dibumi aja tidak ada hukum tanggung renteng biadab!)
terus harus ditebus dengan darah yesus(ajaran setan yang pakai korban darah!! apa beda dengan bangsa aztec korbanin manusia???)

terus yang mengkhianati yesus supaya ditangkap dan disalib kan yudas iskariot!! kok dianggap sebagai penghianat?? harusnya diangkat jadi orang suci tu.. kalau tidak ada dia yesus tidak jadi disalib!

pantes kristen sama islam perang terus sampai sekarang ..ajaranya sih yang bego!!

Anonymous said...

OK, saya percaya Yesus~

Saya percaya Yesus akan menghukum kalian yang sesuka hati mengumbar cerita sesat yang dikarang tanpa didasari fakta dan kenyataan DAN menggunakan nama YESUS untuk menjelek2an yang lainnya~

tentu saja, kalian menyuruh orang untuk percaya Yesus, Bukan percaya pada kalian umat sesat yang menggunakan namanya untuk berbuat sesuatu yg egois hanya untuk kepuasan kepercayaan pribadi~

Sadarlah dengan cara kalian yang seperti ini sudah merusak pandangan orang terhadap Yesus~

Kalian bukan utusannya, kalian utusan iblis, Ajaran Yesus adalah cinta kasih, bukan kebencian terhadap agama lain~

Anonymous said...

"Shallom semuanya....semua agama didunia tidak bisa menyelamatkan manusia yg berdosa, yg bisa menyelamatkan manusia berdosa adalah pribadi Yesus Kristus, karena Dialah yg telah ditentukan Tuhan Allah sebagai Anak Domba Allah yg menghapus dosa dunia, Dialah jalan dan kebenaran dan hidup, itu artinya setiap orang yg ingin ke sorga/ hidup dlm sukacita yg abadi bersama Tuhan Allah jalannya hanya melalui Yesus Kristus, ingin menjadi orang benar dihadapan Tuhan Allah harus hidup didalam Kristus, ingin memperoleh kehidupan yg sejati harus hidup didalam Kristus."

WOI...!!! NGACA..!! APA MKSDNYA ITU.. YG BISA NYELAMATIN CUMA YESUS..!! itu cerita dari loe sendiri ya? yg bisa selamatin dosa itu dari manusia nya sendiri begooo...!! lagi kasian yesus loe, nebus dosa mulu.. sabtu dugem, sex party,.. minggu tobat di gereja.. tiap minggu gt.. sapa yg mao nyelamatin loe.. istilahnya RUGI BANDAR..hahahahahah. yg bener itu semua tergantung manusia nya sendiri.. itu baru bener. semua agama mengajarkan kebaikan, kebajikan, dan dharma.. dan selanjutnya tergantung sisi perbuatan manusia nya sendiri.. masa gara2 nga pernah denger Yesus langsung perlu diadili.., ckckkckckck.... BULLSHIT..!! hahahah.

Anonymous said...

salah satu kesalahan kristen adalah kenapa mereka tidak menyembah pilatus yang menyebabkan yesus disalib???
kalau tidak ada pilatus maka tidak ada kejadian yesus disalib!! kok pilatus tidak diangkat jadi orang suci ???minimal santo gitu!
ha ha ha
terus yudas iskariot kok jadi penghianat?? harusnya jadi orang suci tu...kalau dia tidak berkhianat yesus tidak jadi disalib!!

gimana kristen????

Anonymous said...

intinya setiap agama mengajarkan kebaikan.. jadi g usa menjelek-jelekan agama lain!!

mary said...

benar semua agama mengajarkan kebaikan.
tapi yang baik menurut manusia belum tentu benar menurut Allah.

peace :-)
Love u all

Anonymous said...

yang baik menurut manusia belum tentu benar menurut allah???

allah yang mana dulu???

kristen allahnya -- yesus kristus
islam allahnya --- allah swt

belum lagi yang lain lainnya...jadi allah mana yang benar??? masing masing allah allah diatas saja ajarannya saling menyalahkan???

pantes di malaysia kristen dilarang menyebut nyebut allah!!
bego sih!!!

menurut allah kristen itu:
* dosa manusia tanggung renteng!!(gila kali )
* dosa harus ditebus darah yesus!!
(gila tuhan haus darah kayak dewa aztec)!!jangan jangan masih saudara sama dewa aztec!
*suka ngancam masukin orang beda agama ke neraka!!(padahal menurut kitab suci yang katanya satu asal usul saja beda beda!!!

tuhan allah yang mana yang benar????

Anonymous said...

I believe in Budha...

Budha tidak pernah menjanjikan hal2 indah kepadaku..
dia tidak pernah menjanjikan aku pasti akan ke Surga atau nirvana bila percaya kepada-Nya.

Budha juga tidak pernah berkata " kalau tidak percaya Dia pasti masuk Neraka.."

dia juga tidak memberikan sebuah dongeng yg mengerikan ataupun yg menyenangkan supaya aku percaya dan takut kepada-Nya..

Kenapa Dia tidak pernah mengatakan.."Akulah yg menciptakan langit dan bumi ini.." oh.. putra yg berbudi..
Dia jg tidak pernah menjanjikan hal2 yg indah untuk masa depan, bahkan Dia jg tidak bisa mensucikan orang lain..

Bahkan untuk mensucikan diri sendiri pun mengandalakan kita sendiri.. Tapi kenapa aku masi mau mengikuti ajaran-Nya..?

Karena Dia, aku tahu kenapa aku menderita..
Karena Dia, aku tahu kenapa aku cacat..
Karena Dia, aku tahu kenapa aku bermuka buruk..
Karena Dia, aku tahu kenapa aku pendek umur dan berpenyakitan...
Karena Dia, aku mengerti hukum KARMA dan tidak menyalahkan siapa pun atas penderitaanku.. serta bijaksana dan berusaha untuk mengerti 4 kesunyataan mulia..

Oleh Budha lah aku diajarkan Cinta kasih terhadap semua mahkluk hidup apapun juga..

Apa yang kita tanam.. itu yg kita petik..
Apa yg kita lakukan.. itu yg kita dapatkan..

ingat sukacita dan dukacita ditangan kita, bukan ditangan siapa".. KARMA selalu ada didunia ini..

itu Ajaran yg diajarkan oleh "Sang Budha.."

Amitofo..""

Anonymous said...

sama boss ...aku memeluk agama budha karena alasan diatas... peace

ajaran yang cocok untuk orang yang telah dewasa pikirannya tidak seperti kanak kanak yang masih perlu ditakut takuti dan dikasih permen!!!

yang masih belum dewasa silahkan ikuti ajaran yang belum dewasa yang penting sing rukun bae mas...ha ha ha

semoga semua mahluk berbahagia


amitofo ....om mani pedme hum

Anonymous said...

sama boss ...aku memeluk agama budha karena alasan diatas... peace

ajaran yang cocok untuk orang yang telah dewasa pikirannya tidak seperti kanak kanak yang masih perlu ditakut takuti dan dikasih permen!!!

yang masih belum dewasa silahkan ikuti ajaran yang belum dewasa yang penting sing rukun bae mas...ha ha ha

semoga semua mahluk berbahagia


amitofo ....om mani pedme hum

dhammaduta said...

Aku Berlindung Kepada Buddha
Aku Berlindung Kepada Dhamma
Aku Berlindung Kepada Sangha

Dengan kesungguhan pernyataan ini semoga Anda selamat sejahtera ;)

Anonymous said...

Kepada
Org Kristen: saya sangat bersyukur akan penjelasan kalian, saya sangat dikuatkan dalam pemahaman Alkitab.
Bagi yg tadi sdh jelaskan dgn ayat2 alkitab secara rinci saya terima kasih sekali. Di Alkitab tertulis " Biarlah yg berbuat jahat tetap jahat, dan yg baik tetap berbuat baik" jadi mereka2 yg TIDAK PERCAYA KPD Yesus Kristus, biarkan saja. Kita cukup mendoakan.
Bagi yg sdh Kristen malah pindah ya sudah berarti anda sudah memilih nasib kekekalan anda akan berada dimana nanti (org begn ga perlu diksh tau lg ttg keselamatan)
Bagi yg belum bertobat segeralah, krn jika kalian terpanggil dan blm bertobat maka semua na terlambat " cacing2 akan menjadi selimut dan alasmu"
Tuhan Yesus memberkati dan msh membuka tangan nya tuk bagi mereka yang mau bertobat :)

Masih ingin bertanya ttg mukjizat,kekristenan silahkan email ke davidcurtess@yahoo.com
terima kasih

Anonymous said...

siapa yang mau ikut ajaran kristen gila :
1. dosa tanggung renteng (dosa asal dari adam dan hawa )
2.dosa harus ditebus dengan darah yesus(gila kali kayak korban darah bangsa aztec)
3.harusnya yang disembah sembah itu pilatus dan yudas iskariot karena merekalah yang menyebabkan yesus disalib bukan karena mau menanggung dosa!


ajaran aneh bin dodol diikuti.

dalam agama budha tidak ada namanya dosa tanggung renteng.
tidak ada dosa yang harus ditebus dengan darah.
hanya roh setan yang suka dengan darah manusia dan ngancam masukin orang keneraka.

jadi terserah anda yang suka dengan kristen terserah.

pelamun said...

setelah saya membaca cerita diatas, sungguh cerita yg luar biasa

tapi saya merasa ada yg kurang dalam perjalan Athet itu, yaitu dia tidak menanyakan dimana Yesus berada saat itu, bisakah menemuinya ?. Yang saya baca " Allah yang kekal ketika sedang menciptakan manusia " ...menimbulkan pertanyaan.

selain itu, saya sepertinya pernah menemukan cerita yang mirip seperti itu

Anonymous said...

itu mah cerita lama dan hoax,sudah dibantah oleh christian watch dan organsisasi budddhist dimyanmar...kristen itu agama penipu,kesaksian palsu yg sudah jadul masi dipakai menipu umatnya buat memperkuat keimanan dan menipu umat2 buddha yg awam ttg buddhism....memalukan sekali

Anonymous said...

gilllaaaa...gw ga tertarik utk ikut komen debat kusir tanpa akhir...gw cm kaget aja klo debat ini udah berjalan 3 thn...ampe 2011 cing...gillaaa....gillla...

Anonymous said...

Blog macem gini yg bikin gw pindah dari Kristen jadi pemeluk Buddha...Yesus sedih diatas sana liat segelintir umatnya bersikap seperti ini.

Anonymous said...

Aku tetap dalam ajaran Budha karena menurut aku, ajaran Budha paling bertanggung jawab, berbuat baik, memupuk karma baik, berbuat buruk kita akan menerima karma buruk. Buah karma tidak langsung berbuah jadi jangan berhenti untuk berbuat kebajikan.

Beda banget dengan ajarannya kalian yang hanya dengan "percaya" lalu mati masuk surga,

cuma tanya aja jika pelaku bom bali mengakui yesus apakah dia akan ke surga? Jika itu ya, aku pilih neraka aja deh.

Kotbah menjelekan agama orang untuk dapat pengikut lalu minta perpuluhan. Asal tau aja yesus itu dianggap tuhan oleh pengikutnya lewat konsili, jadi akan ada tuhan tuhan yang baru dari konsili yang akan datang, jadi tunggu aja.

Ya cari uang sendirilah gak pakek target perpuluan gitu. Namanya aja sumbangan kok diatur jumlahnya dengan iming - iming doa biar ada keselamatan segala, buat aku sih memalukan. Nyari uang dengan dagangan agama.

Bisa mengenal ajaran Budha dalam kehidupan itu semua karena karma baik kita, jadi bagi umat Budha yang sudah berpindah agama semoga kalian menemukan kedamaian dan kebahagiaan.

Semoga semua makhluk berbahagia...

bz said...

ckck
Jadi malu sma org kristen
makanya buat kristen evangelis, protestan, d.l.l
tolong ya Jangan bkn malu org katolik
Yang kena mlh org" katolik
buat org buddha, bukan agama anda aJa yang dihina sma agama kristen, agama tetangga nya sendiri katolik aja dikatain agama pelacur
kalo kita ngikutin Jalan kasih, dan percaya hukum timbal balik
pasti semua diberkati kok
God Bless

mr.analisator said...

gue kok malah kasian sama tuhan, katanya tuhan maha pengasih, adil, penyayang, peduli, dan penyayang binatang .. <<betul kan ? tapi semua orang kan ga mau mainan sama dia, dia ngambek terus pake kuasanya ngancem orang masuk neraka lol.. dari pernyataan lo diatas saudaraku, gue menangkap gambaran bahwasannya tuhan adalah sesosok dengan kekuatan besar yang haus akan pengakuan dari manusia bahwa dia adalah THE ONE, yang haus akan pujian dan persembahan, dan ......(cukup)
apabila orang ga tau apakah dia ada atau ga mau tau apalah dia ada, atau ga mau terima dia, dia sakit ati deh,,, dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa tuhan bisa sedih karena tidak puas karena orang2 ga mau mengakuinya, karena sedih maka timbul keinginan jahat, dan timbul kebrutalan tuhan deh ,sedangkan untuk tipe orang2 dungu seperti ini, jangan kan bersaing dengan yang MahaTahu, bahkan kepada orang yang hidup bersusila, yang ga neko2 kualitas moralnya menjadi ampas ...

Sungguh, GUe ini sebenarnya bukan umat kristen ATAUPUN Buddha, tapi dari logika saja sudah kentara siapa yang masuk akal dan yang mabuk. Gue menghargai Jesus Kristus dan Kristen sebagai agama yang mengajarkan kebaikan, disisi lain gue kagum pada Tathagatha. Gue bukan atheis, cuma 1 kurang nya gue ..
Gue ga percaya sama dongeng lo diatas itu, wkwkwwk, siapa pengarangnya? jangan 2 pengarang nya Naruto lagi .. ada "bangun dari kematiannya" suangar pol, wahai saudaraku, cerita episode selanjutnya tolong di post lagi ya, gue nonton ntar .. lol

INGET .. kalau dongeng jangan membawa nama Tuhan dengan sembarangan ..

mr.analisator said...

oh ya, gue mau duel main ps3 sama si atet yang punya skill reinkarnation itu dong,
pm me at fb_cheyong_plonkz@yahoo.com yah, gue tunggu ...
Tunggu, jangan2 atet sudah dead mungkin, bah, hmmm ..
Oh tenang gue tau kok dimana dia .
gue baru tanya si tuhan ..
ntar urusan doggy penjaga danau apinya gue handle, slow2 .. ^^

Anonymous said...

Baca bab 5 PPKN SD kelas 4 tentang Toleransi Umat BERAGAMA

shart said...

Haduh... kesaksian utk narik2 orang ke agama sih yang wajar2 aja ya? Sidharta masuk neraka mah pake otak aja loh kalo kesaksian!!!
Buddha itu guru para Dewa dan Brahma, bahkan Yesus yg u org percaya aja belum selevel derajat-nya dengan Buddha, Buddha Maha Sempurna, mengajarkan manusia berbuat baik dan mengajarkan hukum karma, buktikan sendiri!!! Ada orang kaya, ada org miskin, ada org cantik ada orang jelak, itu hasil perbuatan kita sendiri, apa yang kita perbuat itu yang kita tuai, bukti2 ttg reinkarnasi sudah terbuka dimana2, jangan menyangkal!!! Setiap perbuatan ada akibatnya, jangan pake istilah "percaya" doang masuk surga, Bukan cuman Yesus yang pernah ngomong begitu, bahkan byk banget nabi2 gak jelas yang ngomong begitu, bahkan di zaman sekarang aja masih banyak kok nabi2 palsu yang suru kita percya sama dia, kenapa loe ga percaya juga aja sekalian tuh sama nabi palsu??? ha ha ha.., kalo gw suruh loe percaya sama gw tar masuk surga, mau gak lu, wakakak... Pls deh loe... Zaman sekarang org butuh reality bukan Bullshit

shart said...

Orang zaman dulu mang bego jadi gampang dibego2in, kalo orang zaman sekarang kan dah pinter jadi sekarang para nabi2 palsu ga ada yang percaya lagi, makanya jadi gak laku.

Saya sih gak bilang kalo Yesus itu nabi palsu, cuman pengikutnya pada ga ada otak aja, sembarang ngomong, bikin kesaksian palsu, ngarang2 cerita,kasihan Yesus ngeliat umatnya kok salah kaprah tentang ajarannya.

Emang sih masa utk Yesus nyebarin ajarannya kurang panjang, belum selesai tapi keburu dead jadi byk org yg mengambil kesimpulan masing2 dan akhirnya banyak yang kacau, pada ngelantur.

Ya sudalah, nanti juga terbuka semuanya, waktu akan membuktikan. Ilmu pengetahuan bisa mengupas semuanya kok, kebenaran dalam kehidupan.

Anonymous said...

pantes aja di negara maju Kristen makin hari makin abis, agama isinya kesaksian HOAX,

survei di Inggris, Lebih dari separuh warga Inggris menganggap kekristenan mungkin telah menghilang dari negara itu dalam 100 tahun kedepan.

survei ini menunjukan Buddhisme adalah agama yang paling menarik buat warga Inggris

http://www.telegraph.co.uk/news/uknews/2160495/Christianity-could-die-out-within-a-century.html


di amerika gereja yang dibangun 1891 kekurangan jemaat dan berubah menjadi Vihara Buddha.

http://oregonfaithreport.com/2011/07/1891-church-becomes-buddhist-temple/

Anonymous said...

Bagi teman-teman Kristiani, pengetahuan saya mengenai Alkitab sangatlah minim, namun saya adalah orang yang yakin dan percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat saya. Mengapa? Ada bermacam-macam sebab, namun yg pasti, salah satunya adalah karena saya memiliki pengalaman rohani yg luar biasa, sehingga saya bisa mengatakan 'Hidup ini adalah Anugerah, jika sampai detik ini saya bisa hidup dan memberikan komentar di sini, itu hanyalah karena Kasih karunia-Nya'. Dari itu, hendaknya kita dapat memahami bahwa orang lain belum tentu memiliki pemahaman yg sama dengan kita, apa lagi kepercayaannya. Tentu saja, memberikan penjelasan dan pengertian itu sangat baik, namun yg paling utama adalah kita harus hidup menjadi saksi Kristus, artinya apa? Menurut saya ketika hidup kita berbuah Roh (Galatia 5:22) yaitu ada kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan & penguasaan diri. Jangan sampai kerena perilaku kita yg kurang bijaksana, kita menjadi batu sandungan bagi orang lain. Kalaupun ada org yang memberikan komentar yg kurang berkenan di hati, doakanlah dia - katakan "Tuhan ampunilah dia, karena dia tidak tahu apa yang dikatakannya". Keep praying, peace be with you, Jesus bless you!

Anonymous said...

Klisten tak guna. Hali-hali omong kosong. Dasal plopokatol bikin olang hidup tak tentelam. Kalo u lasa u olang pasti masuk solga tak usah ajak olang lain. Pelgi aja sendili ke solga. Ntal gala-gala MLM solga jadi penuh sesak tak nyaman lagi oo...
Sebenalnya oe pelcaya Yesus tapi oe tidak pelcaya sama u sales MLM.

Anonymous said...

HAHAHAHAHAHAHHA..... LUCU ni...

1. YOH 14 ; 6 ,
KATA YESUS KEPADANYA ; AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP TIDAK ADA SEORANGPUN YANG DATANG KEPADA BAPA , KALAU TIDAK MELALUI AKU


Baru Tau gw... YESUS itu Calo... wakakakakakak.... kaya CALO Tiket... ahhahaahahh mantaaap...

Anonymous said...

ya tuhan kami(tuhan nya yang buat room ini) mengutuk asal2an, tukang bunuh, tukang ngambek, dll:
suruhlah aku percaya pada dirimu dan kerajaan sorga mu, iming2 i lah saya terus menerus...
saya lebih baik tenang disini, hidup menghindari kemarahan, berbicara yang jujur.. setelah saya meninggal, kamu membawa saya ke neraka mu? ampunilah dosaku? hmm saya rasa tidak perlu, anda maha kuasa? saya tidak peduli, selama2nya anda tidak bisa memenangkan hatiku, anda bukan maha kuasa..saya tidak perlu pengmpunan mu, saya mengampunimu karena kau sudah bersalah membuat orang2 terhipnotis dan menjadi fanatik dan mengasihi mu tuhan(tuhan yang buat room) ..

Anonymous said...

Ternyata yang dikatakan guru agama saya waktu saya masih SD, SMP ternyata benar. Ajaran agama Buddha mempersilakan umatnya untuk tidak langsung percaya sesuatu hanya karena sesuatu itu sudah merupakan tradisi, dikatakan orang lain, dll.

Saya seorang Buddhis yang terlahir dengan nama Christian XXXXXX (ya, nama dari paman karena nama tsb menurutnya cukup menarik), dan sempat beberapa kali diberi masukan oleh teman yang beragama lain "agar bisa diselamatkan", tapi sekarang saya semakin yakin bahwa pilihan saya untuk tetap di ajaran Buddha adalah benar.

Salam sejahtera buat semuanya.

Moo said...

Punten numpang lewat,
Setau saya,yang orang Kristen, yang harus dilakukan org kristen antara lain:

"Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan segenap akal budimu. Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri"(Mat 22:37b,39b)

trus "jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi"(Mat 7:1)

klo mau berdoa harus"tetapi jika engkau berdoa, masuklah kedalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalahkepada Bapamu di tempat tersembunyi"(Mat6:6a)

dan yang Yesus,yang adalah gembala yang baik, lakukan pada porang non Kristen adalah "Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala." (Yoh 10:16)

Bukannya menghina agama lain.

Emangnya, Budha minta supaya dia disembah, dianggap Dewa?

Sang Budha mau mengajarkan kebaikan "dharma" tanpa pamrih, padahal punya hak untu jadi raja.
kita udah berbuat kayak gitu?

Trus, Tuhan rela disalib, supaya orang Budha masuk neraka?

Mereka juga "Imago Dei"

Sudahlah, kalau anda memang mau mengajak orang Budhis menjadi Kristen, mbok ya dengan cara yang lebih kristiani dong....(klo saya sih ogah,klo mereka udah menjadi baik dengan ajarannya, bukan kah mereka berusaha mewujudkan surga di bumi, yang notabene tugas kita, dan di doakan setiap berdoa Bapa Kami?)

Masak pengikutNya (orang kristen) kelakuannya lebih buruk dari yang tidak mengimaniNya.

Jangan2 nanti Tuhan bilang ke kita "aku tidak pernah mengenalmu, enyahlah dari padaKu kamu sekalian pembuat kejahtan" (Mat 7:23b).

HIH, NGERI.

God Bless You All (Yes, all of you, including the least sentient being).
NB: saya seorang kristen, percaya akan Allah Trinitas dan segala isi kitab suci, ingin masuk surga, dan percaya Yesus adalah juru selamat dan sumber kehidupan kekal (ga mati2 lagi). Namun, sya amat menghargai kepercayaan orang lain, selama mereka gak ngebom gereja, dan gak membunuh orang masuk Kristen. Saya juga gak percaya, klo Yesus dendam sama orang budhis . Saya juga ga mau masuk surga sendirian kok, pengen bersama teman2 yang memegang teguh kebenaran(sila)

hamba-NYA said...

ijinkan saya memberi sedikit pandangan... saya hanya ingin mengungkapkan FAKTA YANG MASUK AKAL Tentang JALAN KESELAMATAN (SORGA),Inti dari Pembahasan semua comentar di atas sebenarnya bukti kita Butuh KEJELASAN Siapa Pribadi Ataupun PANUTAN yang Dapat Membawa kita nantinya Kepada KESELAMATAN n SORGA Bukan?????

FAKTANYA:
* Baik Islam Maupun Kristen MENGAKUI n MEMBENARKAN Bahwa: ISA (YESUS)Ada di Dunua ini Bukan karena Hasil Persetubuhan Laki2 n Perempuan,Melainkan ROHUL KUDUS (ROH KUDUS/ROH ALLAH Sendiri)Bukan??? jadi Tidak bisa dikatakan ISA diperanakkan (hasil persetubuhan).

*JIKA ALQURAN N ALKITAB Sama2 MENGAKUI n MEMBENARKAN Bahwa ISA (YESUS) Berasal dari Rohul Kudus,maka kita bisa bwt Pertanyaan: DARI MANA ASALNYA ROHUL KUDUS (ROH ALLAH) itu sendiri??? Sudah Barang Tentu bisa Di PASTIKAN DIA Berasal DARI ALLAH SENDIRI Bukan????

*Jika ROHUL KUDUS itu BERASAL DARI ALLAH sendiri Sementara ALLAH Adalah Pribadi ROH,Maka bisa di Pastikan Rohul Kudus itu Adalah ALLAH SENDIRI,Maka Kesimpulannya.... ISA (YESUS) Adalah PRIBADI ALLAH SENDIRI!!!

*JIKA ISA Adalah ALLAH Sendiri Maka Tempatnya TIDAK DIBUMI,Melainkan DiSORGA. Karenanya Ketika TUGASNYA DiBUMI Untuk MENUNJUKKAN Kepada Umat Manusia JALAN LURUS,JALAN KEBENARAN Menuju SORGA,ISA BANGKIT DARI KEMATIAN (Kembali ke Wujud ROH)Untuk Kembali Kesorga yang adalah Memang ASAL/TEMPATNYA.

* ISA (YESUS) Dalam INJIL IA Berkata:
"Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (sampai ke SORGA), kalau tidak melalui Aku." (Yohanes 14:6).
Jika sebagai MANUSIA Tidak Mungkin Isa Dapat Berkata Demikian Karena TIDAK ADA 1 MANUSIAPUN YANG HIDUP DI BUMI,Tahu Persis di mana Sorga itu karena Belum Pernah ada yang Dari Sana maupun Berasal Dari Sana,TETAPI ISA berkata Demikian Sebagai ALLAH Karena IA Berasal dari Sana n Memang Tinggal DiSorga. ADAKAH Orang Yang TIDAK TAHU PERSIS DENGAN BENAR JALAN MENUJU RUMAH KEDIAMANNYA SENDIRI?????? Dengan Demikian Bisa Dipastikan ISA (YESUS/ALLAH sendiri) Memang Benar SATU-SATUNYA
PRIBADI Yang BISA MENUNJUKKAN Jalan UNTUK kITA bISA Sampai ke SORGA!!

*Namun,Sekalipun JALAN KeSORGA Sudah KITA KETAHUI,Tetapi Manusia TIDAK AKAN BISA Pergi Kesorga sendiri sekalipun Tau Jalannya,Karena ITU ISA (YESUS) Akan Datang Kembali kDua kalinya (sudah DiNubuatkan n DiPercaya Baik AL QURAN n ALKITAB) kelak kDunia UNTUK "MENJEMPUT" dan "MEMBAWA" Umat-NYA (yang MENGAKUI n MENERIMA ISA (YESUS)Sebagai TUHAN ALLAH n JURU SELAMAT) Kedalam Kerajaan SORGA.

Maka BENARLAH FIRMAN INI:
"Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia (ISA/YESUS). Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia (ISA/YESUS) harus ditinggikan, supaya setiap orang yang PERCAYA kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (ISA/YESUS), supaya setiap orang yang PERCAYA kepada-Nya TIDAK BINASA, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:13-16).

HENDAKLAH YANG BERTELINGA MENDENGAR n PERCAYA!!!

JANGAN ADA PERMUSUHA n KEBENCIAN Lagi di ANTARA KITA Antar UMAT BERAGAMA,Kita Sama2 Mencari Jalan Keselamatan n Sekarang Kita Tau Siapa Jalan Keselamatan itu.
AGAMA (ISLAM/KRISTEN) Tidak Dapat Membawa kita pada Keselamatan,HANYA ISA/YESUSLAH yang BISA!!!

SALAM KASIH PERSAUDARAAN DALAM TUHAN ^_^

Anonymous said...

JANGAN JADI BULLSHITTER Dunia akan mengetawai mu SELAMAT NAH...

Anonymous said...

saya buddhist, cuma bisa geleng2 kepala n tepok jidat, abis itu ketawa karena mpe sekarang masihhh ada aja yg nge-share di FB padahal ni artikel hoax, LOL
yg kyk ginian nih yg bikin dunia perang :P

Anonymous said...

kalo narkoba buat paranoid di lararang
terus iman bikin paranoid kok ngak dilarang wkwkwkwkwkwkwk

sa-kwa said...

setuju, dipikir2 kesaksian begini ,menjelekan agama lain bisa lebih parah dari Narkoba ,kalau sudah berjodoh dengan suatu agama engak usah sombong ,pake menjelekkan agama lain...cape deeeh (banyak jalan menuju sorga)

Anonymous said...

hi all,
saya senang sekali membaca komentar2 yang ada disini. kalian semua benar2 meng-imani agama kalian smua. i love that.
guys, mungkin ada kalanya kita bukan melihat agama itu seperti orang buta yang ditanya bagaimana bentuk gajah. nah mungkin saya bisa sedikit share perumpamaan ini (kalau yang sudah tau, ya bisa si baca ulang mgkn dengan beda versi ya hehehe). ada 3 org buta, nah waktu itu mereka dituntun untuk mejelaskan bentuk gajah. org buta 1 dituntun pada belalai gajah, nah org itu berpikir "gajah itu panjang dan tebal".
Org buta ke2 dituntun di kuping nya, dia berpikir "wah gajah itu ternyata tipis, bisa berkibas2 kyk burung".
nah org buta ke3 itu dituntun ke buntut nya, dia berpikir "wah gajah itu kecil, berbulu, goyang-goyang".
setelah itu mereka menjelaskan ke orang lain bagaimanakah bentuk gajah tersebut.
nah dari ketiga org buta itu, sebenarnya pemikiran mereka tidak ada yang salah, hanya saja pemikiran dan pemahaman mereka itu hanya "sedikit" saja dari bagian gajah tersebut.
Begitu juga kita yang sekarang ini sedang berdebat. kita andaikan diri kita sebagai "org buta" tersebut, kita berupaya berdebat untuk melihat apakah "Kebenaran" itu. Kita manusia itu hanyalah mahluk yang lemah, buta, tamak, sombong dll. Pdahal apakah kita pernah memikirkan kalau kita itu sebenarnya tidak ada apa2 nya dengan orang lain?
Seperti pepatah juga mengatakan "Diatas langit masih ada langit". menurut saya itu "Roda". pernahkah kita berpikir dan merenung hal yang simple saja. ada teman kita yang dia lebih bodoh dan bandel, tetapi dia lebih menawan dari kita?
pernahkah kita juga berpikir teman kita yang kaya, ganteng, cantik, pinter, pokoknya perfect deh tapi hatinya tidak sebahagia hati kita?
mungkin TS disini hanya mau share saja kisah yang ada. mungkin ya (soalnya saya ga bisa baca pikiran org hehehe). dan teman2 disini juga mao share untuk share "pandangan" mereka terhadap penulisan TS tersebut.
balik lagi ke topik "gajah",
Kalau saja seluruh umat manusia mau bergabung untuk tentang pemikiran mereka tanpa harus diwakili "ego" dan "sifat superior" kita, saya rasa kita akan tahu gimana "bentuk gajah" yang sebenarnya.
Saya menulis ini tidak memandang dari sudut pandang agama manapun. seperti yang dituliskan oleh teman kita diatas bahwa agama adalah "wadah" kita kepada Tuhan event org yang Atheis sekalipun.
peace all
senang nya berbagi.

Anonymous said...

Bro Pas Jaman Siddhartha Gautama, Yesus Blom Lahir bro, Jadi Mau percaya sama siapa?
kalao penyebaran agama kristen cuma sebatas israel, lalu keadilan untuk negara India dan Cina dimana?
Kristen Bilang tuhan itu adil kan?

saya beri 1 contoh
Rumah A berisi 10 orang, &
Rumah B berisi 100,000 orang,
Apabila kedua rumah kebakaran, Rumah manakah yang Tuhan kita selamatkan lebih dahulu?

Jika Tuhan Kita Adil, Tentu Rumah B lah yg diselamatkan duluan, dengan jiwa terbanyak..

Sekarang saya perjelas lagi..
Rumah A adalah contoh dari Israel/yerusalem tempat lahirnya Jesus

Dan Apa kalian tau dimanakah Siddharta Gautama Lahir? Beliau Lahir di Negara Daerah Nepal,
Yang Terletak Diantara Negara China dan India dimana kedua Negara tersebut memegang populasi manusia terbanyak Didunia. yang saya contohkan dengan Rumah B...

Apa yg kalian harus tahu tentang Buddha:
Sang Buddha Mengajarkan Kebajikan yg sekarang menjadi kemuliaan moral universal, yang sampai saat ini kita manusia pelajari,
Sang Buddha melarang kita untuk percaya kepadaNya sebelum kita memahami maksud dari inti ajaran Dharma (Ajaran Kebajikan) Yg Beliau Berikan
Sang Buddha menyebarkan pesan moral kepada jutaan umat bahkan disaat kondisi-Nya kurang Baik, Ia masih memberikan Ceramah Dharma Hingga umatnya mengerti

Dengan perbuatan tersebut beliau dihakimi, dicambuk dan diikat dineraka seperti cerita diatas
Apa kita sebagai umat manusia yang mempunyai Moral tidak mempertanyakan keadilan Tuhan itu??


Kalaupun benar adanya Siddhartha Gautama Dihukum Dineraka atas Perbuatannya,
Setidaknya di(Bumi) ini Beliau Telah Menciptakan Surga dunia...
Tak Akan ada penyesalan dalam Diri Sang Guru Buddha Kita..


Apa yg kalian harus tahu tentang Tuhan Pada Cerita Diatas :
Egois agar dirinya disembah
Tidak memberikan keAdilan dalam hukum Sebab-Akibat
Tidak Jelas Tujuannya menciptakan Manusia..

Anonymous said...

1) U org2 buddha sring bil 'ah buddha kgk srh umatnya untuk bikin patung dan sembah die kok, buddha hanya menunjukkan jalan yg bnr sahaja' toh FAKTAnya u org BIKIN patung die, DISEMBAH2in, MINTA berkat segala pula...yah artinya u pd uda MENJADIKAN dia TUHAN u org la !

2) U org buddha jg skrg suka nyontek2in cara kristen beribadah, ky ada RETREAT kemana la, kumpul2 la, dulu buddha mane ade, jadul aktivitasnya ! Yg ngebuat retreat2 gt pertama di sebuah agama tuh KRISTEN duluan,trus skrg u org jg ikt2an ibadah pake AC segala, trus ikut2an bikin2 lagu pake bahasa indo mao kaya agama kristen..tp lagunya amsiong, nadanya ky jaman nyokap g.

3) u org sk dgn bangganya nyebar2 kasih la, cinta la, tau nga kaya GAY man dgrnya, u kira kristen kgk ? penyumbang pertama di BUDDHA TSU CHI indonesia itu Pak Eka Tjipta Widjaja(sinar mas) org plg terkaya no 1 di indonesia, dan die org KRISTEN doi ! Yg ngebangun banyak masjid2 di indo kontraktor2nya tu pada kristen smua, yg nyiptain lagu "indonesia raya" jg kristen sih almarhum supratman. u org kan sk ngebantu2 org2 susah krn u org abis bantu ngerasa EGO dan PRIDE u org terpenuhi, ngerasa bangga klo diliat org ngebantu org susah..beh itu fakta bro !

4) U bil jd biksu itu adalah hal yg mulia, bagi g tuh biksu adalah manusia yg penakut menjalani hidup ini, makanya bknnya face life's problem, tp mrk run away frm life's problem dgn jd biksu. bekal mereka apa ? cuman "kata2 mulia", eh g tanya ya, mrk aja blon perna nikah tp mao sok2 ajarin ttg yg namanya hubungan, blon perna jd pengusaha, bs sok2 ngajarin gimana cara berbisnis, biksu tuh pengecut, males berusaha, takut nga bisa sukses di dunia sekuler, kerjaannya meditasi doank, dampak apa sih yg mrk bisa ksh ke dunia dgn 2-3jam meditasi, mendingan waktu 2-3 jam itu dipakai untuk hal yg bermakna, drpd diem gt aja.

5) dan ajaran u org KARMA2, itu like so bullshit, lu pikir u buat baik ntar kedepannya bakal di perlakukan baik jg ? FAKTANYA bnyk oi org yg uda buat baik, perilakunya baik, tp akhirnya mala mati dibunuh, mati krn penyakit, sedangkan teroris yg do bad trus2an, kgk mati2 tuwh ? pemerkosa, pembunuh di negara ini cuman masuk penjara kluar lg, kgk mati2 tu ? so ur KARMA itu nga berlaku ! IT IS NOT A CERTAINTY IF U DO GOOD, U WILL BE TREATED GOOD TOO, BUKTINYA yayasan buddha tzu chi sdh membantu banyak org2 susah di negara ini, buktinya apa pembalasan org2 sini ? masih benci sama cina tuwh, ky roma irama..

6) Tmpt2 pelacuran ky di singapur dan thailand banyak noh rmh2nya didalamnya jual pelacur, pemiliknya didalem pd miara patung2 Buddha smua, mana pernah g liat mrk taro salib...krn org kristen tau diri, kalo mao maen bisnis beginian mendingan netral2 aja.

7) org2 buddha jg suka menghamburkan uang dgn beli patung2 mewah gede2, itu kan mahal ! katanya sk mendharma, mendingan tuh duit untuk beli patung u sumbangin dahh ! uda beli patung, patungnya hrs diurusin pula kaya manusia aja, dilap2 la, di ksh makanan la, di semir2 la...mendingan kasih terhadap patung gt mendingan u tumpahkan ke org lain deh !

Anonymous said...

^
^
^ anda bilang umat budha menyontek kristen acara retreat.. terus yang teriak teriak kalau sembahyang kepada allah bapa itu tidak lebih mengerikan lagi menyontek allah nya islam terus diakuin sebagai tuhannya kristen! emang ada nama allah bapa di kitab suci asli kristen??? mau narik umat islam di indonesia ya?? pantes di malaysia kitab injil yang pakai nama allah mau dibredel semua!

terus anda bilang eka tjipta wijaya beragama kristen ??? check yang benar ya! baru ngomong!
tzu chi adalah yayasan beragama budha yang dalam pelaksanaannya tidak menyebarkan agama budha tetapi menyebarkan ajaran cinta kasih kepada semua umat manusia.. tzu chi di daerah serang banten bangun masjid..coba tanya yayasan kristen mana yang mau bangun masjid???

orang budha beli patung menghambur hamburkan duit??? lha suka suka dia lah yang punya duit.. terus kalau orang kristen dipajakin ppn 10% terus katanya duitnya buat tuhan itu gimana???

tempat pelacuran di thailand dan di singapura katau lu banyak yang ada patung budha... oh itu bagus dong setidak tidak nya dia masih ingat suatu saat harus bertobat!karena sifat budha dharma tidak memandang mahluk yang rendah sekalipun dineraka masih ada tu bodhisatva ksitigarbha so kalau di rumah pelacuran pun ada budha..kaga heran..

Anonymous said...

^
^
^
anda bilang ajaran karma adalah bullshit? yayasan budha tzu chi banyak menolong orang, tapi masih banyak yang benci sama cina??? terus ajaran yesus kalau ditampar pipi kanan mu berikanlah pipi kirimu itu lebih bullshit lagi dong?????????????

Anonymous said...

ajaran yesus ..kalau ditampar pipi kananmu berikanlah pipi kirimu...
berarti kalau 1 gereja dibakar..maka berikanlah gereja gereja yang lain untuk dibakar...

bullshitan mana ajaran kasih yesus sama ajaran karma vipaka budha???