Tuesday, February 9, 2010

ARTI NAMA YAHUSUA (Yesus Kristus)


Nama YAHUSHUA sendiri artinya: "YAHWEH menyelamatkan/YAHWEH saves"


YAHUSHUA ha MASHIACH/Yeshua/Yesus Kristus/Mesias/Isa Almasih adalah Putra Tunggal Yang Diperanakkan dari ABBA YAHWEH, yang telah datang untuk menebus dosa-dosa manusia. Ia telah lahir sebagai seorang manusia untuk memperkenalkan YAHWEH yang sesungguhnya kepada umat manusia, lalu mati di atas kayu salib sebagai korban penebus dosa seluruh umat manusia, dan bangkit kembali dari kematian dan telah menang atas kerajaan kegelapan dan dunia ini. Barangsiapa yang percaya, bertobat dari dosa-dosa mereka dan menerima dan mengakui Dia YAHUSHUA sebagai TUHAN dan Juru Selamat, maka Dia akan mengakui mereka dan menyelamatkan mereka pada hari kedatanganNya kelak, ketika Dia datang bersama para pasukan kudusNya untuk menghakimi dunia ini (Wahyu/Revelation 19:11 - 20:15).

Para pengikut Iblis dan musuh YAHWEH / YAHUSHUA masih berani menyebut nama Jesus, Yesus, Isa, atau apapun nama-nama yang telah disebutkan terhadapNya, akan tetapi mereka tidak berani menyebut YAHUSHUA, karena dengan menyebut YAHUSHUA artinya mereka sedang mendeklarasikan pernyataan pengakuan "YAH menyelamatkan" itu sendiri, sesuatu yang tidak diakui oleh para musuh YAHWEH / YAHUSHUA.

3 comments:

Anonymous said...

Ada yang mengganjal...
Mesias itu tersalib, mati, bangkit, naik ke Surga lalu mengutus Roh Kudus.
Lalu Roh Kudus yang menggerakkan para Penulis Injil...
Kok mereke (seolah-olah) dipaksa menuliskannya di dalam bahasa Yunani, bukan Ibrani? Padahal bahasa-ibu mereka adalah Ibrani.
Dalam bahasa Yunani mereka tuliskan Iesous (Yesus), bukan Yeshua atau lainnya.
Harus dibuktikan dahulu bahwa Injil aslinyadituliskan berbahasa Ibrani, baru nama Yeshua dapat ditegakkan; begitu logikanya.
Salam.

Anonymous said...

Akhirnya makin terungkap kebenaran bahwa Yesus benar2 tidak disalibkan krn YHWH (Allah) menyelamatkan dirinya!

Anonymous said...

segala pemikiran yg datangnya dari manusia tidak akan sejalan dengan pikiran Yashua Ha Masiakh, semua harus minta hikmat dari Sumber Hikmat, ga pake logika...