Friday, August 14, 2009

Doa Pribadi Untuk Mendapatkan Keselamatan Sejati dan Hidup yang kekal

“Tuhan Yesus, aku percaya bahwa Engkau adalah Anak Allah dan Engkau telah mati demi aku. Masuklah ke dalam hatiku dan jadilah Tuhan dan Juru Selamatku.

Kumohon ampunilah segala dosa-dosaku dan sucikanlah aku dengan darahMu yang kudus. Kendalikanlah segala segi kehidupanku mulai saat ini dan seterusnya.

Yesus, penuhilah aku dengan Roh KudusMu dan mampukanlah aku untuk dipakai bagi kemuliaanMu. Aku mau melayaniMu, mencintaiMu, dan mematuhiMu sepanjang hidupku, serta melakukan sesuatu yang dapat mengubah hidup orang-orang lain.

Bapa, terima kasih telah menjadikanku anakMu. Dalam nama Yesus yang kudus, Amin."

Sunday, August 2, 2009

Apakah Istri harus mengampuni Suami yang menyesal karena telah berselingkuh?

Mungkin beberapa orang berpikir kalau dosa yang ukurannya 'kecil' sampai dengan 'sedang' Tuhan masih bisa ampuni, tetapi kalau dosa yang sangat besar, misalnya berzinah dengan 100 wanita apakah masih bisa diampuni Tuhan?

Jawab: Dosa sebesar apapun jika kita bertobat dengan segenap hati dan penyesalan yang mendalam maka Tuhan yang bersifat setia dan adil pasti akan mengampuni dan menyucikan kita dengan darah-Nya. Karena Dia senantiasa mau membersihkan kita dari segala kejahatan dan kenajisan. (I Yoh 1:9)

Kemudian ada pertanyaan timbul, kalau begitu kita bisa gampang berbuat dosa lagi lalu tinggal minta ampun saja kepada Tuhan?
Jawab: Tentu saja tidak demikian, orang yang sudah bertobat sungguh-sungguh tidak akan mudah untuk berbuat dosa lagi, apalagi dengan sengaja, karena
dia sudah menikmati kepuasan batin/hidup di dalam Tuhan, dan juga karena dia sudah mengerti atau minimal sudah mulai mengerti bahwa hidup dalam dosa adalah sebuah kesengsaraan bagi batin manusia.

Demikian juga seorang istri, mungkin masih bisa mengampuni kesalahan suaminya yang kadarnya masih wajar-wajar saja.

Yang menjadi pertanyaan, apabila suaminya ketahuan berselingkuh oleh istrinya tetapi kemudian dia menyesal sungguh-sungguh dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, bagaimanakah sikap seorang istri ?

Pertanyaan kedua, Mungkin saja kalau kalo selingkuhannya hanya satu wanita seorang istri dapat mengampuni suaminya tetapi kalau selingkuhannya ternyata lebih dari satu wanita, katakan saja puluhan atau 100 wanita, apakah masih bisa diampuni oleh sang istri??? ini tentu bagi kebanyakan istri adalah sebuah pertanyaan yang sangat sulit dijawab.

Kemungkinan besar sang istri bisa stress bahkan depresi, dan bagi kebanyakan istri, suami kayak begitu diceraikan saja.

Jawabnya:

Kalau sang istri benar-benar mau mengikuti teladan dari Tuhan Yesus, walaupun hati terasa sangat sakit, dia tetap harus belajar untuk mengampuni suaminya dan tidak menceraikan suaminya karena suaminya benar-benar menyesal dengan segenap hati dan sudah memohon ampun kepada istrinya.

Karena dosa istri pun yang besar sudah diampuni Allah, maka istri juga harus belajar untuk mengampuni kesalahan suaminya walaupun kesalahannya sangat besar.

Mat. 6:14Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
Mat. 6:15Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."


Bagaimana jika sang istri tetap tidak mau mengampuni suaminya?

Jawab: Sesuai dengan kebenaran Allah, istri itu akan membawa hidupnya sendiri kepada pehukuman Allah yang kekal, yakni di neraka selama-lamanya, karena tidak mau belajar untuk mengampuni sesamanya.

Takhta Allah (Penglihatan Rasul Yohanes)

Wahyu 4:1-11

4:1Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.
4:2Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang.
4:3Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya.
4:4Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.
4:5Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah.
4:6Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.
4:7Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang.
4:8Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."
4:9Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya,
4:10maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata:
4:11"Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."