Sunday, November 30, 2008

Arti yang Indah dari Tabernakel (Rumah Allah)

  1. Halaman – Wilayah Kebenaran Allah – Allah mengerjakan pembenaran terhadap orang-orang yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi.- Ini adalah proses pengampunan / “penutupan” dosa oleh darah Kristus.
  1. Ruang Suci – Wilayah Pembersihan / Penyucian Allah – Allah mengerjakan proses pembuangan dosa-dosa dari kehidupan orang-orang yang berasal dari “Halaman”. – Ini juga adalah “proses pembentukan karakter Kristus” di dalam manusia melalui pertolongan Firman Allah dan Roh Kudus.- ini adalah proses pembuangan sifat-sifat dosa dengan bantuan Roh Kudus.
  1. Ruang Maha Suci – Wilayah Pengudusan / Kesempurnaan Allah – Allah menyempurnakan orang-orang yang berasal dari “Ruang Suci” sebagai tanda selesainya proses penyucian / pembuangan semua dosa dan keinginan akan dosa dari dalam hati dan pikiran manusia.- Ini adalah terbentuknya karakter Kristus di dalam manusia – di sinilah orang-orang baru dapat di sebut mempelai wanita Kristus.- Ini adalah penyucian sepenuh 100% dari sifat-sifat dosa manusia.

Salah Satu Taktik Iblis yang Utama

Iblis (Lucifer) dan malaikat-malaikatnya akan selalu berusaha menyibukkan umat manusia di dunia dengan berbagai kegiatan / pekerjaan duniawi sehingga manusia akhirnya kurang bahkan tidak memiliki waktu untuk menyelidiki tentang kebenaran sejati di dalam Yesus Kristus; atau minimal bertanya kepada kepada Allah:"Apakah itu kebenaran sejati?", atau "Ya Allah, tunjukkanlah kepada tentang kebenaran sejati!"

Sebab kebenaran sejati lah yang akan membebaskan kita dari segala kutukan dosa, baik dosa nenek moyang maupun dosa pribadi, dan dari segala ikatan kuasa Iblis, sehingga akhirnya kebenaran itu akan membawa kita kepada pengenalan akan sumber dari kebenaran sejati, yakni Allah sendiri melalui Yesus Kristus (Isa Almasih).

Iblis dan roh-roh jahatnya merupakan roh-roh penyesat di dalam dunia, mereka akan selalu berusaha dengan sangat keras sehingga kalau boleh semua manusia di dunia ini tidak boleh mengenal Yesus Kristus sebagai Penyelamat dan Penebus dosa-dosa manusia yang telah diutus oleh Allah Bapa.

Yesus Kristus adalah “Utusan yang Terutama” dari Allah Bapa untuk menyatakan Cinta KasihNya kepada umat manusia yang hidup di dalam belenggu dosa, sehingga kalau manusia menolak Yesus Kristus itu artinya sama saja menolak kasih dari Allah Bapa, Sang Pencipta Alam Semesta.

Salah satu taktik Iblis juga adalah membiarkan manusia menyebut nama “Allah” atau “Tuhan” dengan mulutnya sesuka hatinya, tetapi tidak akan membiarkan manusia untuk mengenal Allah secara benar, yakni Allah Tritunggal: Allah Bapa, Allah Anak (Yesus), dan Allah Roh.

Kita pernah mendengar kata “Tuhan yang Maha Esa”, sebenarnya itulah Allah Tritunggal, sebab kata “ESA” memang artinya adalah Satu, tetapi arti yang lebih tepat dari bahasa aslinya merupakan KESATUAN YANG JAMAK. Oleh karena itu, Iblis takut dan berusaha dengan keras supaya manusia tidak boleh mengenal Allah Tritunggal.

Mengapa Iblis takut manusia mengenal Allah secara benar (Allah Tritunggal) ? jawabnya gampang aja, karena Iblis tidak mau manusia masuk ke surga yang indah melainkan menginginkan kalau boleh semua manusia ikut dengannya masuk ke dalam Penghukuman Kekal, yakni ke dalam Danau Api dan Belerang yang sangat panas.

Tuesday, November 25, 2008

Bebas dari Segala Penyakit bahkan dari Sakit Kepala selama Puluhan Tahun (Kenneth Hagin)

Hidup dalam kasih Allah = Hidup dalam kesehatan ilahi

Menyimpan dendam akan merusak diri anda sendiri!

Saya sudah berkhotbah dan mempraktekkan Markus 11:23,24 selama lebih dari 50 tahun; dan saya juga menjalankan kebenaran-kebenaran rohani yang dikatakan Yesus dalam ayat-ayat tersebut dengan hasil yang mengagumkan.

Namun, bersamaan dengan Markus 11:23,24, saya juga mempraktekkan Markus 11:25, yakni tentang pengampunan. Di sepanjang hidup kekristenan saya, saya selalu menolak untuk menyimpan sedikitpun rasa benci, dendam, atau perasaan-perasaan yang tidak benar terhadap siapapun; …. Kalau sedikit saja dendam atau kebencian terhadap seseorang memasuki hati saya, maka saya akan mengusirnya! Saya tidak mau sedetikpun membiarkannya; saya tidak mau membiarkan pikiran buruk itu lagi sama seperti saya tidak membiarkan keinginan untuk mencuri milik orang lain atau membunuh seseorang. Perasaan-perasaan buruk terhadap orang lain akan merusak diri saya sendiri.

Saya harus berhati-hati dalam hal membiarkan sikap tidak mengampuni dan kebencian masuk ke dalam hati saya; sama seperti berhati-hati terhadap minuman yang mengandung racun atau memegang bisa ular. Sikap tidak mau mengampuni dan perasaan-perasaan buruk terhadap orang lain lebih mematikan daripada semua racun dan gigitan ular berbisa.

Saya yakin itu adalah salah satu alasan saya dapat hidup dalam kesehatan ilahi selama puluhan tahun (bahkan bebas dari sakit kepala). Saya tidak membanggakan diri. Saya membanggakan Yesus dan apa yang telah dilakukan oleh firman Allah.

Itulah sebabnya anda tidak akan pernah mendengar saya mengkritik saudara saya atau sesama hamba Tuhan. Tidak ada seorang pun pernah mendengar saya mengkritik orang lain lebih dari 50 tahun lamanya. Saya tidak mau melakukan hal itu!

Kadang-kadang saya menawarkan beberapa kritikan yang membangun. Namun, anda lihat, kritikan yang menghancurkan tidaklah benar. Kritik yang membangun dimaksudkan untuk menolong orang lain. Dan sekalipun saya menawarkan suatu kritik yang membangun, saya sama sekali tidak mau menyebutkan nama siapapun.

Inilah satu rahasia tentang hidup dalam kebaikan Allah: Kalau anda ingin hidup sehat, anda harus hidup di dalam kasih dan menjaga lidah anda!