Showing posts with label kebenaran. Show all posts
Showing posts with label kebenaran. Show all posts

Tuesday, July 29, 2014

Dukun Keraton jadi Kristen (DR.dr.RM Tedjo Oedono Oepomo)

DR. dr.. RM. Tedjo Oedono Oepomo.

Saat ini beliau berprofesi sebagai dosen Fakultas Kedokteran UGM, Bagian THT. Dan berjemaat di Gereja Yerusalem Baru, Yogyakarta.

Ilmu Hitam + Ilmu Putih Vs Kebenaran

Keluarga Dukun Keraton


Aku dilahirkan di dalam lingkungan keluarga keraton. Dan keluargaku adalah trah keluarga dukun keraton. Sejak kecil aku sangat mengagumi ilmu-ilmu kadigdayan gaib yang dimiliki oleh para sesepuh keluarga.

Kakekku memiliki ilmu yang sangat tinggi. Ia bisa menghilang. Bahkan hadir di empat tempat yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Beliau juga mampu menyembuhkan berbagai penyakit dengan tenaga gaibnya. Pamanku juga sangat tinggi
ilmunya.

Di lingkungan keraton, sejak usia sekolah dasar aku mendapatkan guru-guru khusus. Mereka mengajarkan tentang berbagai ilmu agama dan falsafah Jawa.
Salah satunya adalah ilmu kebatinan. Aku sangat tertarik dan tekun mempelajari ilmu-ilmu ini. Selain kekagumanku pada misteri keajaibannya, melalui ilmu-ilmu ini aku juga ingin hidup mendekatkan diri pada Tuhan yang Maha Kuasa.

Ilmu-ilmu Perdukunan

Di dalam ilmu perdukunan dan kebatinan dikenal adanya empat tingkatan. Yaitu tingkat kasantosan, kadigdayan, kawijayan dan kasampurnan.

Kasantosan berarti menguasai berbagai ilmu dasar seperti mendapatkan dan memelihara jimat-jimat, ilmu kekebalan dan gendam. Kadigdayan, selain menguasai ilmu dasar, juga menguasai ilmu yang lebih tinggi lagi. Seperti ilmu santet, ilmu terawang. Berikutnya adalah kawijayan. Di tingkat ini seseorang akan memiliki kemampuan rogoh sukma dan transfer roh-roh. Sedang kasampurnan adalah tingkatan tertinggi dalam ilmu perdukunan. Orang itu menyatu dengan roh yang dia ikuti dan ini kekuatannya sangat tinggi sebanding dengan roh yang dia ikuti itu.

Untuk mendapatkan ilmu-ilmu ini, tidaklah mudah jalan dan caranya. Berbagai-bagai syarat dan ritual harus dijalani dengan berbagai resikonya.
Banyak yang gugur sebagai murid perdukunan dan tidak sedikit yang menjadi gila. Karena sulitnya itu, aku menganggap inilah jalan “Tuhan” yang sejati.

Menjadi Murid dan Guru

Minatku belajar okultisme atau ilmu perdukunan makin bergairah dan aku termasuk seorang anak yang dianggap sangat berbakat. Hal ini tidak mengherankan. Karena sejak dalam kandungan aku telah di “doa” kan oleh kedua orang tuaku dan para sesepuh keluarga. Dengan harapan, aku kelak menjadi orang yang memiliki kadigdayan atau memiliki kemampuan yang tinggi dalam ilmu kabatinan.

Berbagai ilmu telah aku kuasai sejak masa kecilku, diantaranya ilmu santet, ilmu pellet, ilmu terawang, ilmu gendam, telepati atau ilmu sirep, kekebalan dan lain-lain. Oleh sebab itu, aku menjadi anak yang sangat popular, disegani dan ditakuti di lingkunganku pada waktu itu. Inilah yang menjadi akar dari adanya rasa kesombongan dalam diri seseorang yang belajar ilmu kebatinan. Diakui atau tidak diakui, ia akan merasa lebih
super daripada manusia-manusia lainnya, demikian juga keadaanku pada waktu itu.

Selain menjadi murid, aku juga seorang guru. Aku mengajarkan ilmu kebatinan ini kepada murid-muridku sendiri. Dan murid-mu itu rata-rata umurnya lebih tua dari aku bahkan ada orang-orang yang sudah lanjut usia. Waktu itu aku masih duduk di kelas 5 SD, namun secara ilmu aku dianggap lebih tua. Dan ini terus berlangsung sampai aku dewasa dan kuliah di fakultas kedokteran.

Mempraktekkan Ilmu

Bagi seseorang yang telah mendapatkan ilmu, mempraktekkan ilmunya adalah sesuatu kebanggaan dan kepuasan tersendiri. Waktu kecil aku telah mempraktekkan ilmu santetku. Suatu hari aku dikecewakan dan dicaci maki oleh seseorang penjahit pakaian. Karena tidak terima atas perlakuannya ini, maka aku santet orang itu.

Yaitu dengan menempatkan seekor kodok dalam baskom yang berair. Melalui mulut kodok itu aku masukan satu balon udara kedalam perutnya dengan ujung balon menjulur keluar. Aku meditasi dengan membaca mantra-mantra sambil memandang foto orang itu, balon aku tiup, maka perut kodok itu menjadi menggelembung. Kemudian aku ikat dan aku lepaskan kodok itu di baskon tadi. Di rumahnya, penjahit itu tiba-tiba perutnya menggelembung dan merasakan kesakitan. Dia telah kena ilmu santetku. Dia keluar masuk rumah sakit sampai uangnya habis tapi penyakitnya tidak ditemukan dan tidak sembuh-sembuh. Kemudian dia pergi ke seorang dukun.

Dukun itu memberitahu si penjahit agar datang ke rumah seorang anak yang pernah dia caci maki untuk minta maaf. Karena anak kecil itu adalah seorang dukun. Ketika penjahit itu datang dan minta maaf. Mudah saja bagiku menyembuhkan orang itu, aku cabut balon itu dari katak dan orang itupun sembuh. Itulah keasyikannya.

Ilmu lain yang juga aku praktekkan adalah ilmu gendam. Jika aku ingin makan durian, aku tidak perlu membelinya. Aku datangi saja penjual duren. Kemudian aku tepuk orang itu, maka dia akan memberikan duren-duren yang aku minta tanpa membayar. Nanti kalau aku sudah pergi, penjual itu akan kebingungan karena beberapa durennya tidak ada. Kemudian dia sadar bahwa dia telah kena tipu dengan menggunakan ilmu gendam, istilah umumnya adalah ilmu tepuk.

Aku juga punya ilmu untuk menebak nomor buntutan. Tinggal siapa yang membayar lebih banyak. Bandarnya atau pembelinya. Karena bagiku mudah saja menebak nomor yang akan keluar. Dari sini aku bisa mendapatkan uang banyak sekali. Maka sejak kecil aku menjadi tidak menghormati dan meremehkan orang tua, karena sudah bias mencari uang sendiri. Bahkan bisa mengambil uang yang disimpan orang tua di almari besi yang terkunci. Karena aku punya tuyul-tuyul. Tinggal memerintahkan tuyul itu untuk mengambil uang.

Dari sini seharusnya sudah dapat aku sadari, sebenarnya siapa yang aku ikuti. Namun karena terpesona dengan kemampuan-kemampuan gaib itu, maka hati menjadi tertutup dan tidak mau menanyakan lagi siapa sebenarnya dibalik ilmu-ilmu itu.

Keluar Dari Ilmu Hitam

Dengan seringnya mempraktekan ilmu gendam dan beberapa ilmu lainnya, lama-lama timbul kesadaran dalam diri. Aku ini dari keluarga terhormat dan bapakku adalah seorang professor di perguruan tinggi terkenal dan tokoh masyarakat. Sebagai anaknya perasaanku menjadi tidak enak dengan perbuatan-perbuatan ku itu. Kemudian aku keluar dari perguruan ilmu hitam masuk ke perguruan ilmu putih.

Di dalam perguruan ilmu putih ini, aku harus mengalami pelepasan terhadap ilmu-ilmu hitam yang aku miliki. Inilah keanehannya, aku belajar pada sumber yang sama, tetapi harus kelepasan ketika mengmbil jurusan berbeda.
Sebenarnya sumber dari dua ilmu ini adalah sama, yaitu dunia roh-roh. Maka pada keadaan tertentu seseorang itu bisa menyandang ilmu hitam sekaligus ilmu putih. Dia bisa menyembuhkan seseorang tapi juga bisa mencelakai seseorang dengan ilmu santetnya. Perbedaan yang nyata adalah pelajaran diperguruan ilmu putih ini adalah hal-hal kebaikan, kesabaran dan ketekunan.

Juga hal-hal untuk saling mengasihi, mengasuh dan mengasah diantara para murid perguruan sangat dijunjung tinggi. Disini tidak ada pertunjukan untuk pamer kekuatan, atau pamer kadigdayan. Semua dipakai untuk kebaikan, untuk kesembuhan sesamanya. Sehingga kami merasa makin mantap bahwa inilah jalan Tuhan itu. Di tempat ini aku merasa menemukan yang kucari selama ini, yaitu mendekatkan diri pada Tuhan yang sejati dan Tuhan yang benar.

Karena jalannya memang benar-benar sulit. Untuk naik satu tingkat saja, butuh perjuangan yang sangat keras dan waktu yang lama, dengan berbagai syarat dan ritual. Di perguruan ini, aku sampai pada tingkat kawijayan. Ditingkat ini aku bisa bercakap-cakap dengan roh-roh yang aku panggil. Juga menguasai ilmu transfer roh. Yaitu bisa membuat orang gila menjadi waras atau orang waras dijadikan gila dengan cara mengirim dan mengambil roh dari seseorang. Aku juga menguasai ilmu terawang roh. Bisa menebak keadaan seseorang dengan memandang orang itu. Juga ilmu rogoh sukmo. Dengan duduk semedi ke kamar, aku bisa melihat keadaan dan keramaian kota. Dan berbagai ilmu aku dapatkan, sehingga aku merasa benar-benar diatas manusia normal. Maka sering disebut sebagai paranormal.

Dan akupun dicalonkan menjadi pengganti kepala dukun. Disini aku semakin merasa menjadi manusia super dan memandang remeh agama dan Tuhan.
Pendapatku waktu itu, apa itu agama? Hanya omong ini omong itu saja, tapi tak ada apa-apanya. Sedangkan di perdukunan kami bisa mendapatkan apa yang kami inginkan dengan kuasa gaib dan itu nyata. Aku menganggap Tuhannya agama-agama itu tuhan yang palsu. Sedang tuhan yang aku ikuti itu tuhan yang sejati!

Peristiwa Di Atas Gunung

Suatu hari kami sepakat berlima untuk mengadakan semedi di atas gunung “Selo Kemloso”. Gunung yang terletak di antara Gunung Merapi, Gunung Turgo dan Gunung Plawangan di Jawa Tengah. Beberapa hari kami telah berhasil semedi dan dialog dengan roh-roh yang kami inginkan. Kami merasa senang sekali tapi juga merasakan perut lapar. Kemudian malam itu kami berlima kembali sepakat berdoa mohon kepada “Tuhan” yang maha kuasa itu, untuk mendapatkan makanan dan minuman. Ajaib sekali, tiba-tiba di depan kami tersaji lima piring nasi lengkap dengan lauk pauk dan minumannya. Wah kami merasa senang luar biasa. Berarti tidak perlu masak, bisa menikmati makanan yang lezat.

Kemudian pagi harinya kami turun dari gunung untuk pulang kembali ke kota. Ketika kami tiba di sebuah kampong di lereng gunung, kami melewati sebuah rumah. Sepertinya tadi malam baru saja diadakan pesta perkawinan. Pagi itu, mereka telah selesai menghitung piring-piring untuk dikembalikan.
Mereka bingung mencari piring dan gelas yang hilang masing-masing sebanyak lima buah. Sudah dicari-cari tapi tidak juga ketemu. Betapa kagetnya kami, ternyata piring dan gelas yang hilang itu persis dengan piring dan gelas yang kami pakai untuk makan di atas gunung dan jumlahnya lima buah. Hari itu, perasaanku benar-benar terpukul. Bagaimana bisa “tuhan” yang aku sembah dan aku ikuti dengan susah payah, ternyata “mencuri” makanan. Berarti “tuhan” ku itu pencuri. Hatiku benar-benar hancur. Keinginan untuk mendekatkan diri pada Tuhan yang benar dan sejati, ternyata salah alamat.

Beberapa peristiwa beruntun sangat mengguncang hatiku. Salah satu guruku yang berilmu tinggi telah menceburkan diri ke dalam sumur dan mati. Dan itu sebagai tumbal bagi ilmu yang dia punyai. Kematian paman ini mulai menggores kesadaranku akan jalan yang aku tempuh selama ini. Teman seperguruan kakekku yang juga berilmu sangat tinggi, menjelang kematiannya sekujur tubuhnya membusuk dan bentuknya seperti monster. Berbagai penyakit yang pernah ia sembuhkan seakan semua ikut menempel ke dalam tubuhnya. Mengerikan sekali, satu bulan lebih didoakan baru bisa meninggal dunia.

Aku melihat nasib kakekku yang seperti itu, aku sendiri menjadi sangat ngeri dan takut. Seorang yang sakti luar biasa, akhir hidupnya kok sangat mengenaskan. Sedangkan mereka adalah orang-orang yang sangat aku kagumi sejak masa kecil.

Maka aku menemui guruku. Tiba di padepokan aku melihat mimik wajah guru nampak sangat sedih. Dan beliau mengatakan bahwa hari Jumat minggu depan ia akan meninggal dunia. Luar biasa bisa tahu hari kematiannya. Tetapi mengapa beliau sangat bersedih? Beliau mengungkapkan kesedihannya, karena tidak tahu bagaimana nasibnya setelah kematiannya. Inipun membuat aku semakin terpukul. Guru saja tidak tahu nasibnya setelah kematiannya, apalagi aku. Dan waktu aku Tanya kepada roh-roh yang selama ini mengaku sebagai utusan Tuhan, mereka tidak mau menjawab apa yang terjadi setelah kematian. Aku merasa benar-benar tertipu.

Ditaklukan Oleh Penjual Bakmi

Tujuan hidupku tiba-tiba gelap gulita. Kekagumanku pada para sesepuh yang berilmu tinggi rontok karena akhir hidup mereka. Dan “tuhan” yang aku ikuti ternyata mencuri makanan. Ilmu yang aku miliki dengan roh-roh gaibnya tidak mampu member jawaban tentang kehidupan setelah kematian.

Jalan terang yang aku inginkan ternyata ujungnya menuju maut. Aku benar-benar frustasi, kubuang jimat-jimat, dan aku putuskan, jika Tuhan yang sejati itu sulit dicari, maka aku akan menjadi orang atheis, tidak percaya pada Tuhan lagi. Ditengah kebingungan dan kegalauan hati, aku tumpahkan dengan naik sepeda mengelilingi kota tanpa tujuan yang pasti. Dua hari dua malam aku bersepeda untuk menumpahkan segala kekecewaan hatiku. Sampai di suatu tempat, aku berhenti di warung bakmi pinggir jalan untuk makan bakmi rebus. Waktu penjual itu menghidangkan bakmi, dia bertanya “Bapak sedang mencari kebenaran ya?”

Aku sangat terkejut dengan pertanyaan penjual bakmi ini. Biasanya akulah yang tahu dan bisa menebak persoalan orang lain, tetapi mengapa penjual bakmi ini malah bisa mengetahui keadaan hatiku? Dan ketika aku terawang dia, ilmuku tidak bisa menembus untuk “melihat” keadaan dia. Dilihat secara nalar, penjual bakmi ini tidak ada keistimewaan apa-apa. Dia hanyalah seorang tua setengah baya, kurus dan keturunan cina. Ternyata dia seorang Kristen.

Waktu itu aku tidak tahu kalau orang Kristen yang sungguh-sungguh di dalam Tuhan, dalam dirinya ada Roh Allah. Sehingga tidak tembus di terawang dan juga tidak mempan disantet.

Dia memberiku sebuah kitab Injil untuk dibaca. Dia bilang dari buku ini aku bisa menemukan apa yang aku cari. Karena aku merasa kalah, maka aku terima apa yang dia berikan.

Tersingkap

Aku baca dan teliti kitab itu dengan seksama. Sebelumnya aku tidak pernah dan tidak boleh membaca buku Injil. Karena dianggap itu bukunya orang kafir, kitab palsu. Sekarang alasan itu malah membuat aku makin penasaran, mengapa kok tidak boleh membacanya.

Setelah aku baca buku Injil itu, aku menemukan satu nama yang luar biasa, yaitu nama Yesus Kristus. Pribadi ini berkata “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup” (Yohanes 14:16a). Selama ini yang aku terima hanyalah petunjuk jalan atau yang menunjukan ada jalan kepada Allah yang sejati. Dan ketika aku ikuti ternyata tidak bisa menemukan jalan itu. Disuruh ini itu, tirakat ini itu, melakukan ini itu tapi jalan ini bukan makin terang malah makin gelap dan akhirnya tanpa jawaban yang pasti.

Tetapi pribadi Yesus berkata: Akulah Jalan! Akulah Kebenaran! Akulah Hidup! Bagiku ini suatu pernyataan yang luar biasa. Dia tidak menunjuk pada sesuatu. Tetapi Dia menunjukan diri-Nya? Itulah jalan dan kebenaran dan Hidup kekal.

Siapakah pribadi ini yang berani mengatakan seperti itu? Belum pernah aku membaca atau mendengar seorang tokoh dunia sehebat apapun yang berani mengatakan seperti itu. Siapa pribadi ini, yang oleh orang Kristen dianggap sebagai Tuhannya? Dulu aku hanya mendengar tentang Yesus yang banyak melakukan mujizat. Maka aku menyebutnya sebagai dukun Israel . Tapi kali ini aku membaca langsung kisahNya. Makin aku baca makin penasaran dibuatnya. Bahkan tentang kematian, Yesus memberi jawaban yang pasti:
“Akulah kebangkitan dan hidup; barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepadaKu, tidak akan mati selama-lamanya? .” (Yohanes 11:25,26).

Jaminan kehidupan kekal bagi orang yang percaya kepada-Nya. Guruku tidak bisa menjawab, roh-roh yang aku ikuti tidak memberikan jawaban. Kakekku dan pamanku selain tidak punya jawaban juga akhir hidupnya sanggat mengenaskan.

Tetapi dari buku Injil ini, menyingkap dan member jawaban apa yang menjadi kebutuhan dan pertanyaan manusia yang menacri Tuhan yang hidup dan yang sejati. Dan buku Injil mengungkapkan bahwa Yesus adalah Tuhan. Firman Allah yang menjelma menjadi manusia. Hidup di bumi sebagai manusia Allah untuk menyatakan kasih Allah akan dunia ini, menyatakan kuasanya, bahkan rela mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Bukan mati untuk dikubur selamanya.

Tetapi tiga hari bangkit kembali dan naik ke surga. Dan dari surga mengkaruniakan Roh Kudus yaitu Roh Yesus Kristus itu sendiri kepada setiap orang yang mau percaya kepada-Nya. Luar biasa, inilah yang disebut tingkat kasampurnan dalam ilmu perdukunan, yaitu menyatunya roh manusia dengan roh “Tuhan”.

Dengan Roh itu manusia menjadi ciptaan baru, menjadi memiliki hayat kekal Allah, memiliki hidup yang kekal, luar biasa. Ini benar-benar kasampurnan atau sempurna, menyatunya roh manusia dengan Roh Allah. Dan jalan-Nya begitu mudah, yaitu hanya percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamatnya. Bagiku ini suatu yang sangat mustika. Dua bulan aku mendalami buku Injil dan membandingkannya dengan buku-buku kebatinan lainnya. Dalam kepercayaan Jawa diyakini akan datangnya Sang Ratu Adil.

Dan jika seseorang menjadi pengikut ratu adil, dia akan dikatakan menjadi orang yang “Sekti tanpa aji” artinya sakti tanpa harus membawa atau mempunya ajian atau jimat-jimat. Jika seseorang masih mengandalkan jimat, atau memegang jimat-jimat berarti orang itu belum ketemu dengan Sang Ratu Adil yang sesungguhnya.

Di buku Injil dikatakan seseorang yang percaya kepada Yesus Kristus, akan menerima Roh Kudus yaitu Roh Allah “Barang siapa mengaku bahwa Yesus adalah anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah” (1 Yohanes 4:15).

Maka orang Kristen yang sungguh-sungguh di dalam Tuhan, dalam dirinya ada Roh Allah. Dia tidak membutuhkan jimat untuk menangkal santet dan tenung.

Karena dalam diri orang Kristen yang sungguh-sungguh di dalam Tuhan, dalam dirinya ada Roh Allah. Dan tidak ada orang yang mampu melawan Allah. Maka dapat dikatakan orang yang percaya Yesus menjadi orang yang sekti tanpa aji. Berarti Yeus inilah yang dimaksud sebagai Sang Ratu Adil dalam kepercayaan Jawa. Secara teori buku Injil memang lebih meyakinkan aku. Dan aku menerima kebenaran ini, tapi tetap sebagai teori.

Bertanya Kepada Roh Bima

Seperti yang dikatakan oleh penjual bakmi, aku akan menemukan kebenaran jika aku membaca buku Injil. Tetapi aku tidak bisa begitu saja menerima kebenaran dari buku itu. Meskipun itulah yang aku cari. Dan aku juga tidak mau lagi bertanya kepada manusia. Karena aku merasa diapusi terus atau tertipu terus oleh orang-orang.

Dan satu hal yang aku dapatkan di perguruan ilmu putih, roh-roh putih kalau ditanya maka dia akan menjawab. Hanya kalau ditanya tentang akhir kehidupan manusia atau kehidupan setelah kematian, roh putih tidak pernah mau menjawab, atau mengatakan keadaan yang sesungguhnya.

Waktu itu aku masih percaya bahwa roh putih tidak akan berbohong. Karena sudah mencapai tingkat ilmu kawijayan, maka aku bisa berdialog dengan roh-roh. Aku semedi untuk berkontak dengan roh yang menamakan dirinya roh Bima. Bima adalah nama tokoh dalam wayang Jawa. Dalam ilmu kebatinan, roh-roh ini mempunyai nama tokoh tertentu sesuai dengan kekuatan roh itu. Biasanya nama tokoh sejarah ataupun tokoh pewayangan. Roh Bima inilah yang selama ini aku ikuti dan yang memberikan kekuatan gaib padaku.

Dua hal aku tanyakan pada roh Bima ini. Satu, apakah isi kitab Injil itu benar adanya? Dan yang kedua, siapa Yesus Kristus itu?
Jawaban yang aku dapat dari Roh Bima adalah:
Isi kitab Injil Benar Adanya. Jawaban ini sesuai dengan yang tertulis di surat Efesus 1:13 “karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu? .” Jadi Injil adalah firman kebenaran.
Yesus Kristus Adalah Roh Yang Paling Kuat Di Dunia dan Di Akherat.
Jawaban ini seperti yang tertulis di surat 1 Yohanes 4:4b

“sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” Dan ini sesuai dengan dikatakan Yesus seperti yang tertulis di Injil Matius 28:18 “Yesus mendekati mereka dan berkata: Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi.”

Jawaban ini membuatku tidak bisa berdalih lagi. Mau tidak mau aku harus percaya pada Injil dan juga pada Yesus Kristus.. Karena berdasarkan pengalamanku selama ini roh putih tidak pernah membohongiku. Dan juga ketika aku membaca Injil dengan seksama, aku mendapatkan kebenaran-kebenaran yang selama ini tersembunyi bagiku.

Injil adalah kebenaran dari Allah. Yesus Kristus adalah Tuhan. Yesus adalah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada orang yang bisa sampai pada Allah yang benar dan sejati (Bapa) tanpa melalui nama Yesus Kristus.
“Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.” Yohanes 14:6, hanya nama Yesus Kristus inilah yang diberikan kepada manusia yang oleh-Nya, manusia dapat diselamatkan “dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia (Yesus), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan”, (Kisah Para Rasul 4:12)

Lumpuh

Setelah mendapatkan jawaban dari roh itu. Maka aku menjadi mantap dan pasti. Nama Yesus itulah yang harus aku ikuti! Maka aku minta kepada roh Bima untuk aku dapat berkontak dengan Roh Yesus Kristus. Biasanya jika aku ingin kontak dengan roh-roh yang aku inginkan, maka roh Bima akan melayani dengan baik. Jika aku ingin bertemu dengan roh Nyai Roro Kidul pun akan dikabulkan. Dengan semedi di Pantai Selatan, maka roh Nyai Roro Kidul akan muncul, sehingga aku bisa melihat dan berkontak dengan roh itu. Namun permintaanku untuk dapat kontak dengan Roh Yesus Kristus ditolak mentah-mentah, bahkan dihalang-halangi.

Sekarang aku bisa mengerti mengapa roh Bima menolak untuk aku bisa kontak dengan Roh Yesus Kristus. Memang roh itu tidak berbohong dalam memberi jawaban atas pertanyaanku. Tetapi jika berkaitan dengan keselamatan dan kehidupan kekal dia menolak bahkan menghalangi seseorang untuk mendapatkan keselamatan. Inilah tipu daya atau dusta iblis. Dia memberikan kesaktian tetapi dia menjauhkan manusia dari keselamatan kekal. Seperti yang tertulis di Injil Yohanes 8:44 “Iblislah yang menjadi bapamu?.ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab didalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.”

Karena roh Bima ini menghalang-halangi aku untuk bisa berkontak dengan Roh Yesus Kristus yang adalah jalan kebenaran dan kehidupan ini, aku menjadi makin penasaran. Berarti roh ini bukan roh utusan Tuhan, sebagaimana dia mengaku selama ini. Melalui buku Injil yang aku baca, aku menjadi paham bahwa roh yang aku selama ini adalah roh-roh gelap, roh setan. Dan seperti yang aku baca dalam kitab Injil tentang mengusir setan-setan: “tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku.” ? Markus 16:17.

Maka aku lakukan saja, aku mencoba berdoa mengusir roh Bima dalam nama Tuhan Yesus. Saya katakan “Seperti yang ditulis dalam buku Injil, aku usir roh Bima dalam nama TUhan Yesus Kristus! Aku usir roh Bima dalam nama Tuhan Yesus Kristus! Amin!

Ajaib sekali, aku merasakan roh Bima itu meninggalkan tubuhku. Seperti hembusan angin segar datang dan menyapu debu-debu dalam diriku. Roh Bima itu pergi dan tidak pernah kembali lagi. Aku mendapatkan damai sejahtera yang luar biasa yang belum pernah aku rasakan.

Selama berada dalam perguruan kebatinan aku belum pernah mendapatkan damai sejahtera yang seperti itu, bahkan sebaliknya lebih banyak kecemasan dan ketakutan dalam batin. Jika dibandingkan seperti bumi dengan langit.
“sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah?” Roma 8: 15.

Dalam dunia ilmu kebatinan, manakala kita mendapatkan ilmu tertentu, kita merasa senang. Tapi dibalik itu, akan begitu banyak hal yang menakutkan yang membuat hati tidak tenang. Ada banyak pantangan-pantangan yang tidak boleh kita langgar.

Jika kita melanggar maka kita akan celaka atau mati. Inilah roh perbudakan. Belum lagi adanya ancaman lawan dari perguruan yang lain. Kita setiap saat bisa diserang oleh orang lain yang ilmunya lebih tinggi dari kita, dan kita bisa celaka. Seperti pengalamanku bersama seorang teman, ketika mendapat tugas dari guru kami untuk mengambil pusaka di daerah Madiun.Di dalam bis ditengah perjalanan tiba-tiba teman sebelahku muntahdarah dan mati. Itu berarti kami mendapat serangan dan temanku kena. Kamipun batal pergi ke Madiun.

Hal ini menimbulkan beban dan kecemasan dalam kehidupan sehari-hari. Itulah yang kami dapat dari ilmu kebatinan, yaitu kecemasan dan ketakutan. Saat roh Bima meninggalkan tubuh, aku seperti mendapatkan aliran roh yang baru. Saat itu aku belum tahu bahwa itulah Roh Kudus, Roh Yesus Kristus sendiri. Namun pada waktu yang bersamaan aku juga merasakan bahwa semua kekuatan ilmu-ilmuku telah lumpuh total. Aku tidak lagi mempunyai kemampuan paranormal, tidak lagi kebal, ilmu terawang, ilmu santet dan ilmu-ilmu yang lain telah hilang semua. Aku menjadi manusia biasa lagi.

Beberapa waktu aku merasakan suatu kegalauan dalam pikiranku. Namun pengalaman damai sejahtera itu tidak mudah dilupakan. Bahkan menjadikan kegairahan baru untuk terus dan tetap mengikuti jalan Tuhan yang hidup dan yang sejati. Yaitu Yesus Kristus Tuhan. Aku mantap mengikuti nama itu.

Sesungguhnya kebutuhan manusia yang utama dan terutama adalah keselamatan jiwanya dan bukan kesaktian. Apa gunanya seseorang memperoleh kesaktian yang luar biasa dalam dunia ini, namun tidak mendapatkan keselamatan hidup di alam kekekalan. Seperti tertuls di Injil Matius 16: 26 “apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?”

Okultisme dan Iman Kristen

Setelah mengikuti jalan Tuhan, aku mendapatkan terang dari firman Tuhan..

Di dunia ini hanya ada dua sumber kekuatan gaib, yaitu dari Tuhan atau dari Setan! Tidak ada sumber yang lain. Apapun istilahnya: ilmu hitam, putih atau abu-abu hanya ada dua sumber, dari Tuhan yang benar atau dari setan! Kenali siapa yang anda ikuti! “demikian kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah.” ? 1 Yohanes 4: 2, 3a.

Hanya di dalam Tuhan Yesus, kita ada pada tingkat kasampurnan atau sempurna. Karena siapa saja yang percaya kepada Yesus, maka Roh Allah akan menyatu dalam dirinya. Menerima Roh Allah berarti lahir menjadi anak-anak Allah. “tetapi semua orang yang menerima-Nya (Yesus Kristus) diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama Yesus Kristus: orang-orang yang diperanakan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani,?melainkan dari Allah” ? Yohanes 1:12, 13. “kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: ya Abba, ya Bapa!” ? Roma 8: 15b “tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu Roh dengan Dia” – 1 Korintus 6:17

Roh Yesus Kristus itulah Roh yang paling kuat. Tidak mempan santet dan tidak ada yang mampu mengalahkan. Itu juga diakui oleh orang-orang yang berada dalam ilmu perdukunan. Mereka tidak mampu melawan Roh Kudus yang berada di dalam diri orang Kristen yang betul-betul hidup di dalam Tuhan.
“kamu berasal dari Allah, anak-anak Ku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia.”

Di dalam dunia ini ada roh-roh yang ingin disembah oleh manusia. Dialah roh-roh gelap, yang menipu manusia dalam berbagai bentuk dan istilah. Ilmu hitam, ilmu putih, arwah orang mati dll. Semua itu sebenarnya hanyalah manifestasi dari iblis untuk menipu manusia supaya takluk dan takut pada roh-roh dunia ini. Dan ujungnya menuju maut yaitu kematian kekal di neraka. Itulah tujuan iblis menyesatkan manusia. Sungguh mengerikan. “pencuri (iblis) datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan” ? Yohanes 10: 10a.

“kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging (manusia), tetapi melawan?penghulu- penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat diudara” ? Efesus 6:11, 12.

“ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” ? Amsal 14: 12.

Orang yang percaya Tuhan Yesus, diberi kuasa untuk mengusir setan dengan segala atributnya dan menjadi orang-orang yang bebas dari belenggu kuasa gelap. Hanya nama Yesus yang berkuasa di surga dan di bumi.

“Yesus mendekati mereka dan berkata: kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi.” ? Matius 28:18

“Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku,” ? Markus 16:17a

Bagi saudara-saudara yang selama ini berhubungan dengan kuasa-kuasa gelap, aku menasehati dengan segala kerendahan hati, bertobatlah dan tinggalkan jalanmu itu. Kamu sedang ditipu! Percaya dan terimalah Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatmu. Ia akan membebaskanmu dari kegelapan, mengampuni dosa-dosamu dan memberikanmu hayat kekal-Nya, untuk kehidupan kekal.

“Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: Akulah terang dunia; barangsiapa mengikuti Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” ? Yohanes 6:12

“Aku (Yesus) datang supaya kamu mempunyai hidup kekal dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” ? Yohanes 10: 10b

“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan mensucikan kita dari segala kejahatan.” ? 1 Yohanes 1:9

“dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tanganKu.” ? Yohanes 10:28

Bagi orang-orang Kristen yang setengah-setengah, anda adalah makanan empuk untuk dipermainkan oleh Iblis. Jadilah kuat oleh firman Tuhan. “Tunduklah kepada Allah dan lawanlah Iblis, maka Ia akan lari daripadamu.” – Yakobus 4:7

“sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh,” ? 1 Petrus 5:8, 9a.

Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.” ? Kisah Para Rasul 2:38.

“sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. ” ? Roma 10:9-10.

Demikianlah kesaksianku. Masih banyak perkara yang tidak kutuliskan disini.. Namun yang pasti hanya di dalam pribadi Yesus Kristus, kita dapat mencapai tujuan iman kita. Yaitu keselamatan jiwa di dunia dan di akherat.

Amin.

Kesaksian Mantan Muslim (Aziz - Pakistan, 2007)


          Nama saya Aziz, dan saya hidup sebagai mantan Muslim di Pakistan. Pada tanggal 2 April 2007, saya dalam sebuah perjalanan menggunakan sepeda motor saya. Ketika lampu lalu lintas menyala hijau, saya melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba saya ditabrak oleh sebuah mobil putih. Ketika saya terjatuh ke tanah, pengendara mobil itu, bersama dengan penumpangnya, keluar dari mobil dan mendatangi saya. 


        Mereka menginjak-injak saya dengan sepatu mereka, yang memiliki sol terbuat dari besi. Mereka tidak menginjak kepala, wajah atau bagian atas tubuh saya, tetapi mengarah ke lutut dan kaki saya. Ketika mereka berpikir bahwa kaki saya sudah patah, mereka meninggalkan saya, sambil berseru-seru, “Allahuakbar” (Allah maha besar). 

      Ambulans kemudian datang dan membawa saya ke rumah sakit. Saya sudah sering mengalami penganiayaan yang demikian dari orang-orang Islam yang membenci saya di masa lalu. Jadi ini bukan hal yang baru untuk saya. Dalam 30 menit polisi mendatangi saya, bersama dengan “saudara-saudara teroris yang kekasih” itu. 

      Roh Kudus menuntun saya dan menguatkan saya untuk memakai hal itu sebagai kesempatan untuk bersaksi tentang iman Kristen saya. Karena itu ketika mereka mendekat, bahkan sebelum mereka mengatakan apa-apa, saya langsung mengatakan bahwa mereka adalah saudara-saudara saya. 

        Saya menyatakan bahwa saya mengampuni mereka berdua. Saya mengatakan kepada mereka, “Ini bukan karena saya takut kepada anda. Bukan, tetapi ini karena iman Kristen saya, karena itu saya mengampuni anda. Saya mengasihi anda dan berdoa untuk anda, karena itulah yang saya pelajari dari Tuhan Yesus Kristus.” 

       Pada tanggal 4 April, dokter bedah tulang mengoperasi lutut dan kaki saya. Pada tanggal enam April saya diijinkan untuk pulang oleh tenaga medis di sana. Hari ini saya sudah sembuh sepenuhnya. Saya bersyukur kepada Tuhan Yesus karena kesempatan untuk memberitakan Injil-Nya dengan cara demikian.

Kesaksian Muslim Jadi Kristen (Bassam - Timur Tengah)


Saya (Bassam) tinggal di Timur Tengah. Saya dilahirkan sebagai seorang Muslim, dan pada usia delapan belas tahun, saya menjadi anggota dari kelompok Islam, karena saya mempunyai seorang saudara yang merupakan salah seorang pemimpin kelompok ini. Saya pikir saya sudah melakukan semua hal yang bisa saya lakukan bagi Allah sebab saya mengenalNya pada titik ini.

Setelah beberapa waktu, saya pun diajari untuk menggunakan senjata dan membuat bom. Saya merasa sangat tidak nyaman dengan apa yang saya lakukan – yaitu melukai orang lain demi Allah. Saya pikir jika bukan saya maka kelompok ini telah salah mengerti akan pengajaran Tuhan. Saya mulai mempelajari Qur’an dan Hadis secara menyeluruh (dengan pertolongan salah seorang pemimpin kelompok, tanpa memberitahukan kepadanya alasan saya yang sebenarnya mengapa saya mempelajarinya), yaitu untuk melihat hal-hal apa yang telah terlewati. Setelah beberapa tahun, saya pun menjadi terheran-heran dengan apa yang saya temukan. Saya menemukan bahwa Islam bukanlah sebuah jalan yang damai menuju Tuhan, seperti yang selama ini saya percayai. Sebagai kontras, agama ini begitu kejam dan penuh dengan kekerasan.Jika saya melakukan kehendak Tuhan dengan cara apa saja yang memungkinkan, bahkan jika harus membunuh manusia, maka saya berkata, hal ini tidak mungkin jalan menuju Tuhan.

Saya tak pernah menganggap diri saya meninggalkan Islam untuk hal yang lain, namun pada titik ini saya yakin bahwa hal ini pun tidaklah membawa saya kepada Tuhan. Setelah beberapa waktu lamanya saya menemukan bahwa semua hal yang saya percayai bukanlah hal yang benar; maka saya mulai terlibat dengan narkoba, dan tidak lagi berbicara mengenai Tuhan sama sekali.

Kemudian saya bertemu dengan seorang Kristen yang tidak tahu banyak mengenai teologi Kristen, tetapi yang hatinya penuh dengan kasih terhadap orang lain, apa pun dan siapa pun mereka. Salah seorang temannya (yang merupakan anggota dari kelompok yang saya ikuti) berkata kepada saya bahwa orang itu harus dibunuh sebab ia adalah seorang Kristen dan tidak membayar Jiziah (pajak yang dikenakan bagi orang Kristen dan Yahudi di sebuah negara Islam, berdasarkan peraturan Quran). Tetapi hal itu tidak menghentikan orang ini untuk mengasihinya atau berhubungan dengannya secara profesional. Pada awalnya saya tidak tahu bahwa ia adalah seorang Kristen, dan ketika saya mengetahuinya, saya terheran-heran; semua hal yang saya baca dalam tulisan-tulisan Islam mengenai Kristen di sepanjang hidup saya dan juga pandangan Muhammad mengenai mereka, sama sekali tidak terbukti. Kemudian saya bertanya kepada teman ini, bisakah saya mendapatkan Alkitab.

Setelah mulai membaca Alkitab, saya menemukan perbedaan yang besar antara apa yang tertulis dalam Alkitab dengan apa yang telah saya dengar dari perkataan orang-orang Muslim atau dari orang-orang Kristen KTP mengenai mereka.

Saya benar-benar tersentak oleh satu hal yang ditulis dalam Alkitab, yaitu pengajaran bahwa tak seorang pun yang benar kecuali Yesus. Jika dibandingkan dengan mereka yang disebut nabi-nabi Tuhan seperti Daud, Yakub, Abraham, kedua belas murid, mereka semua ternyata melakukan kesalahan-kesalahan. Alkitab penuh berisi dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh semua orang kecuali Yesus. Ia sendiri berkata kepada musuh-musuhnya, “Siapa dari antara kalian yang membuktikan bahwa Aku berdosa?” (Yohanes 8:46), dan tak seorang pun menjawab. Bahkan Yudas Iskariot, yang menyerahkanNya kepada pihak berwenang untuk diadili, berkata: “Aku telah berdosa karena menyerahkan nyawa orang yang tidak berdosa.” (Matius 27:4)

Ayahku kemudian menyerahkanku kepada pihak berwajib dan mereka menangkapku dan memasukkanku ke penjara karena telah keluar dari Islam. Saya mengalami masa-masa yang sangat kelam di sana, karena mereka menyiksaku dengan kejam supaya aku kembali lagi ke Islam. Mereka menyetrum dan memukuliku, serta membiarkanku tergantung pada lenganku semalam-malaman. Setelah mereka melakukan hal-hal itu selama beberapa minggu, saya dimasukkan ke dalam kurungan isolasi selama hampir satu tahun lamanya. Tetapi aku tidak bisa menyangkali Pribadi yang telah memberikanku jaminan akan hidup kekal. Sekarang aku telah keluar dari penjara dan aku telah meninggalkan negaraku. Tetapi aku memiliki kerinduan yang besar untuk kembali ke sana untuk membawa saudara-saudara sebangsaku agar mereka meninggalkan Islam.

Monday, May 19, 2014

SORGA dan NERAKA (Kesaksian Na Hyun Sook)

         Pastor Na Hyun Sook menderita penyakit yang tidak dapat disembuhkan ketika ia berusia 12 tahun. Ibunya sudah menyerah untuk kesembuhannya. Jadi sang ibu mengirimkan putrinya ke Gereja. Sebagai seorang gadis kecil, dia telah berjanji pada Tuhan bahwa dia akan melayani-Nya jika Dia menyembuhkan dirinya. Dia kemudian menerima penyembuhan dari Tuhan.

           Ketika dia sudah mencapai 19 tahun, Tuhan mengatakan bahwa dia perlu berdoa antara delapan sampai sepuluh jam untuk menjadi hamba yang perkasa. Para hamba Tuhan harus menjadi pria atau wanita pendoa. Tuhan berkata bahwa hamba-Nya tidak boleh serakah tapi jujur dan tegak. Mereka harus memiliki hati yang bersih dan rendah hati. Mereka harus menjadi seorang pria atau wanita yang berkarakter. Tuhan lebih lanjut mengatakan bahwa tanpa doa, hamba-Nya tidak akan dapat melihat masalah spiritual dari orang lain. Mereka tidak akan mampu mencintai orang lain dan mereka tidak akan mampu memecahkan masalah orang lain.

     Tuhan berkata, "Pada hari-hari terakhir, tidak peduli apakah seorang pendeta atau seorang jemaat biasa, mereka semua harus memiliki karunia untuk membedakan. Ada Roh-roh penipu yang begitu banyak. Banyak orang memiliki Roh-roh jahat yang lain dalam diri mereka dan Roh antikristus telah muncul ke dunia. Roh-roh ini mencoba untuk menipu dan memperdaya anak-anak Allah." 


     Tuhan mengatakan kepada saya bahwa semua orang Kristen harus menerima karunia membedakan dalam rangka untuk melihat apakah pekerjaan / manifestasi dari orang-orang tertentu / peristiwa tersebut apakah dari setan atau Roh Kudus. Firman Allah dan Roh Kudus akan membantu Anda untuk membedakan.


NERAKA






Aku berada di tempat air mendidih. Dalam air mendidih, aku melihat banyak orang dengan hanya kepala mereka di atas air mendidih. Air itu begitu panas bahwa daging mereka telah benar-benar meleleh tapi mereka tidak bisa mati. Mereka berjuang dengan sangat. Mereka berteriak, "Selamatkan saya!! Selamatkan saya!! Bawa saya keluar dari tempat ini!! Selamatkan saya!! Argh!!


Yesus berkata, "Ketika mereka berada di bumi, mereka sujud dan berdoa kepada Budha, dewa-dewa, pohon, gunung dan kepada segala macam hal-hal yang dirharapkan akan memberkati mereka. Ini adalah penyembah berhala. Mereka telah meninggal dan sekarang mereka berada di tempat ini!"

Ulangan 5:8 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

Aku dibawa ke tempat berikutnya. Aku melihat banyak orang yang berada dalam panci dengan minyak panas. Mereka melompat-lompat dari panas yang tak tertahankan. Minyak panas naik ke lutut mereka. Aku melihat mereka semua mengenakan topi berbentuk persegi (seperti yang dipakai oleh mahasiswa perguruan tinggi pada saat kelulusan). Mereka berteriak, "Terlalu panas!! Terlalu panas!! "Lalu aku melihat wajah mereka menjadi begitu jelek seperti monster. Mereka mengutuk dunia dan berkata, "Kami hakim, gubernur, jaksa dan presiden. Sementara kami hidup di bumi, kalian (Kristen) datang kepada kami dan meminta kami untuk membantu dengan kasus dan masalah kalian. Kami merasa kasihan kepada kalian sehingga kami membantu masalah kalian. TETAPI BAHKAN SEKALIPUN KALIAN TIDAK MEMBICARAKAN KEPADA KAMI TENTANG YESUS!! AKU TIDAK TAHU SIAPA ITU YESUS!! AKU TIDAK TAHU TENTANG TUHAN!! KENAPA KAMU TIDAK MEMBERITAHU SAYA TENTANG YESUS!! Tempat ini begitu panas!! Tempat ini begitu panas!! Hal ini tidak adil!! Selamatkan saya!! Selamatkan saya!! Sekarang, saya ada di neraka dan disiksa!!" Mereka menangis dan berjuang.

Yesus berkata, "Mereka memiliki ketenaran dan kekuasaan di dunia, sementara mereka tinggal di bumi. Tapi tidak peduli seberapa tenar dan kayanya seseorang, jika orang itu tidak percaya kepada-Ku, maka orang seperti itu tidak akan bisa masuk surga. Aku telah memberikan Kasih karunia dan Kemurahan-Ku yang begitu besar bagi Keselamatan. Tapi jika kamu tidak meginjili orang-orang fasik (non kristen) dan jika orang yang tidak percaya Kristus tiba-tiba mati dan berakhir di neraka, maka AKU AKAN MENUMPAHKAN DARAH MEREKA DI TANGANMU. AKU AKAN MENUNTUT DARAH MEREKA KE ATASMU!"

Yehezkiel 3:17 "Hai anak manusia, Aku telah menetapkan engkau menjadi penjaga kaum Israel. Bilamana engkau mendengarkan sesuatu firman dari pada-Ku, peringatkanlah mereka atas nama-Ku.

Yehezkiel 33:6-7 Sebaliknya penjaga, yang melihat pedang itu datang, tetapi tidak meniup sangkakala dan bangsanya tidak mendapat peringatan, sehingga sesudah pedang itu datang, seorang dari antara mereka dihabiskan, orang itu dihabiskan dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari penjaga itu.
Dan engkau anak manusia, Aku menetapkan engkau menjadi penjaga bagi kaum Israel. Bilamana engkau mendengar sesuatu firman dari pada-Ku, peringatkanlah mereka demi nama-Ku.

Tuhan mengatakan kepadaku, jika tetangga kami meninggal sebelum kita dapat bersaksi kepada mereka, Dia akan menumpahkan darah mereka di tangan kami. Mari kita bersaksi sepanjang waktu.

Selanjutnya, saya berada di tempat api yang berkobar tinggi. Saya melihat banyak orang bertanya-tanya di dalam api yang berkobar. Mereka berteriak, "Panas!! Panas!! Argh!! Ini sangat menyakitkan!! Berikan aku air!! Selamatkan aku... in iterlalu panas!!" Mereka tersiksa dan berjuang.

Tuhan mengatakan kepada saya untuk mengamati dengan sangat teliti. Ketika saya melihat lebih dekat, saya melihat tubuh orang-orang ditutupi dengan uang kecuali wajah mereka. Mereka berteriak, "Panas!! Panas!! Arghh!! Air!! Dimana uang itu? Mana uang? "Mereka melanjutkan, "Ketika aku berada di bumi, aku pikir memiliki banyak uang adalah hal yang paling berkuasa. Aku pikir uang adalah hal yang terbaik di dunia. Jika aku punya banyak uang, aku pikir aku akan mampu melakukan segalanya dan memiliki apapun yang aku inginkan!! Jadi aku bekerja tanpa tidur, tanpa makan dan telah bekerja dengan semua kekuatan dan kemampuanku. Akhirnya aku memperoleh kekayaan. Satu-satunya hal yang aku telah tinggalkan adalah menjalani hidup bahagia dengan istri dan anak-anakku. Tapi aku tiba-tiba sakit dan meninggal. Dan sekarang, aku di neraka!! Hal ini tidak adil!! Hal ini tidak adil!! Aku bahkan tidak memiliki kesempatan untuk menghabiskan uangku!! Beri aku satu kesempatan!! Selamatkanlah aku dari sini!! "

Yesus berkata, "Aku telah memberikan kewenangan dan kekuasaan untuk memerintah atas segala sesuatu. Tapi mereka telah menjadi budak uang. Bahkan setelah memiliki kekayaan yang cukup, mereka masih mengejar lebih banyak uang. Berhala mereka adalah uang. Mereka mencintai uang. Mereka bahkan tidak menyadari bahwa jiwa mereka sedang dikutuk. Sekarang mereka berada di neraka dan disiksa. Di dunia, orang saling membunuh untuk uang. Kamu harus memilih salah satu. Entah memilih Aku atau uang. Hanya ada satu Tuhan. Tidak ada yang dapat mengabdi kepada dua tuan."

1 Timotius 6:9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.

Ibrani 13:5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

Lukas 12:16-21 Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.
Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.
Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.
Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."

Marilah kita hidup tanpa serakah dengan uang. Allah telah berjanji kepada kita bahwa jika kita hidup dengan setia dan melakukan apa yang telah dipercayakan kepada kita dan mentaati perintah-Nya, maka Dia akan menyediakan apa yang kita perlukan. Marilah kita menjadi puas dengan apa yang kita miliki.

Sebelumnya, saya telah melakukan perjalanan untuk pertemuan kebangunan rohani di Nigeria. Gereja memiliki sekitar 20.000 orang jemaat. Itu adalah sebuah Gereja yang besar (Mega church). Yesus mengatakan kepada saya untuk menyaksikan dengan lebih seksama selama waktu pemberian persembahan. Dan Tuhan mengatakan kepada saya untuk memberitahukan orang-orang di seluruh dunia apa yang telah saya saksikan. Selama waktu persembahan, orang-orang berbaris dan mulai melemparkan persmbahan mereka ke dalam keranjang persembahan. Jumlah uang yang mereka lemparkan ke dalam keranjang dari segi nilai adalah sekitar 1 atau 2 sen di negara mereka. Beberapa melemparkan uang kertas tapi itu kusut.



Tiba-tiba, dengan murka yang menyala-nyala, Tuhan berkata, "Apakah Aku pengemis? Apakah Aku seorang gembel yang meminta-minta di jalanan? Apakah Aku pengemis yang mengemis untuk meminta uangmu? Aku adalah Raja diatas segala raja dan Tuan diatas segala tuan! Aku adalah Tuan dari semua sumber berkat! Ini tidak berarti Aku mencoba untuk mengambil uangmu.

Ingat, Kerajaan Allah adalah di mana berkat datang kepada mereka yang memberkati orang lain. Kerajaan Allah adalah dimana kamu akan menuai apa yang kamu tabur. Ketika kamu melayani Aku seperti ini, kamu melayani dan memperlakukan Aku seolah-olah seperti Aku ini seorang Pengemis! Kamu terlalu pelit.

Selama waktu persembahan, kamu berjuang seolah-olah kamu sedang mencoba untuk memutuskan apakah kamu harus memberikan satu dolar, lima atau sepuluh dolar. Kemudian kamu akhirnya memutuskan untuk mempersembahkan beberapa koin dan melemparkannya ke dalam keranjang persembahan. Kamu memberikan persembahan yang tidak dapat diterima. Aku tidak akan menerimanya!!

Siapkan persembahanmu terlebih dahulu dalam iman. Siapkan dalam iman sebelum kamu datang ke gereja. Jika kamu melayani Aku dengan memberikan yang terbaik, maka Aku juga akan memberkatimu dengan yang terbaik. Jika kamu melayani Aku dengan sisa, maka Aku tidak punya pilihan lain selain memberikan apa yang tersisa.

Inilah sebabnya mengapa banyak dari kamu yang menderita penyakit, kebangkrutan usaha, anak-anak pemberontak, dan menghadapi begitu banyak kesulitan dan penderitaan. Apakah kamu tahu mengapa semua hal ini terjadi di tempat pertama? Hal ini karena kamu telah melayani dan memperlakukan Aku sama seperti pengemis jalanan!

Apakah kamu ingin diberkati? Kamu harus melayani Aku dengan semua yang terbaik. Kemudian Aku akan memberkatimu dengan hal-hal yang terbaik."

Tuhan memiliki segala sesuatu di tangan-Nya. Dia tidak kekurangan apapun. Jumlah uang yang dipersembahkan bukanlah intinya. Yang terpenting adalah bagaimana sikap dan hati kita di hadapan Tuhan. Siapkan persembahanmu dalam iman. Anda harus melayani Tuhan dengan iman yang benar dengan seluruh tenaga dan kekuatan.

Maleakhi 1:6-14 Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu? firman TUHAN semesta alam kepada kamu, hai para imam yang menghina nama-Ku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menghina nama-Mu?"
Kamu membawa roti cemar ke atas mezbah-Ku, tetapi berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami mencemarkannya?" Dengan cara menyangka: "Meja TUHAN boleh dihinakan!"

Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat? Apabila kamu membawa binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat? Cobalah menyampaikannya kepada bupatimu, apakah ia berkenan kepadamu, apalagi menyambut engkau dengan baik? firman TUHAN semesta alam.
Maka sekarang: "Cobalah melunakkan hati Allah, supaya Ia mengasihani kita!" Oleh tangan kamulah terjadi hal itu, masakan Ia akan menyambut salah seorang dari padamu dengan baik? firman TUHAN semesta alam.

Sekiranya ada di antara kamu yang mau menutup pintu, supaya jangan kamu menyalakan api di mezbah-Ku dengan percuma. Aku tidak suka kepada kamu, firman TUHAN semesta alam, dan Aku tidak berkenan menerima persembahan dari tanganmu.
Sebab dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, dan di setiap tempat dibakar dan dipersembahkan korban bagi nama-Ku dan juga korban sajian yang tahir; sebab nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, firman TUHAN semesta alam.

Tetapi kamu ini menajiskannya, karena kamu menyangka: "Meja Tuhan memang cemar dan makanan yang ada di situ boleh dihinakan!"
Kamu berkata: "Lihat, alangkah susah payahnya!" dan kamu menyusahkan Aku, firman TUHAN semesta alam. Kamu membawa binatang yang dirampas, binatang yang timpang dan binatang yang sakit, kamu membawanya sebagai persembahan. Akan berkenankah Aku menerimanya dari tanganmu? firman TUHAN.

Terkutuklah penipu, yang mempunyai seekor binatang jantan di antara kawanan ternaknya, yang dinazarkannya, tetapi ia mempersembahkan binatang yang cacat kepada Tuhan. Sebab Aku ini Raja yang besar, firman TUHAN semesta alam, dan nama-Ku ditakuti di antara bangsa-bangsa.

Selanjutnya, aku melihat suatu tempat yang menyeramkan. Ada kawanan ular beracun berukuran tangan dan serangga. Mereka akan keluar masuk dari lubang-lubang yang ada dalam tubuh manusia. Ini adalah ular dan serangga yang menggigit dan memakan daging manusia. Orang-orang berdarah dengan deras. Lalu aku melihat dua setan berdiri di masing2 orang. Setan-setan memegang kapak tajam yang besar. Mereka mulai memotong setiap jiwa menjadi potongan-potongan. Lalu aku melihat organ-organ dari orang-orang yang menggantung keluar dari tubuh mereka yang menyebabkan banyak darah keluar. "Argh!! Selamatkan saya!! Selamatkan saya!!" Mereka meratap kesakitan.

Yesus berkata, "Meskipun mereka telah hidup di bumi, mereka selalu mengatakan bahwa mereka percaya kepada-Ku, mereka bahkan tidak yakin akan keselamatan mereka. Dalam Gereja, orang-orang ini mengritik, menghakimi, dan membagi Gereja yang menyebabkan perpecahan di dalam Gereja mereka. Mereka telah membagi tubuh Kristus. Mereka mengatakan, "ini bukan satu-satunya Gereja, mari kita pergi! Pendeta kita juga bukanlah satu-satunya pendeta! Mari kita tinggalkan Gereja ini dan mari kita membangun Gereja kita sendiri!.

Mereka telah membawa perselisihan, iri hati, cemburu dan pertempuran ke dalam Gereja dan telah membagi Gereja!.
Membagi Gereja sama seperti membelah TubuhKu! Banyak orang Kristen yang menjadi budak setan. Mereka menghakimi, mengutuk, menganiaya, memfitnah, iri hati, dan cemburu. Ini bukan pekerjaan atau manifestasi dari Roh Kudus! Tindakan ini adalah pekerjaan setan. Orang-orang Kristen telah menjadi budak setan. Orang-orang ini melayani setan dengan memisahkan Gereja. Mereka sekarang menerima siksaan dan hukuman dengan cara yang sama seperti yang mereka telah lakukan, membagi tubuh Kristus.

Gereja bukanlah tempat bagimu untuk melawan atau bersikeras memaksa ide-ide atau pikiran seseorang. Gereja adalah tempat di mana semua orang datang dengan rendah hati untuk berdoa, menyembah, melayani, mengasihi, menjaga perdamaian, dan saling membangun. Kamu harus membangun pendeta dan pendeta harus membangun umatnya. Kamu harus mewujudkan surga kecil dalam gereja.

Pendeta, penginjil, asisten pendeta, diaken, majelis dan penatua harus belajar untuk mengambil tanggung jawab dan mengklaim bahwa itu adalah kesalahan mereka. Ketika kita merendahkan diri dan bertanggung jawab, maka setan akan lari dan Roh Kudus akan terwujud dan bekerja di antara kamu. Dia akan memulihkan, memberkati, dan memecahkan semua masalahmu dalam kebenaran di tengah-tengah kedamaian."

Galatia 5:19-21 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu -- seperti yang telah kubuat dahulu -- bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.



SURGA



Sebelum Yesus membawa saya ke surga, Dia meminta saya untuk bertobat supaya dibersihkan. Kemudian roh saya akan terbang dan melewati langit, bintang, ruang dan kemudian di luar ruang. Saya telah mencapai surga. Ketika saya tiba di depan gerbang surgawi, gerbang itu mulai membuka dengan sendirinya. Di dalam pintu gerbang, seorang malaikat yang sangat besar menyambut saya. Saya kemudian melihat semua jalan-jalan yang terbuat dari emas bersinar terang. Saya kemudian berdiri di depan takhta-Nya. Tapi saya tidak dapat melihat-Nya karena Dia begitu terang seperti api yang berkobar. Saya kemudian mendengar suara-Nya yang seperti gemuruh.

Saya mulai dengan mengajukan pertanyaan tentang seorang pendeta tertentu di Korea. Yesus berkata, "Dia adalah hamba-Ku yang setia. Spiritualnya murni. Dia memiliki kasih yang besar bagi jiwa-jiwa."

Yesus berkata bahwa Dia sangat senang dengan pendeta ini yang memiliki kasih yang besar bagi jiwa-jiwa. Rumah masa depan untuknya di surga terletak di surga ketiga. Pendeta ini telah mendapat upah yang besar di surga yang termasuk bangunan tinggi yang tampak seperti rumah lain. Ia melayani banyak jiwa dengan kasih Tuhan dan telah menyebabkan banyak orang menerima keselamatan.

Yesus berkata, "Yerusalem Baru adalah seperti rumah putih. Semua misteri yang belum terpecahkan Alkitab berada di Yerusalem Baru ,Lalu Yesus membawa saya ke sebuah meja emas yang besar.. Di meja terdapat empat kitab, yaitu : Alkitab, Kitab Perbuatan (daftar dosa kita), Kitab Upah, dan Kitab Kehidupan.

Wahyu 20:12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.

Lalu Yesus mengambil Alkitab dengan tangan-Nya dan berkata, "Alkitab yang Aku berikan kepadamu tidak ada perkataan yang kurang sedikit pun bagi mereka yang telah diselamatkan. Karena kamu masih berada dalam tubuh yang fana, maka ada batas-batas bagi mereka untuk menafsirkan semua rahasia dan memiliki definisi / pengertian kitab suci yang tepat. Oleh karena itu, jangan bertengkar dalam menafsirkan dan mengartikan perkataan Alkitab. Ketika kamu datang ke surga, semua rahasia dan makna Alkitab akan terpecahkan"

Allah berkata bahwa jika kita memiliki pertanyaan, kita harus meminta tuntunan Roh Kudus di dalam doa. Kemudian Dia akan menunjukkan kepada kita, menjawab kita, dan berbicara kepada kita. Tuhan mengatakan bahwa kita tidak harus membuka mulut kita untuk berbuat dosa. Lalu Ia memegang sebuah kitab berikutnya, itu adalah kitab perbuatan. Ketika Ia membuka halaman pertama, halaman menggulir ke bawah. Itu sangat panjang. Bagian pertama dari halaman dimulai dengan nama seseorang, ulang tahun mereka, dan alamat rumah dan sebagainya.

Kitab ini terdiri dari perbuatan tertulis dari seseorang sejak lahir mereka sampai akhir kematian mereka. Setiap dosa, tepatnya tanggal, jam, menit dan detik apakah itu menilai, mengutuk, berkelahi, mencuri, minum minuman beralkohol, korupsi, nafsu percabulan, perzinahan, tidak memberi persepuluhan, dan sebagainya dicatat terus sampai ke bawah. Setiap dosa apa saja dicatat dalam kitab tersebut. Tapi aku melihat ada kekosongan di sana-sini seolah-olah itu telah terhapus. Jadi saya bertanya, "Tuhan, mengapa area ini kosong disana sini? Apakah ini dihapus? "

Lalu Yesus menjawab, "Akulah Allah yang meghapuskan dosa-dosa mereka jika mereka bertobat. Setiap kali seseorang bertobat dan mencuci diri dengan darah-Ku, maka Aku akan benar-benar melupakannya. Dosa-dosa itu akan dihapus."



Allah telah mengungkapkan kepada saya bahwa begitu banyak dari kita telah menumpuk dosa-dosa tanpa pertobatan setiap hari. Bukankah kita mencuci pakaian kita? Kita mencuci wajah dan tubuh kita setiap hari? Kita menyikat gigi setiap hari? Tuhan bertanya mengapa umat-Nya tidak mencuci diri dengan darah-Nya ketika Ia telah memberi kita semua yang kita butuhkan. Dia telah memberi kita kasih karunia untuk bertobat.

Allah berkata bahwa banyak orang berakhir di neraka karena mereka tidak merasakan penyesalan untuk bertobat. Tidak peduli apakah orang itu adalah seorang pembunuh, pezinah, atau telah melakukan suatu dosa lainnya. Jika seseorang bertobat dalam nama Yesus, maka Allah akan mengampuninya. (tentu saja pertobatan yang tulus).

1 Yohanes 1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Yesaya 55:7 Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.

Allah telah mengatakan kepada saya bahwa jika kita tidak bertobat dan membersihkan dosa-dosa kita yang menumpuk, maka Dia tidak akan dapat membantu kita. Dosa-dosa itu akan memblokir dan menjadi penghalang antara Allah dan kita. Kita harus bertobat setiap hari dan menjalani kehidupan yang kudus untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Kita harus berubah. Hidup kita harus berbuah. Saat kita dilahirkan kembali, kita tidak lagi melayani setan. Guru kita telah berubah menjadi Yesus Kristus. Yesus bahkan tidak ingin satu jiwapun binasa. Bahkan setelah mendapatkan semua kekayaan di dunia ini, jika kita kehilangan jiwa kita, itu adalah sia-sia. Kita harus memiliki karakter Kristus dan benar-benar meninggalkan dosa.

Matius 16:26 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Siapakah ALLAH yang BENAR?

         Saudara mungkin saat ini sedang mencari-cari manakah Tuhan yang benar? atau manakah Allah yang benar? atau siapakah yang harus kusembah? Saudara mungkin sudah sangat lelah dalam mencari Allah yang benar dan kebenaran sejati.

        Faktor Penghalang Utama Manusia dalam mengenal Allah yang benar adalah roh-roh setan yang tugasnya: Membingungkan/membimbangkan/menyimpangkan/menyesatkan PIKIRAN Manusia; roh-roh setan itu hampir berada di seluruh atmosfir bumi untuk menghalangi pekerjaan Roh Allah dan malaikat-malaikatNya yang bertugas untuk menyadarkan manusia akan Allah yang benar, akan Kebenaran Sejati dan akan Dosa dan PenghukumanNya.

       Tahukah Anda? faktor terbesar keberhasilan dalam hidup seseorang adalah apakah dia mengenal Allah dengan benar dan menyembahNya.

Untuk keberhasilan dan keselamatan Anda, kami mau memberitahukan KebenaranNya. Jadi, 

ALLAH yang BENAR adalah: ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS yang terdiri dari Pribadi:


  1. ALLAH, BAPA Yang Mahakudus dan Mahatinggi
  2. ALLAH, ANAK/FIRMAN Yang Mahakudus dan Mahatinggi
  3. ALLAH, ROH Yang Mahakudus dan Mahatinggi
( 1 Yoh 5:7, Wahyu 5, Matius 3:16,17)


Wednesday, November 27, 2013

Kebenaran (Surat Roma Pasal 4)

4:1Jadi, apakah yang dapat kita katakan tentang Abraham, bapa leluhur kita? Apa yang telah dipelajarinya tentang iman?
4:2Jika Abraham menjadi benar di hadapan Allah karena yang telah diperbuatnya, ia mempunyai alasan untuk bermegah, tetapi Abraham tidak bermegah di hadapan Allah.
4:3Kitab Suci mengatakan, "Abraham percaya kepada Allah dan Dia menerimanya. Hal itu yang membuat Abraham benar di hadapan Allah."
4:4Jika orang bekerja, upahnya diberikan bukan sebagai hadiah. Ia menerimanya sebagai upah yang sepantasnya.
4:5Tetapi orang tidak dapat melakukan apa pun, yang membuatnya benar di hadapan Allah. Ia harus percaya kepada Allah. Kemudian Allah menerima imannya dan hal itu yang membuatnya benar di hadapan Allah. Bahkan Allahlah satu-satunya yang dapat membuat orang jahat menjadi benar di hadapan-Nya.
4:6Daud mengatakan hal yang sama. Daud mengatakan bahwa betapa bahagianya orang bila Allah tidak melihat yang telah dilakukannya, tetapi menerimanya sebagai orang yang baik:
4:7"Betapa bahagianya orang bila kesalahannya diampuni, dan bila dosa-dosanya ditutupi.
4:8Dan bila Tuhan menerimanya seperti orang yang tidak berdosa, betapa bahagianya orang itu."
4:9Apakah kebahagiaan itu hanya untuk orang yang bersunat? Atau juga untuk orang yang tidak bersunat? Kami sudah mengatakan bahwa Allah menerima iman Abraham, dan iman membuatnya benar di hadapan Allah.
4:10Bagaimana hal itu bisa terjadi? Apakah Allah menerima Abraham sebelum atau sesudah ia disunat? Allah menerimanya sebelum disunat.
4:11Abraham disunat untuk menunjukkan bahwa Allah menerimanya. Hal itu membuktikan bahwa ia benar di hadapan Allah melalui imannya sebelum ia disunat. Jadi, Abraham adalah bapa semua orang yang percaya, walaupun belum disunat. Mereka semua percaya dan diterima seperti orang yang benar di hadapan Allah.
4:12Dan Abraham juga bapa dari orang yang sudah disunat, tetapi bukan sunat itu yang menjadikan Abraham bapa bagi mereka. Ia adalah bapa mereka jika hidup mereka sesuai dengan iman yang dimiliki bapa kita Abraham sebelum dia disunat.
4:13Abraham dan keturunannya menerima janji bahwa mereka akan memiliki seluruh bumi. Tetapi bukan karena Abraham taat pada hukum Taurat, sehingga ia menerima janji itu. Abraham menerima janji itu karena ia benar di hadapan Allah melalui imannya.
4:14Jika manusia dapat menerima yang dijanjikan Allah hanya karena taat pada hukum Taurat, iman menjadi sia-sia. Dan janji Allah kepada Abraham juga sia-sia
4:15sebab hukum Taurat hanya dapat menyebabkan kemarahan Allah. Tetapi jika tidak ada hukum Taurat, tidak ada yang tidak dipatuhi.
4:16Jadi, manusia menerima janji Allah, karena mempunyai iman. Hal itu terjadi supaya janji itu merupakan suatu hadiah cuma-cuma. Jika janji itu hadiah cuma-cuma, semua keturunan Abraham dapat menerimanya. Janji itu bukan hanya untuk orang yang hidup di bawah hukum Musa. Janji itu juga untuk semua orang yang hidup berdasarkan iman seperti Abraham. Abraham adalah bapa kita.
4:17Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, "Aku telah menjadikan engkau bapa dari banyak bangsa." Itu benar di hadapan Allah. Abraham percaya kepada Allah, yaitu Allah yang memberi hidup kepada orang mati dan menjadikan sesuatu yang belum pernah ada.
4:18Pada waktu itu tidak ada pengharapan bagi Abraham untuk mempunyai anak, tetapi Abraham percaya kepada Allah dan terus berpengharapan. Hal itulah yang membuatnya menjadi bapa bagi banyak bangsa. Seperti yang dikatakan Allah kepadanya, "Engkau akan mempunyai banyak keturunan."
4:19Saat itu Abraham berumur hampir 100 tahun sehingga ia sudah terlalu tua untuk mempunyai anak. Lagi pula, Sarah tidak bisa lagi mempunyai anak, tetapi imannya kepada Allah tidak menjadi lemah.
4:20Abraham tidak pernah ragu bahwa Allah dapat melakukan yang telah dijanjikan-Nya. Abraham tidak pernah berhenti untuk percaya. Ia semakin bertumbuh dalam imannya dan dia memberikan pujian bagi Allah.
4:21Abraham merasa penuh keyakinan bahwa Allah mampu melakukan yang telah dijanjikan-Nya.
4:22Jadi, "Allah menerima iman Abraham. Hal itulah yang membuat Abraham benar di hadapan Allah."
4:23Kata-kata, "Allah menerima iman Abraham" tidak hanya ditulis untuk Abraham.
4:24Kata-kata itu juga ditulis untuk kita. Allah juga akan menerima kita karena kita percaya. Kita percaya kepada Allah yang membangkitkan Yesus, Tuhan kita dari kematian.
4:25Yesus telah diserahkan untuk mati karena dosa kita. Dan Dia telah dibangkitkan dari kematian untuk membuat kita benar di hadapan Allah.

Kebenaran (Surat-1 Yohanes 5:10-21)


5:10Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya.
5:11Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.
5:12Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.
5:13Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.
5:14Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.
5:15Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.
5:16Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.
5:17Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.
5:18Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.
5:19Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.
5:20Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.
5:21Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

Muslim Suriah Masuk Kristen (Karim Shamsi Basha)

Seorang mantan penganut Muslim asal Suriah, Karim Shamsi-Basha, mengungkapkan kisahnya menjadi Kristen. Melalui bukunya yang berjudul "Paul and Me", Shamsi-Basha menceritakan bagaimana penyakit otak yang dideritanya telah membuatnya bertemu dengan Yesus.
Buku Paul and Me berisi kisah Shamsi-Basha saat ia koma hampir sebulan lamanya akibat penyakit aneurisma otak. Setelah dia mengalami pemulihan total, ahli bedah otak memberitahu dia bahwa sangat sedikit orang yang bisa pulih seperti yang dia alami. Sang ahli bedah berkata kepada Shamsi-Basha, "Kamu harus mencari tahu mengapa kamu bertahan hidup."
Sejak peristiwa itu itu, Shamsi-Basha bergumul menghabiskan hampir 20 tahun hidupnya untuk mencari tahu tentang Yesus dan mempelajari apa tujuan hidupnya. Kini Shamsi-Basha memiliki Visi hidup "Membagikan kasih Tuhan kepada orang-orang dan membuat mereka tahu bahwa Dia mencintai semua anak-anak-Nya."
Buku Paul and Me dirilis bulan Agustus 2013 lalu. Selain berisi perjalanan pribadi Shamsi-Basha sampai dia menemukan Tuhan, buku ini juga memuat beberapa sudut pandang teologi mengenai Paulus, mantan penganiaya orang Kristen yang akhirnya bertobat dalam perjalanan menuju Damaskus, kota kuno yang terletak di Suriah.
Shamsi-Basha lahir dan tumbuh besar di sebuah keluarga Muslim di Suriah. Dia dan keluarganya cukup toleran dengan berbagai agama dan kepercayaan. Dua orang sahabat Shamsi-Basha adalah penganut Kristen dan mereka sering melakukan diskusi seputar agama mereka masing-masing.
Tuhan memiliki cara-cara yang tak terhitung banyaknya untuk membawa manusia berdosa datang kepada-Nya. Dia bisa memakai penyakit, keberhasilan, musibah, atau orang-orang di sekitar kita supaya kita bisa mengenal Dia, Sang Juruselamat Agung. Problem selanjutnya adalah pilihan kita sendiri: apakah kita bersedia membuka pintu hati dan membiarkan Dia masuk ke dalamnya? Atau, menolak Dia dan berupaya mencari jalan-jalan lain menuju keselamatan?

Tuesday, November 12, 2013

Muslim Masuk Kristen (Kissa Ahmad Khalid)


KESAKSIAN KISSA AHMAD KHALID (ANTHONY TARASCA)
Penulis Situs Anti-Kristen
(answering-christianity.com)


Saudara-saudara dalam Yesus Kristus, aku ingin menyampaikan kepada kalian semua perjalanan spiritual yang telah kualami, yang dahulu membuatku meninggalkan Anugrah Keselamatan dari Tuhan kita Yesus Kristus ke dunia kebingungan ritual agama islam. Bukan tujuanku untuk menyinggung perasaan para Muslim, tapi aku merasa perlu menyampaikan hal ini untuk menyebarkan kebenaran akan Tuhan Yesus dengan harapan menyadarkan umat Kristen yang bingung untuk tidak melakukan hal yang sama seperti yang kulakukan dulu dengan beralih memeluk islam dan juga untuk menerangkan kepada semua Muslim mengapa aku kembali ke tangan penuh kasih Tuhan dan Juru Selamatku Yesus Kristus. Aku berdoa agar kalian membaca kata-kataku ini dengan hati dan pikiran terbuka.


Aku memeluk agama Kristen sejak usia muda. Ibuku dari dulu sampai saat ini merupakan penganut Katolik Roma yang taat. Di luar masalah setuju atau tidak dengan theologi Katolik, aku mengagumi imannya. Iman ini yang membuatku belajar di sekolah Katolik sewaktu masih anak-anak, dan juga menjadi pembantu pengurus altar di kebaktian Misa hari Minggu. Setelah aku dewasa, aku mulai melayani sebagai Usher dan bercita-cita jadi pastor Katolik Roma. Aku ingin mengabdi pada Tuhan dengan segala kemampuan yang kumiliki. Pada tahun-tahun belajar agama ini, aku mulai mempertanyakan apa sih yang kuikuti sebagai seorang Katolik karena melihat banyaknya dogma dan tradisi yang tidak tercantum dalam Alkitab.
Aku mulai merasa bahwa gereja Katolik merasa diri mereka sendirilah yang punya hak untuk mengartikan Alkitab sesuai anggapan mereka. Aku tidak mengerti bagaimana seseorang dapat mempelajari Alkitab dan percaya bahwa pada Maria yang adalah ibu perawan Tuhan kita Yesus, karena sebenarnya Yesuslah yang jadi perantara Tuhan dan manusia. Berdoa kepada Maria dan orang suci lainnya tidaklah perlu dan merupakan pelanggaran mutlak Perintah ke 1 dan 2. Akan tetapi, aku tidak bertujuan untuk mengecam Gereja Katolik atau umat Katolik karena mereka pun umat Kristen pula. Tapi aku merasa perlu menyampaikan hal ini untuk menjelaskan latar belakang mengapa aku meninggalkan Gereja. Setelah bertahun-tahun kemudian baru aku sadar bahwa kebingunganku akan iman Kristen bukanlah terletak pada paham Kristen itu sendiri, tapi pada interpretasi Katolik akan Kristen.
Hal ini jelas tampak pada banyak tulisanku tentang propaganda islam yang jelas menunjukan latar belakang ajaran Katolik dan bukannya ajaran asli Alkitab yang jadi jelas setelah aku menghabiskan waktu untuk mempelajarinya. 
Beberapa tahun setelah aku meninggalkan Gereja, aku memeluk islam dan jadi Muslim, lalu mengganti namaku jadi Issa Ahmad Khalid. Aku mulai menulis kampanye melawan Kristen dalam mempromosikan Islam. Aku sangat terpengaruh oleh ajaran Sheikh Ahmed Deedat, sampai-sampai melakukan pengecaman yang sama yang dilakukannya. Hal ini jelas membuat banyak Muslim merasa senang, apalagi dulunya aku penganut Katolik taat.

Dengan nama Muslim baruku, aku menghabiskan beberapa tahun menjadi tokoh Islam berpengaruh di masyarakat Muslim lokal. Aku berkhotbah di banyak mesjid dan bahkan sempat muncul dua kali dalam acara TV dengan tokoh Muslim lokal lainnya. Aku malu untuk mengatakan bahwa waktu itu aku senang sekali membuat kaum Kristen marah dengan isi khotbahku. Aku bahkan mengambil sikap yang lebih kontroversial untuk menghina dan merendahkan iman Kristen dengan segala kemampuanku tanpa menahan diri sama sekali. Aku menyebut Alkitab sebagai kitab porno dan tak bermoral. Aku habiskan waktu berjam-jam mencari-cari dalam halaman-halaman Alkitab untuk menghina lebih lanjut. Aku bahkan juga mengartikan ayat-ayat di luar konteks yang dimengerti orang Kristen berpengetahuan manapun untuk mendukung tulisanku karena aku membayangkan menulis artikel tsb untuk orang awam yang tidak tahu apa-apa. Meskipun begitu harus kuakui bahwa segala tujuan jelekku terhadap Alkitab malahan nantinya membuktikan alasan kembalinya diriku pada iman Kristen.

KEBINGUNGAN AKAN ISLAM

Ada banyak hal yang akhirnya membuatku bingung dengan Islam. Tidak hanya kelakuan para Muslim saja, tapi juga dengan ajaran-ajaran dan literatur Islam juga. Faktor terutama di atas segalanya adalah karakter (sifat, perilaku) Muhammad yang tadinya kuanggap sebagai yang terbesar diantara para Nabi Tuhan (Allah), dan penerima wahyu Tuhan terakhir bagi umat manusia seperti yang dipercaya Muslim tertera di dalam Qur’an.
Aku membaca banyak sekali literatur Islam sampai aku akhirnya percaya bahwa Islam adalah agama yang paling sempurna, dan juga Muhammad adalah perwujudan kesempurnaan Tuhan. Literatur-literatur Islam tsb menggunakan Alkitab sebagai alat dan referensi untuk menunjukkan ke-sah-an kenabian Muhammad dan Islam.
Di pihak lain, para Muslim (termasuk diriku sendiri) terus saja mengumbar bahwa Alkitab telah dikorupsi, tapi di lain pihak kami menggunakan Alkitab yang sama untuk membuktikan kenabian Muhammad. Ini jelas munafik total tidak hanya di pihak diriku saja, tapi pihak semua Muslim yang terus melakukan hal ini. Aku mengutip ayat-ayat Alkitab di luar pengertian aslinya agar bisa memutarbalikkan isinya untuk mendukung ideologi dan interpretasi Islam sendiri.
Ini tidak berbeda dengan seorang pemanah yang curang. Jikalau pemanah yang jujur akan mengarah sasaran terlebih dahulu dan lalu menembakkan panah dengan tepat, pemanah yang curang menembakkan panah terlebih dahulu dan mendekatkan sasaran di sekitar letak panah itu. Tidak perlu dijelaskan lebih lanjut bahwa tiada bukti Muhammad ada di Alkitab seperti yang dikatakan para Muslim termasuk diriku sendiri dahulu. Semua bukti-bukti keberadaan Muhammad dalam Alkitab hanyalah karangan Muslim belaka. Ini kutunjukkan beberapa contohnya: “Ucapan illahi terhadap Arabia.” Yesaya 21:13.
Dalam mengartikan ayat ini, Muslim akan mencoba dan meyakinkan semua orang yang mau mendengar bahwa ayat ini menyebut tentang Muhammad dan dunia Muslim sebagai penegak hukum Allah hanya karena ada huruf Arabia belaka. Tiada beban yang diletakkan pada Arabia seperti yang diungkapkan ahli Islam Sheik Ahmed Deedat di “Bible Combat Kit”, tapi ayat ini hanyalah berisi ramalan peringatan terhadap Arabia. Jika membaca dan mempelajari dengan seksama berdasarkan keterangan sejarah, isi ayat ini berhubungan dengan kaum Dedan yang tadinya bermalam pada orang-orang Arab ketika mereka melakukan perjalanan di padang pasir, tapi sekarang harus bermalam di semak belukar karena kaum Arab akan diusir ke luar dari tanah itu. Jadi jelas hal ini tidak ada hubungannya dengan Muhammad.

Ulangan 33:2
“Tuhan datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kananNya tampak kepada mereka api yang menyala.”

Ayat ini mengisahkan perjalanan umat Israel di bawah pimpinan Nabi Musa; sewaktu mereka meninggalkan Mesir ke gurun pasir, untuk menerima Perintah Tuhan di Gunung Sinai, untuk akhirnya menuju Tanah Perjanjian di luar Paran dan membawa Perintah Tuhan. Para Muslim menganggap bahwa Gunung Paran dan Api yang menyala adalah Mekah dan Qur’an, dan bahwa Muhammad sewaktu masuk Mekah membawa 10.000 pengikutnya. Lagi, masalahnya bagi Muslim adalah fakta sejarah yang sudah jelas bahwa Musa mendidik generasi baru kaum Israel, setelah generasi yang tua mati, tentang perjalanan kaum Israel menuju Tanah Perjanjian.
Tentang kata “puluhan ribu orang kudus”, adalah menggambarkan jumlah yang tidak terhitung banyaknya. Pada saat itu, literatur Yahudi belum mengenal angka nol, sehingga mereka memakai kata puluhan ribuan (plural) untuk menggambarkan jumlah ribuan yang banyak sekali. Juga, Gunung Paran tidak terletak di Arabia, tapi di gurun Sinai. Ayat ini jelas sama sekali tidak mengungkapkan apa-apa tentang kedatangan Muhammad.

"The villages that Kedar doth inhabit." Isaiah (Yesaya) 42:11
"Arabia and all the princes of Kedar." Ezekiel (Yeheskiel) 27:21
Sekali lagi, para Muslim tidak tahu fakta sejarah yang penting dalam ayat-ayat di atas. Memang benar bahwa salah satu anak Ismael bernama Kedar, tapi dengan menggunakan ayat ini untuk membuktikan kedatangan Muhammad adalah hal yang tidak berdasar sama sekali karena Kedar adalah juga sebutan bagi Arabia di masa Nabi Yesaya dan Yehezkiel. Juga Yehezkiel menerangkan dengan jelas bahwa dia menyebut para pedagang lokal sebagai pangeran-pangeran Kedar.

"For to you every vision has become like the words of a sealed book. You give it to someone able to read and say, read that. He replies, I cannot because it is sealed. You then give the book to someone who cannot read and say, read that. He replies, I cannot read." Isaiah 29:11-12
Muslim menggunakan ayat ini sebagai referensi Muhammad mendapat wahyu Qur’an, meskipun faktanya dia tidak bisa membaca. Muslim juga menganggap ayat ini menggambarkan Sura pertama Qur’an “Al-Fatihah” (Pembukaan) dan mereka lupa bahwa sebenarnya Sura ini bukan Sura pertama yang diturunkan kepada Muhammad. Ayat Yesaya di atas sebenarnya adalah tentang peringatan Nabi Yesaya terhadap bangsa Israel yang menentang firman Tuhan dan mengikuti nabi-nabi palsu (cocok emang buat si muhammad, nabi palsu. –RiD)

Ulangan 18:18
“Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firmanKu dalam mulutnya; dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.”

Di sini Tuhan mengatakan pada Musa dan bani Israel bahwa Dia akan membangkitkan seoarang nabi dari kaum dan keturunan bangsa Israel. Muslim menggunakan ayat ini sebagai bukti kedatangan Muhammad berdasarkan fondasi yang goyah karena kaum Ismael (Arab) bukanlah saudara (kandung) kaum Israel melainkan saudara sepupu. Kata “saudara” yang sama juga digunakan di Ulangan 18:7 dan ini jelas menunjukkan bahwa “saudara”yang dimaksud di sini adalah saudara kandung (garis keturunan Abraham-Sarah; Ishak) dan bukan saudara sepupu (Ismail).

Mazmur 118:22-23
“Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.”

Muslim mengaku bahwa ayat ini menggambarkan tentang Muhammad. Akan tetapi Tuhan kita Yesus Kristus mengutip ramalan ini di Matius 21:42-43 dan menyatakan bahwa Dialah pemenuhan dari ramalan ini.
“Terang yang Akan Datang” yang disebut di Yesaya 42:1-2, 6-7 sekali lagi menyatakan tentang Tuhan Yesus yang datang ke bumi 600 tahun sebelum Muhammad lahir.

Yohanes 14:16-17
“Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. Yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.”

Muslim menganggap Yesus berbicara tentang Muhammad, tapi seperti yang semua umat Kristen ketahui, Yesus sebenarnya berbicara tentang Roh Kudus. Ayat itu dengan jelas mengatakan bahwa sang Penolong akan bersama-sama menyertai kita untuk selama-lamanya. Muhammad tidak menyertai kita selama-lamanya, karena dia sudah mati. Ayat itu juga mengatakan bahwa dunia tidak melihat atau kenal sang Penolong, tapi Muhammad dilihat dan dikenal banyak orang. Ayat itu juga mengatakan bahwa sang Penolong akan menyertai dan hidup di dalam diri kita; Muhammad jelas tidak dapat melakukan hal itu sebab dia bukanlah Roh. Yesus dengan jelas mengatakan bahwa ayat ini berbicara tentang sang Penolong yang adalah Roh Kudus di ayat berikut:
Yohanes 14:26
“Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam namaKu, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”

Sekali lagi kita bisa baca di Yohanes 16:7
“Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.”

Di ayat ini pun para Muslim menganggap Yesus berbicara tentang Muhammad, tapi jika mereka mengerti akan Alkitab lebih jauh, mereka akan sadar apa yang dikatakan Yesus selanjutnya tentang nubuat ini ketika dia terangkat ke Surga: Kisah Para Rasul 1:4-5
"Do not leave Jerusalem, but wait for the gift My Father promised, which you have heard Me speak about. For John baptized with water, but in a few days you will be baptized with the Holy Spirit."

Yesus dengan jelas berkata sesuatu akan terjadi dalam waktu beberapa hari dan bukan 600 tahun seperti yang Muslim ingin kita percaya. Malah akhirnya memang nubuatan itu dipenuhi dengan turunnya Roh Kudus di Kisah Para Rasul 2:1-4.
Aku bisa terus saja memberikan contoh-contoh lain yang lebih banyak, tapi ini nantinya seakan membuatku menjelek-jelekkan Muhammad belaka dan membuat hubungan jelek dengan pihak Muslim. Akan tetapi pengetahuan baru ini dan ibadah agama Islam yang diulang-ulang membuatku sadar bahwa kebenaran Tuhan terletak pada Anugrah Keselamatan Yesus Kristus. Keselamatan tidak terletak pada penyerahan diri kepada orang Arab yang hidup hampir 1.400 tahun yang lalu dan sampai saat ini diikuti para Muslim secara fanatik. Banyak contoh artikel kesaksian di www.answering-islam.org yang menunjukkan hal itu.

Hal yang paling jelas adalah Muslim hidup dalam ketakutan atas Tuhan atau sesama Muslim. Sebagai orang Kristen, aku tidak takut akan ancaman api neraka sebab aku telah menyerahkan diriku dalam Anugrah Keselamatan dari Tuhan Yesus. Hal ini tidak didapat para Muslim karena Qur’an mengajarkan bahwa Tuhan menyelamatkan siapa yang Dia Kehendaki dan mengutuk siapa yang Dia Kehendaki. Hal ini membuat Muslim bertanya-tanya apakah mereka akhirnya bisa masuk surga meskipun sudah banyak melakukan perbuatan baik. Karena pemikiran seperti inilah, banyak Muslim yang mati dalam nama Tuhan dan Islam, dengan menyebut diri mereka sebagai martir. 
Tapi arti martir dalam Kristen sangatlah berbeda dengan martir dalam Islam. Muslim percaya mereka yang mati dalam perang demi Allah adalah martir. Kristen percaya bahwa martir adalah mereka yang mati untuk mempertahankan imannya dan menolak untuk menyangkal iman mereka terhadap Yesus Kristus.

AKU BERSAKSI

Selain tulisan kesaksian ini, aku telah menyatakan secara jelas kepada para Muslim yang dulu kupanggil sebagai saudara-saudaraku bahwa aku kembali kepada iman Kristenku. Sedihnya, aku diejek dan dihina, juga diancam karena terang-terangan murtad. Aku kaget sekali bagaimana aku diserang dengan sengit, tapi aku hanya takut pada Tuhan dan bukan pada orang. Yesus mengajarkan kita untuk takut pada mereka yang dapat menghancurkan jiwa dan bukan mereka yang dapat menghancurkan jasmani.
Ironisnya, diantara para Muslim yang kuberitahu tentang kemurtadanku ada orang yang memiliki website Islam. Dulu aku memberi banyak sumbangan tulisan bagi propaganda Islam di websitenya. Tapi meskipun aku telah menyatakan murtad dan kembali ke Kristen, tulisanku tetap saja tercantum di websitenya. Aku telah minta dia menghilangkan tulisanku, tapi dia hanya mengganti namaku dengan inisialku (AT) dengan menyatakan bahwa tulisan-tulisanku itu dibuat orang yang baru masuk islam. Sikapnya sangatlah munafik.
Dia tidak sadar bahwa dengan melakukan hal itu, dia berarti juga menentang agamanya sendiri. Saat ini di lingkungan Muslim aku sudah dianggap sebagai murtadin. Orang Muslim yang terus berhubungan dengan diriku bisa dianggap murtad pula. Karena karya-karya tulisanku masih ada di websitenya, dia secara tidak langsung tetap berhubungan denganku, dan sikap ini bertentangan dengan isi banyak Hadis tentang Muhammad.

Aku tidak bangga akan tulisan-tulisanku, dan ini akan jadi sesuatu yang memalukan untuk jangka waktu lama dalam hidupku. Tapi aku dulu memang tidak tahu banyak tentang Alkitab dan akhirnya pengetahuan yang benar tentang Yesus Kristus tumbuh dan aku kembali kepadaNya. Halleluya!
Aku berdoa agar kesaksianku yang singkat ini bisa mencerahkan mereka yang membacanya, jadi bahan bacaan yang menenangkan bagi mereka yang mengalami hal serupa, dan jadi sumber pengetahuan bagi mereka yang memilih untuk ikut si Muhammad atau Yesus Kristus.
Aku sekarang hidup berdasarkan Anugerah Keselamatan dari Tuhanku dan Juru Selamatku Yesus Kristus. Aku mempersiapkan diri akan kedatanganNya kembali yang bisa terjadi di waktu kapanpun. Aku sekarang bekerja bagi Tuhan, jadi seorang Pendeta, dan membagi-bagikan kesaksianku pada siapa yang mau mendengarkan.
Bagi mereka yang menuduh bahwa Alkitab bertentangan dengan isinya sendiri, aku nyatakan bahwa hal itu tidak benar. Alkitab bertentangan dengan cara hidup mereka yang menuduh hal seperti itu. Bagi mereka yang mencoba membenarkan “kesalahan” Alkitab, sebaiknya biarkan Alkitab memperbaikimu.

Knowledge is power, pengetahuan adalah kekuatan. Jika kita miliki kekuatan itu, kita bisa mengajar orang lain. Aku ingin menganggap diriku sebagai bukti tentang hal kekuatan tsb. Terima kasih atas kesediaan kalian membaca kesaksianku. Semoga Tuhan memberkati kalian melalui Anugerah Keselamatan dari Yesus Kristus. Amen!